Armayani
Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN MELALUI PROGRAM AGROPRENEUR BUDIDAYA SAYURAN PADA KKN REGULER DESA BETAO KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Irwan; Syahrir L; Andi Astina Adnan; Abdul Jabbar; Ahmad Mustanir; Kamaruddin Sellang; Sofyan B; Zulkarnain Sulaiman; Sunandar Said; Armayani; Hartati; Mardatillah; Hariyanti Hamid
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i3.20865

Abstract

Pemanfaatan lahan pekarangan rumah menjadi salah satu alternatif strategis dalam meningkatkan produktivitas lingkungan permukiman serta mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Pekarangan yang belum dimanfaatkan secara optimal memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi area budidaya tanaman sayuran yang sederhana, produktif, dan mudah diterapkan oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan melalui program Agropreneur: Pemanfaatan Lahan Pekarangan Rumah sebagai Percontohan Budidaya Sayuran dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan VIII Tahun 2026 Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang. Kegiatan dilaksanakan di Posko KKN Desa Betao Kabupaten Sidenreng Rappang pada periode 1 Juli sampai 31 Agustus 2026 dengan melibatkan mahasiswa KKN bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi lokasi, persiapan lahan, pengolahan tanah, pembuatan bedengan, penanaman, dan pemeliharaan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan fungsi lahan pekarangan dari area yang belum termanfaatkan menjadi area budidaya sayuran yang lebih produktif. Program ini memberikan manfaat dalam meningkatkan pemanfaatan sumber daya lokal, memperkenalkan teknik dasar budidaya sayuran, serta membuka peluang pengembangan konsep agropreneur berbasis pertanian rumah tangga.
PENGHIJAUAN TEBING SUNGAI MELALUI PENANAMAN RUMPUT GAJAH SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN DAN PENYEDIAAN PAKAN TERNAK DI DESA BOTTO Muh Tamrin; Syahrir L; Muh Rusdi; Armayani; Sunandar Said; Damis; Sofyan B; Abdul Jabbar; Hartati; Ibrahim Manda; Suhartini Khalik; Ahmad Mustanir; Erfina
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i3.20866

Abstract

Kawasan tebing sungai di Desa Botto memerlukan peningkatan tutupan vegetasi sekaligus memiliki potensi untuk dimanfaatkan secara produktif oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melaksanakan penghijauan tebing sungai melalui penanaman rumput gajah serta menyediakan potensi sumber hijauan pakan bagi ternak masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada tahun 2026 oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang Angkatan 8 dengan pendekatan partisipatif. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat, penentuan lokasi, persiapan tanaman, pembersihan area, penanaman, serta pemantauan dan pemeliharaan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa penanaman rumput gajah berhasil dilaksanakan pada kawasan tebing sungai yang telah ditentukan, mahasiswa terlibat aktif dalam seluruh rangkaian, dan masyarakat memberikan dukungan terhadap kegiatan. Luaran langsung berupa bertambahnya vegetasi pada area penanaman dan tersedianya tanaman yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pakan ternak setelah tumbuh. Namun, data mengenai tingkat hidup tanaman, penurunan limpasan atau erosi, luas area, produksi biomassa, serta pemanfaatan pakan belum tersedia. Oleh karena itu, pemeliharaan dan pemantauan pascatanam diperlukan untuk memastikan keberlanjutan manfaat ekologis dan sosial-ekonomi program.
EDUKASI PENCEGAHAN PERUNDUNGAN SEBAGAI UPAYA PENGUATAN BUDAYA SEKOLAH AMAN DAN NYAMAN DI SD NEGERI 4 BELAWAE Jusrianto Jala; Syahrir L; Armayani; Andi Astinah Adnan; Sunandar Said; Yusrianti; Damayanti Trisnayati; Monalisa Ibahim; Yusmah; Syamsunir; Lukman; Muhammad Yasmin; Muhammad Ikbal
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i3.20867

Abstract

Perundungan merupakan persoalan yang dapat mengganggu rasa aman, kesejahteraan psikologis, dan relasi sosial peserta didik di sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi pencegahan perundungan sekaligus mendukung penguatan budaya sekolah aman dan nyaman di SD Negeri 4 Belawae, Desa Dengeng-Dengeng. Kegiatan dilaksanakan pada 5 Agustus 2026 selama 60 menit dan diikuti 60 siswa kelas IV dan VI. Empat pemateri dibagi menjadi dua orang pada masing-masing kelas. Metode kegiatan meliputi presentasi, pemutaran video edukasi, diskusi kasus yang pernah dialami atau diketahui siswa, dan kuis lisan sebagai evaluasi formatif. Materi mencakup pengertian perundungan, bentuk fisik, verbal, sosial, siber, perilaku yang melanggar batas personal, dampak, serta langkah respons aman melalui sikap tenang, penolakan tegas, dan pelaporan kepada orang dewasa tepercaya. Pelaksanaan menunjukkan keterlibatan aktif siswa pada sesi materi, diskusi, dan evaluasi. Pihak sekolah mendukung keberlanjutan melalui refleksi anti-perundungan pada kegiatan upacara. Karena tidak dilakukan pretest-posttest terstruktur, capaian kegiatan dinilai secara deskriptif dan tidak dinyatakan sebagai peningkatan pengetahuan kuantitatif. Kegiatan ini menegaskan pentingnya edukasi interaktif yang diperkuat tindak lanjut sekolah secara berkelanjutan. Kata kunci: budaya sekolah; edukasi; pencegahan; perundungan; sekolah dasar