Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Intelligent system design for identification of unbalance and misalignment using Fuzzy Logic methods Romahadi, Dedik; Feriyanto, Dafit; Anggara, Fajar; Wijaya, Fathoni Putra; Dong, Wang
SINERGI Vol 28, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/sinergi.2024.2.004

Abstract

Vibration analysis identifies emerging vibration problems before they become unmanageable and cause unforeseen delays. This can be accomplished by monitoring engine vibration continuously or at specific intervals. Unbalance is a common vibration issue caused by the center of mass shifting from the center of rotation, leading to misalignment and excessive vibration between shafts. To prevent this, manual monitoring is required, but it is time-consuming. Therefore, intelligent system monitoring is necessary to save time. Using a large amount of vibration, spectrum, and phase data as input, this project aims to develop a diagnostic application for motor problems based on vibration signals. Fuzzy logic is implemented in MATLAB software to process a considerable amount of input data for all vibrations, spectrums, and phases using the fuzzy logic method. A vibration meter is used to collect vibration data from the demonstration machine. All input data will be processed by the fuzzy system based on predefined fuzzy rules that must provide accurate results for the actual operating conditions of the demonstration machine. Conducting experiments will help the intelligent system correctly detect damage from misalignment and imbalance. The intelligent fuzzy logic system can accurately diagnose damage caused by misalignment and unbalance on the demonstration machine.
Analysis of Characteristics of S45C Steel Changes due to the Quenching and Tempering Process Golwa, Gian Villany; Romahadi, Dedik; Arwati, I Gusti Ayu
World Chemical Engineering Journal VOLUME 6 NO. 2 DECEMBER 2022
Publisher : Chemical Engineering Department, Engineering Faculty, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/wcej.v6i2.17611

Abstract

S45C steel has a carbon content of 0.50% and its classified as medium carbon steel. The main element content of S45C is carbon (C) is 0.50%, sulphur (S) is 0.035%, and manganese (Mn) is 0.80%. Tempering is a heat treatment process in which the hardening or normalizing process was previously carried out on steel. The research method was carried out where the steel was heated below the critical temperature and cooled. Quenching is a process of rapidly cooling the material from austenitizing from a temperature range of 815 °C to 870 °C for steel. S45C steel was quenched at 950 °C for 120 minutes, then tempered at 700 °C, and 500 °C for 120 minutes. The raw material sample (without heat treatment) is the initial reference standard among the samples undergoing the heat treatment process. They are then analyzed, and the influence and changes in the characteristics after that. In addition, changes in mechanical properties due to the heat treatment process experienced by S45C steel use tensile tests, Charpy impact tests, hardness tests and microstructures. The research results on the quenching process sample were tempered at a temperature of 500 °C and held for 120 minutes, increasing tensile strength by 17.1% and yield strength of 56.82%.
ANALISIS SINYAL GETARAN POMPA COOLING WATER TIPE SENTRIFUGAL MENGGUNAKAN METODE FFT DAN ISO 10816-3 Adinarto, Tri Wahyu; Romahadi, Dedik
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v13i1.20992

Abstract

Abstrak-- Penelitian ini dilatarbelakangi oleh getaran pompa cooling water  P9114B yang berlebih Hal ini menyebabkan performa pompa menurun untuk menghindari terjadinya breakdown maintenance maka perlu dilakukan analisis vibrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui titik lokasi kerusakan pada pompa sentrifugal cooling water P9114B di PT SAU dengan menggunakan sinyal getaran analisis dan dengan mengukur besarnya getaran dan menyajikannya ke domain frekuensi (spectrum). Metode yang digunakan untuk analisis penelitian ini adalah metode Fast Fourier Transform (FFT). Pengukuran dilakukan pada 3 titik pengukuran (horizontal, vertikal dan aksial) kondisi pompa yang diteliti termasuk dalam kategori kelompok 2 yaitu mesin berukuran medium mengacu pada standar ISO 10816-3. Diperoleh hasil dengan kriteria warna merah (Danger) yang dapat diartikan bahwa pompa dalam kondisi dapat menyebabkan kerusakan yang lebih parah jika terus beroperasi. Dari hasil analisis sinyal getaran yaitu dengan dominan frekuensi pada 24,17 Hz (1X RPM) dan nilai amplitudo RMS velocity pada Inboard Pump horizontal sebesar 6,67 mm/. Frekuensi dominan tertinggi kedua 145 Hz (Blade Pass Frequency) yaitu sebesar 3,8 mm/s dan 2X RPM yang lebih rendah dari 1X atau 6X.  Perbedaan phase arah radial Inboard pump dengan radial inboard motor sebesar 1800. Dari analisis data pengukuran getaran spektrum domain frekuensi dan pengukuran phasa maka disimpulkan pompa mengalami kerusakan misalignment parallel dan cavitasi.. Setelah dilakukan perbaikan dengan penggantian impeller pompa didapatkan penurunan vibrasi dari 6,67 mm/s turun menjadi 2,5 mm/s. Berdasarkan ISO 10816-3 klasifikasi pompa dalam fondasi rigid ,daya 114Kw dan size medium , disimpulkan pompa dalam kondisi Satisfatory. Kata Kunci: Pompa, ketidakseimbangan, misalignment, ISO-10816-3, pompa cooling water, Fast Fourier Transform,
Design of Temperature Control System on UV Weathering Chamber Based on PID Zakaria, Zakaria; Romahadi, Dedik; Fitri, Muhamad
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v12i1.16505

