Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : J-Eltrik

Rancang Bangun Panel Photovoltaic Dengan Automatic Sun Tracking System (Asts) Untuk Mengoptimalan Serapan Energi Matahari Dewantara, Belly Yan; Rahmatullah, Daeng
J-Eltrik Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Eltrik, Vol. 1, No. 1
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/je.v1i1.11

Abstract

Nowadays solar panel is widely used as an independent power plant, it can be seen the many applications of solar panels on electrical equipment, such as traffic light, general lighting, etc. The energi produced by solar panel is affected by the absorbed sunlight. generally solar panels are implemented statically, this causes the absorption of solar energi is not maximal in the morning and afternoon. To maximize the absorption of sunlight, solar panels must always be facing perpendicular to the position of the sun. Automatic solar tracking system is needed to solve these problems, It is makes solar panels always perpendicular to the sun and can follow the movement of the sun, so that the absorption of solar energi is more leverage. The results of the test show the use of automatic tracking system to get the maximum absorption of solar energi indicated by a more stable voltage output,and the power generated is greater than using a static solar panel. Automatic Sun Tracking System (ASTS) increase the average power up to ± 39-41 watt / day with the efficiency of ASTS 81.66% on PV panel 50 WP.
Optimasi DOCR Pada Sistem Distribusi Loop dengan Pembangkit Tersebar Menggunakan Algoritma Modified Particle Swarm Optimastion (MPSO) Rahmatullah, Daeng; Yan Dewantara, Belly
J-Eltrik Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Eltrik, Vol. 1, No. 1
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/je.v1i1.10

Abstract

To design the coordination of protection on radial systems is not difficult, but the loop system is challenging for researchers, plus loop systems connected with distributed generators (DG). For setting up Directional Overcurent Relay (DOCR) in loop system only use lowset, so the operating time of release depends on rated of fault current. The fault current will vary if there is DG in the system. Change ON/ OFF DG will also make the direction of the current fluctuate. So we have to reset the protection relay. To re-setting the protection system researchers need more time. The Modified Particle Swarm Optimation (MPSO) method is recommended to reduce the calculation time of the protection relay and obtain the most optimum protection time in loop system with DG. Full load ampere (IFLA) equipment and Maximum fault current (Isc max) as inputs MPSO and lowset as outputs MPSO. Lowset output of MPSO then put on rele as setting DOCR. The results of this study have been tested in simulation using ETAP software successfully and it is clear that MPSO method is the right method to obtain the release settings with the most optimum time.
Rancang Bangun Panel Photovoltaic dengan Automatic Sun Tracking System (ASTS) Untuk Mengoptimalan Serapan Energi Matahari Belly Yan Dewantara; Daeng Rahmatullah
J-Eltrik Vol 1 No 1 (2019): July
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/je.v1i1.11

Abstract

Dewasa inipanel surya banyak digunakan sebagai pembangkit listrik mandiri, hal ini dapat kita lihat banyaknya pengaplikasian solar panel pada peralatan elektrik, seperti traffic light, penerangan umum dan lain-lain. Energi yang dihasilkan olehpanel surya dipengaruhi oleh sinar matahari yang diserap. umumnya solar panel diimplementasikan secara statis, ini menyebabkan daya serap energi matahari kurang maksimal pada pagi dan sore hari. Untuk memaksimalkan penyerapan sinar matahari, panel surya harus selalu menghadap tegak lurus terhadap posisi matahari. Sistem penjejak matahari otomatis diperlukan untuk mengatasi permasalahan tersebut, sistem penjejak matahari ini menjadikan solar panel selalu tegak lurus menghadap matahari dan dapat mengikuti pergerakan matahari, sehingga serapan energi matahari lebih maksimal. Hasil dari pengujian menunjukkan penggunaan sistem tracking otomatis dapat membuat solar panel menyerap energi matahari lebih maksimal yang ditunjukkan dengan tegangan lebih stabil, dan daya lebih besar dibandng dengan solar panel statis. Sistem pelacak matahari ini mampu meningkatkan daya rata-rata hingga ±39-41 watt/hari dengan efisiensi penggunaan ASTS 81,66 % pada panel PV kapasitas 50 WP.
Optimasi DOCR Pada Sistem Distribusi Loop dengan Pembangkit Tersebar Menggunakan Algoritma Modified Particle Swarm Optimastion (MPSO) Daeng Rahmatullah; Belly Yan Dewantara
J-Eltrik Vol 1 No 1 (2019): July
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/je.v1i1.10

Abstract

Untuk mendesain koordinasi proteksi pada sistem radial bukanlah hal yang sulit, namun pada sistem loop merupakan hal yang menantang bagi para peneliti, ditambah lagi sistem loop yang terkoneksi dengan pembangkit tersebar (DG). Untuk mensetting Directional Overcurent Relay (DOCR) sistem loop hanya menggunakan lowset, sehingga waktu operasi rele tergantung dari besaran arus gangguan. Arus gangguan akan akan bervariasi ababila ada DG didalam sistem. Perubahan On /OFF DG juga akan membuat arah arus berubah-ubah. Sehingga kita harus mensetting ulang rele proteksi. Untuk mensetting ulang sistem proteksi peneliti membutuhkan lebih banyak waktu. Metode Modified Particle Swarm Optimation (MPSO) di sarankan untuk mengurangi waktu perhitungan rele proteksi dan mendapatkan waktu proteksi yang paling optimum pada sistem LOOP yang terdapat DG. Data full load ampere (IFLA) peralatan dan Arus gangguan maksimum(Isc max) sebagai input MPSO dan lowset sebagai keluaran MPSO. Lowset hasil keluaran MPSO kemudian dimasukkan pada rele sebagai settingan DOCR. Hasil penelitian ini telah diuji dalam simulasi menggunakan software ETAP dengan sukses dan jelas bahwa metode MPSO adalam metode yang tepat untuk medapatkan setting rele dengan waktu yang optimum.
Rancang Bangun Panel Photovoltaic dengan Automatic Sun Tracking System (ASTS) Untuk Mengoptimalan Serapan Energi Matahari Belly Yan Dewantara; Daeng Rahmatullah
J-Eltrik Vol 1 No 1 (2019): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/je.v1i1.11

