Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Budaya, Psikologis, dan Gangguan Mental terhadap Kesehatan Mental Anak dengan Single Parent Mother Junida, Dwi Surti; Dwipa , Tara
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.865

Abstract

Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh faktor budaya, perkembangan psikologis anak, proses integrasi budaya dan psikologi yang mempengaruhi kesehatan mental anak dalam pengasuhan Single Parent Mother. Penelitian ini bersifat kualitatif, pengumpulan data deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam atau indept interview di susun dalam catatan lapangan atau field notes berupa pengalaman anak dan dianalisis menggunakan triangulasi data di Kota Makassar. Data tersebut dikonfirmasi melalui catatan lapangan dan laporan penelitian yang serupa. Data dilengkapi dengan informasi dari informan yang relefan seperti anak dari SPM, SPM dan teman sebaya anak SPM. Data berupa pengalaman anak dalam pengasuhan tersebut dianalisis menggunakan triangulasi data. Hasil temuan menunjukkan nilai-nilai budaya dalam keluarga SPM sangat mempengaruhi kedekatan orang tua dengan anak. Segala bentuk perilaku yang berpola dikaitkan dengan praktik-praktik positif yang bersumber dari pengetahuan budaya yang ditanamkan oleh orang tua dalam adat kebugisan, seperti budaya tabe’ jika lewat di depan orang tua. Pola pengasuhan orang tua baik lengkap atau tunggal hanya tergantung dari bentuk perhatian yang diberikan, karena kualitas pengasuhan terletak pada kepekaan orang tua terhadap perkembangan anak. Tidak ditemukannya tekanan sosial yang dapat meningkatkan risiko gangguan pada anak mereka.
Pendidikan dan Pelatihan Dasar untuk Membentuk Profesionalisme Dosen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Kemendikbudristek Junida, Dwi Surti; Marbun, Posmanto
Digulis: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 4 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/djpkm.v1i4.73890

Abstract

Basic education and training for Government Employee lecturers with Work Agreements (PPPK) are vital so that a PPPK lecturer understands the duties and functions of ASN within the Ministry of Education and Culture. For this reason, basic education and training for Government Servant Lecturers with Work Agreements (PPPK) is equipped with values and ethics based on the core value of ASN BerAKHLAK so that the professionalism of Government Employee Lecturers with Work Agreements (PPPK) can be formed.  This education and training was provided to PPPK Wave II lecturers (Classes 8 to 15) at the Education and Training Center (Pusdiklat) of the Ministry of Education and Culture. This basic education and training activity uses a hybrid offline and online method and uses the Learning Management System (LMS) belonging to the Employee Education and Training Center, namely PIJAR. The result of this education and training is the formation of PPPK lecturers who can carry out their duties and functions professionally as community servants.
Peningkatan Motivasi Melanjutkan Pendidikan melalui Sosialisasi Jenjang Pendidikan Lanjut di Madrasah Aliyah Mambaul Ulum, Kabupaten Kubu Raya Arkanudin, Arkanudin; Batuallo, Ignasia Debbye; Junida, Dwi Surti; Hildawati, Hildawati; Said, Muhammad
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/6b50hs51

Abstract

Rendahnya motivasi siswa madrasah di daerah pedesaan untuk melanjutkan pendidikan tinggi menunjukkan adanya gap akademik terkait keterbatasan literasi pendidikan lanjut, informasi beasiswa, serta minimnya model pendampingan karier berbasis madrasah yang secara ilmiah jarang dikaji dalam konteks penguatan self-determination siswa. Untuk menjawab urgensi tersebut, kegiatan ini menerapkan sosialisasi partisipatif kepada 80 siswa Madrasah Aliyah Mambaul Ulum melalui pemaparan materi, sesi motivasi, diskusi interaktif, serta evaluasi deskriptif menggunakan pre-test dan post-test yang berfungsi sebagai indikator awal perubahan pemahaman, bukan sebagai instrumen validasi psikometrik. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor pemahaman dari rata-rata 45% menjadi 88%, dan 90% siswa melaporkan peningkatan minat untuk melanjutkan pendidikan. Temuan ini menunjukkan adanya kecenderungan positif setelah intervensi, meskipun tidak dapat diklaim sebagai hubungan kausal karena tidak melibatkan kelompok kontrol. Novelty kegiatan ini terletak pada integrasi model sosialisasi dua arah dengan testimoni alumni dan booklet beasiswa sebagai pendekatan inovasi sosial pendidikan yang memperkaya kajian mengenai motivasi belajar di lingkungan madrasah pedesaan. Enhancing Students’ Motivation for Higher Education through Educational Level Socialization at Madrasah Aliyah Mambaul Ulum, Kubu Raya Regency Abstract The low motivation of madrasah students in rural areas to continue their higher education indicates an academic gap related to limited literacy in further education, scholarship information, and the lack of madrasah-based career mentoring models that are rarely scientifically studied in the context of strengthening student self-determination. To address this urgency, this activity implemented participatory socialization for 80 students of Madrasah Aliyah Mambaul Ulum through material presentations, motivational sessions, interactive discussions, and descriptive evaluations using pre- and post-tests that functioned as early indicators of changes in understanding, not as psychometric validation instruments. The evaluation results showed an increase in understanding scores from an average of 45% to 88%, and 90% of students reported an increased interest in continuing their education. These findings indicate a positive trend after the intervention, although it cannot be claimed as a causal relationship because it did not involve a control group. The novelty of this activity lies in the integration of a two-way socialization model with alumni testimonials and scholarship booklets as a social innovation approach to education that enriches the study of learning motivation in rural madrasah environments.