Adnan, Muhammad -
Unknown Affiliation

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

IMPLEMENTASI INOVASI E-GOVERNMENT DALAM PELAYANAN PUBLIK STUDI KASUS APLIKASI SAMPAH ONLINE BANYUMAS (SALINMAS) Ramadhani, Shofy Nurul; Adnan, Muhammad -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 1 : Periode Wisuda Januari 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahn yang masih menjadi momok bagi pemerintah yaitu adanya permasalahan sampah. Sinergitas pemerintah pusat dan daerah menjadi penting dalam penyelesaian masalah tersebut. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas sebagai penanggungjawab pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas menciptakan inovasi aplikasi Sampah Online Banyumas “SALINMAS”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan implementasi program kebijakan Inovasi Aplikasi Salinmas dengan menggunakan metode implementasi kebijakan Edward III melalui indikator komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap subjek penelitian yang terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas, Kelompok Swadaya Masyarakat, dan masyarakat pengguna aplikasi Salinmas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi Salinmas merupakan suatu inovasi pelayanan publik yang segan untuk dihentikan tetapi juga segan untuk diperbaiki. Empat tahun pelaksanaan program Salinmas justru menunjukkan adanya kemerosotan, mulai dari penurunan pengguna dan bahkan aplikasi yang tidak berjalan sesuai fungsinya. Apabila tidak ada upaya serius pemerintah untuk melakukan perbaikan keberhasilan dari adanya program Salinmas masih belum bisa dinantikan
PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS MASYARAKAT DI DESA HEGARMUKTI, KECAMATAN CIKARANG PUSAT, KABUPATEN BEKASI Khairunnisa, Nadifa -; Adnan, Muhammad -; Marlina, Neny -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat di Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian ini adalah Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Rawa Binong, Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Hegarmukti, Pemerintah Desa Hegarmukti, Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Bekasi, dan perwakilan tokoh masyarakat Hegarmukti. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat di Desa Hegarmukti menggunakan 4 pendekatan oleh Sunuantari (2017) yaitu partisipasi aktif masyarakat, kesejahteraan komunitas, pelestarian budaya dan lingkungan, serta kemitraan dan kolaborasi. Partisipasi masyarakat Hegarmukti dalam pengelolaan pariwisata bergantung pada sektor perdagangan (tempat usaha, UMKM, agrowisata) dan budaya (Sanggar Seni Cahaya Gumelar) yang berpusat di Kawasan Situ Rawa Binong. Di kawasan tersebut juga terdapat kegiatan tahunan Upacara Sedekah Bumi yang ditujukan untuk pelestarian budaya dan kesenian lokal. Pemerintah Desa Hegarmukti, BUMDesa, hingga Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Bekasi membentuk Pokdarwis untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan memberikan bimbingan teknis terkait pengelolaan paket wisata, fasilitas tempat usaha. Selain itu, seluruh pihak tersebut juga berkolaborasi dengan pihak lain seperti BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) dalam pelestarian Kawasan Situ Rawa Binong, Restoran Alam Sari Deltamas yang memberikan bantuan bebek gowes, dan Brimob Datasemen D Cikarang dengan penebaran bibit ikan di Kawasan Situ Rawa Binong dan pembangunan MCK serta pengecoran jalan
RETRIBUSI PASAR DAN COVID-19 (Strategi Manajemen Krisis Pandemi Covid-19 Pemerintah Kota Semarang Dalam Mengatasi Penurunan Pendapatan Retribusi Pasar Tahun 2020-2021) Joelianto, Najma Maharani Putri; Adnan, Muhammad -; Alfirdaus, Laila Kholid
