Wibawa, Muhammad Bayu
Universitas Ubudiyah Indonesia

Published : 83 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

SISTEM INFORMASI MENAJEMEN PENJUALAN MOBIL BEKAS PADA SHOWROOM KREASI MOBIL BERBASIS WEBSITE Hawalis Pratama; M Bayu Wibawa; Mahendar Dwi Payana
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i1.4810

Abstract

Showroom Kreasi Mobil di Meulaboh bergerak dalam penjualan mobil bekas dengan berbagai jenis kendaraan, seperti sedan, hatchback, minibus, pick-up, dan truk. Keterbatasan pemasaran terjadi karena showroom hanya mampu menampilkan delapan mobil, sementara mobil lainnya disimpan di gudang dan dipasarkan melalui agen. Saat ini, proses pemasaran mengandalkan kunjungan langsung ke lokasi, yang membatasi jangkauan pasar. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pengembangan website yang dapat memasarkan mobil secara luas, memberikan informasi ketersediaan mobil, dan mendukung pemesanan sementara secara online. Sistem dikembangkan menggunakan metode UML dan SDLC sebagai kerangka pengembangan.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RENCANA KERJA PEMERINTAH (RKP) DESA PADA GAMPONG LAGANG KABUPATEN ACEH BESAR BERBASIS WEBSITE Muhammad Dahrizal Fajri; M Bayu Wibawa; Rizka Albar
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i2.4838

Abstract

Pembangunan desa merupakan pendekatan yang diinisiasi oleh negara—baik oleh pemerintah maupun masyarakat—untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui pemanfaatan sumber daya yang tersedia. Pembangunan desa dianggap sebagai tanggung jawab politik negara dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sosial dan ekonomi di wilayah pedesaan. Di Gampong Lagang, ditemukan permasalahan dalam pengelolaan dan penyimpanan data pengeluaran dana di kantor keuchik yang menyebabkan rendahnya transparansi dan akuntabilitas, khususnya dalam pengelolaan dana untuk kegiatan seperti qurban, perayaan kemerdekaan, perlombaan bulan Ramadan, dan piknik tahunan. Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) adalah dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang menjadi pedoman bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan, serta sebagai dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa). Namun, proses perencanaan di Gampong Lagang belum memanfaatkan teknologi digital, sehingga pengelolaan data masih belum efisien. Data penting seperti notulen musyawarah, dokumen RPJM dan RKP desa sebelumnya, serta data anggaran, masih disimpan secara manual. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem informasi berbasis website yang mampu mencatat, merekap, dan menampilkan data perencanaan secara efisien dan transparan kepada masyarakat. Sistem ini bertujuan untuk memberikan arah yang jelas dalam pelaksanaan pembangunan desa, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memfasilitasi koordinasi dan integrasi program pembangunan desa secara lebih efektif dan efisien.
EVALUASI SISTEM INFORMASI PENGADAAN BARANG DAN ALAT TULIS KANTOR MENGGUNAKAN METODE TRADE PADA DINAS PARIWISATA ACEH Muttaqin Muttaqin; Rizki Julia Utama; M Bayu Wibawa
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i2.4875

Abstract

Pemanfaatan sistem informasi dalam proses pengadaan barang dan alat tulis kantor menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung efisiensi dan transparansi tata kelola administrasi pemerintahan. Dinas Pariwisata Aceh telah mengimplementasikan sistem informasi pengadaan sebagai upaya modernisasi proses permintaan dan distribusi kebutuhan operasional. Namun, dalam praktiknya, sistem tersebut masih menghadapi beberapa kendala teknis dan fungsional yang berdampak pada efektivitas kinerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sistem informasi pengadaan menggunakan metode TRADE (Targets, Resources, Analysis, Design, Evaluation) sebagai kerangka kerja evaluasi yang sistematis dan menyeluruh. Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi kelemahan sistem, menilai kesesuaian terhadap kebutuhan pengguna, dan merumuskan rekomendasi perbaikan yang relevan. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 30 responden pengguna sistem serta wawancara mendalam kepada pihak terkait. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa beberapa aspek sistem belum memenuhi target yang diharapkan, khususnya dalam hal kemudahan penggunaan dan integrasi data. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada peningkatan antarmuka pengguna, pelatihan pemanfaatan sistem, serta penguatan dukungan teknis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan perbaikan sistem pengadaan di lingkungan Dinas Pariwisata Aceh serta sebagai referensi bagi instansi lain dalam pengembangan sistem informasi yang efektif.
PERAN OPEN DATA DALAM MEWUJUDKAN OPEN GOVERNANCE: STUDI OPTIMALISASI DI SEKTOR PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN ACEH JAYA Munawarul Fattah; Desita Ria Yusian TB; M Bayu Wibawa
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i2.4889