Abstract

Dewasa inipanel surya banyak digunakan sebagai pembangkit listrik mandiri, hal ini dapat kita lihat banyaknya pengaplikasian solar panel pada peralatan elektrik, seperti traffic light, penerangan umum dan lain-lain. Energi yang dihasilkan olehpanel surya dipengaruhi oleh sinar matahari yang diserap. umumnya solar panel diimplementasikan secara statis, ini menyebabkan daya serap energi matahari kurang maksimal pada pagi dan sore hari. Untuk memaksimalkan penyerapan sinar matahari, panel surya harus selalu menghadap tegak lurus terhadap posisi matahari. Sistem penjejak matahari otomatis diperlukan untuk mengatasi permasalahan tersebut, sistem penjejak matahari ini menjadikan solar panel selalu tegak lurus menghadap matahari dan dapat mengikuti pergerakan matahari, sehingga serapan energi matahari lebih maksimal. Hasil dari pengujian menunjukkan penggunaan sistem tracking otomatis dapat membuat solar panel menyerap energi matahari lebih maksimal yang ditunjukkan dengan tegangan lebih stabil, dan daya lebih besar dibandng dengan solar panel statis. Sistem pelacak matahari ini mampu meningkatkan daya rata-rata hingga ±39-41 watt/hari dengan efisiensi penggunaan ASTS 81,66 % pada panel PV kapasitas 50 WP.
Optimasi DOCR Pada Sistem Distribusi Loop dengan Pembangkit Tersebar Menggunakan Algoritma Modified Particle Swarm Optimastion (MPSO) Daeng Rahmatullah; Belly Yan Dewantara
J-Eltrik Vol 1 No 1 (2019): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/je.v1i1.10

Abstract

Untuk mendesain koordinasi proteksi pada sistem radial bukanlah hal yang sulit, namun pada sistem loop merupakan hal yang menantang bagi para peneliti, ditambah lagi sistem loop yang terkoneksi dengan pembangkit tersebar (DG). Untuk mensetting Directional Overcurent Relay (DOCR) sistem loop hanya menggunakan lowset, sehingga waktu operasi rele tergantung dari besaran arus gangguan. Arus gangguan akan akan bervariasi ababila ada DG didalam sistem. Perubahan On /OFF DG juga akan membuat arah arus berubah-ubah. Sehingga kita harus mensetting ulang rele proteksi. Untuk mensetting ulang sistem proteksi peneliti membutuhkan lebih banyak waktu. Metode Modified Particle Swarm Optimation (MPSO) di sarankan untuk mengurangi waktu perhitungan rele proteksi dan mendapatkan waktu proteksi yang paling optimum pada sistem LOOP yang terdapat DG. Data full load ampere (IFLA) peralatan dan Arus gangguan maksimum(Isc max) sebagai input MPSO dan lowset sebagai keluaran MPSO. Lowset hasil keluaran MPSO kemudian dimasukkan pada rele sebagai settingan DOCR. Hasil penelitian ini telah diuji dalam simulasi menggunakan software ETAP dengan sukses dan jelas bahwa metode MPSO adalam metode yang tepat untuk medapatkan setting rele dengan waktu yang optimum.
Desain dan Implementasi Pembersih Panel Surya Otomatis dengan Teknologi IoT pada Penerangan Jalan Umum untuk Kinerja Optimal Raja Naban, Faisal; Rahmatullah, Daeng
J-Eltrik Vol 5 No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/je.v5i2.127

Abstract

This paper explores the development and implementation of an automated solar panel cleaning system using IoT technology, aiming to improve the efficiency of solar-powered street lighting (PJU) systems. The accumulation of dirt on solar panels significantly reduces their efficiency, impacting the overall performance of the street lighting system. The proposed system addresses this issue by integrating voltage and current sensors that monitor the panels, with the data processed by a microcontroller using Arduino. This information is then transmitted to the user's smartphone, enabling real-time monitoring and anomaly detection, which facilitates immediate cleaning action when required. The experimental results demonstrate the system's effectiveness, showing an increase in voltage, current, and power output after cleaning. Specifically, the voltage increased from 16.45 V to 17.35 V, the current from 0.52 A to 0.61 A, and the power from 8.55 W to 10.68 W, indicating improved solar energy absorption and conversion. The study highlights the importance of regular maintenance to maintain optimal performance and extend the life of solar panels, offering a cost-effective and reliable solution for public energy infrastructure. The integration of IoT technology overcomes the inefficiencies of manual cleaning methods, which are labour-intensive and costly, while also posing risks of damage and accidents. The IoT-based system enables real-time monitoring and control, improving the reliability and consistency of the cleaning process. This research significantly contributes to the development of effective and efficient solar panel cleaning technologies, promoting sustainable energy solutions for public infrastructure.