Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Understanding the Three Types of the First Semester Learners in English Language Education Study Program Pratama, Ryan Andhika
Language Circle: Journal of Language and Literature Vol 14, No 1 (2019): October 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lc.v14i1.19806

Abstract

Every learner has their own learning styles, and there are three types of learner; such as visual learner, auditory learner, and kinesthetic learner. This paper will talk about the three types of learners based on their learning styles, the classification of English Language Education Study Program students based on the three types of learners, and what should the teachers do to help them to achieve the greater knowledge while learning new things. The research using the VAK Learning Styles Self-Assessment Questionnaire obtained from Swinburne University of Technology. The result shows that from the total of 153 students, there are 47% visual type learners, 36% auditory type learners and 17% kinesthetic type learners.
Pengaruh Metode Scramble Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V Siswa Sekolah Dasar Arfiatun, Arfiatun; Aqil, Muhammad; Hariana, Kadek; Pratama, Ryan Andhika
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8358

Abstract

Scramble merupakan satu dari banyaknya pilihan metode pembelajaran yang berguna untuk meningkatkan fokus dan kecepatan berpikir siswa. Penelitian ini dengan tujuan mengetahui pengaruh metode scramble terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SD Nurul Islam Tawaeli. Penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan jenis pre-eksperimen dan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari seluruh peserta didik kelas V SD Nurul Islam Tawaeli, yaitu 12 siswa. Instrumen pengumpulan data melibatkan tes uraian dengan rubrik penilaian serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dan menampilkan rata-rata nilai kemampuan membaca pemahaman siswa sebelum penerapan model pembelajaran scramble (pretest) adalah 54,857, yang diklasifikasikan sebagai kurang baik. Setelah penerapan model pembelajaran scramble, rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 89,58, Yang menandakan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa berada dalam kriteria sangat baik. Setelah dilakukan perhitungan, diperoleh Thitung 12,95. Dari daftar distribusi t pada ? 0,05 dengan db = 12 -1 diperoleh nilai Ttabel sebesar 2,20099. Karena Thitung 12,95 ? 2,201 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya terdapat pengaruh terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SD Nurul Islam Tawaeli dengan menggunakan metode scramble.
Meningkatkan Keterampilan Literasi Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator And Explaining Rahma, Dewi; Lapasere, Sisriawan; Surahman, Surahman; Pratama, Ryan Andhika; Pahriadi, Pahriadi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8495

Abstract

Kemampuan literasi siswa dapat ditingkatkan dengan perencanaan yang mengintegrasikan proses pembelajaran guru dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk lebih mengembangkan keterampilan lietrasi siswa kelas IV SD Negeri 6 Kasiguncu dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining. Metode pengumpulan data meliputi tes kemampuan keterampilan literasi dan pengamatan observasi aktivitas guru dan aktivitas peserta didik. Analisis data yang digunakan analisis data subjektif serta analisis data kuantitatif. Kajian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 4 pertemuan yaitu perencanaan, penerapan, observasi, dan analisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pada tes awal hanya 11,11% siswa yang mencapai hasil belajar klasikal. Setelah dilaksanakan siklus I, hasil kajian menunjukkan bahwa hasil belajar klasikal pada siklus I sebesar 44,44% sedangkan pada siklus II sebesar 94,44%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan belajar siswa. Dengan demikian, model pembelajaran Student Facilitator and Explaining dapat lebih mengembangkan kemampuan belajar siswa
Pengembangan E-Modul Discon Berbasis Android (E-Modul Disroid) pada Materi Cahaya bagi Siswa Sekolah Dasar Pratiwi, Indah; Azizah, Azizah; M.Akbar, Siti Zulqaidah; Pratama, Ryan Andhika; Sitepu, Melyani Sari
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol 4 No 3 (2022): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v4i3.1943