Abstract

Abstrak - Open data merupakan salah satu instrumen utama dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pemerintahan, yang menjadi pilar utama dalam penerapan open governance. Kabupaten Aceh Jaya mempunyai portal  open  data sebagai bentuk keterbukaan pemerintah kepada masyarakat di bawah naungan Dinas Komunikasi dan Informatika dan Persandian  (DISKOMINSA)  Kabupaten Aceh Jaya. Studi ini mengeksplorasi bagaimana optimalisasi penggunaan open data dapat meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan daerah di Kabupaten Aceh Jaya. Dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, jumlah sampel dalam penelitian ini 31 orang dengan durasi penelitian 2 bulan, dengan menggunakan instrumen kuesioner, penelitian ini mengidentifikasi berbagai tantangan dan strategi dalam implementasi open data di lingkungan pemerintah daerah. Data diperoleh melalui wawancara dengan pemangku kebijakan terkait, observasi langsung terhadap platform open data, serta analisis dokumen kebijakan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan open data di Kabupaten Aceh Jaya telah mengalami perkembangan signifikan, namun masih menghadapi beberapa kendala, seperti kurangnya tenaga ahli dalam pengelolaan data serta keterbatasan dalam integrasi sistem data antar instansi. Untuk mengatasi hambatan tersebut, diperlukan strategi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur teknologi, serta optimalisasi regulasi yang mendukung ekosistem open data. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah lainnya dalam meningkatkan keterbukaan informasi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan responsif.Kata Kunci: Open Data, Open Governance, Pemerintahan Daerah, Transparansi, Partisipasi Publik, Aceh Jaya
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TATA USAHA PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN ACEH Vikri Hardi Nursal; M Bayu Wibawa; Rizki Julia Utama
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v12i1.4915

Abstract

Pelayanan administrasi yang efektif dan efisien merupakan aspek krusial dalam kinerja lembaga pemerintahan, terutama pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan informasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi manajemen tata usaha guna mendigitalisasi proses administrasi, mengoptimalkan alur kerja, serta meningkatkan akurasi dan transparansi pengelolaan dokumen. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode penelitian rekayasa perangkat lunak dengan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC) yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi yang terintegrasi mampu mengurangi waktu proses, meminimalisasi kesalahan pencatatan, dan mempercepat akses informasi internal. Selain itu, sistem yang dikembangkan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja administrasi, yang pada akhirnya mendukung terciptanya pelayanan publik yang lebih responsif dan akuntabel. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi instansi pemerintah lain dalam mewujudkan transformasi digital di sektor administrasi.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP APLIKASI ‘ E-ABSENSI PEMKAB PIDIE’ OLEH APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) DI KANTOR BUPATI PIDIE Dessy Anna; M Bayu Wibawa; Desita Ria Yusian TB
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i2.4951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna terhadap aplikasi E-Absensi Pemkab Pidie oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Bupati Pidie. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner berbasis skala Likert. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan Importance-Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat kepuasan pengguna tergolong tinggi, dengan dimensi "Assurance" memperoleh skor tertinggi dan "Tangibles" sebagai dimensi dengan skor terendah. Temuan ini memberikan masukan strategis untuk peningkatan aspek teknis dan layanan dukungan aplikasi.
ANALISIS EFEKTIVITAS SISTEM PENGHUBUNG LAYANAN DIGITAL DALAM MENDUKUNG TATA KELOLA SPBE DI LINGKUP PEMERINTAH KABUPATEN ACEH JAYA Aguslita Aguslita; Rizka Albar; M. Bayu Wibawa; Desita Ria Yusian TB
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i2.4971

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas sistem penghubung layanan digital dalam mendukung tata kelola SPBE di lingkup Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya. Menggunakan metode penelitian campuran (kuantitatif dan kualitatif), data dikumpulkan melalui survei terhadap 24 ASN staf Teknologi Informasi dan wawancara dengan pemangku kebijakan. Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa 87% responden menyatakan aplikasi SPBE memberikan dampak positif terhadap efisiensi kerja (58% setuju, 29% sangat setuju), sementara 13% menyatakan tidak setuju. Pada aspek keamanan, hanya 42% responden menyatakan puas, 33% bersikap netral, dan 25% merasa kurang puas terhadap sistem perlindungan data. Hasil kualitatif mengungkapkan bahwa meskipun sistem telah dilengkapi enkripsi data dan autentikasi dua faktor, masih terdapat tantangan dalam implementasi, termasuk keterbatasan infrastruktur jaringan dan SDM IT. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi yang berkelanjutan, pengembangan sistem keamanan, perancangan antarmuka yang lebih ramah pengguna, dan optimalisasi arsitektur SPBE untuk meningkatkan indeks SPBE Kabupaten Aceh Jaya.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN PEMEGANG SERTIFIKAT FREKUENSI RADIIO WILAYAH BANDA ACEH Munadi Munadi; M Bayu Wibawa; Mahendar Dwi Payana
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i2.4992

