Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

TINJAUAN PERILAKU PEREKAM MEDIS TERHADAP KEAMANAN BERKAS REKAM MEDIS Rosita, Meri; Yulianto, Ari; Purbayanti, Aditya; Widodo, Pangestu
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 16, No 1 (2024): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v16i1.1220

Abstract

Latar Belakang: Keamanan dan kerahasiaan merupakan faktor yang sangat penting dalam pengelolaan berkas rekam medis.  mengatakan bahwa keamanan (safety) adalah perlindungan privasi seseorang dan kerahasiaan rekam medis, keamanan juga termasuk proteksi informasi pelayanan kesehatan dari rusak, hilang atau pengubah isi data oleh pihak yang tidak berhak. Tujuan: Diketahuinya perilaku perekam medis terhadap keamanan berkas rekam medis. Metode: Penelitian ini adalah deskriptif, pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu seluruh petugas perekam medis dengan jumlah 30 orang, penelitian dilakukan di Unit Rekam Medis di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang bulan November 2023 sampai April 2024. Analisa yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistic chi square, dan alat ukur kuesioner. Hasil: Hasil uji statistik chi square di dapatkan value = 0,018 jika dibandingkan dengan nilai α = 0,05, maka  value ≤ 0,05, sehingga Hipotesis Nol (Ho) ditolak, Hipotesis alternatif (Ha) gagal ditolak. Ini berarti ada hubungan yang bermakna antara perilaku dengan keamanan berkas rekam medis di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Saran: Semua Petugas Rekam Medis harus memahami pentingnya sistem keamanan dan kerahasiaan Rekam Medis Kata Kunci: Perilaku, Perekam Medis,Keamanan Berkas
ANALISIS PELAYANAN REKAM MEDIS PADA SISTEM SARANA PRASARANA DAN SUMBER DAYA MANUSIA Muhlisin, Muhlisin; Rosita, Meri; Widodo, Pangestu; Yulianto, Ari
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 9, No 1: Februari 2024 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v9i1.1176

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit memiliki rekam medis sebagai standar pelayanan bidang kesehatan yang berguna untuk peningkatan kualitas dalam memberikan pelayanan yang optimal. Keberadaan arsip memegang peranan yang cukup besar dalam penentuan kebijakan dan pedoman kerja guna pencapaian visi misi sebuah instansi. Rekam medis mempunyai peranan penting untuk menunjang tercapainya tertib administrasi dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan apabila dikelola dengan baik sehingga bermanfaat bagi pelayanan rumah sakit, pasien, dokter dan tenaga paramedis lainnya. Tujuan: Diketahuinya sistem pelayanan, sarana prasarana dan sumber daya manusia rekam medis di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang tahun 2022. Metode: Jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling sebanyak 152 perawat dan 48 dokter. Variabel yang digunakan adalah sistem pelayanan, sarana prasarana, dan sumber daya manusia. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang bulan April – Juni tahun 2023. Analisa Data secara univarit. Hasil: Sistem pelayanan rekam medis di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembangdalam kategori baik sebanyak 64,5%, sarana prasarana pelayanan rekam medis dalam kategori baik (50,5%) dan sumber daya manusia dalam pelayanan rekam medis dalam kategori baik (53,5%). Saran: Diharapkan kepada tenaga rekam medis agar dapat konsisten dalam memberikan sistem pelayanan, sarana dan prasarana, dan sumber daya manusia dalam pelayanan rekam medis di Rumah Sakit secara maksimal, terstruktur, rapi dan terdokumentasikan dengan baik sesuai dengan standar prosedur yang berlaku dalam suatu manajemen Rumah Sakit. Kata Kunci : Sistem pelayanan, infrastruktur, fasilitas, sumber  daya manusia
GAMBARAN PENGETAHUAN TENAGA REKAM MEDIS TENTANG CARA PENGELOLAAN DOKUMEN REKAM MEDIS Yulianto, Ari; Rosita, Meri
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 1: Februari 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i1.1199

Abstract

Latar Belakang: Penyelenggaraan Rekam Medis Di Puskesmas Talang Jambe Palembang untuk mencapai tertib administrasi dan pelayanan Kesehatan. melakukan Penyelenggaraan Rekam Medis ini sangat dibutuhkan sebagai salah satu sarana pelayanan kesehatan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Metode: Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Tujuan: penelitian adalah untuk mengetahui gambaran sistem pengelolaan dokumen rekam medis di puskesmas talang jambe dari penelitian deskriptif menggambarkan sistem pengelolaan dokumen Rekam Medis puskesmas. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian uji univariat dari 24 responden diketahui bahwa sebagian responden mempunyai pengetahuan pengelolaan dokumen rekam medis baik sebanyak 20 responden (83,3%) dan pengetahuan pengelolaan dokumen rekam medis cukup sebanyak 4 responden(16,7%) Saran: Diharapkan Puskesmas Talang Jambe Palembang akan lebih meningkatkan pengetahaun dan memberikan pelatihan pengelolaan dokumen rekam medis.Kata kunci : Pengetahuan, Pengelolaan Dokumen Rekam Medis
HUBUNGAN PELAYANAN INFORMASI OBAT TERHADAP KEPUASAN PASIEN Khoirin, Khoirin; Ramadhiani, Aninditha Rachmah; Rosita, Meri
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 2: Agustus 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i2.859

