Agustina Ratri Probosini
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

“Asah Asih Asuh”: Learning Concept at Kasih I-CARE Nusantara Borobudur School Pramudia, Rosa Virginia Cindy; Sarjiwo, S; Probosini, Agustina Ratri; Alfan, Syafiq Faliq
Studies in Learning and Teaching Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : CV Sinergi Ilmu dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46627/silet.v6i1.516

Abstract

The school serves as a crucial setting for children's learning and personality growth. Within this environment, the essential foundations of knowledge, skills, and moral values are instilled in the younger generation. Kasih I-CARE Nusantara School reflects this principle through its vision and mission to provide quality education using the “asah asih asuh” approach. This research aims to explore the concept of “asah asih asuh” education through tembang dolanan at Kasih I-CARE Nusantara Borobudur School. The research method used is qualitative research with a case study approach. The object of the research is the concept of asah asih asuh applied in the school, while the research subjects include teacher who are also the founders of the school, 3 other teachers, 2 employees, 2 parents of students and 2 students themselves. The data collection techniques used include direct observation, in-depth interviews, and document collection. Data validity was ensured through triangulation of techniques and sources. Data analysis was conducted through three main stages: data reduction to identify key themes; data presentation to organize findings in a structured manner, and conclusion drawing to make in-depth interpretations of the data collected. Data verification was conducted directly and indirectly through the WhatsApp application to obtain additional clarification if needed. The results showed that the concept of sinau kanthi seneng can be found in the asah asih asuh education implemented at Kasih I-CARE Nusantara Borobudur School. This illustrates that the joyful learning approach not only improves learning effectiveness, but also strengthens social and emotional values that are important in the holistic development of learners.
Metode Pembelajaran Tutor Sebaya pada Section Color Guard di UKM Marching Band Mangemba, Moh Yudha; Probosini, Agustina Ratri; Simamora, Roy Martin
IDEA: Jurnal Ilmiah Seni Pertunjukan Vol 17, No 2 (2023): Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/idea.v17i2.10538

Abstract

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Drum Corps Saraswati merupakan UKM marching band yang dimiliki oleh Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan section color guard merupakan salah satu divisi di marching band tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran tutor sebaya pada section color guard di UKM Drum Corps Saraswati ISI Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, dengan objek penelitian penerapan metode pembelajaran tutor sebaya pada section color guard di UKM Drum Corps Saraswati ISI Yogyakarta, juga subjek penelitian ini ialah pelatih section color guard, kelompok ahli, dan kelompok anggota. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara dengan beberapa narasumber, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis kualitatif yang disajikan dengan teks bersifat naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran tutor sebaya pada section color guard di UKM Drum Corps Saraswati ISI Yogyakarta berjalan, namun terdapat beberapa langkah yang dilewatkan oleh pelatih seperti tidak diberikannya konsep garapan secara utuh dan permasalahan terkait penguasaan materi dasar, untuk itu dibutuhkannya pemberian materi dasar yang menyeluruh dengan menggunakan penerapan metode pembelajaran khususnya untuk anggota. The Drum Corps Saraswati Student Activity Unit (UKM) is a marching band UKM owned by the Yogyakarta Art Institute and the color guard section is one of the divisions in the marching band. This study aims to describe the application of the peer tutoring method to the color guard section at UKM Drum Corps Saraswati ISI Yogyakarta. This study uses a qualitative approach with a case study type of research, with the research object of applying the peer tutor learning method to the color guard section at UKM Drum Corps Saraswati ISI Yogyakarta, also the subjects of this research are section color guard trainers, expert groups, and member groups. Data was collected through observation techniques, interviews with several sources, and documentation. Data analysis used qualitative analysis presented in narrative text. The results showed that the application of the peer tutor learning method to the color guard section at UKM Drum Corps Saraswati ISI Yogyakarta was running, but there were several steps that were missed by the trainers such as not giving the complete concept of work and problems related to mastery of basic material, for this reason it is necessary to provide comprehensive basic material using the application of learning methods especially for members.
IMPLEMENTASI NILAI GOTONG ROYONG DAN KEDISIPLINAN PADA PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER SENI KARAWITAN Safitri, Apsari Eka; Probosini, Agustina Ratri; Indrawati, Antonia
IDEA: Jurnal Ilmiah Seni Pertunjukan Vol 17, No 2 (2023): Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/idea.v17i2.10567

