Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Impelemtasi Model Kegiatan Paud Center Sebagai Bagian Dari Strategi Perancangan Kampung Ramah Anak Usia Dini (Karani) Di Desa Way Hui, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung Persada, Citra; Ifadianto, Nugroho; Hizbullah
Nemui Nyimah Vol. 4 No. 1 (2024): Nemui Nyimah Vol.4 No.1 2024
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v4i1.129

Abstract

Program Kota/Kabupaten Layak Anak di Indonesia sudah berjalan beberapa tahun, tetapi masih banyak persoalan terkait pemenuhan hak anak di Kota, Kecamatan, maupun Kelurahan/Desa Layak Anak yang belum memenuhi standar layak anak baik dari aspek fisik maupun nonfisik. Fakta menunjukkan angka kekerasan anak di Lampung relatif masih tinggi, jumlah anak kurang gizi dan stunting masih besar, Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Anak Usia Dini ((PAUD) anak rendah. Hal ini juga tidak didukung sarana prasarana yang memadai untuk pemenuhan 5 kluster hak anak yaitu: hak sipil dan kebebasan, hak pengasuhan, hak kesehatan, hak pendidikan dan hak perlindungan. Hasil penelitian penulis terdahulu menyatakan bahwa syarat terwujudnya Kampung Ramah Anak Usia Dini (Karani) adalah perlu adanya pusat pengembangan anak usia dini (PAUD Center) di setiap lingkungan desa atau kampung yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (Lembaga PAUD), bersama Pemerintah Desa, stakeholders atau pihak terkait untuk menjalankan program PAUD HI (Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif). Dalam mendesain PAUD Center, maka perlu diperhatikan beberapa hal berikut ini: (a) Desain lingkungan yang aman dan nyaman untuk anak-anak usia dini. Sesuai dengan standar kebutuhan anak usia dini dan kebutuhan orang tua atau keluarga sebagai pengasuhan; (b) Mengadakan fasilitas bermain indoor dan outdoor yang layak dan dapat diakses setiap waktu dengan mudah dan murah (gratis) yang berlokasi di pusat kegiatan desa/kampung, misalnya di sekitar Balai Desa; dan (c) Beberapa kegiatan yang bekerjasama dengan TP PKK seperti pelaksanaan Posyandu dapat dikembangkan menjadi kegiatan PAUD Center bersama dengan Lembaga PAUD. Pengabdian ini akan melakukan simulasi model kegiatan PAUD Center di Desa Way Hui Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan
Analisis Pengaruh Pembangunan Infrastruktur Transportasi Terhadap Minat Kunjungan Kembali Wisatawan Dan Preferensi Wisatawan di Kabupaten Lampung Selatan Rachman, Tezza Soraya; Sulistyorini, Rahayu; Persada, Citra
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 25 No. 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v25i1.10

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah dengan adanya jalan tol, dermaga eksekutif dan akses ke bandara yang semakin baik berpengaruh dalam meningkatkan jumlah wisatawan yang datang kembali. Untuk itu, tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi:karakteristik pasar wisatawan Kabupaten Lampung Selatan, preferensi wisatawan terhadap produk wisata di Kabupaten Lampung Selatan, dan pengaruh pembangunan infrastruktur trasnportasi terhadap kunjungan kembali wisatawan. Penelitian ini menggunakan kuisioner sebanyak 105 responden sedangkananalisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Persamaan yang dihasilkan adalah Y = 0,090 + 0,648 X1.1 + 0,293 X2.2, dengan variabel X1.1 adalah keterse-diaan jalan tol dan variabel X2.2 adalah kualitas dermaga eksekutif. Hasil penelitian menunjukkan aksesibilitas memiliki pengaruh sebesar 46,4% terhadap peningkatan kunjungan kembali wisatawan, sedangkan 53,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak di masukan dalam model penelitian ini.Karakteristik wisatawan yang berkunjung di sekitar Lampung Selatan: berusia muda, berpenghasilan UMR dan kebanyakan wanita dengan tujuan untuk berlibur pada akhir pekan menggunakan mobil pribadi. Preferensi wisata lebih memilih wisata alam dan kuliner.Dari sisi sarana-prasarana, prioritas wisatawan adalah penyediaan air bersih, sedangkan kelancaran lalu lintas dankualitas jalan yang nyaman merupakan aksesibilitas yang diingikan wisatawan.
Analisis Kerentanan Tsunami Pada Pola Ruang Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan Menggunakan Sistem Informasi Geografis Sasongko, Respati Anton; Zakaria, Ahmad; Persada, Citra; Kusumastuti, Dyah I.; Wahono, Endro P.
TEKNIKA SAINS Vol 10, No 2 (2025): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v10i2.4551

