Articles
HUBUNGAN KUANTITAS TIDUR DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DI KELAS
Sulistyana, Caturia Sasti
JURNAL NERS LENTERA Vol 7, No 1 (2019): Maret
Publisher : JURNAL NERS LENTERA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (230.342 KB)
Pendahuluan: Motivasi belajar merupakan dorongan yang timbul dari dalam diri peserta didik untuk mengikuti pembelajaran. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa adalah terpenuhinya kebutuhan dasar manusia, yaitu tidur. Kebutuhan tidur pada usia dewasa seharusnya adalah7-9 jam. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kuantitas tidur dengan motivasi belajar mahasiswa di kelas. Metode: Desain penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional pada sampel 46 mahasiswa angkatan XXXIII Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Adi Husada, dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner kuantitas tidur dan motivasi belajar. Analisa data penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil statistik didapatkan P
EDUKASI ABDOMINAL STRETCHING UNTUK PENURUNAN NYERI DYSMENORRHEA PADA REMAJA PUTRI
Andriani, Dewi;
Sulistyana, Caturia Sasti;
Fardiana, Mirza;
Gading, Widyas;
Rameswari, Yuniar
Community Development in Health Journal Volume 1, Nomor 1, April 2023
Publisher : PPM STIKES Adi Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (434.859 KB)
|
DOI: 10.37036/cdhj.v1i1.381
Introduction & Aim : Dysmenorrhea is a symptomatic phenomenon during menstruation in some women. Dysmenorrhea occurs due to excessive release of prostaglandins so that uterine contractions increase. Dysmenorrhea is pain that is felt during menstruation (menstruation) which can interfere with the activities and productivity of adolescents. Efforts that can be done include doing abdominal stretching physical activities. The purpose of this community service activity is to provide education regarding the effectiveness of abdominal stretching to reduce Dysmenorrhea pain in young women. Method of Implementation: The community service will be held from November-December 2022 using a demonstration of the Abdominal Stretching technique which has previously been given counseling beforehand. The participants as the target were young women who experienced menstrual pain at the Gembong Sawah Tengah Girls Dormitory Gang 1, Kapasan, Simokerto District, with a total of 20 participants. The measuring instrument used was the Visual Analouge Scale (VAS). Results: Most of the participants were aged 19-21 years (71%), experienced menarche at the age of 11-15 years (100%), and had menstrual cycles of 28-31 days (100%). Based on the data before doing Abdominal Stretching, most of them experienced dysmenorrhea with moderate pain levels (65%) and severe pain (25%). The results of activities after doing Abdominal Stretching procedures, pain levels were in the moderate category (30%) and no one experienced severe pain. Discussion : Abdominal stretching exercises can maintain and develop flexibility in the abdominal area and increase the release of endorphins which function as natural sedatives that can increase comfort and reduce pain.
Edukasi dan Demonstrasi Rawat Luka Penanganan Cedera kepada Anak Usia Sekolah Menengah di SMA Kristen YBPK 1 Surabaya
Sulistyana, Caturia Sasti;
Fauzi, Abdul
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36990/jippm.v3i2.1224
Remaja merupakan masa pencarian jati diri, memiliki rasa ingin tahu yang berlebih, dan aktualisasi yang tinggi sehingga lebih aktif secara fisik dan waktunya lebih lama saat berada di sekolah. Oleh karena itu sangat mungkin memiliki risiko tinggi terjadi cedera saat berada di sekolah. Penanganan luka yang kurang tepat pada saat terjadi luka dapat mengakibatkan terjadi infeksi yang meningkatkan kesakitan dan kecacatan pada remaja. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan peserta terkait rawat luka penanganan cedera pada anak usia sekolah menengan di SMA Kristen YBPK 1 Surabaya. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari yaitu 13-14 Januari 2023 di SMA Kristen YBPK 1 Surabaya dengan jumlah peserta 56 siswa di SMA Kristen YBPK 1 Surabaya, dibantu 4 fasilitator mahasiswa keperawatan. Kegiatan diawali dengan pre test, memberikan penyuluhan dengan metode ceramah, penanyangan video, demostrasi rawat luka, dan post test. Media yang digunakan power point, video, leaflet, manekin tangan. Data yang terkumpul dilakukan analisis deskriptif dan didapatkan penyuluhan dapat meningkatkan tingkat pengetahuan peserta sebesar 60%. Penyuluhan yang diberikan secara audio visual sangat bermanfaat meningkatkan pengetahuan siswa terkait rawat luka yang benar sebagai penanganan pertama cedera di sekolah sehingga dapat menurunkan kejadian infeksi pada luka cedera.
