Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS NILAI-NILAI KEWIRAUSAHAAN DALAM FILM UPIN IPIN UNTUK PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Pramesti, Diana; Dewani, Ratih Surya; Arafatun, Sasih Karnita
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v5i1.1000

Abstract

This research was motivated by the importance of entrepreneurial values among elementary school children through the film Upin Ipin, which can be applied in daily life by making habits from both the family and school environment. The purpose of this study was to determine the value of entrepreneurship in the film Upin Ipin. This study used descriptive qualitative as an approach. The subject of this research was the film Upin Ipin. Data collection techniques in this study used observation. Meanwhile, the data analysis technique used the Miles and Huberman model with 3 stages, namely data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The findings show that the entrepreneurial values found in the film of Upin Ipin which derived from the episodes of "Bila Besar Nanti, Taman Mesra, Pokok Seribu Guna, and Rajin Menyimpan Bijak Belanja are 16 out of 17 entrepreneurial values, namely independence, discipline, creativity, cooperation, hard work, honest, action-oriented, never give up, innovative, strong motivation to succeed, commitment, communicative, responsibility, curiosity, leadership and realistic.
PENGENTASAN BUTA AKSARA DAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN NON FORMAL DI DESA TERAK Hikmawati, Agci; Apriani, Fitri; Arafatun, Sasih Karnita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 7, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v7i2.4236

Abstract

ABSTRACTTerak Village, located in Simpang Katis District, Central Bangka Regency, has significant natural potential, including waterfall tourist attractions and hilly areas, but faces serious challenges in the field of education. Based on available data, there are 13 village residents who are still illiterate and the school dropout rate is high, caused by internal factors such as low interest in learning, economic problems, and limited educational accessibility. The aim of this service is to overcome this problem through community empowerment in eradicating illiteracy and developing non-formal education in Terak Village. The methods used in this service include holding inspirational talk shows to strengthen educational motivation, as well as literacy training and non-formal education for children and the local community. It is hoped that through this activity, village communities, especially children, can gain a better understanding of the importance of education and can continue their education through the Community Learning Activity Center (PKBM). The expected results of this service are increased educational participation and a reduction in illiteracy and school dropout rates in Terak Village.Keywords: community empowerment, illiteracy, non-formal education, educational motivation, Terak VillageABSTRAKDesa Terak terletak di Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, memiliki potensi alam yang signifikan, termasuk objek wisata air terjun dan kawasan perbukitan. Namun, dalam bidang pendidikan, terdapat masyarakat yang masih buta aksara yang disebabkan oleh faktor-faktor internal seperti rendahnya minat belajar dan masalah ekonomi pada umumnya. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengatasi masalah tersebut melalui pemberdayaan masyarakat dalam mengentaskan buta aksara dan mengembangkan pendidikan non-formal di Desa Terak. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi penyelenggaraan talk show inspiratif untuk penguatan motivasi pendidikan, serta pelatihan buta aksara dan pendidikan non-formal bagi masyarakat setempat. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat desa, khususnya anak-anak, dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pendidikan dan memberantas buta aksara. Hasil yang diharapkan dari pengabdian ini adalah peningkatan partisipasi pendidikan dan penurunan angka buta aksara di Desa Terak. Kata Kunci: pemberdayaan masyarakat, buta aksara, pendidikan non-formal, motivasi pendidikan, Desa Terak
Pengembangan Media Kartu Kata Digital Berbasis Adobe Flash Cs6 Untuk Pemahaman Menyusun Kalimat Sederhana Siswa SD Sadira, Muhammad Rifandi; Arafatun, Sasih Karnita; Ardiansah, Feri
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 10 No 1 (2023): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/terampil.v10i1.14728

Abstract

Siswa mengalami kesulitan dalam menyusun kata menjadi sebuah kalimat sederhana dan belum adanya media pendukung serta minimnya penggunaan media sehingga guru kurang efektif dalam menyampaikan materi pembelajaran yang hanya terpaku oleh buku tematik. Tujuan penelitian untuk mengembangkan media kartu kata digital berbasis adobe flash cs6 sebagai pemahaman menyusun kalimat sederhana untuk siswa kelas II SD. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian dan pengembangan (Research and Development) mengadopsi model Borg and Gall yang meliputi 10 langkah yakni potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, produk massal. Subjek penelitian kelas II SD berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data melalui wawancara, angket (kuesioner) respon siswa dan validasi ahli sedangkan analisis data menggunakan deskripstif kuantitatif pada skala likert dan guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan validasi ahli memperoleh 84% dan ahli media memperoleh 90% dengan kriteria sangat valid, sedangkan uji coba produk memperoleh 100% dan uji coba pemakaian memperoleh 100% dengan kriteria sangat praktis. Dapat disimpulkan jika media kartu kata digital berbasis adobe flash cs6 untuk pemahaman menyusun kalimat sederhana siswa kelas II SD yang telah dikembangkan dinyatakan valid dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran
Pengaruh Media Puzzle Terhadap Kemampuan Membaca Siswa di Kelas III SD Negeri 4 Koba Shenda, Selma; Arafatun, Sasih Karnita; Hevitria
JBES (Journal Basic Education Skills) Vol 2 No 2 (2024): JBES (Journal Basic Education Skills)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/jbes.v2i2.90

