Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Potensi Bahaya dan Resiko Peledakan Terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Karyawan PT Trimitra Batu Berkah Desa Sempalai Kabupaten Sambas Nabila, Puteri Asha; Mukhtar, Wahdaniah; Aprillia, Ricka
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 2 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i2.74506

Abstract

They were blasting at PT. Trimitra Batu Berkah has potential hazards and risks of work accidents due to workers who neglect to use Personal Protective Equipment (PPE), the environment, and unsafe actions. The company has not considered some things such as the completeness of PPE, the provision of drinking water, and the rest period of blasting workers, so an occupational safety and health (K3) management study is needed. The purpose of this study is to identify potential hazards and risks of explosions and recommend control of blasting risks to occupational health safety in employees of PT. Trimitra Blessing Stone Desa Sempalai Kabupaten Sambas. Solving this research problem uses the Job Hazard Analysis method, collecting blasting activity data, identifying potential hazards and risks, analyzing the assessment and risk level of blasting activity, and recommending risk control. The results of the study identified 37 potential hazards and 51 risks in blasting activities, a substantial level of 67% with 34 risks, a priority 3 risk level of 23% with 12 risks, a very high-risk level of 4% with 2 risks, an acceptable risk level of 4% with 2 risks and a priority 1 risk level of 2% with 1 risk. Risk control recommendations were identified as elimination by 5% with 3 controls, substitution by 3% with 2 controls, Engineering by 16% with 10 controls, administration by 28% with 17 controls, and personal protective equipment by 48% with 29 controls.
Screening Awal Potensi Bahan Galian Industri di Kalimantan Barat sebagai Bahan Pembuatan Panel Surya Setiawati, Septami; Aprillia, Ricka
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i1.72614

Abstract

Pemanfaatan energi terbarukan untuk mereduksi penggunaan energi fosil saat ini menjadi perhatian penting di seluruh dunia. Salah satu energi terbarukan yang memiliki potensi cukup besar adalah energi surya. Dalam energi surya, radiasi matahari diubah menjadi arus listrik dengan menggunakan panel surya yang bahan bakunya terbuat dari bahan semikonduktor. Bahan semikonduktor yang biasa digunakan dan mudah diperoleh adalah silikon dalam bentuk senyawa silika (SiO2)  pada  mineral kuarsa. Indonesia memiliki potensi  mineral  kuarsa yang melimpah.  Namun, pemanfaatan  mineral tersebut  sebagai bahan baku panel surya masih belum terlalu masif. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk  melakukan screening awal dan mengetahui potensi bahan galian (pasir kuarsa dan kaolin)  dari  beberapa daerah di Kalimantan Barat (Mempawah, Singkawang,  dan Bengkayang)  serta  mengetahui  kelayakannya  sebagai bahan baku panel surya. Dalam penelitian ini, telah dilakukan pengambilan sampel dari beberapa  daerah  di Kalimantan Barat. Sampel tersebut kemudian dipreparasi dan dianalisis dengan metode XRF, untuk diperoleh karakteristiknya  untuk  dibandingkan dengan kriteria pasir kuarsa sebagai bahan pembuatan panel surya. Berdasarkan hasil analisis, pasir kuarsa dari beberapa daerah di Kalimantan Barat berpotensi untuk dijadikan sebagai bahan pembuatan panel surya sebab memiliki kandungan SiO2  yang cukup tinggi (70-90%). Sampel pasir kuarsa belum memenuhi kriteria sebagai bahan baku panel surya. Perlu dilakukan usaha pemurnian untuk meningkatkan kadar SiO2  dan menurunkan kadar Fe2O3, TiO2, dan Al2O3.
Peatland Water Processing at State Islamic Senior High School (MAN) 1 Kubu Raya: An Exploration Kadaria, Ulli; Nugraheni, Putranty Widha; Pramadita, Suci; Aprillia, Ricka; Asbanu, Govira Christiadora
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 1 (2024): May 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.1.88-95