Abstract

Tsunami tahun 2018 yang melanda perairan Selat Sunda mengakibatkan kerusakan insfrastruktur, korban jiwa, dan trauma yang mendalam bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir pantai. Masyarakat yang terdampak bencana tsunami menjadikan kembali wilayah pesisir pantai sebagai lahan terbangun dan pusat kegiatan ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola ruang berbasis bencana tsunami dengan kondisi eksisting, dan menentukan zonasi penggunaan lahan di Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan. Analisis spasial dengan metode weighted overlay menggunakan sistem skoring dan pembobotan berdasarkan aspek kerentanan fisik lingkungan berupa elevasi, jarak dari garis pantai, dan aspek kerentanan infrastruktur wilayah berupa penggunaan lahan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh tingkat kerentanan tsunami tinggi 3,523%, kerentanan sedang 14,603%, dan kerentanan rendah 81,874% dari luas total. Tingkat kerentanan tinggi merupakan pemukiman penduduk yang berada di Garis Sempadan Pantai, sehingga keberadaan pola ruang Kecamatan Rajabasa belum sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lampung Selatan yang berbasis mitigasi bencana tsunami. Arahan penggunaan lahan sebagi bentuk mitigasi bencana tsunami berupa Zona Penyanga, Zona Akuatik, Zona Kepadatan Rendah, Zona Aman Terbangun.
Pelatihan Penggunaan Alat Pencacah Plastik Sebagai Sarana Pendukung Program Bank Sampah di Sekolah Alam Lampung Utami, Herti; Darni, Yuli; Lismeri, Lia; Haerudin, Nandi; Persada, Citra
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v7i1.377

Abstract

Telah dilaksanakan Pengabdian Kepada Masayarakat di Sekolah Alam Lampung yang bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha pengelolaan sampah plastik agar menghasilkan produk dengan nilai ekonomis lebih tinggi. Dengan rancangan alat pencacah plastik yang dibuat, siswa di sekolah alam Lampung juga dapat belajar bagaimana cara kerja sebuah mesin pencacah plastik. Kegiatan ini akan memberi dampak langsung terhadap usaha penanganan limbah plastik. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini meliputi sosialisasi pengelolaan sampah dan pelatihan penggunaan alat pencacah sampah plastik. Dalam sosialisasi akan dijelaskan secara singkat tentang pemanfaatan dan penanganan sampah plastik. Pelatihan diberikan kepada guru-guru, siswa dan staff Mitra tentang cara penggunaan alat pencacah plastik. Kemuidan, diberikan satu buah alat pencacah plastik hasil rancangan tim pengabdian dan gambar bagian-bagian alat untuk sarana pembelajaran siswa Sekolah Alam Lampung. Harapannya, setelah Kegiatan dilakukan di Sekolah Alam Lampung, kemudian dari mereka akan disebarkan kepada masyarakat sekitarnya. Hasil akhir yang dicapa, Mitra telah dapat menggunakan alat pencacah plastik untuk meningkatkan efesiensi penanganan sampah plastik dan meningkatkan nilai ekonomisnya. Hal ini dapat dikatakan sebagai kegiatan dukungan positif terhadap salah satu program pemerintah dalam menjaga lingkungan hidup dan upaya minimasi limbah.
Pendampingan Partisipatif Revitalisasi Rumah Panggung Tahan Bencana Berbasis Arsitektur Lokal untuk Penguatan Komunitas Tangguh Persada, Citra; Kustiani, Ika; Dewi, Ayu Komalasari; Lestari, Suci; Ruslie, Lielianie Pratiwi; Friskilla, Isabel
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3199

Abstract

Hanura merupakan desa yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap banjir akibat curah hujan yang intens, sistem drainase yang kurang memadai, serta tekanan ekologis disekitar permukiman padat. Kerentanan ini diperparah dengan terbatasnya akses masyarakat terhadap informasi kebencanaan, sumber daya material, dan keterampilan teknis membangun hunian aman. Menanggapi kondisi tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui edukasi dan perancangan rumah panggung tahan bencana berbasis arsitektur lokal dan prinsip keberlanjutan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara aktif melalui pelatihan teknis, lokakarya desain, diskusi kelompok terarah, dan pembangunan prototipe rumah panggung adaptif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai prinsip desain hunian tahan bencana, sekaligus mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya mitigasi berbasis komunitas. Selain menghasilkan prototipe rumah yang fungsional dan replikatif, program ini juga membentuk embrio komunitas tangguh yang siap menghadapi risiko perubahan iklim. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi nyata dalam mendorong pembangunan permukiman yang aman, sehat, dan berkelanjutan, serta memperkaya wacana arsitektur kontekstual berbasis pemberdayaan masyarakat
Analysis of the Healing Architecture Approach to the Gelora Bung Karno Sports Complex, Jakarta Shabrina, Marsyafita; Persada, Citra
Journal of Architectural Design and Urbanism Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1, 2025
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering, Universitas Diponegoro, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jadu.v8i1.24539

Abstract

Jakarta faces significant urban challenges, including congestion, pollution, and a lack of green spaces, which negatively impact public health. The Gelora Bung Karno (G.B.K.) Sports Complex holds substantial potential to enhance physical and mental well-being by integrating healing architecture principles. This study identifies and analyses the architectural elements at G.B.K. that contribute to a healthier environment, such as natural lighting, green spaces, and environmentally friendly materials. The research initially employed a qualitative approach, collecting data through field observations and literature reviews. However, this updated approach incorporates quantitative methods by introducing measurable indicators for the effectiveness of healing architecture at G.B.K., using surveys and statistical analysis to assess user satisfaction and well-being. The findings suggest that integrating healing architecture in G.B.K. significantly enhances environmental quality and public health, making it a model for urban spaces in Jakarta. The discussion highlights the importance of natural elements, spatial design, and user-centred facilities in creating environments conducive to both mental and physical health. The study concludes that while G.B.K. effectively embodies the principles of healing architecture, further improvements in artificial lighting, thermal comfort, and user-specific spaces could elevate its role as a therapeutic urban environment. Recommendations include expanding green spaces, optimizing lighting systems, and enhancing public participation in developing G.B.K. to ensure its long-term sustainability as a healing space.