Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Widya Teknik

Penerapan Strategi Pemasaran Produk Kripik Pisang pada UD. XYZ dengan Analisa Swot Dan Promotion Mix Nugroho, Muhammad Afiif Nuradi; Herawati, Lenny; Lourentius, Suratno
Widya Teknik Vol. 22 No. 1 (2023): May
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v22i1.4895

Abstract

Strategi pemasaran merupakan hal yang sangat penting dalam suatu usaha selain itu strategi pemasaran yang baik akan dapat meningkatkan jumlah penjualan.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan strategi pemasaran yang sesuai dengan keinginan konsumen dimana hal ini juga akan meningkatkan produktivitas usaha, sebab selama ini perusahaan mengalami jumlah penjualan yang naik turun,tidak stabil.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisa SWOT dan Promotion Mix merupakan  strategi pemasaran melalui identifikasi faktor internal dan eksternal.Hasil penelitian, dari identifikasi dan kuisioner diperoleh bahwa UD. XYZ berada pada kuadran IV dimana UD.XYZ dalam posisi stabilitas hati-hati dimana strategi yang digunakaan untuk kuadran IV yaitu tumbuh dan bina. Pada penelitian Friska Andriani,dkk (2021) hanya melakukan evaluasi peluang yang berupa nama produk dan saran yang diberikan untuk lebih berinovasi dan lebih kreatif dalam pengenalan menu-menu baru. Kesimpulan, setelah mengetahui kebutuhan konsumen maka diberikan usulan  perbaikan dengan penerapan strategi Promotion Mix yaitu dengan memasarkan produk melalui media sosial (facebook, instagram), mengikuti pameran yang diselenggarakan dinas terkait, melayani COD dalam jumlahtertentu, serta pemberian tester produk pada retail tertentu. Kontribusi, dengan penerapan strategi ini UD.XYZ bisa meningkatkan jumlah penjualan lebih dari 100%, sehingga diharapkan jumlah penjualan ini bisa bertahan terus sesuai dengan yang diharapkan.
A Review of the Development and Role of Heterogeneous Catalysts for Biodiesel Production Yuliana, Maria; Ismadji, Suryadi; Wijaya, Christian Julius; Soetaredjo, Felycia Edi; Gunarto, Chintya; Santoso, Shella Permatasari; Putro, Jindrayani Nyoo; Anggorowati, Adriana Anteng; Lourentius, Suratno
Widya Teknik Vol. 23 No. 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v23i1.5453

Abstract

Indonesian regulations regarding the implementation of B30 encourage a significant increase in biodiesel demand. Moreover, this implementation will continue to be increased to B35 in 2025 and is projected to reach B100 in 2045. This high demand for biodiesel needs to be supported by the development of adequate biodiesel production technology where the catalyst is one aspect that plays an important role in biodiesel production. The use of catalysts aims to accelerate biodiesel production so that high biodiesel yields and good quality are achieved. In biodiesel production, the choice of catalyst greatly influences the operating conditions, the products produced, the subsequent purification process, and the environmental impacts. Moreover, the changing trend in biodiesel raw materials from food to non-food ingredients requires the development of catalysts that are more suitable for the raw materials used in biodiesel production. The specific characteristics of each catalyst play an important role in the transesterification reaction to produce biodiesel where this needs to be supported and adapted to optimum operating conditions, especially in terms of alcohol-to-oil molar ratio, catalyst amount, temperature, pressure, and reaction time. This review provides a comprehensive overview of the various heterogeneous catalysts used to assist the transesterification reactions in biodiesel production.
A Review of Biofuels and Their Positive Impacts on Health and the Environment Yuliana, Maria; Ismadji, Suryadi; Wijaya, Christian Julius; Soetaredjo, Felycia Edi; Lie, Jenni; Hartono, Sandy Budi; Irawaty, Wenny; Puspitasari, Nathania; Lourentius, Suratno
Widya Teknik Vol. 23 No. 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v23i1.5454