Abstract

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kubu Raya is an education facility in Rasau Jaya District, Kubu Raya Regency. The soil type is peat soil, so the kind of soil also influences the quality of water in the surrounding area. The physical quality of peat water is brown and has sediment. Using peat water for bathing, washing, and toileting purposes will result in a brownish color of the kitchen eating utensils and the bathroom tub. Rasau Jaya District has no water supply from the Regional Public Drinking Water Company, so people use peat water for toilets and rainwater for drinking. The research shows that peat water quality exceeds the required standards, so it must be processed before use. Community Service Activities were conducted at MAN 1 Kubu Raya to educate students in processing peat water. The activities carried out were socialization and simulation of peat water processing with simple processing methods such as coagulation and filtration. Students are expected to apply peat water treatment in school and at home with this simple treatment
Perhitungan potensi sumberdaya batu granit menggunakan metode contour di CV Mitra Anugerah Peniraman Kalimantan Barat Rita, Rita; Murad, Murad; Aprillia, Ricka
Jurnal Himasapta Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 01 April 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v9i1.9822

Abstract

CV Mitra Anugerah Peniraman secara administrasi berada di Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat yang bergerak di bidang penambangan batu granit. Melalui izin eksplorasi ini CV Mitra Anugerah Peniraman belum melakukan perhitungan sumberdaya batu granit dan juga belum diketahuinya volume overburden yang berada diatas batuan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan volume overburden dan volume sumberdaya batu granit pada blok 1 seluas 6,2 ha. Pendekatan penelitian kuantitatif digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini. Perhitungan sumberdaya dilakukan menggunakan metode kontur yaitu menghitung luas dan volume masing-masing tiap kontur. Pengumpulan data berupa data primer (data koordinat x,y,z menggunakan GPS dan ketebalan lapisan overburden), data sekunder (peta geologi regional dan peta foto udara hasil data drone). Kemudian data tersebut diolah untuk membuat peta topografi menggunakan software arcgis dan luas area elevasi menggunakan software autocad. Tahapan selanjutnya adalah menganalisis hasil perhitungan volume overburden dan volume sumberdaya sehingga diketahui lokasi tersebut berpotensi untuk dilakukan proses penambangan. Volume overburden yang diperoleh sebesar 34.225,78 m3 dan volume sumberdaya yang diperoleh dari elevasi tertinggi 134 mdpl sampai elevasi terendah 32 mdpl setelah dikurangi overburden yaitu sebesar 2.226.525,33 m3.
KAJIAN KELAYAKAN EKONOMI PENAMBANGAN HYDRAULIC MINING DI WILAYAH USULAN PERTAMBANGAN RAKYAT KABUPATEN KETAPANG KALIMANTAN BARAT Elsu, Edo Oktavianus; Purwoko, Budhi; Aprillia, Ricka
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i3.67237

Abstract

Usaha pertambangan masyarakat pada wilayah usulan pertambangan rakyat yang ada di Kabupaten Ketapang menerapkan metode tambang semprot (hydraulic mining) sudah diterapkan sejak tahun 1990-an. Tambang rakyat pada usulan wilayah pertambangan rakyat (WPR) ini tidak melakukan perhitungan biaya dan permodalan, sehingga terjadi kurang maksimalnya produksi dan belum sesuai dengan peraturan PP No. 96 Tahun 2021 Pasal 65. Operasional penambangan dan konsentrat emas perlu diketahui, kemudian dilakukan analisa kelayakan ekonomi. Analisa kelayakan ekonomi dilakukan menggunakan pendekatan observasi kuantitatif dengan membuat cashflow dan menghitung nilai NPV, MARR, IRR dan PbP. Penambangan dilakukan dengan menyedot material sudah tersemprot kemudian dialirkan menuju sluice box dengan mesin dong feng 24 HP atau fuso 120 PS guna mendapatkan konsentrat emas yang bernilai ekonomi. Kadar emas rata-rata yang diperoleh yaitu 0,0205 gr/m3. Nilai NPV pada penambangan dong feng 24 HP selama 5 tahun sebesar Rp. 3.203.627.526,25, MARR sebesar 15,830%, IRR sebesar 94,169% dan PbP selama 0,845 tahun. Nilai NPV pada penambangan fuso 120 PS selama 5 tahun sebesar Rp. 3.959.520.023,34, MARR sebesar 14,583%, IRR sebesar 92,904% dan PbP selama 0,728 tahun. Nilai NPV pada penambangan fuso 120 PS selama 3 tahun berdasarkan 1 IPR sebesar Rp. 2.152.114.196,03, MARR sebesar 14,583%, IRR sebesar 145,267% dan PbP selama 0,728 tahun
KAJIAN K3 DENGAN METODE PHA PADA KEGIATAN PELEDAKAN TAMBANG BATU DI PT. LABU MINING KABUPATEN SINTANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT Shando Irwandinata, Ade Irfan; Nirmala, Azwa; Aprillia, Ricka; Sutrisno, Hendri
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i3.68257

