Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Rancang Bangun Prototype Jemuran Berbasis Iot (Internet Of Things) Husna, Raudhatul; Nasir, Muhammad; Hidayat, Hari Toha
Jurnal Teknologi Rekayasa Informasi dan Komputer Vol 4, No 1 (2021): JURNAL TRIK - POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jtrik.v3i2.1883

Abstract

— Kondisi cuaca yang tidak menentu menyebabkan kekhawatiran apabila hendak menjemur pakaian. Kekhawatiran tersebut bertambah ketika rumah dalam keadaan kosong, sedangkan jemuran yang digunakan untuk mengeringkan pakaian masih berada di luar rumah. Pakaian yang dijemur tidak kering dengan maksimal, dan yang lebih buruknya lagi dapat menjadi lebih kotor hingga timbulnya bau. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dibuat rancang bangun sebuah alat jemuran pakaian otomatis. Sistem alat dibuat menggunakan Wemos sebagai modul pengendali utama. Jemuran pakaian otomatis ini bekerja apabila sensor LDR dan sensor hujan mendeteksi adanya perubahan lingkungan sekitar. Sensor DHT11 (kelembaban) mendeteksi perubahan kelembaban ruangan jemuran. Kemudian hasil sensor tersebut diolah oleh arduino wemos. Motor DC digunakan untuk memasukkan dan mengeluarkan jemuran. Bukan hanya itu, arduino juga mengolah sensor untuk menyalakan pemanas alternatif seperti lampu dan kipas apabila kelembaban ruangan semakin tinggi. Kondisi jemuran akan dikirim melalui notifikasi ke Telegram menggunakan Android. Hasil akhir penelitian ini adalah sebuah sistem kontroler yang dapat mengeluarkan dan memasukkan jemuran secara otomatis, jika kondisi cuaca tidak hujan dan terang maka jemuran akan ke luar ruangan dengan kecepatan rata-rata sensor mengirim notifikasi ke telegram yaitu sensor LDR adalah 19.82 cm/s . Apabila kondisi cuaca hujan dan gelap maka jemuran akan ke dalam ruangan dengan kecepatan ratarata sensor mengirim notifikasi ke telegram yaitu sensor hujan 21.88 cm/s, sensor LDR 21.82 cm/s, sensor DHT11 3.95 cm/s, kipas dan lampu 2.35 cm/s. Kualitas jaringan menggunakan metode QoS dengan parameter delay menunjukkan sangat bagus dengan nilai 1.592 ms
Penerapan Iot (Internet of Things) Untuk Kontrol Kebakaran Dikota Lhokseumawe Hidayat, Rahmat; Husaini*, Husaini; Hidayat, Hari Toha
Jurnal Teknologi Rekayasa Informasi dan Komputer Vol 2, No 2 (2019): JURNAL TRIK - POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jtrik.v2i2.2592

