Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Uji Instrumen Penilaian Sikap Ilmiah Siswa Menggunakan Angket Berbasis Google Form Halimatun Sakdiah; Sabani Sabani; Solikin Solikin; Ina Anhar; Indi Aulia; Nova Lestari Dalimunthe
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 3 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.5810

Abstract

Penelitian ini membahas masalah sikap ilmiah siswa dalam konteks pembelajaran, dengan tujuan untuk menganalisis kevalidan dan keandalan instrumen peniliaan sikap ilmiah yang digunakan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui angket berbasis Google Form yang disebarkan kepada siswa. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki sikap ilmiah yang positif, dengan nilai rata-rata yang tinggi pada indikator ketekunan, berpikir kritis, dan kerjasama. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan memiliki validitas dan reliabilitas yang baik, sehingga dapat diandalkan untuk mengukur sikap ilmiah siswa. Selain itu penggunaan teknologi dalam penilaian dapat meningkatkan partisipasi siswa, dan disarankan untuk meningkatkan literasi digital serta variasi metode asesmen guna mencapai hasil yang lebih komprehensif dalam pengembangan pendidikan.
Analisis Kasus Hoaks Demo dan Kerusuhan Agustus 2026 dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara Berdasarkan Pancasila Sebagai Ideologi Negara Solikin Solikin; Riyani Tarigan; Ester Mei Zaskia Sitompul; Lia Salsabila; Krista Bella Sihombing; Jihan Salsabilla Firdausa; Olivia Kristin Lumban Gaol
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 4 No. 4 (2026): OKTOBER: JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jupendis.v4i4.5087

Abstract

This study aims to analyze the spread of hoaxes regarding the demonstrations and riots of August 2026 within the context of social, national, and state life, grounded in Pancasila as the state ideology. A descriptive qualitative approach was employed, utilizing literature review and documentation methods. Secondary data were gathered from news articles, government information and clarifications, scholarly journals, and literature concerning hoaxes, social media, digital literacy, and Pancasila. A thematic analysis was conducted to identify the factors driving the spread of hoaxes, the influence of socio-cultural contexts, the role of social media, the impact on society and national stability, and mitigation efforts. The findings indicate that the spread of hoaxes is driven by low digital literacy, the rapid flow of information on social media, the repurposing of old photos or videos in different contexts, information manipulation, the use of digital technology, and the reinforcement of echo chambers and confirmation bias. The dissemination of unverified information can incite unrest, exacerbate polarization, undermine public trust, and potentially threaten the stability of social and national life. From the perspective of Pancasila, this phenomenon conflicts with values ​​such as honesty and responsibility, mutual respect, unity, responsible freedom of expression, and social justice. Therefore, Pancasila can serve as a guiding framework for navigating digital information by strengthening digital literacy, fostering a culture of "filtering before sharing," verifying information, promoting digital ethics education, and encouraging collaboration among the public, government, media, academics, and fact-checking communities.
Analisis Dugaan Korupsi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) dalam Perspektif Pancasila Sebagai Sistem Etika Solikin Solikin; Efraim Gilbert Papaga Sinaga; Felix August Yoel Simangunsong; Samuel Manullang; Putri Ainun; Fildzah Zaira; Nazrah Anggraini
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 4 No. 4 (2026): OKTOBER: JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jupendis.v4i4.5095

