Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Kesiapan Belajar IPA Siswa Kelas VIII Pasca Pandemi Widiastuti, Ni Putu Winni; Selamet, Kompyang; Juniartina, Putu Prima
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 6 No. 2 (2023): JPPSI, Oktober 2023
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesiapan belajar IPA dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan belajar IPA siswa kelas VIII pasca pandemi di SMP Negeri 1 Amlapura. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif menggunakan metode studi kasus. Subjek pada penelitian ini seluruh siswa kelas VIII dengan jumlah siswa sebanyak 166 dan dua guru IPA sebagai sumber data. Teknik yang digunakan dalam mencari sampel yakni purposive sampling. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini melalui metode penyebaran instrumen kuesioner, metode wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu selama di lapangan  terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan kemudian teknik setelah dilapangan menggunakan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Amlapura  yang pernah menjalani masa pembelajaran di pandemi, ketika kembali belajar tatap muka memiliki tingkat kesiapan belajar IPA pasca pandemi secara umum rata-rata dari keseluruhan indikator berada pada kriteria tinggi dengan persentase rata-ratanya 87,52%. (2) hasil wawancara menunjukan bahwa faktor yang mendukung kesiapan belajar siswa yakni (faktor internal) berupa suasana hati siswa dan adanya dukungan dari kondisi fisik, dan prestasi, sedangkan (faktor eksternal) berupa, dukungan,perhatian, dan fasilitas yang diberikan oleh orang tua. Faktor penghambat seperti keterbatasan kemampuan guru baik dari metode mengajar dan penggunaan fasilitas sekolah, masalah broken home, kondisi ekonomi keluarga serta kondisi sekolah berupa kenyamanan dan kelengkapan fasilitas sekolah. 
Analisis Kesiapan Belajar IPA Siswa Kelas VIII Pasca Pandemi Widiastuti, Ni Putu Winni; Selamet, Kompyang; Juniartina, Putu Prima
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 6 No. 2 (2023): JPPSI, Oktober 2023
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesiapan belajar IPA dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan belajar IPA siswa kelas VIII pasca pandemi di SMP Negeri 1 Amlapura. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif menggunakan metode studi kasus. Subjek pada penelitian ini seluruh siswa kelas VIII dengan jumlah siswa sebanyak 166 dan dua guru IPA sebagai sumber data. Teknik yang digunakan dalam mencari sampel yakni purposive sampling. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini melalui metode penyebaran instrumen kuesioner, metode wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu selama di lapangan  terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan kemudian teknik setelah dilapangan menggunakan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Amlapura  yang pernah menjalani masa pembelajaran di pandemi, ketika kembali belajar tatap muka memiliki tingkat kesiapan belajar IPA pasca pandemi secara umum rata-rata dari keseluruhan indikator berada pada kriteria tinggi dengan persentase rata-ratanya 87,52%. (2) hasil wawancara menunjukan bahwa faktor yang mendukung kesiapan belajar siswa yakni (faktor internal) berupa suasana hati siswa dan adanya dukungan dari kondisi fisik, dan prestasi, sedangkan (faktor eksternal) berupa, dukungan,perhatian, dan fasilitas yang diberikan oleh orang tua. Faktor penghambat seperti keterbatasan kemampuan guru baik dari metode mengajar dan penggunaan fasilitas sekolah, masalah broken home, kondisi ekonomi keluarga serta kondisi sekolah berupa kenyamanan dan kelengkapan fasilitas sekolah. 
LESSON STUDY PADA PEMBELJARAN IPA DI SMP NEGERI 2 SERIRIT Suardana, I Nyoman; Devi, Ni Luh Pande Latria; Selamet, Kompyang
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.255 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v9i2.21891