Abstract

Seiring dengan berkembangnya zaman manusia sudah banyak menciptakan inovasi baru pada masalah yang dihadapi manusia. Namun ada beberapa hal yang masih menjadi perhatian dalam menciptakan inovasi baru. Contohnya seperti penanganan kebakaran yang terjadi sekarang masih kurang efektif. Hal ini dikarenakan butuh waktu yang lumanyan lama untuk petugas pemadam kebakaran mengetahui bahwa adanya kebakaran. Sehubungan dengan keadaan tersebut mengakibatkan penanganan yang telat dari petugas karena lambatnya informasi yang diterima ataupun hal lain seperti pemadam yang susah dihubungi hal ini mendorong developer hardware untuk menciptakan sebuah perangkat untuk pendeteksian adanya api dan asap dapat menentukan arah titik api. Sensor (api dan asap) yang telah dipasangi dan ditempatkan pada sebuah tempat yang dapat digunakan sebagai identitas untuk mendeteksi adanya api dan asap. Alat yang digunakan tidak dapat berpindah dari satu tempat kepada tempat yang lain karena prototype yang dibuat adalah menetap. Sensor api akan berdeteksi saat api menyala kemudian sensor akan mengirim data yang diterima dan dikirimkan kewemos. Kemudian wemos akan memproses data tersebut dan mengirimkan keadmin melalui aplikasi telegram. Sehingga admin segera cepat mengetahui titik kebakaran dengan segera cepat menangganinya. Dalam penelitian ini juga menggunakan metode QoS (Quality of Service) untuk mengukur parameter delay dan Jitter yang dihasilkan dalam satu jaringan yang digunakan. Hasil pengujian yang telah dilakukan sebanyak 50 kali percobaan dalam penelitian ini delay dihasilkan -0.1007 second. Dan untuk hasil jitter adalah 0.1819 dari hasil pengujian Jarak maksimum pembacaan sensor api dan sensor asap yaitu 1 cm. Dari hasil 50 kali percobaan, persentase keberhasilan sistem dalam mengirim notifikasi berupa titik kebakaran dan kegagalan sistem dalam mengirim notifikasi yaitu 20%.
PENGUJIAN KUALITAS KELAYAKAN PERANGKAT LUNAK DENGAN PENERAPANPERANCANGAN MODEL RAPID APPLICATION DEVELOPMENT Hidayat, Hari Toha
Elinvo (Electronics, Informatics, and Vocational Education) Vol. 2 No. 2 (2017): November 2017
Publisher : Department of Electronic and Informatic Engineering Education, Faculty of Engineering, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.805 KB) | DOI: 10.21831/elinvo.v2i2.17304

Abstract

Membangun suatu perangkat lunak yang berkualitas tidaklah mudah. Banyak hal yang harus diperhatikan dalam membuat suatu perangkat lunak yang berkualitas. Semakin berkualitas suatu perangkat lunak atau aplikasi maka akan semakin mahal harga yang dijual. Perangkat lunak yang berkualitas tidak hanya sekedar mencari keuntungan belaka akan tetapi mutu dari kualitas dan kuantitasnya yang sudah menjadi jaminan dari aplikasi yang ditawarkan.   Pembuatan suatu perangkat lunak yang berkualitas selalu memperhatikan kebutuhan akan penggunanya, sehingga mampu memberikan solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh para penggunanya. Selain itu, suatu aplikasi yang berkualitas selalu melalui tahapan – tahapan pengujian yang tidak singkat sehingga benar – benar menjamin akan kualitas produknya.  Nilai yang diperoleh dari pengujian untuk kelengkapan fitur diperoleh nilai standard error terkecil yakni 0,008 dan error tertinggi yakni 0,058. Untuk variabel kemudahan penggunaan dengan standar error terkecil 0,013 dan tertinggi 0,063. Variabel yang terakhir diuji yakni fleksibilitas dengan nilai error terkecil 0,015 dan tertinggi 0,035. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa pada pembuatan sistem informasi akuntansi biaya operasional Sekolah (SIA BOS) dinyatakan layak digunakan oleh pengguna.
Analisis dan Desain Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Simpenmas) Politeknik Negeri Lhokseumawe Hidayat, Hari Toha; Amin, Haris Al; Mursyidah, Mursyidah; Atthariq, Atthariq
Elinvo (Electronics, Informatics, and Vocational Education) Vol. 4 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Department of Electronic and Informatic Engineering Education, Faculty of Engineering, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.182 KB) | DOI: 10.21831/elinvo.v4i2.27079

