Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PEMBERDAYAAN ANGGOTA RANTING 'AISYIYAH GUWOSARI DALAM PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN MELALUI SISTEM BUDIKDAMBER Saharuddin, Erni; Khumaira, Annisa; Fathah, Rigel Nurul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36652

Abstract

Anggota Ranting ‘Aisyiyah Guwosari memiliki pekarangan rumah yang cukup luas, Namun, tidak semua pekarangan rumah warga sudah dimanfaatkan dengan baik, selain itu belum ada usaha yang dikembangkan berupa budidaya tanaman dan ikan untuk meningkatkan ketahanan pangan, serta semangat kewirausahan yang masih rendah. Pengelolaan lahan pekarangan yang optimal diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Guwosari. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan peran ‘Aisyiyah terutama dalam pemberdayaan ekonomi keluarga melalui budidaya ikan lele dalam ember atau budikdamber. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan pendekatan participatory rural appraisal (PRA) yang memfokuskan kepada tiga aspek yaitu kelembagaan, teknik budikdamber dan kewirausahaan. Hasil kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya ikan lele dalam ember.
Pemberdayaan Anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Pajangan Dalam Pemanfaatan Lahan Kosong Untuk Tanaman Obat Keluarga Khakim, Muhammad Salisul; Saharuddin, Erni; Khozin, Muhammad
Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/rengganis.v5i2.681

Abstract

Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) masih banyak yang belum optimal pada kalangan masyarakat, Khususnya pada wilayah Kapanewon Pajangan, Bantul. Masih terdapat lahan kosong yang belum dimanfaatkan hal tersebut dikarenakan masih minimnya pengetahuan warga terutama ibu-ibu. Terkait jenis, pemanfaatan serta cara penanaman TOGA yang menjadi latar belakang utama dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. Program ini bertujuan memberdayakan anggota Pimpinan Cabang ’Aisyiyah supaya dapat mengelola TOGA secara mandiri untuk mendukung kesehatan keluarga berbasis kearifan lokal. Metode pengabdian ini dilakukan dalam empat tahapan yaitu: penyuluhan mengenai jenis dan pemanfaatan TOGA, Pelatihan teknik budidaya yang baik, Simulasi penanaman melalui tayangan video, dan pembagian bibit untuk ditanam di rumah masing- masing anggota. Kegiatan pengabdian ini melibatkan 75 anggota yang di fasilitasi oleh narasumber dari bidang Bioteknoigi dan Administrasi Publik. Hasil kegiatan menunjukan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terkait TOGA serta meningkatkan kemampuan dalam praktik penanaman. Para anggota yang terlibat juga menunjukan antusiasme yang tinggi untuk meneruskan penanaman secara mandiri dan berkelanjutan. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran kesehatan keluarga dan pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan pekarangan rumah. Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat dalam mengelola TOGA secara berkelanjutan dan diharapkan kegiatan pengabdian ini dapat direplikasikan dan dikembangkan secara berkelanjutan pada daerah lainnya.
Strategi Penguatan Kelembagaan Bumdes Dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa Sidoagung Fathah, Rigel Nurul; Safitri, Teti Anggita; Saharuddin, Erni; Nindiasari, Avininda Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.946

Abstract

This study aims to develop a strategic plan for the establishment of a Village-Owned Enterprise (BUMDes) in Sidoagung Village, Godean, Sleman, to improve community welfare. The research addresses the challenges faced by the village, such as the absence of a BUMDes, limited human resource capacity, and a lack of community participation in economic development. The method involves a series of assistance programs, including a workshop on potential mapping and business selection, training on institutional strengthening and governance, assistance in preparing the Articles of Association/Bylaws (AD/ART), and training on product innovation and marketing. The preliminary findings indicate that the BUMDes currently has minimal partnership networks, primarily limited to the sub-district level. It has also been identified that the BUMDes needs to expand its collaboration with various stakeholders, such as related government agencies, banks, and the private sector, to strengthen its position and accelerate business growth. Based on potential mapping, three business types were chosen: goat farming, catering, and field rental. These results highlight the need for structured assistance to formalize the BUMDes and enhance its managerial capacity.
Dampak Revitalisasi Pasar Sentul terhadap Aktivitas Sosial Ekonomi di Yogyakarta Dewi, Nastasya Ristiana; Budiati, Kharisma Ayu; Widyastutik, Wahyu; Rostanti, Ana; Saharuddin, Erni
Jurnal Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi (JIPIKOM) Vol 8, No 1 (2026): JIPIKOM APRIL (IN-PRESS)
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jipikom.v8i1.6529

