Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Majamecha

Analisis Sudut Penyekat Pada Mesin Penukar Kalor Tipe Shell and Tube Muhaimin, Rijal Arif; Dewi, Rany Puspita; Taufik, Ikhwan; Iswahyudi, Sigit
Majamecha Vol. 6 No. 2 (2024): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v6i2.3511

Abstract

Heat exchanger adalah mesin penukar panas yang berfungsi untuk mengubah suhu dan fasa suatu fluida, baik dari panas ke dingin maupun sebaliknya. Mesin ini banyak digunakan di industri pengolahan minyak dan gas, pembangkit listrik, serta industri kimia. Untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi, dilakukan penelitian dengan mendesain sudut baffle sebesar 180°, 200°, dan 220°. Penelitian ini menggunakan simulasi perangkat lunak Ansys Workbench R2 dan perhitungan matematis. Luas permukaan heat exchanger terbesar ditemukan pada variasi sudut 220° dengan luas 8,17 m². Nilai LMTD tertinggi dicapai pada sudut 180° dengan suhu 74,4?C, yang juga menghasilkan distribusi perpindahan panas dan efisiensi optimal sebesar 83,845%, berkat tingkat turbulen 6026,6 yang menjaga aliran fluida tetap stabil. Penurunan tekanan tertinggi terjadi pada sudut 180°, dengan nilai tekanan masuk minyak 120 Pa dan air 0,915 Pa. Besar perpindahan panas tercatat sebesar 7615,840 W/m²°C. Dengan demikian, semakin kecil sudut baffle, semakin besar perpindahan kalor yang terjadi.
Desain Perancangan Mesin Pemarut Kelapa Dengan Pengaman Sistem Tuas Mekanis Ikhsan, Nurikhsan Hera Pratama; Dewi, Rany Puspita; Saputra, Trisma Jaya
Majamecha Vol. 7 No. 1 (2025): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v7i1.3794

Abstract

Tumbuhan kelapa memiliki banyak manfaat dan juga memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Seiring perkembangan zaman, banyak alat-alat inovasi yang berfungsi untuk mempermudah kerja manusia. Penelitian ini akan merancang sebuah mesin pemarut kelapa dengan pengaman sistem tuas mekanis. Metode penelitian ini menggunakan metode permodelan menggunakan software solidworks 2020 dan melakukan perhitungan yang bertujuan untuk mengetahui hasil perhitungan rancangan. Penelitian ini menghasilkan sebuah desain alat pemarut kelapa dengan hasil rangka mesin pemarut kelapa memiliki dimensi ukuran panjang 400 mm, lebar 300 mm, dan tinggi 610 mm. Pisau parut dengan ukuran diameter 76 mm dan memiliki jarak 6 mm pada masing-masing mata parut. Alat ini menggunakan motor listrik dengan daya 0,5 hp. Alat ini menggunakan puli penggerak 2 inch dan puli yang digerakkan 4 inch dengan putaran output 700 rpm. Material yang digunakan pada rangka mesin pemarut kelapa ini menggunakan besi siku sama sisi dengan profil ukuran 30 x 30 x 3 mm yang diberikan pembebanan sebesar 324 N. Dari hasil simulasi mendapatkan nilai von mises stress maksimum sebesar 165,19 MPa, deformasi sebesar 0,963 mm dan nilai safety factor sebesar 1,5.
Uji Performa Efektivitas Mesin Parut Kelapa Dengan Variasi Jarak Dan Susunan Gigi Pemarut Kapasitas 1 kg Syaifudin, Akbar; Dewi, Rany Puspita; Purnomo, Sigit Joko
Majamecha Vol. 7 No. 1 (2025): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v7i1.3795

Abstract

Penanganan pasca panen harus dapat di maksimalkan untuk mengantisipasi penyusutan kuantitas dan kualitas hasil panen untuk di olah. Metode dalam penelitian ini penulis melaksanakan penelitian terhadap variasi jarak dan susunan gigi pemarut dengan melakukan uji parut menggunakan variasi jarak dan susunan dengan putaran yaitu variasi inline dan miring dengan kerapatan antar gigi yaitu 2 mm, 4 mm, 6 mm dan jarak kerapatan antar baris yaitu 5 mm dan menggunakan variasi putaran 933,3 rpm dan 700 rpm Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan dengan menggunakan putaran 700 rpm mendapatkan hasil yang terbaik adalah variasi jarak 6 mm x 5 mm Dengan hasil waktu 04 : 03 menit, berat kelapa setelah di parut 893,6 g dan jumlah santan 583,3 ml. Dengan hasil tersebut menunjukkan bahwa susunan gerigi parut dan jarak antar gerigi dengan putaran pemarutan berpengaruh dengan hasil efisiensi waktu, berat kelapa setelah diparut, dan hasil santan yang diperoleh.