Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Environment Behavior and Engineering

PENINGKATAN NILAI KALOR BRIKET TONGKOL JAGUNG (Zea mays) DENGAN PENAMBAHAN CANGKANG KEMIRI (Aleurites molluccuna) Ashar, Zulkifli; Syaiful, Andi Zulfikar; Tang, M; Akrim, Djusdil; Amiruddin, Ahmad
JEBE: Journal of Environment Behavior and Engineering Vol. 2 No. 2 (2024): JEBE: Journal of Environment Behavior and Engineering, Desember 2024
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebe.v2i2.5524

Abstract

Menurut data Kementerian Pertanian RI, kegiatan usahatani jagung akan menghasilkan limbah tongkol jagung sebesar 20,87% dan 19,13% yang terdiri dari batang, daun dan sekam. Rata-rata produksi jagung yang dibutuhkan adalah 12.193.101 ton per tahun. Produksi tersebut akan menghasilkan limbah tongkol jagung sekitar 8.128.734 ton per tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas kalori briket tongkol jagung dengan cara mencampur limbah kulit kemiri secara proporsional. Metode penelitian ini berbasis eksperimen dengan melakukan uji coba di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi campuran yang ideal adalah 70% Tongkol Jagung dan 30% Kulit Kemiri dengan capaian kadar kalori sebesar 4.346 kkal sehingga memenuhi nilai ekonomis dan merupakan kategori produk yang ramah lingkungan
REVIEW FASILITAS INFRASTRUKTUR PANSIMAS DI DESA BONTO BAHARI, KECAMATAN BONTOA, KABUPATEN MAROS: REVIEW OF PANSIMAS INFRASTRUCTURE FACILITIES IN BONTO BAHARI VILLAGE, BONTOA DISTRICT, MAROS REGENCY Akrim, Djusdil; Swandi, Ahmad; Amiruddin, Ahmad; Yusuf, Andi Rumpang
JEBE: Journal of Environment Behavior and Engineering Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Environmental Behavior and Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jebe.v3i2.8104

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mereview fasilitas infrastruktur PANSIMAS di Wilayah Pesisir Bonto Bahari, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros. Metode penelitian yang digunakan adalah Identifikasi Masalah dan Analisis Potensi (IMAP). Temuan berupa sarana dan prasarana air bersih di Desa Bontobahri tergolong kurang baik. Hal ini disebabkan oleh fasilitas PAMSIMAS yang tidak beroperasi dan dan carut-marutnya kontrak kerjasama pengelolaan air bersama mitra PANSIMAS Desa lain. Selanjutnya masalah sanitasi lebih banyak dialami kelompok masyarakat rentan di Dusun Baji Areng dan Dusun Cambayya. Rendahnya kesadaran Masyarakat dan terbatasnya infrastruktur sanitasi. Termasuk persoalan sampah menjadi perhatian khusus dimana ada indikasi minimnya kesadaran masyarakat dan kebiasaan buruk warga dalam membuang sampah. Kondisi ini menunjukkan perlunya meningkatkan kesadaran tentang kesehatan dan sanitasi yang baik. Sekaligus urgensi penyediaan akses air bersih yang aman dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Bonto Bahari.