Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PERAN PRAMUKA DALAM MENUMBUHKEMBANGKAN KARAKTER MASYARAKAT: THE ROLE OF SCOUTS IN BUILDING COMMUNITY CHARACTER Siddik Romadhan; Eko Adi Sumitro
KHIDMATUNA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Al Fithrah Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/khidmatuna.v2i1.413

Abstract

Gerakan pramuka merupakan organisasi gerakan kepanduan Nasional Indonesia untuk lembaga pendidikan non formal yang mengadakan kegiatan kepramukaan. Kegiatan pramuka sebaga alat pembinaan anggota pramuka untuk menyalurkan kemampuan bakat dan minatnya yang sangat penting dilaksanakan. Pembentukan karakter yang sangat berbeda sangat memungkinkan dikembangkan dalam setiap kegiatan individu. Salah satu tujuan gerakan pramuka yaitu menumbuhkembangkan rasa cinta tanah air dan rasa  kepedulian terhadap  bangsa, kepedulian terhadap sesama hidup dan alam seisinya. Kepedulian hidup yaitu sesama masyarakat, misalnya memberi pelatihan tentang cara mendaur ulang sampah plastik atau gotong-royong membuat tempat sampah di daerah sekitar. Upaya pendidikan melalui adanya kepramukaan  yang ada di Indonesia sasaran utamanya  meningkatkan sumber daya kaum muda dalam mewujudkan masyarakat yang mandani dan melestarikan keutuhan. Hal ini, tim PKM universitas wiraraja kerjasama dengan UKK Pramuka universitas wiraraja untuk membantuk mensukseskan peran pramuka dalam menumbuhkembangkan karakter masyarakat khususnya masyarakat batang-batang. Tim PKM ini sebelumnya sudah pernah melakukan observasi secara langsung tentang keadaan dilingkungan masyarakat. Dengan adanya peran pramuka dilingkungan masyarakat dapat membantu melestarikan lingkungan sekitar. Kata Kunci: Pramuka, Karakter, Masyarakat
Pengaruh Penguasaan Kosakata dan Tata Bahasa Indonesia terhadap Kemampuan Menulis Eksposisi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Gapura Kabupaten Sumenep Eko Adi Sumitro; Hanifatur Rizqi
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v12i1.5713

Abstract

“Dalam menyampaikan informasi kepada pembaca, diperlukan kemampuan dan penguasaan kosakata untuk menggunakan kata-kata yang baik dan mengikuti tata bahasa yang benar dalam penulisan paparan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh penguasaan kosakata dan tata bahasa Indonesia terhadap kemampuan menulis eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gapura Kabupaten Sumenep. Penelitian ini menggunakan metode penelitian ex-post facto dengan subjek penelitian berjumlah 34 siswa. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan kosakata, tata bahasa, dan menulis eksposisi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik korelasi product moment dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan penguasaan kosakata terhadap kemampuan menulis eksposisi, pengaruh positif dan signifikan penguasaan tata bahasa Indonesia terhadap kemampuan menulis eksposisi, serta pengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama penguasaan kosakata dan tata bahasa Indonesia terhadap kemampuan menulis eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gapura Kabupaten Sumenep.”
Upaya Peningkatan Motivasi dan Kreatifitas serta Skill Menulis Teks Narasi dengan Tekhnik Parafrase Wacana Dialog Pada Siswa Sekolah Dasar Sumitro, Eko Adi; Romadhan, Siddik
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School VOL 4 NO 2 OCTOBER 2021
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v4i2.2079

Abstract

The review in this study is to expand students' movement and storytelling abilities for 5th grade students of SDN Totosan II in learning how to create an account using the exchange conversation summary method. This test model is a vehicle homeroom activity research model. The subjects of this study were fifth grade students of SD Totosan in Batang-Batang District. The sources of information used are: places and events, witnesses, and notes. Data collection techniques were carried out by observation (observation), interviews, writing tests/assignments, and document analysis. Implementation begins through the initial survey, cycle I, cycle II, up to cycle III. Some cycles consist of four stages, namely: (1) action planning; (2) implementation of actions; (3) action observation; and (4) analysis and reflection. Based on the results of the study, it was proven that the application of the paraphrasing technique of dialogue discourse was able to increase student activity during the learning process and at the same time be able to improve students' narrative writing skills.
Pengaruh Penggunaan Permainan Edukatif dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Inggris pada Anak Usia Pra-Sekolah Hanifatur Rizqi; Eko Adi Sumitro
Sintaksis : Publikasi Para ahli Bahasa dan Sastra Inggris Vol. 2 No. 4 (2024): Juli: Publikasi Para ahli Bahasa dan Sastra Inggris
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/sintaksis.v2i4.803