Abstract

Changes from age to age in human life indirectly encourage humans to follow the times where it cannot be denied that all things are based on technology, including the world of education. The problem in this research is the change in the learning process carried out online with the help of development technology. The online learning process makes students difficult, especially in science learning, where learning is mostly carried out with practicum. The purpose of this study is to develop a valid and practical Android-based Discon E-Module. This research is a research and development (Research and Development) with a 4D model consisting of 4 stages, namely define, design, develop, and disseminate. The population in this study were fourth-grade students of Elementary School Inpres 1 Tondo. The research instrument used tests and media validation questionnaire sheets, material validation, and user validation. Based on the results of data analysis, it was obtained that the media validity was in the very good category, the material validity was in the good and very good categories, and user satisfaction was in the very good category. So it can be concluded that the Android-based E-Modul Discon (E-Modul Disroid) that was developed is included in the very valid and very practical criteria. So that this module can be used in science learning, especially for practical activities in grade IV elementary.
Pengaruh Metode Scramble Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V Siswa Sekolah Dasar Arfiatun, Arfiatun; Aqil, Muhammad; Hariana, Kadek; Pratama, Ryan Andhika
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8358

Abstract

Scramble merupakan satu dari banyaknya pilihan metode pembelajaran yang berguna untuk meningkatkan fokus dan kecepatan berpikir siswa. Penelitian ini dengan tujuan mengetahui pengaruh metode scramble terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SD Nurul Islam Tawaeli. Penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan jenis pre-eksperimen dan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari seluruh peserta didik kelas V SD Nurul Islam Tawaeli, yaitu 12 siswa. Instrumen pengumpulan data melibatkan tes uraian dengan rubrik penilaian serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dan menampilkan rata-rata nilai kemampuan membaca pemahaman siswa sebelum penerapan model pembelajaran scramble (pretest) adalah 54,857, yang diklasifikasikan sebagai kurang baik. Setelah penerapan model pembelajaran scramble, rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 89,58, Yang menandakan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa berada dalam kriteria sangat baik. Setelah dilakukan perhitungan, diperoleh Thitung 12,95. Dari daftar distribusi t pada ? 0,05 dengan db = 12 -1 diperoleh nilai Ttabel sebesar 2,20099. Karena Thitung 12,95 ? 2,201 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya terdapat pengaruh terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SD Nurul Islam Tawaeli dengan menggunakan metode scramble.
Meningkatkan Keterampilan Literasi Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator And Explaining Rahma, Dewi; Lapasere, Sisriawan; Surahman, Surahman; Pratama, Ryan Andhika; Pahriadi, Pahriadi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8495

Abstract

Kemampuan literasi siswa dapat ditingkatkan dengan perencanaan yang mengintegrasikan proses pembelajaran guru dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk lebih mengembangkan keterampilan lietrasi siswa kelas IV SD Negeri 6 Kasiguncu dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining. Metode pengumpulan data meliputi tes kemampuan keterampilan literasi dan pengamatan observasi aktivitas guru dan aktivitas peserta didik. Analisis data yang digunakan analisis data subjektif serta analisis data kuantitatif. Kajian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 4 pertemuan yaitu perencanaan, penerapan, observasi, dan analisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pada tes awal hanya 11,11% siswa yang mencapai hasil belajar klasikal. Setelah dilaksanakan siklus I, hasil kajian menunjukkan bahwa hasil belajar klasikal pada siklus I sebesar 44,44% sedangkan pada siklus II sebesar 94,44%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan belajar siswa. Dengan demikian, model pembelajaran Student Facilitator and Explaining dapat lebih mengembangkan kemampuan belajar siswa
The Influence of Dance Utilization Kabeloa Ethnoscience-Based on Learning Outcomes of Dance Arts Subjects in Class V SDN 22 Palu Jaya, Christiadi; Dewi, Andi Imrah; Hariana, Kadek; Zulnuraini, Zulnuraini; Pratama, Ryan Andhika
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 3 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.9.3.p.1342-1353

