Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENERAPAN METODA HEALING TOUCH UNTUK MENGATASI STRES GURU DALAM MENGHADAPI TANTRUM PADA ANAK AUTIS DI PKH AUSTISMA YPPA PADANG Guslinda, Guslinda; Yolanda, Yola; Annisa; Afifah Nabila; Melfa Adilla Putri; Tifa Albiqryah; Galuh Maharani Putri; Dina Gustina Putri
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jam.v5i1.605

Abstract

Latar Belakang: Tidak sebandingnya jumlah guru yang ada dengan siswa yang mengalami autis. Guru di PKh Autisma YPPA Padang berjumlah 16 orang dengan siswa 52 orang. Perbedaan karekter kepribadian pada anak yang berbeda-beda terutama prilaku tantrum anak autis ketika ada keinginan yang tidak terpenuhi. Inilah yang membuat guru mengalami stres, untuk mengatasinya diadakan edukasi tentang cara menghadapi anak tantrum dan Healing Touch yang bertujuan untuk relaksasi, mengurangi kecemasan dan stres, serta memperbaiki suasana hati. Metode: Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dengan melakukan Edukasi tentang cara menghadapi anak tantrum serta melakukan metoda Healing touch Pada guru PKh di SLB Autisma YPPA Padang pada hari senin Tanggal 16 dan selasa tanggal 17 Desember 2024, dimulai dari jam 09.00-12.00 WIB. Peserta adalah guru yang berada SLB Autisma YPPA Padang Pemberian edukasi tentang cara mengatasi anak tantrum, didapatkan peningkatan pengetahuan guru tentang cara menghadapi anak autis tantrum serta terjadi penurunan tingkat stres pada guru. Hasil: hasil pengabdian masyarakat Setelah diberikan edukasi tentang cara mengatasi anak tantrum, didapatkan peningkatan pengetahuan guru tentang cara menghadapi anak autis tantrum serta terjadi peningkatan kemampuan melakukan healing touch dan cara mengatasi stres dan cemas pada guru.
HUBUNGAN UMUR DAN JENIS KELAMIN TERHADAP KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL ANAK AUTIS Guslinda, Guslinda; Yolanda, Yola; Afifah Nabila Putri; Tifa Albiqyah; Galuh Maharani Putri; Dina Gustina Putri
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v8i1.604

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi anak autis adalah ketidakmampuan dalam melakukan interaksi sosial, tidak memiliki respons sosial dan empati, komunikasi sosial bermasalah serta kesulitan dalam menjalin hubungan sosial.  Banyak faktor yang menyebabkan anak autis tidak dapat berinteraksi sosial secara baik diantaranya adalah motivasi, jenis kelamin, lingkungan, nilai latar belakang sosio kultural, dan usia. Faktor usia dan jenis kelamin cenderung lebih besar mempengaruhi interkasi anak autis. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran hubungan usia dan jenis kelamin terhadap kemampuan interaksi sosial anak berkebutuhan khusus (Autisme). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel pada penelitian ini adalah Anak berkebutuhan khusus (Autisme) di PKh Autisma YPPA dengan instrumen yang akan digunakan pada penelitian ini adalah Autism Treatment Evaluation Checlist (ATEC). Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan interaksi sosial pada anak autis hampir seluruhnya mempunyai kriteria kurang baik. Faktor yang mempengaruhinya adalah umur.
Mindfulness Kombinasi Musik Instrumental Terhadap Kemampuan Remaja Dalam Mengendalikan Stres Yolanda, Yola; Guslinda, Guslinda; Septia, Wia
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 1 (2024): JIK-April Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i1.1019

Abstract

Percepatan perkembangan fisik mental dan emosional yang terjadi pada remaja merupakan faktor yang menyebabkan seringnya remaja dilanda permasalahan yang kemudian membuat remaja stress. Remaja yang mengalami stress akan berdampak pada fisik dan psikologis yang memberikan efek buruk pada remaja. Akibat dari stres, remaja akan mengalami ketidakseimbangan emosional karena dipicu oleh lingkungan dan diri sendiri dan stresor lainnya. Remaja akan merasakan tidak dapat mengendalikan dirinya sehingga remaja akan berprilaku agresif. Penelitian ini bertujuan.untuk mengetahui pengaruh terapi Mindfulness Terhadap Kemampuan Remaja Dalam Mengendalikan Stres. Jenis penelitian quasi eksperimental design dengan pendekatan one group pre-test post-test, dilaksanakan pada tanggal 11-27 Oktober 2023. Sampel digunakan sebanyak 12 orang yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiah Lubuk Begalung Padang Instrument yang akan digunakan pada penelitian ini adalah Depresion Anxietas Stress Scale (DASS) untuk menentukan skor stres yang dirasakan oleh responden. Hasil penelitian akan diolah menggunakan uji T test. Hasil penelitian didapatkan rerata stres sebelum diberikan intervensi sebesar 22,25 dan standar deviasi 5,529. Rerata stress sesudah diberikan intervensi  17,92 dan standar deviasi 3,502. Terdapat pengaruh sebelum dan sesudah diberikan terapi  mindfulness dengan kombinasi musik instrumental.
PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI BERBASIS ISU LINGKUNGAN LOKAL PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS V SEKOLAH DASAR Triannisa, Sisca; Erlisnawati, Erlisnawati; Guslinda, Guslinda
Tunjuk Ajar : Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/