Abstract

This research aims to analyze the effect of using educational games on learning English vocabulary in pre-school children. The background of this research is based on the importance of learning English from an early age, where vocabulary mastery is a crucial basic component. The research method used was an experiment with a pretest-posttest control group design. The research sample consisted of 60 pre-school children who were randomly divided into experimental groups and control groups. The experimental group was given vocabulary learning using various educational games, while the control group used conventional methods. Data was collected through vocabulary tests before and after treatment, as well as observations during the learning process. The results of data analysis show that there is a significant increase in mastery of English vocabulary in the experimental group compared to the control group. These findings indicate that educational games can be an effective method in improving English vocabulary learning in pre-school children. This research suggests that educators consider the integration of educational games in the English language learning curriculum for early childhood.
Peran Pesantren Dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045 Melalui Pendidikan Karakter Imam Hanafi; Moh. Wardi; Eko Adi Sumitro
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 9 No. 2 (2023): Desember
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v9i2.2492

Abstract

This research examines the role of pesantren (Islamic boarding schools) in realizing a golden Indonesia for 2045. This is significant because pesantren is one of the oldest educational institutions in Indonesia with their variety and characteristics; moreover, it has produced a lot of graduates who have participated in developing Indonesia. This research applied a qualitative library method. The data utilized in this research were secondary data obtained from several journal articles and other library sources that were considered relevant to it. The obtained data were analyzed by using a descriptive analysis. Its results suggest that to realize a golden Indonesia 2045, we should focus on not only how to develop intellectual and intelligent generation but also how to build characters and morals with the principles of independence, service, nationality; these three principles have been implemented in the pesantren.
Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa Sekolah Menengah Atas: Studi Eksperimen Metode Pembelajaran Berbasis Proyek Sumitro, Eko Adi; Rizqi, Hanifatur
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): Mei-Agustus 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1689

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PBL) adalah pendekatan yang melibatkan siswa dalam penyelidikan mendalam terhadap topik yang kompleks dan relevan, dengan tujuan mendorong keterlibatan aktif dan pengembangan keterampilan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kemampuan berbicara (Speaking) bahasa Inggris pada siswa Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa kelas XI di SMAN 2 Sumenep yang dipilih secara acak, dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan metode PBL dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berbicara, observasi kelas, dan wawancara dengan siswa serta guru. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik inferensial dengan uji hipotesis atau uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara bahasa Inggris dengan metode PBL mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan metode konvensional. Penerapan PBL juga meningkatkan motivasi belajar siswa dan partisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Temuan ini menyarankan bahwa metode PBL dapat dijadikan sebagai alternatif efektif dalam pembelajaran bahasa Inggris di tingkat SMA. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pelatihan bagi guru dalam menerapkan metode PBL secara efektif serta pengembangan kurikulum yang mendukung integrasi PBL dalam pembelajaran bahasa Inggris.
Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa Sekolah Menengah Atas: Studi Eksperimen Metode Pembelajaran Berbasis Proyek Sumitro, Eko Adi; Rizqi, Hanifatur
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1689

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PBL) adalah pendekatan yang melibatkan siswa dalam penyelidikan mendalam terhadap topik yang kompleks dan relevan, dengan tujuan mendorong keterlibatan aktif dan pengembangan keterampilan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kemampuan berbicara (Speaking) bahasa Inggris pada siswa Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa kelas XI di SMAN 2 Sumenep yang dipilih secara acak, dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan metode PBL dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berbicara, observasi kelas, dan wawancara dengan siswa serta guru. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik inferensial dengan uji hipotesis atau uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara bahasa Inggris dengan metode PBL mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan metode konvensional. Penerapan PBL juga meningkatkan motivasi belajar siswa dan partisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Temuan ini menyarankan bahwa metode PBL dapat dijadikan sebagai alternatif efektif dalam pembelajaran bahasa Inggris di tingkat SMA. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pelatihan bagi guru dalam menerapkan metode PBL secara efektif serta pengembangan kurikulum yang mendukung integrasi PBL dalam pembelajaran bahasa Inggris.
Peningkatan Kosakata (Vocabulary) Bahasa Inggris Pada Siswa SMP: Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Duolingo Rizqi, Hanifatur; Iddrus, Iddrus; Sumitro, Eko Adi
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2610