Abstract

This study aims to find out whether there is an effect of the use  of ethnoscience-based Kabeloa  dance on the learning outcomes of Dance Arts subjects in grade V of SDN 22 Palu. This research method uses a quasi-experimental research method. In this study, there are two groups that will be studied, namely the first group with treatment using the ethnoscience approach method (X1) and the other group with treatment using conventional methods (X2). The instrument of this research is a learning outcome test in the form of 15 multiple-choice questions. Data were analyzed using SPSS to find out the significant achievements between the two groups, the experimental group used the ethnoscience approach method while the control class used the conventional method. Based on the significant value  of the Independent Sample T-test is 0.000, with a significant value of the T-test < 0.05 (0.000 < 0.05) and a significant level of 5% (0.05), then Ha is accepted and Ho is rejected. So it can be concluded that there is an influence of the use of ethnoscience-based Kabeloa dance  on the learning outcomes of Dance Arts subjects in grade V of SDN 22 Palu.
Peran Manajemen Lingkungan belajar Terhadap Motivasi Belajar Siswa Ariani, Komang Dewi; Rizal, Rizal; Aqil, Muhammad; Hariana, Kadek; Pratama, Ryan Andhika
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v15i2.71907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen lingkungan belajar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SDN 1 Lakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen lingkungan belajar memiliki peran yang signifikan terhadap semangat dan motivasi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan tertata dengan baik mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan bagi siswa. Namun demikian, manajemen lingkungan belajar di SDN 1 Lakuan masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan fasilitas, minimnya teknologi pembelajaran, dan kerusakan atau kehilangan alat peraga. Meskipun buku pelajaran tersedia, jumlahnya belum mencukupi untuk seluruh siswa. Kondisi ini berdampak pada efektivitas pembelajaran dan tingkat motivasi siswa. Dukungan dari kepala sekolah, guru, serta pengelolaan ruang kelas dan kebersihan lingkungan sekolah turut berkontribusi dalam menciptakan atmosfer belajar yang positif. Dengan demikian, peningkatan manajemen lingkungan belajar secara menyeluruh sangat diperlukan agar motivasi dan hasil belajar siswa dapat ditingkatkan secara optimal.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Pjbl) Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ips Kelas V Sd Inpres 3 Tondo Rinawanti, Rinawanti; Aras, Nurul Fitria; Rizal, Rizal; Pratama, Ryan Andhika
JURNAL DIKDAS Vol. 12 No. 2 (2024): JURNAL DIKDAS
Publisher : Primary School Teacher Education Study Program; Faculty of Teacher Training and Education; Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jds.v12i2.3992

Abstract

This study aims to determine the effect of project-based learning model (PjBL) on the learning motivation of fifth grade students at SD Inpres 3 Tondo. The research method used was a quasi experiment type nonequivalent control group design. In this study, the VA and VB classes of SD Inpres 3 Tondo. The research instruments were learning motivation questionnaire, PjBL questionnaire, teacher and student observation sheets. The data analysis technique in this study is a hypothesis test using a non-parametric statistical test using the Man Whitney U test technique and based on the posttest calculation of the control and experimental classes obtained Asymp. Sig. (2-tailed) of 0.046 <0.05. This shows that Ho is rejected and Ha is accepted, so the average social studies learning motivation of students in the experimental class is different from the average social studies learning motivation of students in the control class and it can be concluded that there is an effect of using a project-based learning model on social studies learning motivation of fifth grade students of SD Inpres 3 Tondo.
Praktik Manajemen Kelas dalam Pembelajaran Deep Learning Keterampilan Guru Abad 21 yang Kreatif dan Inovatif Rizal, Rizal; Surahman, Surahman; Asriani, Asriani; Putriwanti, Putriwanti; Rahmawati, Dyah; Pratama, Ryan Andhika
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.977

Abstract

Kegiatan pengabdian di SD Inpres 1 Toboli bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis teknologi dan Deep Learning. Melalui tahapan observasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi, diperoleh hasil bahwa guru mengalami peningkatan signifikan dalam literasi digital dan keterampilan pedagogik. Pelatihan dengan AI Teachy membantu guru menyusun modul ajar yang sistematis, kontekstual, dan berorientasi pada asesmen autentik, sedangkan pendampingan Wordwall membekali mereka dengan kemampuan merancang media pembelajaran digital yang interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan adanya perubahan dari pembelajaran konvensional menuju pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan berpusat pada siswa. Siswa menjadi lebih aktif, termotivasi, serta mampu memahami konsep melalui pengalaman belajar yang kontekstual dan menyenangkan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan dapat dijadikan model pengembangan profesional guru di sekolah dasar, khususnya di wilayah pedalaman.