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 2 : Periode Wisuda April 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melonjaknya angka kasus Covid-19 di Kota Semarang pada tahun 2020-2021 cukup meningkatkan kekhawatiran masyarakat. Pemerintah Kota Semarang melalui walikota menetapkan peraturan pembatasan kegiatan masyarakat, memberikan dampak penurunan omset bagi pedagang pasar tradisional, yang kemudian muncul keluhan membayarkan tarif retribusi pasar. Dampaknya, pada awal tahun 2020 pendapatan retribusi pasar Kota Semarang mengalami penurunan sebesar 47,6%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi manajemen krisis pandemi Covid-19 dalam mengatasi penurunan pendapatan retribusi pasar tahun 2020-2021. Untuk menjawab permasalahan dan tujuan penelitian, menggunakan teori manajemen krisis menururt Rhenald Kasali dan Theory of Planned Behavior menurut Icek Ajzen. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan hasil wawancara sebagai sumber data dengan Dinas Perdagangan, Kepala Pasar Pedurungan dan pedagang Pasar Pedurungan, pedagang pasar Kedung Mundu, dan pedagang pasar Karangayu.Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemerintah Kota Semarang merumuskan 2 strategi pemulihan yaitu menetapkan 2 Surat Keputusan Walikota Semarang terkait pengurangan 50% dan pembebasan retribusi bagi pedagang yang tidak berjualan serta perubahan target pendapatan retribusi pasar yang diturunkan sebesar 80% pada tahun 2020 dan 73% pada tahun 2021. Berdasarkan pemilihan strategi tersebut dapat diketahui bahwa pedagang pasar merespon dengan baik yang dibuktikan dengan tetap bersedia membayar retribusi pasar yang hanya 50%, sedangkan yang tidak berjualan tidak ada tunggakan tagihan. Untuk target pendapatan di tahun 2020 yang sudah diturunkan tercapai sebesar Rp 6.880.340.532,00. Target pendapatan di tahun 2021 juga diturunkan dan tercapai sebesar Rp 5.358.135.760,00. Secara realisasi, pendapatan retribusi pasar tahun 2020-2021 dapat diketahui mengalami penurunan 24% atau sebesar Rp 1.640.431.282,00 dikarenakan pada tahun 2021 angka kasus Covid-19 yang masih tinggi. Capaian target 2020-2021 sebenarnya bisa melampaui target, jika petugas pemungut disiplin melaksanakan tugasnya setiap hari dan pedagang pasar yang patuh membayarkan retribusi pasar setiap hari
PENGARUH KEBIJAKAN PENYAMPAIAN SPPT PBB SECARA ELEKTRONIK TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK PBB DI KOTA SEMARANG (Studi Kasus Pembayaran PBB Di Kecamatan Semarang Barat) Sahi, Nada Rafa’; Adnan, Muhammad -; Alfirdaus, Laila Kholid
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 2 : Periode Wisuda April 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan penyampaian SPPT PBB secara elektronik merupakan salah satu proyek EGovernment yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Semarang sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kebijakan penyampaian SPPT PBB secara elektronik terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak PBB di Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Untuk menjawab permasalahan dan tujuan penelitian, mengadopsi teori E-Service Quality menurut Valarie A. Zeithaml, Mary Jo Bitner, Dwayne D. Gremler dan juga teori kepatuhan oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggabungkan data berdasarkan kuesioner yang disebarkan kepada 394 responden di Kecamatan Semarang Barat dan hasil wawancara dengan Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang. Hasil penelitian berdasarkan uji regresi linear sederhana, variabel penyampaian SPPT PBB secara elektronik (X) mengalami nilai regresi sebesar 1,104. Hal tersebut menunjukkan apabila nilai variabel penyampaian SPPT PBB secara elektronik (X) meningkat sebesar 1%, maka nilai variabel kepatuhan wajib pajak PBB (Y) akan meningkat sebesar 1,104. Dalam arti lain yaitu penyampaian SPPT PBB secara elektronik dan kepatuhan wajib pajak PBB memiliki sifat hubungan positif karena nilai koefisien positif. Apabila penyampaian SPPT PBB secara elektronik meningkat maka kepatuhan wajib pajak PBB akan meningkat pula dan begitupun sebaliknya. Uji hipotesis dalam penelitian ini ada dua yaitu, uji t dan uji koefisien determinasi (R2 ). Hasil dari