Abstract

The influence of high temperature and exposure to ultraviolet (UV) radiation from sunlight, rain, and humidity causes damage to the composite material and consequently, reduces its mechanical performance. Weathering experiments can be carried out outdoors or under laboratory conditions. Material degradation tests can be carried out directly using natural conditions or laboratory test equipment that artificially simulates natural conditions. An automatic temperature control system is needed to keep the setpoint stable during the degradation test. The controller on the system uses Arduino based on Proportional, Interval, and Derivative (PID). The test was carried out by running the system with different PID parameter values three times to obtain the most optimize-tingling results in maintaining the setpoint at steady state conditions. Based on the results of tests that have been carried out with a setpoint of 40⁰C, the most optimal results are obtained with values of Kp=10, Ki=20, and Kd=30. The average temperature is 40.02⁰C with an average error percentage of 2% and an average accuracy rate of 98%.
Analisis Getaran Displacement Drum Roller Menggunakan FFT dan STFT Ilhamullah, Ilhamullah; Romahadi, Dedik; Youlia, Rikko Putra
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v12i1.16681

Abstract

Drum Roller adalah mesin yang dirancang untuk pengujian ketahanan ban mobil setelah proses produksi. Peralatan  berputar, dan realisasi diagnosis waktu nyata dari kesalahan getaran frekuensi umum sangat penting untuk memantau kondisi Drum Roller. Getaran yang tinggi dapat merusak bagian-bagian penting mesin dan mempengaruhi kualitas ban. Maka dengan itu, dilakukannya analisis getaran untuk mengidentifikasi kerusakan dengan Metode Fast Fourier Transform (FFT)  dan Metode Short Time Fourier Transform (STFT). Pemrosesan sinyal dilakukan dari input hasil pengukuran getaran berupa data domain waktu pada MATLAB kemudian metode FFT dan STFT diterapkan menggunakan fungsi filter jendela Hanning. Selanjutnya memvalidasi hasil analisis kerusakan. Berdasarkan hasil pengukuran getaran didapatkan sumber getaran terbesar pada posisi radial yaitu getaran yang dihasilkan sebesar 96 μm RMS. Dari grafik spektrum dan spektogram Fourier transform radial dan axial keduanya dapat disimpulkan bahwa adanya indikasi unbalance pada impeller dengan frekuensi 6.7 Hz yang menunjukkan satu kalinya frekuensi Drum Roller. Berdasarkan standar analisis getaran Displacement (ISO 10816-3), getaran Drum Roller masuk pada Zona C, bermakna mesin hanya diizinkan beroperasi dalam waktu singkat. Hasil analisis bahwa Drum Roller mengalami unbalance terbukti benar dengan turunnya nilai getaran menjadi 18 μm RMS.
Penerapan FFT dan STFT dalam Mendiagnosis Getaran ID Fan Berjenis Sambungan Kopel Romahadi, Dedik; Maris, Iman
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v11i3.16499