Abstract

The revitalization of Sentul Market in Yogyakarta, which began in 2023, has changed the social and economic conditions of both traders and buyers. This study aims to determine the impact of the revitalization on the economic conditions of traders and changes in social relations at Sentul Market. This research method used a qualitative approach, with in-depth interviews with eleven informants: six traders and five buyers, as well as direct observation and analysis of relevant documents. The results of this study indicate that although the revitalization provided improvements to physical facilities and a more comfortable market environment, these changes hurt traders due to increased operational costs and a decrease in the number of buyers. Furthermore, the more modern market design reduced the social interactions that previously occurred in traditional markets. Therefore, this study concludes that the revitalization process needs to consider the socio-economic aspects of the market community through appropriate business support, operational cost management, and active participation of traders in the policy planning process.
Mengukur Tingkat Pemahaman Bahaya Judi Online dan Pinjaman Online dalam Perspektif Psikologis Menggunakan Quasi-Experiment One-Group Pretest-Posttest di Dusun Gentingan Sidoagung Godean. Sari, Intan Permata; Saputri, Inggrit Devi; Cantika, Larasati Atha; Prastiningsih, Kurnia Regita; Dzikrullah, Abdan Qolba; Sholehatunnisa, Adirya Azzahra; Hidayati, Alfi Rahma; Rahmadani, Novika Aulia; Safitri, Diva Aulia; Saputra, Deo Rahma Agung; Saharuddin, Erni
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 8, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v8i2.3378

Abstract

ABSTRAK             Perkembangan  teknologi digital tidak hanya membawa kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga memunculkan tantangan baru berupa maraknya praktik judi online dan pinjaman online ilegal (pinjol). Fenomena ini berdampak pada aspek psikologis, sosial, dan ekonomi masyarakat, terutama memicu stres, kecemasan, konflik keluarga, hingga kerugian finansial. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman masyarakat Dusun Gentingan, Desa Sidoagung, Kecamatan Godean, mengenai bahaya judi online dan pinjol melalui pendekatan quasi-experiment dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Sebanyak 25 peserta dilibatkan sebagai subjek penelitian. Instrumen berupa pretest dan posttest dengan 7 butir soal diberikan sebelum dan sesudah kegiatan penyuluhan. Analisis data menggunakan metode statistik deskriptif dengan Penilaian Acuan Patokan (PAP).            Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat setelah penyuluhan. Nilai rata-rata pretest sebesar 66,29 meningkat menjadi 72,57 pada posttest. Distribusi nilai huruf juga memperlihatkan perbaikan, di mana peserta yang memperoleh nilai A, B, dan C meningkat dari 56% pada pretest menjadi 76% pada posttest, sedangkan peserta dengan nilai D dan E menurun dari 44% menjadi 24%. Pergeseran histogram dan distribusi normal ke arah kanan semakin menegaskan bahwa pemahaman masyarakat meningkat sekaligus lebih merata.            Dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait bahaya judi online dan pinjol. Penelitian ini merekomendasikan penambahan durasi kegiatan dan penggunaan kelompok kontrol pada penelitian selanjutnya untuk memperkuat validitas hasil.Kata kunci: judi online, pinjaman online ilegal, quasi-experiment, pretest-posttest, pemahaman masyarakat.
Peran Pemangku Kepentingan dalam Rehabilitasi Orang dengan Disabilitas Psikososial (ODDP) di Kalurahan Sidoagung dalam Perspektif Peran dan Pemberdayaan Komunitas Pramesti, Dinda; Saharuddin, Erni
PUBLICNESS: Journal of Public Administration Studies Vol. 4 No. 4 (2025): PUBLICNESS: Journal of Public Administration Studies
Publisher : Policy, Law and Political Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/publicness.v4i4.305

Abstract

This study aims to identify and analyze the roles of stakeholders in the rehabilitation process of People with Psychosocial Disabilities (ODDP) in Sidoagung Village. A descriptive qualitative approach was applied, with primary data collected through interviews, observations, and direct documentation from key informants, as well as secondary data from documents, literature, regulations, and previous research. The results revealed that key stakeholders include local governments, health workers, social organizations, families, and communities. Each plays a specific role, ranging from providing health services and social assistance to economic empowerment. Collaboration between stakeholders has been shown to increase the effectiveness of rehabilitation, accelerate social reintegration, and reduce stigma against ODDP. However, challenges such as limited resources and limited public understanding still hamper the process. This study recommends strengthening collaboration between stakeholders and community education programs to build an inclusive environment that supports sustainable rehabilitation.