Abstract

Lesson study merupakan program pembinaan profesi guru melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkesinambungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan lesson study pada pembelajaran IPA di SMP Negeri 2 Seririt. Sasaran kegiatan ini adalah guru-guru IPA yang berjumlah 4 orang. Pelaksanaan pengabdian menggunakan pola lesson study dengan metode pendidikan dan pelatihan. Kegiatan diawali dengan pendidikan melalui pembekalan materi pelatihan. Kegiatan dilanjukan dengan pelatihan dalam mengembangkan dan mengimplementasikan perangkat pembelajaran, serta refeksi pembelajaran. Lesson study dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil lesson study dikumpulkan dari komentar guru model dan guru observer serta respon siswa terhadap pembelajaran. Guru model mengemukakan bahwa sebelum pembelajaran, dia menyiapkan diri dengan baik agar pembelajaran berjalan dengan lebih baik. Hal ini didukung oleh komentar positif dari observer dan respon positif dari 94,44% siswa. Para observer mengemukakan bahwa semua siswa terlibat aktif dalam pembelajaran karena adanya arahan guru model kepada ketua kelompok untuk melakukan pembagian kepada anggotanya masing-masing secara merata. Pembelajaran IPA yang diterapkan menarik, menyenangkan, dan memotivasi belajar siswa.Kata kunci: lesson study, pembelajaran IPA, SMP Negeri 2 Seririt
The Development of Connected Integrated Science Modules based on Differentiated Learning on Solar System Materials Astiti, Kadek Ayu; Selamet, Kompyang; Herliandry, Luh Devi
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of a Connected Type Integrated Science Module based on differentiated learning aims to make it easier for students to understand science concepts in an integrated manner. This is done by connecting one concept to another by increasing analytical skills and realizing independent learning. Modules were developed to link one concept with another science concept to improve analytical skills and realize independent learning for students. This type of research and development (R&D) uses the ADDIE model with the stages of analysis, design, development, implementation and evaluation. The results of the validity test from material and media experts obtained an average score of 88.1 and 81.8 in both categories. The practitioner test was carried out using the module by the teacher and obtained an average score of 81.15 in the good category. The development and analysis results obtained show that the module can be used in the learning process but further research is needed on the practicality of using this module and it needs to be developed into other Integrated Science materials.Keywords: Module, connected type of integrated science, differentiated instruction.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpf.v11.n2.202301
Analisis Etnosains Pembuatan Genteng Tradisional di Desa Pejaten dan Relevansinya sebagai Konteks Materi IPA SMP Purnami, Ni Kadek Bela; Selamet, Kompyang; Sarini, Putri
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i2.259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kajian etnosains proses pembuatan genteng tradisional di Desa Pejaten serta mendeskripsikan relevansinya terhadap konteks materi IPA SMP. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan etnosains. Penelitian ini dilakukan di Banjar Pejaten, Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling diperoleh sebanyak tiga orang pengrajin genteng tradisional serta melalui teknik purposive sampling diperoleh tiga orang guru IPA SMP Negeri 2 Kediri. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian sains ilmiah berdasarkan sains asli masyarakat dalam proses pembuatan genteng tradisional di Desa Pejaten dapat dijadikan sebagai konteks materi dalam pembelajaran IPA SMP. Proses pembuatan genteng tradisional di Desa Pejaten meliputi pengolahan tanah liat, pencetakan, penganginan, penjemuran dan pembakaran. Kajian etnosains pada proses pembuatan genteng tradisional yang banyak mengandung sains ilmiah ditemukan pada tahap pencetakan dan pembakaran genteng. Temuan proses pembuatan tersebut relevan sebagai konteks pada materi perubahan sifat bahan, klasifikasi materi dan perubahannya, tekanan zat, kalor dan perpindahannya, serta pesawat sederhana. Tahapan ini mencerminkan sains masyarakat yang relevan untuk dijadikan konteks pembelajaran IPA berbasis budaya.
Hubungan Tingkat Pendidikan Akhir Orang Tua Dan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar IPA Kelas VIII Di SMP Negeri 3 Singaraja Br Tarigan, Tasya; Selamet, Kompyang; Putra, Bartolomeus Kristi Brahmantia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1181

Abstract

Penelitiaiibertujuan untuk menganalisis: (1) hubunganotingkat pendidikan akhir orang tua dengan hasil belajar IPA (2) hubungan motivasiobelajar dengan hasil belajar IPA, dan (3) hubungan antara tingkat pendidikan akhir orang tua dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPA kelas VIII SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasional. Populasi penelitian meliputi seluruh kelas VIII yang berjumlah 365 siswa, dengan sampel sebanyak 187 siswa yang ditentukan melalui teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner motivasi belajar, daftar isian data tingkat pendidikan akhir orang tua, dan tes hasil belajar IPA. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan korelasi Pearson Product Moment, Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan akhir orang tua dengan hasil belajar IPA yang ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,253 berkategori lemah, serta koefisien determinasi sebesar 6,4%. Hasil uji signifikansi menunjukkan nilai Fhitung = 12,618 > Ftabel = 3,89; (2) terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar IPA dengan koefisien korelasi sebesar 0,140 berkategori sangat lemah, serta koefisien determinasi sebesar 2,0%, dengan nilai Fhitung = 4,685 > Ftabel = 3,89; dan (3) terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan akhir orang tua dan motivasi belajar dengan hasil belajar IPA, yang ditunjukkan oleh koefisien korelasi ganda sebesar 0,280 berkategori lemah, serta kontribusi sebesar 7,8%, dengan nilai Fhitung = 7,799 > Ftabel = 3,05.
KAJIAN ETNOSAINS TRADISI GEBUG ENDE SERAYA DI DESA PATAS, KECAMATAN GEROKGAK DAN RELEVANSINYA PADA MATERI IPA SMP Purnami Dewi, Kadek Ita; Selamet, Kompyang; Juniartina, Putu Prima
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i2.46798

Abstract

This study is motivated by the limited use of local wisdom as a contextual learning resource in junior high school science. The aims of this study are to examine the ethnoscience concepts embedded in the Gebug Ende Seraya tradition in Patas Village, Gerokgak District, and to analyze their relevance to junior high school science materials. This research employs a descriptive qualitative method with an ethnoscience approach. The research subjects were selected using purposive sampling, including Gebug Ende performers, community leaders, and science teachers at SMP Negeri 5 Gerokgak. Data were collected through observation, interviews, documentation, and questionnaires, and were analyzed descriptively to identify the tools, stages of implementation, and scientific concepts contained in the tradition. The results show that the main tools used in the Gebug Ende Seraya tradition are the penyalin (a rattan striking stick) and the ende (a shield). The implementation stages include the matur piuning ritual, preparation of tools and costumes, and the performance led by a saye (referee). The ethnoscience study reveals local knowledge that can be reconstructed into scientific concepts, such as vibrations and waves, ecology, classification of living organisms, measurement, solid pressure, temperature and heat, as well as force and motion. The findings indicate that the most dominant concepts are related to the elements of force, motion, and energy, supported by the human organ system element in the junior high school science learning outcomes (Phase D). Therefore, this tradition has strong potential to be integrated as a contextual and meaningful science learning resource.