uji t dapat dilihat dari nilai signifikansi 0.00 < 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya terdapat pengaruh antar variabel X terhadap variabel Y, yakni terdapat pengaruh yang signifikan terkait kebijakan penyampaian SPPT PBB secara elektronik terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak PBB. Hal ini dapat dilihat juga berdasarkan nilai koefisien determinasi (R2 ), menunjukkan bahwasannya nilai Adjusted R Square sebesar 0,937 yang artinya pengaruh variabel independen (X) terhadap variabel (Y) sebesar 93,7% dan sisanya sebesar 6,3% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini. Disarankan untuk penelitian selanjutnya sampel yang digunakan dapat lebih luas lagi tidak hanya tingkat kecamatan tetapi se-Kota Semarang dengan menggunakan penelitian kualitatif untuk menyertakan alasan-alasan yang lebih mendalam terhadap kepatuhan wajib pajak PBB
KONFLIK SEKTARIANISME DAN DOMINASI MASYARAKAT (Studi Kasus: Penolakan Pembangunan Masjid di Desa Kalikangkung, Kabupaten Tegal Tahun 2022) Pramana, Ardine -; Sardini, Nur Hidayat -; Adnan, Muhammad -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 2 : Periode Wisuda April 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia and many other developing countries make multiculturalism both a wealth and a threat. This depends on how the government manages existing multiculturalism. Multiculturalism led to the emergence of various social groups, oneof which was a social group with a religious background. The existence of social groups causes the emergence of social conflicts in the community. Such conflicts can be sectarianism or intrareligious conflicts. This study was conducted to determine the sectarianism conflict that occurred in Kalikangkung Village, Pangkah District, Tegal Regency. Researchers analyze the chronology of conflict and the factors causing conflict. This study uses qualitative research type with case study approach. Thetypes of data used are primary and secondary data with data collection techniques through in-depth interviews. This study explains the dynamics of sectarian conflict in Kalikangkung Village. The conflict dynamics are in the form of pre-conflict, confrontation, crisis, and post-conflict stages. This study also explains the factorsthat cause conflict in the form of general factors (underlying factors) and supporting factors (participating factors). Common factors relate to the dominance of society and the influence of the Ahmadiya community. Supporting factors are actions that cause prejudice from society. In this study, researchers found the existence of social identity that creates social dominance in society. This results in social conflicts. The sectarian conflict of Kalikangkung Village is classified as a great conflict because it meets the elements of contradiction, attitude, and behavior
EVALUASI KEBIJAKAN KPK DALAM PENCEGAHAN KORUPSI DI INDONESIA (Studi Kasus: Program Monitoring Center for Prevention) Hartanto, Edy -; Adnan, muhammad -; -, Fitriyah -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 3 : Periode Wisuda Juli 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu inisiatif KPK dalam pemberantasan korupsi di daerah adalah Program Monitoring Center for Prevention (MCP). Program MCP diluncurkan dengan tujuan untuk mendorong perbaikan tata kelola, agar praktik korupsi yang masif di daerah dapat diminimalisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program MCP dengan mengunakan kerangka kerja Public Impact Fundamental (PIF). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Sumber data diperoleh dari data primer melalui wawancara dan data sekunder melalui studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Program MCP telah berjalan dengan baik. Program ini telah memberikan dampak signifikan terhadap meningkatnya kualitas tata kelola dan pelayanan publik, meningkatnya penerimaan daerah, serta meningkatnya jumlah aset daerah yang terkelola dan tersertifikasi. Meski demikian, pelaksanaan Program MCP tidak lepas dari berbagai hambatan. Pada aspek internal, KPK menghadapi hambatan minimnya sumber daya manusia, hambatan kondisi geografis daerah, hambatan kelengkapan dokumen laporan. Pada aspek eksternal, pemda menghadap hambatan yang lebih kompleks seperti, komitmen politik kepala daerah yang rendah, rentan adanya politisasi, minimnya jumlah dan kualitas sumber daya manusia, minimnya anggaran, kendala infrastruktur teknologi, kendala geografis, serta kendala perbedaan persepsi terhadap dokumen yang dibutuhkan untuk memenuhi pelaporan. Pada akhirnya, Program MCP tidak dapat dijadikan jaminan bahwa skor tinggi di suatu daerah berarti tidak ada korupsi, ataupun sebaliknya. Meski belum mampu mereduksi praktik korupsi yang masih masif di daerah, adanya Program MCP membuat pelaksanaan rencana aksi di daerah dapat dimonitoring dan nilai secara berkala, sehingga akan dapat terpetakan pemerintah daerah mana yang memiliki komitmen terhadap pencegahan korupsi mana yang tidak. Dari pemetaan tersebut akan memudahkan KPK untuk memfokuskan pendampingan pada daerah-daerah yang tata kelolanya masih buruk, sehingga perbaikan bisa lebih fokus dan terarah. Dalam jangka panjang, upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tata kelola pemerintah daerah sehingga dapat mencegah atau meminimalisir praktik korupsi di daerah secara signifikan
VESTED INTEREST DALAM PENYELENGGARAAN LOMBA KAMPUNG HEBAT KOTA SEMARANG TAHUN 2019-2020 Ramadhan, Bagas Alif Putra; Adnan, Muhammad -; -, Wijayanto -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 3 : Periode Wisuda Juli 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lomba Kampung Hebat Kota Semarang tahun 2019-2020 merupakan program kolaborasi Jawa Pos Radar Semarang dengan Pemerintah Kota Semarang untuk meningkatkan sinergi masyarakat pada kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Semarang. Berbagai pihak terlibat dalam program ini, termasuk masyarakat Kota Semarang dan Hendi-Ita sebagai Walikota dan Wakil Walikota Semarang. Namun, muncul kekhawatiran bahwa Lomba Kampung Hebat dapat menjadi celah vested interest bagi pihak-pihak yang ingin memanfaatkan tujuan dan dampak penyelenggaraan dari program tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dugaan vested interest yang muncul dalam penyelenggaraan Lomba Kampung Hebat Kota Semarang tahun 2019-2020. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan evaluasi CIPP (context, input, process, product) dengan perolehan data melalui wawancara dan sumber literasi kepada pihak terkait. Penelitian ini kemudian menemukan dugaan vested interest dalam penyelenggaraan Lomba Kampung Hebat Kota Semarang tahun 2019-2020 dalam berbagai aspek, mulai dari tahap perencanaan lomba hingga dampak penyelenggaraan pasca perlombaan dimana seluruh aspek tersebut saling berkaitan. Dugaan tersebut dapat dilihat dari konsep Bergerak Bersama dari Hendi-Ita yang menjadi tema lomba, ketidakjelasan proses penyediaan dan sumber anggaran, hingga meningkatnya citra positif Hendi-Ita akibat dari kampanye terselubung selama proses penjurian dan roadshow
UPAYA TVRI DALAM MENJAGA NETRALITAS PADA MASA KAMPANYE PEMILIHAN PRESIDEN 2024 (Studi Kasus: Program Acara Pilihan Rakyat) Aisyi, Shabrina Rahadatul; Adnan, Muhammad -; -, Wijayanto -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji posisi TVRI sebagai media politik dalam Pemilihan Presiden 2024, dengan fokus pada konten program siaran, narasi terhadap calon presiden dan wakil presiden, serta faktor-faktor yang mempengaruhi posisi TVRI. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara bersama 4 tim redaksi dan 3 jurnalis serta analisis konten selama 28 November 2023 – 27 Desember 2023, 9 – 15 Januari 2024, 22 - 28 Januari 2024, dan 5 – 10 Februari 2024 pada program siaran Pilihan Rakyat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan ditemukan didapatkan temuan sebagai berikut, pertama dari jumlah pemberitaan paling banyak ditemukan pada pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar yang kemudian diikuti oleh Ganjar Pranowo dan Mahfud MD serta Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Kedua dari sisi durasi paling banyak ditemukan pada pasangan Anies-Imin yang disusul oleh Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud. Ketiga dari sisi tone negatif paling banyak pada pasangan Anies-Imin sebanyak 5 berita dan tone positif paling banyak pada Ganjar-Mahfud sebanyak 102 berita. Keempat dari sisi narasi yang dibangun pada Anies-Imin adalah Intelektual, pasangan Prabowo-Gibran serta Ganjar-Mahfud adalah Merakyat. Kelima, faktor-faktor yang memengaruhi posisi TVRI yaitu dinamika politik di Indonesia, pengaruh tim redaksi dalam mengelola berita, serta kepemilikan dan perekonomian media
PERENCANAAN PEMBANGUNAN KELURAHAN PARTISIPATIF DI KELURAHAN SIDOREJO KIDUL, KECAMATAN TINGKIR, KOTA SALATIGA Kania Rizky, Tara Qis-Hayya; Adnan, Muhammad -; Alfirdaus, Laila Kholid
Journal of Politic and Government Studies Vol 14, No 1 (2025): Vol 14, No 1 : Periode Wisuda Januari 2025
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat dalam perencanaan dana kelurahan serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam mencapai tujuan pembangunan. Penelitian menggunakan teori Partisipasi Arnstein, yang membagi tingkatan partisipasi masyarakat menjadi delapan tingkatan melalui tahapan Musrenbang Kelurahan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif yang diperoleh dari observasi, interaksi dengan informan, serta data empiris baik secara lisan maupun tertulis. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat partisipasi masyarakat pada tiap tahapanan Musrenbangkel bervariasi dari parsial hingga penuh, dengan usulan yang sudah mencerminkan kebutuhan keinginan masyarakat. Namun, masih ditemui beberapa faktor penghambat seperti tidak terakomodasinya database usulan, fokus sektoral OPD, intervensi politik, antrean realisasi usulan yang cenderung lama, dan kurangnya kapasitas perwakilan masyarakat dalam menyampaikan rencana pembangunan
ANALISIS PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KABUPATEN BATANG SELAMA DAN PASCA PANDEMI COVID-19 Oktavianto, Dwi Putra; Adnan, Muhammad -; Herawati, Nunik Retno
Journal of Politic and Government Studies Vol 14, No 1 (2025): Vol 14, No 1 : Periode Wisuda Januari 2025
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak pariwisata di Kabupaten Batang yakni tidak tercapainya target pengunjung wisata tahunan. Kebijakan penutupan tempat wisata selama pandemi menekan pelaku usaha dan masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Analisis Pengembangan Pariwisata Di Kabupaten Batang Selama Dan Pasca Pandemi Covid-19. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap pihak terkait, seperti pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat lokal. Selain itu, data sekunder dari dokumen resmi dan laporan statistik. pemerintah daerah mengimplementasikan tiga strategi utama: (1) mendorong pertumbuhan sektor pariwisata melalui peningkatan infrastruktur dan promosi digital; (2) pemberdayaan masyarakat lokal dalam pengelolaan destinasi wisata; dan (3) pengembangan pariwisata berkelanjutan dengan fokus pada ekowisata dan pengurangan sampah plastik. Pasca pandemi, strategi berlanjut dengan peningkatan ekowisata, pengurangan sampah plastik, serta pengelolaan destinasi berbasis komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pandemi Covid-19 membawa dampak terhadap sektor pariwisata, namun juga membuka peluang untuk transformasi pariwisata di Kabupaten Batang. Rekomendasi yang diajukan meliputi penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan, peningkatan kemampuan digital pelaku usaha, serta promosi wisata berkelanjutan. Dengan strategi yang tepat, sektor pariwisata Kabupaten Batang memiliki potensi untuk bangkit dan menjadi lebih tangguh di masa depan