Abstract

Latar Belakang: Standar pelayanan kefarmasian di Puskesmas berdasarkan permenkes meliputi standar pengelolaan sediaan farmasi, alat Kesehatan, dan bahan medis habis pakai, serta standar pelayanan farmasi klinik. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan informasi obat dan kepuasan pasien di Puskesmas Sandar Angin Kota Pagaralam tahun 2021. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional populasi penelitian seluruh pasien yang datang berobat di Puskesmas Sandar Angin Kota Pagaralam pada bulan Maret-April 2021 pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling sehingga diperoleh 100 responden analis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil: Berdasarkan analisis univariat distribusi frekuensi jenis kelamin lebih dominan laki-laki sebanyak 59%, usia dewasa lebih dominan yaitu 36%, pendidikan yang paling dominan yaitu menengah 59%, pada gambar pelayanan informasi obat yaitu yang memiliki kategori baik 56% sedangkan tidak baik 44% kemudian pada gambaran kepuasan responden yang memiliki kategori puas 47% sedangkan yang tidak puas 53%. Data yang didapat ada hubungan antara pelayanan informasi obat dengan kepuasan pasien (p value 0,000). Saran: Untuk tenaga kefarmasian diharapkan lebih meningkatkan dalam pelayanan informasi obat kepada masyarakat dengan melakukan pelayanan dan konseling. Kata Kunci: Pelayanan Informasi Obat, Kepuasan Pasien, Puskesmas
PROFIL CEDERA DAN FAKTOR RISIKO PADA PENGUNJUNG GYM NUMERO UNO BERDASARKAN USIA DAN PENGALAMAN BERLATIH Hanani, Atidira Dwi; Samat, Samat; Rosita, Meri; Assapari, M Habibi
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 16, No 2 (2024): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v16i2.1294

Abstract

Latar Belakang: Cedera dalam kegiatan gym sering terjadi dan dapat berdampak serius pada kesehatan pengunjung, sehingga penelitian ini perlu dilakukan untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya cedera di Gym Numero Uno. Tujuan: untuk menganalisis faktor-faktor tersebut, serta hubungan antara usia dan pengalaman berlatih dengan kejadian cedera. Metode:  penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan desain deskriptif, pengumpulan data meliputi wawancara dengan 18 informan yang terdiri dari pelatih dan pengunjung gym, serta observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode triangulasi sumber data. Hasil:  menunjukkan bahwa cedera pada dada dan kaki adalah jenis cedera yang paling umum terjadi, terutama akibat teknik latihan yang salah dan penggunaan beban yang tidak sesuai. Pengalaman berlatih lebih berpengaruh dalam mengurangi risiko cedera dibandingkan usia. Informan dengan pengalaman berlatih yang lebih banyak cenderung memiliki risiko cedera yang lebih rendah. Selain itu, faktor risiko seperti kondisi fasilitas, pemakaian alat yang tidak benar, kurangnya pengawasan dan pelatihan, serta faktor lingkungan juga berkontribusi terhadap tingginya insiden cedera. Saran: rekomendasi yang diajukan mencakup pemeriksaan dan pemeliharaan rutin fasilitas, pelatihan penggunaan alat yang benar, peningkatan pengawasan oleh pelatih, penekanan pentingnya pemanasan dan pendinginan, penyesuaian program latihan berdasarkan usia dan pengalaman, serta penggunaan alat pelindung yang sesuai. Implementasi strategi pencegahan ini diharapkan dapat mengurangi risiko cedera dan meningkatkan keselamatan pengunjung di Gym Numero Uno. Kata kunci : Cedera, usia, pengalaman berlatih, keselamatan gym.
GAMBARAN IMPLEMENTASI KLASIFIKASI DAN KODIFIKASI PENYAKIT DALAM MANAJEMEN DATA PASIEN DI PUSKESMAS Muhlisin, Muhlisin; Yulianto, Ari; Rosita, Meri; Valency, Alvin
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 1 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i1.1380