Abstract

PT. Bukit Labu Mining adalah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batu andesit dengan metode peledakan untuk melakukan proses pembongkaran batu. Proses kegiatan peledakan di PT. Bukit Labu Mining perlu dilakukan analisa potensi risiko dengan melakukan penilaian bahaya dan tingkat risiko pada kegiatan peledakan sehingga potensi risiko dapat dikendalikan. Berdasarkan metode penelitian PHA mengidentifikasi di mana kejadian kecelakaan yang mungkin terjadi dan memberikan estimasi tingkat keparahan setiap kejadian kecelakaan tersebut. Berdasarkan hasil identifikasi risiko pada setiap tahapan peledakan di perusahaan, ditemukan 47 jenis potensi bahaya yang berisiko menimbulkan 59 risiko dapat terjadi disebabkan oleh jenis mesin atau peralatan yang digunakan, sikap dan cara kerja pekerja, kondisi lapangan dan ketertiban dalam instruksi kerja. Estimasi frekuensi 27 very unlikely, 10 remote, 10 occasional, 1 probable dan 11 frequent. Estimasi konsekuensi 21 minor, 13 major, 3 critical, dan 22 catastrophic. Berdasarkan hasil kategori risiko pada setiap tahapan peledakan di PT. Bukit Labu Mining, didapatkan 3 risiko persentase 5% kategori high, 43 risiko persentase 73% kategori medium dan 13 risiko persentase 22% katagori low. Pengendalian Eliminasi berjumlah 3 persentase 6%, pengendalian Substitusi berjumlah 0 persentase 0%, pengendalian Rekayasa Teknik berjumlah 21 persentase 46%, pengendalian Administrasi berjumlah 7 persentase 15%, pengendalian APD berjumlah 15 persentase 33%.Kata Kunci: Frekuensi, Konsekuensi, Peledakan, PHA
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Proses Hauling di CV Mentari Mandiri Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat Fadhila, Hazira; Syahrudin, Syahrudin; Aprillia, Ricka
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i3.68174

Abstract

CV Mentari Mandiri merupakan perusahaan penambangan batu granit dengan kegiatan hauling ore yang dilakukan terdiri dari hauling dump truck dari parkiran ke front penambangan, loading ore ke dump truck, hauling ore dari front penambangan ke crushing plant, dumping ore ke crusher serta hauling dump truck dari crushing plant ke front penambangan. Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diperlukan sebagai upaya mengurangi angka kecelakaan kerja pada proses hauling, dan pada penelitian ini, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menggunakan metode HIRAC (Hazard Identification Risk Assessment and Control) untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko, tingkatan risiko, serta pengendalian yang dapat mengurangi dan menghilangkan dampak risiko dari suatu potensi bahaya tersebut. Metode yang dilakukan pada penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif pada proses identifikasi bahaya serta metode penelitian semi kuantitatif yang digunakan pada proses penilaian risiko. Potensi bahaya dan risiko yang teridentifikasi pada proses hauling ore di CV Mentari sebanyak 41 potensi bahaya dan risiko dengan persentase tingkat risiko tinggi (high risk) 21%, tingkat risiko sedang (medium risk) 51% dan tingkat risiko rendah (low risk) 28%. Rekomendasi pengendalian sebagai upaya meminimalisir dampak dari risiko disesuaikan berdasarkan hirarki pengendalian OHSAS 18001:2007 berupa eliminasi, subtitusi, rekayasa teknik/engineering control, pengendalian administratif dan alat pelindung diri (APD).
ANALISIS KARAKTERISTIK AGREGAT KASAR SEBAGAI MATERIAL CAMPURAN BETON DI PT. BATU PRIMA PERSADA KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT Alrizki, Adhma; Aprillia, Ricka; Mukhtar, Wahdaniah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i3.83938