Abstract

This research aims to address the limited availability of contextual digital learning media in elementary schools, particularly the absence of animated videos that integrate local environmental issues relevant to student’s daily lives, by developing a valid and practical animated video for fifth-grade natural and social science learning. The animated video based on local environmental issues was developed using the Research and Development (R&D) method with Thiagarajan’s 4D model. It passed the validation stage by material experts, media experts, and language experts, achieving a final percentage score of 92% (very valid). Then, the practicality test with teachers and students resulted in a final percentage score of 84% (very practical). The development of this animated video not only provides an effective and contextual learning resource for teachers, but also supports students’ conceptual understanding and environmental awareness, demonstrating its potential for broader application in natural and social science learning.
Pemberdayaan Guru Sd untuk Merancang Projek Edukasi Lingkungan Berkelanjutan sebagai Langkah Nyata Menuju SDGs di Indragiri Hulu Alpusari, Mahmud; Mustafa, M. Nur; Mulyani, Eva Astuti; Guslinda, Guslinda; Fendrik, Muhammad; Anggriani, Mitha Dwi
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.612-620

Abstract

This community service activity was carried out at Gugus 3 Public Elementary School, Pasir Penyu District, Indragiri Hulu Regency, with the aim of empowering elementary school teachers in designing sustainable environmental education projects based on local potential. Teachers in this area still face limitations in learning resources, understanding of environmental issues, and teaching media that are contextual to students' lives. This program is designed to increase teachers' capacity in developing and implementing environmental education pocketbooks as relevant thematic learning media and supporting the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs). The implementation of this community service activity is carried out through four main stages: planning, implementation, training, and evaluation. Each stage is interconnected and makes a significant contribution to program achievements. The training combines theory, discussion, and direct practice so that teachers are able to integrate environmental issues into learning. Evaluation results show that the program received a very positive response from participants with an average satisfaction score of 91.08%. Teachers reported an increase in understanding of sustainability principles, skills in designing teaching media, confidence in developing pocketbooks, and motivation to involve students in environmental projects. Although there are still challenges in the form of limited resources, this activity has proven effective in strengthening the role of teachers as agents of change in forming an environmentally aware generation and encouraging the realization of sustainable development in the region.
VIRTUAL REALITY (VR) DENGAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM IMPLEMENTASI REHABILITASI PSIKOSOSIAL ODGJ Yolanda, Yola; Febriyanti, Febriyanti; Guslinda, Guslinda
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7447

Abstract

Pendahuluan: Gangguan jiwa merupakan masalah kesehatan global yang membutuhkan pendekatan rehabilitasi psikososial yang efektif. Keterbatasan tenaga profesional dan fasilitas layanan menimbulkan kebutuhan inovasi terapi, termasuk penggunaan Virtual Reality (VR). Teknologi ini berpotensi menciptakan lingkungan simulatif aman yang mampu meningkatkan fungsi sosial dan emosional Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen One Group Pretest–Posttest pada 10 ODGJ yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi VR diberikan selama tiga hari. Empat aspek perilaku psikososial diukur, yaitu emosi-afektif, interaksi-komunikasi, kognitif-adaptif, dan motorik-fisik. Analisis dilakukan menggunakan Paired T-test untuk melihat perbedaan skor sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Skor rata-rata perilaku psikososial sebelum intervensi adalah 1,24 (SD 0,18), menggambarkan kemampuan awal yang rendah dan homogen. Setelah diberikan intervensi VR, skor meningkat menjadi 2,37 (SD 0,20), dengan selisih 1,13 poin. Hasil uji statistik menunjukkan peningkatan signifikan (p0,00). Perbaikan terlihat pada regulasi emosi, kemampuan interaksi, respons kognitif, serta koordinasi motorik; responden menjadi lebih tenang, lebih komunikatif, dan mampu mengikuti instruksi simulasi dengan lebih baik. Kesimpulan: Intervensi VR terbukti efektif meningkatkan fungsi psikososial ODGJ dalam waktu singkat. Lingkungan virtual yang imersif memfasilitasi pembelajaran sosial dan emosional tanpa risiko stigma, sementara pendekatan terapi digital ini membantu secara personal. VR dapat menjadi alternatif inovatif pendukung terapi konvensional dalam upaya rehabilitasi psikososial di layanan kesehatan jiwa.