Abstract

Masalah yang sering terjadi pada ID Fan merupakan masalah mesin berupa adanya getaran berlebih yang tidak diinginkan dan dapat merusak komponen mesin tersebut. Tujuan penelitian ini melakukan analisis vibrasi untuk mengetahui frekuensi dominan pada induced draft fan dengan mengolah data luaran alat ukur yang kemudian akan disimpulkan apakah masalah vibrasi yang terjadi sudah sesuai dengan ketentuan berdasarkan standar vibrasi suatu mesin atau ISO 10816-3. Metode yang akan digunakan untuk analisis adalah metode Fast Fourier Transform (FFT) dan Short Time Fourier Transform (STFT). Metode FFT memiliki kekurangan tidak efisien dalam menggambarkan sinyal non stasioner. Terbatasnya jangkauan dalam bentuk data gelombang yang dapat ditransformasikan sehingga metode STFT diperlukan dengan menggunakan jendela atau windowing signal untuk mengolah sinyal data dari waktu ke waktu. Pengukuran dilakukan menggunakan alat ukur transduser tipe accelerometer karena mempunyai daerah frekuensi yang luas sehingga cocok digunakan untuk berbagai kerusakan, berdasarkan standar ISO 18016-3 dengan kondisi operasi putaran poros 1485 RPM, daya 131 kW, dan 4 titik pengukuran. Nilai vibrasi tertinggi terdapat pada posisi DE Fan dengan arah horizontal sebesar 4,06 mm/s. Kondisi mesin yang diteliti masuk kategori grup 2 yaitu medium sized machine mengacu pada standar ISO 10816-3, didapatkan hasil dengan kriteria warna jingga (C) yang dapat diartikan bahwa pada motor dan fan pada mesin ID Fan dalam kondisi masih diizinkan beroperasi untuk waktu yang terbatas. Hasil analisis spektrum yang didapat pada penelitian diketahui jenis gangguan yang terjadi berupa indikasi kerusakan misalignment pada titik pengukuran DE Fan.
TINJAUAN PENELITIAN TENTANG SIMULASI PENURUNAN TEKANAN AKIBAT RUGI – RUGI ALIRAN PADA INSTALASI PIPA Wibowo, Agus Setiawan; Mahendra, Tito Syahril Sobarudin Izha; Fitri, Muhamad; Romahadi, Dedik
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v11i3.16957

Abstract

Abstrak-- Pipa merupakan komponen yang banyak digunakan untuk pendistribusian fluida dan relatif murah digunakan karena banyak jenis, bentuk serta ukurannya. Fluida yang dialirkan menentukan jenis dan bentuk dari instalasi pipa yang dibutuhkan dan pendistribusian jaringan pipa sering menggunakan sambungan pipa (fittings), pipa lengkung (elbow), maupun flange. Pengunaan sambungan akan menimbulkan permasalahan kompleks pada instalasi pipa yaitu rugi-rugi aliran dalam pipa yang berupa rugi-rugi mayor maupun minor. Penelitian dilakukan dengan tinjauan literatur rugi-rugi aliran pipa dengan merekapitulasi metode–metode yang digunakan untuk mendeteksi terjadinya penurunan tekanan maupun rugi mayor dan minor, serta merekapitulasi faktor-faktor yang menjadi penyebab penurunan tekanan pada instalasi pipa. Setelah dikumpulkan jurnal terkait kemudian dipelajari lebih lanjut sehingga dihasilkan sebuah peluang pengembangan dan inovasi yang berkaitan dengan simulasi penurunan tekanan pada  uji rugi-rugi aliran dalam instalasi pipa. Pengembangan dan inovasi ini dapat dijadikan sebagai dasar pengembangan penelitian lebih lanjut untuk diwujudkan menjadi rancangan alat uji rugi-rugi aliran.Kata kunci: Penurunan tekanan, mayor losses, minor losses, pipa
ANALISIS DISTRIBUSI TEMPERATUR PADA SPESIMEN UNTUK ALAT ULTRA VIOLET (UV) WEATHERING CHAMBER MENGGUNAKAN APLIKASI ANSYS Yusuf, Maulana; Romahadi, Dedik; Fitri, Muhamad
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v12i2.16548