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca siswa di kelas III SD Negeri 4 Koba sehingga masih banyak siswa yang belum lancar dalam membaca. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media puzzle terhadap kemampuan membaca siswa di kelas III SD Negeri 4 Koba. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah 28 siswa Kelas III SD Negeri 4 Koba Tahun Ajaran 2022/2023. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis paired-sampel-t-test. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, dari perhitungan uji normalitas diperoleh bahwa nilai pretest 0,101 > 0,05 dan nilai posttest 0,157 > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data berrdistribusi normal. Selanjutnya berdasarkan pengujian hipotesis diperoleh dari Uji paired-sampel-t-test dengan nilai data hipotesis thitung 10,630 > nilai ttabel 2,051. Karena thitung > ttabel maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan terdapat Pengaruh Media Puzzle terhadap Kemampuan Membaca di Kelas III SD Negeri 4 Koba.
DESAIN BUKU SOAL CERITA MATEMATIKA KONTEKS BUDAYA BANGKA UNTUK SISWA KELAS V SD Pitriyana, Sisi; Arafatun, Sasih Karnita; Hidayasa, Aulia Rahma
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.26018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain buku soal cerita matematika konteks budaya bangka untuk siswa kelas V SD. Latar belakang dari penelitian ini adalah belum tersedianya buku soal cerita matematika konteks budaya bangka untuk siswa SD. Buku soal cerita matematika konteks budaya bangka juga belum menjadi fokus dalam pembelajaran matematika di SD. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Prosedur pengembangan ini meliputi tahap-tahap sebagai berikut: Analisis, desain, development, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN 9 Pemali, Bangka-Indonesia. Objek penelitiannya adalah kurikulum, siswa karakteristik dan evaluasi bahan ajar. Penelitian ini menghasilkan yaitu: a) analisis kebutuhan siswa terhadap masalah belajar berdasarkan buku soal cerita matematika konteks budaya bangka sesuai dengan kurikulum, karakteristik siswa, materi pembelajaran dan tujuan. b) Hasil desain buku soal cerita matematika konteks budaya bangka yang terdiri sampul depan dan belakang, pendahuluan, daftar isi, buku petunjuk, dasar kompetensi, informasi pendukung, langkah tindakan, dan latihan.
Pengembangan Pendidikan Non-Formal Raja Bimbel melalui Pelatihan Tutor sebagai Upaya Pemberantasan Buta Aksara Masyarakat Putus Sekolah di Desa Wisata Terak Apriani, Fitri; Hikmawati, Agci; Arafatun, Sasih Karnita
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 1 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i1.3865

Abstract

Raja Bimbel merupakan salah satu kelompok masyarakat yang sangat memperhatikan angka buta aksara di desa terak. Data statistik pendidikan di Desa Terak menunjukkan fasilitas pendidikan masih minim. Terdata sekolah yang terdapat didesa terak sebanyak 2 sekolah di tingkat SD dan 1 sekolah di tingkat SMP. Pendataan Anak Putus Sekolah di Desa Terak yang didapat bahwa Terdapat 52 anak putus sekolah sedangkan yang Buta Aksara sebanyak 20 Orang dari umur produktif. Kegitan yang akan dilakukan adalah pelatihan literasi untuk memberantas buta aksara dengan target luaran tutor yang kompeten dan berdedikasi dalam program calistung untuk pemberantasan buta aksara, Penentuan dan koordinasi terkait peran dan tanggungjawab tim kelompok Raja Bimbel (Pembuatan Struktur Organisasi), serta Pengaturan jadwal pelaksanaan proram calistung (Baca, Tulis, dan Hitung). Metode yang digunakan adalah pendampingan atau suvervisi dengan tahap persiapan dan Perizinan, tahap pelaksanaan, dan tahap Evaluasi. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan sangat baik dan kondusif. Semua peserta yang hadir dengan tenang mengikuti seluruh kegiatan. Sampai dengan selesainya penyampaian materi oleh pemateri, semua peserta mendengarkan dengan seksama. Sehingga dari kegiatan ini menghasilkan tutor yang mampu memberikan pembelajaran yang menarik dan berdedikasi, visi dan misi bimbel, struktur organisasi dan SOP, serta jadwal pelatihan calistung yang terstruktur.