Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PESHUM

Studi Literatur: Dinamika Sibling rivalry dan Perkembangan pada Remaja Mayangsari, Putri; Haerani Nur
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9504

Abstract

Persaingan saudara merupakan fenomena yang umum terjadi dalam keluarga dengan lebih dari satu anak. Meskipun dianggap sebagai bagian normal dari perkembangan anak, persaingan antar saudara yang tidak terjalin dengan baik dapat berdampak negatif pada perkembangan emosional dan sosial anak. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif dinamika sibling rivalry, faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta dampaknya. Data diperoleh dari 30 artikel jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi yang diterbitkan antara tahun 2018 hingga 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola asuh orang tua, urutan kelahiran, perbedaan usia, jenis kelamin, serta lingkungan sosial keluarga mempengaruhi intensitas persaingan antar saudara. Pola asuh otoriter, permisif, dan adanya favoritisme meningkatkan konflik antar saudara, sedangkan pola asuh demokratis dan penerapan pembinaan emosi terbukti efektif dalam meredam rivalitas. Selain berdampak negatif, sibling rivalry yang diarahkan secara positif juga dapat meningkatkan kemandirian, keterampilan sosial, dan ketahanan anak. Oleh karena itu, peran aktif orang tua sangat penting dalam membentuk hubungan saudara yang sehat dan mendukung perkembangan anak secara optimal.
Harapan dan Self-Compassion pada Ibu yang Memiliki Anak Autisme Solihin, St Aisyah Humairah; Mayangsari, Putri; Haerani Nur; Kurniati Zainuddin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i1.6801

Abstract

Diagnosis gangguan autisme pada anak sering kali menjadi kabar yang menyedihkan bagi ibu dan dapat menyebabkan stres. Namun, ibu yang memiliki harapan mampu bangkit dari kesedihannya. Self-compassion dapat membantu ibu menyikapi diri dengan positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi harapan dan self-compassion pada ibu yang memiliki anak autisme. Responden dalam penelitian ini adalah dua ibu yang merawat anak dengan gangguan autisme. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan fenomenologi, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan analisis menggunakan teknik Interpretative Phenomenological Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua ibu menggunakan berbagai cara untuk membantu anak seperti terapi agar ketertinggalan anak dapat terkejar sesuai usia tahapan perkembangan anak regular. Ibu dapat membangun harapan sesuai dengan kondisi anak. Setelah ibu memberi penanganan terapi dan harapan ibu tercapai, ibu dapat membangun harapan baru seperti kemandirian anak. Dalam proses mendampingi anak, ibu membutuhkan sikap self-compassion untuk tetap menjaga kesehatan mental. Ibu yang memiliki dukungan keluarga dapat memiliki sikap self-compassion dengan aspek positif sedangakan ibu yang kurang dukungan dari lingkungan akan menyikapi self-compassion dengan aspek negatif. Harapan dan self-compession pada ibu yang memiliki anak autisme perlu diperhatikan. Penelitian ini memberikan implikasi berupa data dan informasi yang berguna bagi orang tua, terutama ibu, dalam menghadapi diagnosis autisme pada anak.