Abstract

Sinar UV telah memainkan peran penting dalam menurunkan kekuatan material. Radiasi UV telah dikaitkan dengan degradasi material komposit dengan tingkat degradasi bergantung pada beberapa parameter utama, seperti: panjang gelombang UV, waktu pemaparan dan intensitas UV. Alat UV Weathering Chamber adalah alat yang dapat digunakan untuk mensimulasikan berbagai kondisi cuaca untuk pengujian material spesimen komposit.. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode elemen hingga dengan menggunakan simulasi pada aplikasi ansys untuk mengetahui distribusi termal pada specimen untuk alat uv weathering chamber. Hasil dari penelitian ini yaitu berupa nilai paparan termal atau distribusi temperature yang diterima oleh specimen dengan variasi temperatur 50°C, 60˚C dan 70°C. Simulasi pada variasi temperatur 50°C distribusi temperatur antara 28,071˚C s/d 30,01˚C. Variasi temperatur 60°C distribusi temperatur antara 28,009˚C s/d 30,93˚C. Variasi temperature 70°C distribusi simulasi 28,142˚C s/d 31,9˚C.
Implementasi Metode Elemen Hingga di Solidworks Guna Mengoptimalkan Desain Velg Depan Cast Wheel Sepeda Motor Kurniawan, Rizki Nur Afami; Romahadi, Dedik; Fitri, Muhamad
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v12i2.16676

Abstract

Velg cast wheel sering mengalami kerusakan yang menyebabkan rusaknya pada bagian bibir velg atau pecahnya spoke jika menopang beban berlebih. Aspek keselamatan sangat penting diperhatikan dalam industri otomotif karena menyangkut nyawa penumpang. Optimalisasi struktural berbagai komponen kendaraan telah menunjukkan bahwa kinerja kendaraan sangat dipengaruhi oleh berat komponen. Berdasarkan permasalahan tersebut maka tujuan dibuatnya penelitian ini untuk merancang model desain velg cast wheel yang ringan namun mampu menahan beban sebesar 503 N. Sehingga perlu dibuat analisis menggunakan perbandingan model desain dan variasi material, serta dilakukan simulasi statis menggunakan software Solidworks 2018. Hasil yang dicari adalah von mises, displacement, strain, factor of safety, dan menghasilkan desain yang ringan. Hasil simulasi pada ketiga model masih aman dalam menahan beban 503 N, karena nilai factor of safety tidak kurang dari 1. Untuk massa desain dengan variasi material, mendapatkan hasil yang lebih ringan dari velg aslinya.
Analisis Komparasi Kekuatan Geometri Desain Rusuk Penguat pada Kursi Plastik menggunakan Computer Aided Engineering Saputra, Gofar Julio; Romahadi, Dedik
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v12i1.16503

Abstract

Kursi plastik merupakan furnitur yang sering dijumpai di masyarakat umum karena mudah digunakan untuk dibawa ke mana-mana dan juga menghemat penyimpanan karena dapat ditumpuk. Dalam penggunaan sehari-hari, kursi plastik sering mengalami kerusakan. Untuk kinerja konstan yang ideal, kursi plastik harus memiliki kapasitas beban maksimum yang jauh lebih besar dari beban operasi, sehingga tegangan tidak merusak kursi plastik dari waktu ke waktu. Penelitian ini mengacu pada Analisis Elemen Hingga, analisis tegangan Von-Mises, dan kegagalan desain kursi plastik. Analisis dilakukan pada struktur pembebanan statis di Solidworks 2021, dengan beban sebesar 1200N yang bekerja ke bawah (sumbu Y) di sepanjang empat kaki kursi plastik yang diposisikan tetap. Analisis dilakukan pada tiga alternatif desain, yaitu desain kursi plastik tanpa rusuk penguat, kursi plastik dengan rusuk penguat model X, dan kursi plastik dengan rusuk penguat model kotak. Analisis dilakukan dengan menggunakan bahan plastik ABS. Setelah dilakukan simulasi didapatkan nilai tegangan von-mises dari ketiga alternatif desain sebesar 38,30 MPa; 30,81 MPa; dan 8,86 MPa dengan batas tegangan yang diizinkan oleh material ABS adalah 28,00 MPa. Nilai faktor keamanan dari ketiga alternatif desain adalah 0,73; 0,91; dan 3.16. Batas aman minimum untuk beban statis adalah 1,25. Dengan demikian alternatif desain yang memenuhi persyaratan adalah kursi plastik dengan rusuk penguat model kotak dengan nilai faktor keamanan 3,16. Adapun dua desain lainnya tidak aman. Lokasi tidak aman terjadi di sudut pangkal kaki kursi plastik.