EFEKTIVITAS SENAM ERGONOMI TERHADAP GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA KAYU GAHARU: Effectiveness of Ergonomic Exercise to Against Musculoskeletal Disorder in Agarwood Workers
Sulistyawati, Wiwin;
Nurseskasatmata, Satria Eureka;
Mufidah, Nisfil;
Sulistyana, Caturia Sasti;
Lamping, Veronika Rosa Mistica
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 10 No. 2 (2024): JIKep | Juni 2024
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33023/jikep.v10i2.2101
Pendahuluan : Prevalensi gangguan muskuloskeletal pada pekerja kayu meningkat. Hal ini berdampak pada kesehatan pekerja dan produktivitas kerja. Salah satu intervensi yang efektif untuk mengurangi gangguan muskuloskeletal adalah senam ergonomi. Senam ergonomi merupakan latihan yang menggabungkan gerakan otot dan teknik pernafasan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas senam ergonomi terhadap gangguan muskuloskeletal pada pekerja kayu gaharu. Metode:Rancangan penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental, dengan pendekatan one group pre-post test design. Sampel penelitian adalah sebagian pekerja kayu gaharu berjumlah 26 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa lembar obeservasi Nordic Body Map (NBM) untuk pengukuran skor gangguan muskuloskeletal. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon signed Rank test. Hasil: Penelitian menunjukkan sebelum diberikan senam ergonomi diperoleh 16 responden (61.50%) mengalami gangguan muskuloskeletal sedang dan 10 responden (38.50%) mengalami gangguan muskuloskeletal tinggi. Sesudah diberikan senam ergonomi diperoleh 15 responden (57.70%) mengalami gangguan muskuloskeletal sedang, 6 responden (23.10%) mengalami gangguan muskuloskeletal tinggi dan 5 responden (19.20%) mengalami gangguan muskuloskeletal rendah. Hasil uji statistik menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai signifikansi 0.000 atau p<0.05 sehingga dapat intepretasikan bahwa senam ergonomi berdampak signifikan terhadap gangguan muskuloskeletal pada pekerja kayu gaharu. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian ini pimpinan perusahaan perlu menambahkan senam ergonomi sebagai jadwal harian pekerja sehingga
Pemanfaatan Permainan Tradisional sebagai Upaya Peningkatan Aktivitas Motorik pada Siswa Sekolah Dasar Negeri
Nurseskasatmata, Satria Eureka;
Sulistyana, Caturia Sasti;
Sulistyawati, Wiwin;
Christianingsih, Siska;
Fauzi, Abdul;
Wijayanti, Karunia;
Nurvitriana, Nidya Comdeca
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4700
Di seluruh dunia, mayoritas anak-anak menghabiskan lebih dari dua jam per hari menonton TV dan penggunaan laptop dan telepon genggam pada anak-anak meningkat secara substansial serta banyak perilaku sedentary lainnya yang dapat menyebabkan obesitas. Kebiasaan bermain anak mulai bergeser ke arah gadget sehingga permainan tradisional yang lebih menyehatkan sudah ditinggalkan. Permasalahan yang terjadi di SDN Dukuh Kupang I Surabaya adalah siswa-siswi belum banyak mengenal permainan tradisional. Kegiatan permainan tradisional dilakukan dengan mengenalkan secara promotif berbagai permainan tradisional yang mengandung unsur peningkatan aktifitas fisik baik secara individu dan kelompok dengan metode ceramah dan praktik. Hasil dari kegiatan adalah terdapat peningkatan minat dan aktivitas fisik anak dan penurunan waktu screen time dengan permainan tradisional. Sedangkan kejadian overweight dan obesitas belum menunjukkan penurunan secara signifikan karena waktu kegiatan yang singkat dan bersifat promotif. Dengan kegiatan ini setidaknya ada solusi dalam mengatasi kejenuhan anak di tengah rutinitas belajar harian dan upaya membatasi penggunaan gadget tanpa batas waktu.
Pengaruh Yoga Suryanamaskar terhadap Peningkatan Range of Motion Sendi Panggul Wanita Lansia
Kumaat , Noortje Anita;
Sulistyana, Caturia Sasti
Jurnal Porkes Vol 8 No 1 (2025): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/porkes.v8i1.29678
Muscle strength in elderly women has decreased joint stability and flexibility, causing elderly women to be prone to injury, especially those at high risk of osteoporosis. Joint flexibility training is needed to reduce the risk of injury. one of them is yoga practice which trains joint flexibility through maximum range of motion. This study aims to analyze the effect of suryanamaskar yoga practice on increasing the range of motion of the hip joints of elderly women. Suryanamaskar yoga exercises were performed three times a week for six weeks with a duration of 60 minutes each exercise on 30 elderly women in the intervention group. Range of motion of the hip joint was measured using a goniometer. The paired t-test results obtained P < 0.5, which means that there is a significant increase in pre and post given suryanamaskar yoga intervention. The independent t-test results obtained P < 0.05, which means that there is a significant difference in the ROM of the pelvic joints with right and left flexion and extension movements between the intervention and control groups. Thus it can be concluded that suryanamaskar yoga has an influence in increasing the range of motion of the pelvic joints of elderly women in the range of flexion and extension movements.