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menerapkan dan mendeskripsikan implementasi nilai gotong royong dan kedisiplinan pada kegiatan  ekstrakurikuler seni karawitan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dilakukan pada kondisi alamiah sebagaimana adanya dengan objek penelitian penerapan nilai gotong royong dan kedisiplinan pada pembelajaran ekstrakurikuler seni karawitan di SMP PGRI Semanu. Subjek penelitiannya anggota ekstrakurikuler seni karawitan dan pelatihya. Pengumpulan data didapatkan dari observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi lalu divalidasi menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang disajikan dengan teks bersifat naratif dan menggunakan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian dalam implementasi nilai gotong royong dan  kedisiplinan pada kegiatan ekstrakurikuler seni karakter adalah perubahan sikap menjadi lebih baik yang ditunjukkan siswa dalam keseharian di sekolah seperti disiplin waktu, konsisten dalam menabuh gamelan, duduk bersila saat menabuh gamelan, mencatat pada buku catatan saat pelatih memberikan materi, membersihkan balai dusun. Nilai gotong royong adalah rukun dengan sesama teman, saling bekerjasama,  saling membantu, mengusung gamelan, dan tabuhan gamelan saling berkaitan.kata kunci: nilai gotong royong, nilai kedisiplinan, ekstrakurikuler seni karawitan.The purpose of this research is for apply and describe the implementation oftogetherness value and the dicipline karawitan extraculicular. This research isusing descriptive and qualitative method that did in nature condition researchobject in apply the togetherness and the disiplin on extraculicular activity in SMPPGRI Semanu. The Subject of the research is the extraculicular member and thecoach. We get the collect data from observation, interview, study the activity and documentation. Then the validation is using the technic of tryangulation lesson. The analysis data is using descriptive and qualitative analysis that served with the narrative text and using the Case Study research. this research isimplementation from togetherness value and the disiplin on the extraculicureactivity is the changes of be have to be better and then the student daily activityat school like time management, consistency in playing di instrumen, How to sitdown when playing the instrument, writing the of the coach explanation and then. Clean Up the place after doing the extraculicular activity, to be kind to everyone, keep the Team work, help each other to take the instrument and keep the consistency of the instrument Rhythm. keywoard: Mutual cooperation value, Disciplinary value, Extracurricular, Musical art. 
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PERTUNJUKAN SINRILIK I MAKDIK DAENG RIMAKKA DI SANGGAR SENI BONTORAMBA Kurnia, Imam; Probosini, Agustina Ratri; Iswantara, Nur
IDEA: Jurnal Ilmiah Seni Pertunjukan Vol 17, No 2 (2023): Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/idea.v17i2.10572

Abstract

Pendidikan karakter adalah pondasi utama bagi pendidikan ataupun masyarakat luas. Salah satu kesenian yang memuat nilai-nilai pendidikan karakter adalah kesenian tutur Sinrilik di Kabupaten Gowa, sulawesi selatan. Tujuan penelitian dalam artikel i ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter pada pertunjukan Sinrilik I Makdik Daeng Rimakka. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini adalah pengelola Sanggar Seni Bontoramba, pasinrilik (seniman sinrilik), dan audiens pertunjukan Sinrilik. Teknik validasi yang digunakan yaitu teknik triangulasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data yang diperoleh dari sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai pendidikan karakter yang terdapat pada pertunjukan Sinrilik I Makdik Daeng Rimakka dapat diperoleh dari naskah, syair, pasinrilik, tata busana pasinrilik, dan audiens pertunjukan Sinrilik kemudian didapatkan nilai-nilai pendidikan karakter yaitu nilai religius, toleransi, jujur, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokrasi, cinta tanah air, semangat kebangsaan, bersahabat/komunikatif, tanggung jawab, dan peduli sosial.Kata kunci: pendidikan karakter, sinrilik i makdik daeng rimakka, deskriptif kualitatif.Character education is the main foundation for education or the wider community. One of the arts that contains character education values is the Sinrilik speech art in Gowa Regency, South Sulawesi. The research objective in this article i is to describe the values of character education in the Sinrilik I Makdik Daeng Rimakka performance. This research is a qualitative descriptive study. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The subjects in this study were the managers of the Bontoramba Art Studio, pasinrilik (syncrilik artists), and audiences of Sinrilik performances. The validation technique used is the triangulation technique. Data analysis uses data collection, data reduction, and presentation of data obtained from primary and secondary sources. The results of this study concluded that the value of character education contained in the Sinrilik I Makdik Daeng Rimakka performance can be obtained from scripts, poetry, pasinrilik, pasinrilik dress, and the audience of the Sinrilik performance then obtained character education values, namely religious values, tolerance, honesty, discipline , hard work, creative, independent, democracy, love of the motherland, national spirit, friendly/communicative, responsible and social care.Keywords: character education, sinrilik i makdik daeng rimakka, qualitative descriptive.
Manajemen Pembelajaran pada Ekstrakurikuler Angklung di SDIT Al-Khairaat Yogyakarta Asih, Dinda Wiati Ning; Octavianingrum, Dilla; Probosini, Agustina Ratri
IDEA: Jurnal Ilmiah Seni Pertunjukan Vol 17, No 2 (2023): Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/idea.v17i2.10461

Abstract

Permasalahan yang mendasari penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peran guru dalam mengelola pembelajaran sehingga ekstrakurikuler angklung SDIT Al-Khairaat Yogyakarta sering diundang untuk mengisi acara. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan manajemen pembelajaran pada kegiatan ektrakurikuler angklung di SDIT Al-Khairaat Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menujukkan bahwa manajemen pembelajaran yang diterapkan pada ekstrakurikuler angklung di SDIT Al-Khairaat Yogyakarta meliputi perencanaan pembelajaran, pengorganisasian pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi pembelajaran dan staffing. Penerapan manajemen ekstrkurikuler di SDIT Al-Khairaat Yogyakarta membuat peserta didik sering diundang untuk pentas pada berbagai acara. Ekstrakurikuler angklung tidak hanya mengembangkan keterampilan peserta didik, namun juga melatih sikap percaya diri, disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama yang tercermin pada saat proses pembelajaran angklung.The problem underlying this research is motivated by the teacher's role in managing learning so that the angklung extracurricular at SDIT Al-Khairaat Yogyakarta is often invited to attend events. The purpose of this study is to describe learning management in angklung extracurricular activities at SDIT Al-Khairaat Yogyakarta.This study uses a qualitative method with a case study research type. The results of the study show that the learning management applied to the angklung extracurricular at SDIT Al-Khairaat Yogyakarta includes lesson planning, learning organization, learning implementation, learning evaluation, and staffing. The application of extracurricular management at SDIT Al-Khairaat Yogyakarta makes students often invited to perform at various events. The angklung extracurricular not only develops students' skills, but also trains self-confidence, discipline, responsibility, and teamwork which is reflected in the angklung learning process.