Abstract

Penguasaan kosakata akan sangat memengaruhi beberapa aspek keterampilan bahasa, termasuk mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Media pembelajaran berfungsi sebagai sumber daya yang digunakan oleh guru dalam proses pedagogis, dan pemilihan media yang tepat secara signifikan meningkatkan pemahaman dan pemahaman siswa terhadap konten instruksional. Penelitian ini berupaya untuk menilai kemanjuran platform pembelajaran berbasis teknologi, Duolingo, dalam meningkatkan kosakata bahasa Inggris kepada siswa kelas III di SMPN 2 Sumenep. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dua kelompok, khususnya membandingkan kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Kelompok eksperimen adalah Kelas III A, yang terdiri dari 21 siswa, sedangkan kelompok kontrol adalah Kelas III B, yang juga terdiri dari 21 anak. Kedua kelompok akan menjalani tes awal dan tes akhir, meskipun menerima perlakuan yang berbeda. Kelompok eksperimen menerima pembelajaran melalui Duolingo, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode pengajaran tradisional. Peneliti menggunakan SPSS 25 untuk analisis data guna menilai kemanjuran aplikasi media pembelajaran. Hasil studi ini mengungkap perbandingan nilai rata-rata (mean) dari Pre-test dan Post-test di kelas eksperimen dan kelas kontrol, yang menunjukkan 33,09524 > 16,90476. Kelas eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi daripada kelas kontrol, yang menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan di kelas eksperimen lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa daripada di kelas kontrol. Temuan uji signifikansi (Sig. 2-tailed) menghasilkan nilai 0,000, yang kurang dari 0,05, yang menunjukkan perbedaan yang signifikan antara nilai Pre-test dan Post-test di kelas eksperimen dan kontrol.
Implementasi Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Sastra di Sekolah Menengah Atas Sumitro, Eko Adi; Puniman, Puniman
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v13i2.8255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran sastra di Sekolah Menengah Atas (SMA). Pendidikan karakter memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian siswa yang berintegritas, bertanggung jawab, dan berempati. Sastra, sebagai media pembelajaran yang kaya akan nilai-nilai moral dan kemanusiaan, menawarkan pendekatan yang efektif untuk mengintegrasikan pendidikan karakter dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di beberapa SMA. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru bahasa Indonesia, dan analisis dokumen terkait kurikulum dan bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sastra, melalui pembacaan, diskusi, dan analisis karya sastra, mampu mendorong siswa untuk memahami dan menginternalisasi nilai-nilai karakter seperti toleransi, kerja keras, kejujuran, dan tanggung jawab. Namun, implementasi ini masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan waktu pembelajaran dan kurangnya pelatihan guru dalam mengintegrasikan pendidikan karakter. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan strategi pembelajaran sastra yang lebih terstruktur dan pelatihan intensif bagi guru untuk mengoptimalkan peran sastra dalam pendidikan karakter
Pengaruh Penggunaan AI Generatif terhadap Kemampuan Menulis Esai Siswa SMA pada Tahun 2025 Sumitro, Eko Adi; Ramadhan, Siddik
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan AI generatif, khususnya ChatGPT, terhadap kemampuan menulis esai siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) pada tahun 2025. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang mulai dimanfaatkan dalam proses pembelajaran, termasuk dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) digunakan dalam penelitian ini. Dua kelas dari salah satu SMA di Jakarta dijadikan sampel penelitian, yaitu kelas eksperimen yang diberikan penggunaan AI generatif dalam proses penulisan esai dan kelas kontrol yang diberikan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa tes menulis esai sebelum dan sesudah perlakuan, lembar observasi, serta angket persepsi siswa digunakan untuk mengumpulkan data. Dari hasil analisis data, perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis esai siswa yang menggunakan AI generatif dan yang tidak digunakan ditemukan. Peningkatan pada aspek struktur, kosakata, dan koherensi tulisan ditunjukkan oleh siswa yang menggunakan AI generatif. Namun, potensi ketergantungan terhadap teknologi serta penurunan orisinalitas pada sebagian siswa juga ditemukan. Penggunaan AI sebagai alat bantu dalam pembelajaran menulis direkomendasikan dalam penelitian ini, dengan pengawasan dan pembimbingan yang tepat dari guru.