Abstract

Agregat kasar adalah salah satu komponen yang diperlukan dalam melakukan pengecoran beton. Karakteristik agregat sangat berpengaruh tehadap kekuatan beton yang dihasilkan Pada saat ini masyarakat di sekitar daerah penelitian menggunakan agregat kasar granit dari PT Batu Prima Persada sebagai bahan bangunan bangunan tempat tinggal yang berdasarkan standarnya menggunakan mutu beton K-175 sampai K-250. Karena itu, membutuhkan informasi yang memadai mengenai kelayakan agregat. Adapun, penelitian ini dilakukan untuk menguji sifat-sifat fisik dan menganalisis kelayakan agregat kasar dari batu granit sebagai bahan campuran beton menggunakan standar SNI dan ASTM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan cara membawa sampel untuk diuji sifat fisiknya, Dari penelitian ini didapatkan hasil pengujian gradasi agregat kasar dengan nilai fine modulus = 7,32 %, dan berdasarkan ASTM C-33 berada pada zona 4, berat volume batu rata-rata = 1,482 kg/liter, berat jenis ssd = 2,632 gram/cm3. persentase absorbsi air = 0,022 gr/cm3, kadar air = 0,048 %, keausan = 30,1 %. Berdasarkan hasil penelitian yang dicapai dapat disimpulkan bahwa agregat kasar granit PT Batu Prima Persada telah mencapai standar dari yang disyaratkan berdasarkan standar SNI , dan dapat digunakan sebagai bahan campuran semen K-250 sampai K-400 yang umumnya digunakan sebagai campuran beton bertulang.
STUDI TENTANG KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PERTAMBANGAN EMAS RAKYAT DI KECAMATAN MANDOR KABUPATEN LANDAK Wijaya, Oscardinata; Aprillia, Ricka; Herlambang, Yoga
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i3.84733

Abstract

Pertambangan Rakyat di Kecamatan Mandor Kabupaten Landak merupakan salah satu kegiatan pertambangan emas skala kecil yang dilakukan oleh kelompok masyarakat dengan teknik semprot dan sedot serta pengolahan emas dengan metode amalgamasi. bahaya dan risiko dapat terjadi pada setiap tahapan pekerjaan sehingga perlu dilakukan identifikasi potensi bahaya untuk memperoleh data likehood dan severity kemudian dilakukan pembobotan untuk mentukan rekomendasi pengendalian yang sesuai. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assasment, and Risk Control). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung dilokasi penambangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa, risiko yang teridentifikasi sebayak 22 potensi bahaya yang mungkin terjadi, tingkat risiko dengan nilai tertinggi pada aktivitas penambangan dan pengolahan emas yaitu, pekerja tertimbun material (high risk) dan keracunan akibat penggunaan merkuri pada proses amalgamasi dan pembakaran amalgam (high risk). Rekomendasi pengendalian risiko berdasarkan hierarki pengendalian meliputi eliminasi, substitusi, teknis, administratif dan alat pelindung diri.
Perancangan Desain Settling Pond PT. XYZ Kabupaten Bengkayang Syafnurhaq, Hafidz; Nirmala, Azwa; Aprillia, Ricka
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i4.83298

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan pertambangan di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat yang sedang dalam tahap eksplorasi dan membutuhkan desain settling pond untuk mendukung proses penambangan. Penelitian ini bertujuan mendesain settling pond dan merencanakan waktu perawatan settling pond berdasarkan data primer (jarak dan kemiringan antar bukit, saluran, dan kolam serta luas catchment area) dan data sekunder (curah hujan dan peta topografi morfologi). Pengolahan data dimulai dari pengolahan data curah hujan, debit limpasan, dimensi saluran, dimensi kolam pengendapan, persentase pengendapan hingga biaya yang diperlukan untuk pembuatan dan perawatan. Didapatkan debit limpasan 0,0565 m ³/s dan debit tailing 0,3052   m3/s. Settling pond dirancang dengan tiga kompartemen dengan total volume 12.352 m ³. Saluran inlet menggunakan saluran terbuka trapesium (kedalaman 33 cm, lebar 122,5 cm) dan saluran outlet menggunakan pipa diameter 8 inch (20,32 cm). Waktu pembuatan kolam direncanakan 71 jam (9 hari kerja) dan waktu perawatan 20 jam (3 hari kerja) setiap 3 hari. Biaya pembuatan sebesar Rp. 1.247.025.820 dan biaya perawatan Rp. 32.491.600  per maintenance.