HUBUNGAN KUANTITAS TIDUR DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DI KELAS
Sulistyana, Caturia Sasti
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v7i1.2494
Pendahuluan: Motivasi belajar merupakan dorongan yang timbul dari dalam diri peserta didik untuk mengikuti pembelajaran. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa adalah terpenuhinya kebutuhan dasar manusia, yaitu tidur. Kebutuhan tidur pada usia dewasa seharusnya adalah7-9 jam. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kuantitas tidur dengan motivasi belajar mahasiswa di kelas. Metode: Desain penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional pada sampel 46 mahasiswa angkatan XXXIII Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Adi Husada, dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner kuantitas tidur dan motivasi belajar. Analisa data penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil statistik didapatkan P
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat dan Kontrol Diit Penderita Hipertensi
Sulistyana, Caturia Sasti
Jurnal Kesehatan Holistic Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan Holistic Volume 3/Nomor 2/Juli 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (589.493 KB)
|
DOI: 10.33377/jkh.v3i2.51
Hypertension is an one of type degenerative disease which prevalence is increasing with the times. The success of managing hypertension is influenced by the patient's adherence to taking medication and maintaining a dietary habit. The purpose of this study was to determine the relationship of family support with adherence to taking medication and control of dietary in patients with hypertension. This research design used cross sectional to the sample of 30 hypertensive patients in RT VIII RW X Randu Agung 1, Kenjeran District, Sidotopo Wetan, Surabaya with simple random sampling technique. Analysis this research data used Chi-Square test. The results of the statistical test showed that p<0.05 (0.00), it describe a relationship between family support with adherence to taking medication and control of patients with hypertension. Compliance with the therapy program for a long period of time causes sufferers of hypertension to be susceptible to saturation and thus require need family support. The family is the closest environment that can provide care to improve the physical comfort and resilience of hypertensive patients so that they can be a major supporter in the treatment of diseases. Family support can increased the enthusiasm of patients to deal with the disease by providing motivation to control to the doctors and take medication regularly. The results of this study expected to increase self-awareness of hypertensive patients to improve compliance with their treatment so that their blood pressure remains normal and as a basis for developing further research.
Latihan Fisik Sebagai Kontrol Kadar Glukosa Darah
Sulistyana, Caturia Sasti;
Fauzi, Abdul;
Christianingsih, Siska;
Sulistyawati, Wiwin;
Saputra, Yudi Dwi;
Khuddus, Lutfhi Abdil
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35910/binakes.v4i2.746
Masalah utama dari diabetes mellitus adalah tidak terkontrolnya kadar glukosa darah. Salah satu cara kontrol kadar glukosa darah sekaligus sebagai pencegahan DM yaitu dengan latihan fisik. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah latihan fisik sebagai kontrol kadar glukosa darah. Kegiatan ini diikuti oleh 135 peserta yang terdiri dari dosen dan tenaga pendidik Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya. Pelaksanaan dimulai dengan peserta melakukan registrasi dan dilanjut dengan lari sejauh 1600meter. Pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu dilakukan setelah mngikuti lari 1600 meter. Pelaksanaan berjalan dengan lancar dan hasil kadar glukosa darah yaitu dalam rentang 80-139mg/dL yaitu sebanyak 57,8%, kadar glukosa darah 140-199mg/dL sebanyak 24,4% dan kadar glukosa diatas 200 mg/dL sebanyak 17,8%. Latihan fisik memberikan manfaat mengontrol dan menurunkan kadar glukosa darah. Pelaksanaan latihan fisik yang dikombinasikan dengan program pengendalian kadar glukosa yang lain akan memberikan manfaat yang optimal.
Student-Athlete Feedback on The 2023 Student Athletic Championships
Khuddus, Lutfhi Abdil;
Yuhantini, Eva Ferdita;
Supriyanto, Catur;
Prabowo, Suryanto Agung;
Bahauddin, Muhammad Arja;
Sulistyana, Caturia Sasti
ACPES Journal of Physical Education, Sport, and Health (AJPESH) Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with ACPES (ASEAN Council of Physical Education and Sport)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ajpesh.v4i2.21458
Sports are one of the means of shaping individual and collective character and national spirit. One of the Student Athletics Championship events is a school-level athletic competition to find potential seeds in Indonesia ranging from elementary to high school students. This competition is held starting from regional qualifications to the National Championship. Participants who participated were 32,000 from more than 200 schools and the most participants came from East Java, namely 5104 participants. This study aims to determine the athletes’ thoughts on the Student Athletics Championship event in assessing the negative and positive impacts of the event. The research design used was descriptive cross-sectional with a survey method of 71 athletic athletes selected by random sampling. The study was conducted at the Thor Field, Surabaya in March-October 2024. The instrument used was a post-event survey question with 4 question perspectives, namely the level of satisfaction with the initial stage of organizing the event, belief in the benefits of participating in the event, the level of satisfaction with the final stage of assessment and reward-giving, and plans and recommendations to friends or relatives to participate in the next event. The data analysis used in this study was descriptive. The study results showed that most athletes had a positive perception of participating in the 2023 SAC event and believed they would participate and recommend the next SAC event with an average of 97% (69 athletes). Athletes who participated stated that the 2023 SAC.