Abstract

The Free Nutritious Meals Program (MBG) is a national priority program managed by the National Nutrition Agency (BGN) and funded by the state budget. In June 2026, the Attorney General’s Office named several officials and private parties as suspects in an investigation into alleged corruption in the program’s governance. This study analyzes the case as constructed by investigators and assesses it through Pancasila as an ethical system and the Ethics of Politics and Government in MPR Decree No. VI/MPR/2001. It employs a qualitative case study and literature review using secondary data—official statements from law enforcement, regulations, scholarly literature, and credible media reports—verified through source triangulation. The findings indicate that the alleged irregularities center on manipulated verification of nutrition service unit (SPPG) partners, potential conflicts of interest, and procurement allegedly subject to intervention and price mark-ups. If proven in court, these allegations conflict with all five principles of Pancasila and point to weaknesses in integrity, transparency, accountability, and conflict-of-interest control. The study recommends stronger partner verification, conflict-of-interest declarations, needs-based procurement, price reasonableness checks, oversight from the planning stage, information disclosure, and case-based anti-corruption education. Because the investigation was still ongoing as of September 2026, all findings are treated as allegations, and the study draws no conclusion on the criminal liability of any party.
Perlindungan Data Pribadi sebagai Bentuk Penghormatan Hak Individu: Studi Kasus Putusan JasReg di PN Serang dalam Perspektif Pancasila Solikin Solikin; Gilbert Septian Taruli S.; Reza Ramadhana; Yogi Radika Yuda Lubis; Yoga Alfrido Purba; Angga Ryan Syahputra; Cindy Leonysa V. Lumbantoruan
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 4 No. 4 (2026): OKTOBER: JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jupendis.v4i4.5119

Abstract

This study aims to analyze personal data protection as a form of respect for individual rights through a case study of the JasReg case decided by the Serang District Court and to examine its relationship with Pancasila as the value foundation for the development of science. This study uses a qualitative descriptive method with a case study approach. The data used are secondary data obtained from the Decision of the Serang District Court, Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection, books, journals, and other relevant literature. The results show that personal data protection is not only related to legal aspects but also represents respect for individual rights, privacy, security, and dignity. The JasReg case shows that technological development needs to be accompanied by legal and ethical awareness so that personal data is not used irresponsibly. From the perspective of Pancasila, personal data protection is closely related to the values of humanity, justice, responsibility, and the common interest. Therefore, the development of science and technology should not only focus on technological progress but also consider Pancasila values and individual rights in the digital environment. 
Implementasi Tripel Edukatif: Modul Ajar, Kuis Interaktif, dan Ice Breaking Sebagai Strategi Peningkatan Sikap Ilmiah dan Kedisiplinan Siswa SMA Methodis 7 Medan Alvando Siahaan; Bernis Dian Florensyah; Calvin Mahaga Tarigan; Cinta Salsabila; Marchiana Ivo Silaban; Sabani Sabani; Solikin Solikin
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol. 2 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5803

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan pembelajaran berbasis masalah (PBL), interaktif dan tes pemecahan masalah sebagai upaya peningkatan sikap ilmiah dan disiplin siswa SMA Negeri 7 Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas tiga perangkat pembelajaran. Penelitian ini terdapat pada kelas XII IPA, menggunakan metode kualitatif dengan metode deskripsi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengamati langsung dan menganalisis hasil penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tiga perangkat pembelajaran berhasil meningkatkan sikap ilmiah dan disiplin siswa, dengan peningkatan yang nyata pada aspek rasa ingin tahu, kejujuran dan rasa tanggung jawab. Dengan kata lain, integrasi tiga perangkat pembelajaran tersebut dapat mengubah dinamika kelas secara signifikan dan meningkatkan minat belajar siswa.
Efektivitas Media Pembelajaran Digital Berbasis Website Terhadap Kemampuan Kognitif Siswa Dalam Memahami Konsep Listrik Arus Searah Aura Mutasyifa Syafitri; Dwi Handoyo; Mela Yanna Silitonga; Sanjaya Harahap; Syarifah Hannum; Sabani Sabani; Solikin Solikin
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol. 2 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran digital berbasis website dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep listrik arus searah. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui uji butir soal dan angket. Uji butir soal dilakukan untuk mengukur validitas, reliabilitas, daya beda, serta tingkat kesukaran soal, sementara angket digunakan untuk mengetahui respon siswa terhadap media pembelajaran yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital berbasis website memiliki kualitas soal yang baik dan valid dalam mengukur kemampuan kognitif siswa. Selain itu, hasil angket mengindikasikan bahwa mayoritas siswa memberikan respon positif terhadap penggunaan media ini, merasa lebih tertarik, serta terbantu dalam memahami materi. Dengan demikian, media pembelajaran digital berbasis website dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran fisika, khususnya pada materi listrik arus searah.