Abstract

Indonesia's high population and rapid economic growth are driving a major transformation in the transportation sector, which is in line with the high increase in fuel demand. The need for biofuel as a substitute for conventional fuel is increasingly being prioritized by considering sustainable development goals (SGDs). Biofuel has safer health and environmental impacts than conventional fuel but still has fuel performance that meets fuel standards and engine performance. Biofuels can be derived from a variety of more sustainable and abundant raw materials, such as biomass and vegetable oils. In this review biodiesel, hydrogenated vegetable oil (HVO), and direct vegetable oil (SVO) are discussed in depth regarding the transformation of their production processes and their impacts on health and the environment. Biodiesel is one of the most widely developed and implemented compared to HVO and SVO to encourage the use of renewable energy in various aspects of people's lives in Indonesia. These three biofuels have different fuel characteristics and performance but can continue to be developed in the future to increase the implementation of renewable energy more massively.
Penerapan Metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam Pengendalian Bahan Baku Pada UKM Gula Merah Herawati, Lenny; Lourentius, Suratno; Ningkeula, Ririn
Widya Teknik Vol. 23 No. 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v23i1.5703

Abstract

Permintaan pasar yang tinggi menyebabkan permasalahan dalam kegiatan produksi yang tidak disadari oleh UKM. Salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh perusahaan adalah terjadinya kekurangan dan kelebihan bahan baku yang menyebabkan UKM menjadi kurang produktif dalam proses produksinya. Pengelolaan bahan baku yang baik dan benar akan membantu kelancaran proses produksi sehingga pesanan konsumen dapat dipenuhi dalam waktu yang relatif lebih cepat. Economic Order Quantity (EOQ) merupakan metode yang digunakan untuk mengoptimalkan pembelian bahan baku yang dapat menekan biaya persediaan sehingga efisiensi persediaan pada UKM dapat berjalan dengan baik. UKM gula merah ini merupakan usaha pembuatan gula merah dengan bahan baku tebu. Pada tahun 2020, UKM membeli bahan baku sebanyak 1.870 ton dengan frekuensi pemesanan sebanyak 216 kali dengan total biaya pembelian bahan baku sebesar Rp. 3.224.558.475. Berdasarkan perhitungan dengan metode EOQ didapatkan untuk kebutuhan bahan baku sebesar 1435 ton frekuensi pemesanan sebanyak 208 kali dengan total biaya sebesar Rp. 3.183.956.876. Dari perhitungan dapat disimpulkan terjadi penghematan bahan baku sebanyak 435 ton, frekuensi pemesanan 8 kali penghematan Rp. 40.601.599. persediaan pengaman (Safety Stock) tebu sebanyak 5,89 ton dan titik pemesanan ulang (Reorder Point) tebu sebanyak 5,89 ton.
Green Supply Chain Management pada kinerja UKM Keripik Tempe Sanan Malang Ndari, Priska Wulan; Suyani, Sri; Saputra, Roni Hadi; Lourentius, Suratno
Widya Teknik Vol. 23 No. 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v23i2.5790

Abstract

Penerapan Green Supply Chain Management di kalangan UKM Keripik Tempe Sanan Malang masih relatif rendah, Green Procurement dilakukan dengan mengolah kembali bahan tempe menjadi tahu dan susu kedelai, Green Manufacturing dengan mengolah dampak limbah dari pengolahan bahan pembuatan tempe yang rendah sebab skala usaha masih dalam kategori kecil (UMKM) serta Green Distribution UKM  menggunakan kemasan plastik sehingga perlunya dilakukan inovasi untuk mengganti bahan kemasan menjadi bahan yang mudah untuk terurai sehingga meminimalisir pencemaran lingkungan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bagaimana Green Supply Chain Management dapat mempengaruhi kinerja UMKM. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada pemilik dan pengelola UMKM keripik tempe di Sanan. Variabel yang diukur green purchasing, dan green manufaktur.Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan pada variable X1 (green Purchasing) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja UKM.