Abstract

Seiring dengan meningkatnya penggunaan frekuensi radio dalam berbagai sektor, pengelolaan dan pemantauan pemegang sertifikat frekuensi radio di wilayah Banda Aceh menjadi sangat penting. Namun, pencatatan dan pemantauan yang masih dilakukan secara manual atau menggunakan sistem yang kurang terintegrasi menyebabkan kesulitan dalam melacak informasi terkait pemegang sertifikat, lokasi penggunaan, serta status alokasi frekuensi.Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan sebuah Sistem Informasi Geografis (SIG) yang dapat memetakan pemegang sertifikat frekuensi radio di wilayah Banda Aceh. Sistem ini akan mengintegrasikan data pemegang sertifikat dengan peta digital, sehingga memudahkan akses dan pemantauan informasi terkait lokasi dan alokasi frekuensi.Diharapkan dengan adanya SIG ini, pengelolaan frekuensi radio dapat menjadi lebih efisien, transparan, dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat terkait alokasi frekuensi, identifikasi potensi interferensi, serta perencanaan penggunaan frekuensi radio di Banda Aceh
PERANCANGAN APLIKASI MOBILE UNTUK PELAPORAN GANGGUAN FREKUENSI KEPADA BALMON Rifki Wahyudiansyah; M Bayu Wibawa; Rizka Albar
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i2.5064

Abstract

Spektrum frekuensi radio merupakan sumber daya alam terbatas yang memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai layanan komunikasi seperti televisi, telekomunikasi seluler, hingga komunikasi darurat. Pengelolaan spektrum secara efektif menjadi tanggung jawab Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio (Balmon) di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika. Dalam era transformasi digital, kebutuhan akan pengawasan spektrum yang cepat, akurat, dan partisipatif semakin meningkat. Namun, proses pelaporan gangguan frekuensi oleh masyarakat saat ini masih dilakukan secara manual melalui surat, email, atau telepon, yang memiliki banyak keterbatasan dari sisi waktu dan validitas informasi. Akibatnya, terjadi keterlambatan dalam penanganan gangguan dan menurunkan efektivitas sistem pengawasan Balmon. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah aplikasi mobile untuk memfasilitasi pelaporan gangguan frekuensi secara cepat, terstruktur, dan berbasis lokasi. Aplikasi ini memungkinkan pengguna melaporkan gangguan dengan melampirkan bukti visual (foto/audio), serta terkoneksi langsung dengan basis data Balmon untuk mempermudah proses verifikasi dan tindak lanjut. Dilengkapi antarmuka yang ramah pengguna, fitur pelacakan status laporan, dan notifikasi otomatis, aplikasi ini diharapkan menjadi jembatan antara masyarakat dan Balmon dalam menciptakan ekosistem pengawasan frekuensi yang partisipatif. Hasil dari penelitian ini diharapkan melahirkan prototipe aplikasi yang dapat diterapkan secara nyata serta mendukung upaya digitalisasi layanan publik di bidang pengelolaan spektrum radio
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN INVESTARIS ALAT PADA BALMON ACEH BERBASIS WEB Armansyah Armansyah; M Bayu Wibawa; Desita Ria Yusian TB
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i2.5082

Abstract

Sistem informasi memberikan kemudahan dalam memperoleh data secara cepat dan efisien, yang mendukung aktivitas pekerjaan dan usaha. Pengelolaan inventaris merupakan aspek penting dalam perusahaan karena inventaris adalah aset yang harus terpantau lokasinya dan dilaporkan secara berkala. Tanpa sistem manajemen yang memadai, pelacakan dan monitoring inventaris sering menghadapi kendala. Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi manajemen inventaris menggunakan metode waterfall. Sistem ini dilengkapi dengan diagram use case dan ERD serta database. Pengembangan sistem ini untuk mendukung efisiensi kerja, meminimalkan kerugian, serta mempermudah pengambilan keputusan strategis. Gambaran sistem terdiri dari dari 2 pengguna yaitu admin dan kepala yang memiliki fungsi akses berbeda. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk membantu pihak admin atau petugas dalam mengelola inventaris dinas atau perusahaan dan memberikan kemudahan penyediaan informasi secara mudah cepat dan dimana saja serta dapat menitoring ketersediaan inevntaris.