Abstract

Latar belakang: Implementasi klasifikasi dan kodifikasi penyakit merupakan komponen penting dalam pengelolaan data pasien di fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk Puskesmas. Sistem ini membantu pencatatan, pelaporan, serta pengambilan keputusan medis dan administratif. Namun, penerapannya masih menghadapi kendala, seperti kurangnya tenaga terlatih, pemahaman terbatas terhadap ICD-10, dan pencatatan diagnosis yang belum optimal, sehingga memengaruhi kualitas data dan efektivitas layanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran implementasi klasifikasi dan kodifikasi penyakit di Puskesmas, dengan fokus pada penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan Hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan analisis data sekunder. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang diberikan kepada tenaga rekam medis, dokter, dan perawat, serta studi dokumentasi terhadap data rekam medis pasien selama periode Mei-Desember 2024. Hasil: menunjukkan bahwa Puskesmas telah menerapkan sistem klasifikasi berdasarkan ICD-10 dan menggunakan aplikasi Healthical untuk manajemen data pasien. Namun, ditemukan bahwa pengkodean penyakit tidak sepenuhnya dilakukan oleh tenaga rekam medis, melainkan oleh tenaga kesehatan lain seperti perawat atau dokter, yang berpotensi mengurangi akurasi data. Saran: Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi tenaga rekam medis, pelatihan rutin, dan audit data untuk memastikan kualitas pengkodean sesuai standar Kata Kunci: Klasifikasi penyakit, kodefikasi, ICD-10, rekam medis, Puskesmas.
ANALISIS TINGKAT STRES MAHASISWA DALAM MENGHADAPI PROSES PEMBELAJARAN DI TENGAH WABAH CORONA VIRUS-19 Rosita, Meri; Khoirin, Khoirin; Pradila, Yolanda
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 1: Februari 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i1.793

Abstract

Latar Belakang: Pandemi Covid-19 (Coronavirus disease-19) menjadi salah satu krisis kesehatan bagi setiap individu dari semua bangsa, benua, ras dan kelompok sosial ekonomi. Semakin meningkatnya jumlah Covid-19 mengharuskan sekolah melakukan during dalam perkuliahan, hal ini membuat beberapa mahasiswa menghadapi kendala dalam proses belajar mengajar. Pihak STIKES   ‘Aisyiyah   Palembang   harus   berbenah   dan   meningkatkan  proses  Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) guna memberikan layanan pendidikan yang terbaik. Tujuan: Untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang analisis tingkat stres mahasiswa dalam menghadapi proses pembelajaran di tengah wabah Covid-19 di STIKES ‘Aisyiyah  Palembang  Tahun  2020. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan observasi partisipan. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2021 di STIKES ‘Aisyiyah Palembang dengan menggunakan lima orang sebagai partisipan dalam penelitian ini. Hasil: Semua informan yang dilakukan wawancara mengalami stres, namun tingkat stresnya  berbeda-beda hal ini didapatkan sesuai gejala dan keluhan yang didapat dari informan pada saat wawancara, dimana mereka stres karena sinyal kurang mendukung selama proses kuliahan; tugas yang menumpuk; mata terasa lelah karena sering membuka Hp dan laptop sehingga kepala terasa pusing; dosen yang mengajar tidak pada waktunya sehingga terlambat ikut kuliah; kuota yang cepat habis; dan informan juga merasa kalau ilmu yang didapat tidak sebanding dengan pengeluaran. Saran: Sebaiknya dosen STIKES ‘Aisyiyah Palembang memberikan pembelajaran melalui daring dengan desain pembuatan slide yang mudah di mengerti mahasiswa dan penjelasan yang cepat dipahami sehingga materi mudah dipahami oleh mahasiswa. Kata Kunci: Covid-19. Tingkat Stres, Proses Pembelajaran
EVALUASI KETERSEDIAAN PELAYANAN INFORMASI OBAT RESEP ISONIAZID Delina, Susanti; Ramadhiani, Aninditha Rachmah; Rosita, Meri; Ruliyani, Iqlima
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 8, No 2: Agustus 2023 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v8i2.1087

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 73 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek dengan tujuan utama adalah untuk melindungi masyarakat dari pelayanan yang tidak profesional. Seluruh tenaga kefarmasian dalam melaksanakan tugas profesinya harus mengacu pada standar ini. Tujuan: Menggambarkan profil pelayanan resep obat isoniazid meliputi ketersediaan pelayanan informasi obat yang diberikan oleh staf farmasi di apotek. Metode: Jenis penelitian ini adalah non-eksperimental dengan rancangan penelitian bersifat deskriptif melalui pengamatan secara observasi partisipatif partil. Populasi target pada penelitian ini adalah seluruh apotek di Kota Palembang. Sampel terdiri dari 76 apotek yang telah ditentukan dengan menggunakan metode cluster random sampling. Hasil: Dari 76 apotek sampel, terdapat hanya 11 apotek yang tidak memberikan pelayanan informasi obat. 65 apotek (86%) hanya memberikan informasi cara pemakaian saja. Sebanyak 4 apotek (5,2%), sebanyak 51 apotek (67,10%) memberikan informasi manfaat obat, sebanyak 29 apotek   (38,15%) yang memberikan informasi efek samping dari obat tersebut sebanyak 8 apotek (10,52%) yang memberikan informasi jangka waktu pengobatan. Saran: Perlu adanya pelatihan atau pendidikan berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan apoteker dalam melakukan pelayanan kesehatan khususnya dalam pelayanan informasi obat menurut Standar Pelayanan Kefarmasian RI No 73 Tahun 2016.Kata Kunci: Standar Pelayanan Kefarmasian, Pelayanan informasi obat, Resep Isoniazid.