Abstract

Information systems of research and community service need to be developed to improve the management of research outputs and community service outcomes by lecturers while making it easier to evaluate tertiary accreditation. This system was developed using the waterfall model. This article aims to describe the stages of system development consisting of: (1) investigating user needs; (2) data and needs analysis in the process of making a system; (3) design; and (4) implementation. The result is the need for a system that specifically can provide facilities for uploading research outputs and community service such as journal publications, textbooks / texts, and scientific forum speakers. In addition to other mandatory menus, menus that are also being developed are the daily notes menu and the progress report menu. The design stages produce the design of the menu flow. The implementation stages of the research and community service information system use PHP language using the Laravel framework. Future studies need to test the use of systems that can use Apache jmeter and Selenium.
Implementation of Cloud Computing in E-Gizi for Recording and Reporting Toddler Nutrition Status in Batuphat Timur Village via Mobile Applications Munanda, Allissa; Hidayat, Hari Toha; Safriadi, Safriadi
Journal of Artificial Intelligence and Software Engineering Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jaise.v4i2.6127

Abstract

Based on existing data in 2022, Aceh still at the fifth highest level in indonesia for the stunting category. At this time, many posyandu still use books to record children’s growth development and this is very ineffective. Based on this fact, a mobile application is needed that can be used for recording and reporting child growth and development. The reseach aims to produce an application that is effective and can be implemented in the East Batuphat posyandu, so that it make easier for posyandu officiers to record and report child growth and development. This reseach used the blackbox testing method to detemine the level of user satisfaction with the feasibility of the application. The result of testing the feasibility of applications using blackbox testing are 95.8% user satisfaction and 4.2% user dissatisfactions and result based on child data obtained from the East Batuphat health center more than 80% of children are in good nutritional status.
Penerapan E-Raport Kekurangan Energi Kronis (KEK) dengan Cloud Computing pada Smart Village di Desa Uteunkot Muliawati, Muliawati; Hidayat, Hari Toha; Safriadi, Safriadi; Anwar, Anwar
Journal of Artificial Intelligence and Software Engineering Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jaise.v4i1.5402

Abstract

Berdasarkan data tahun 2023, Aceh masih menduduki peringkat kelima tertinggi di Indonesia dalam kategori kekurangan energi kronis (KEK). Saat ini, puskesmas Muara Dua Kota Lhokseumawe terutama di Desa Uteunkot, masih mengandalkan pencatatan KEK menggunakan buku, yang terbukti kurang efektif. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan ini, dibutuhkan pengembangan sebuah aplikasi mobile yang dapat digunakan untuk pencatatan dan pelaporan KEK guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses tersebut. Penelitian ini bertujuan membuat aplikasi e-raport KEK dalam bentuk mobile agar dapat digunakan untuk melihat persentase yang didapatkan oleh masyarakat yang kekurangan gizi. Dalam penelitian ini digunakan metode blackbox testing untuk mengetahui kepuasaan pengguna terhadap aplikasi, untuk pengujian web service digunakan QoS. Tingkat kepuasan pengguna mencapai 97.4% akan tetapi dari ketidakpuasan pengguna mencapai 2.6%. Berdasarkan pengujian QoS diperoleh hasil 11,77/sec dalam waktu respon pada permintaan 1,10,50,100,250,500 dan 1000. Pada pengguna 10,50,250,500 dan 1000 mencapai rata-rata 21,28/sec dalam waktu respon dengan permintaan 1 pengguna. AbstractBased on data from 2023, Aceh is still ranked fifth highest in Indonesia in the category of chronic energy deficiency (CHD). Currently, the Muara Dua Health Center in Lhokseumawe City, especially in Uteunkot Village, still relies on recording SEZ using books, which has proven to be less effective. Therefore, to overcome this problem, it is necessary to develop a mobile application that can be used for recording and reporting SEZ to improve the efficiency and effectiveness of the process. This research aims to create a mobile application of SEZ e-raport so that it can be used to see the percentage obtained by malnourished people. In this study, the blackbox testing method was used to determine user satisfaction with the application, for web service testing used QoS. The level of user satisfaction reached 97.4% but from user dissatisfaction reached 2.6%. Based on QoS testing, the results obtained are 11.77/sec in response time on requests 1,10,50,100,250,500 and 1000. At users 10,50,250,500 and 1000 reached an average of 21.28/sec in response time with a request of 1 user.
Implementasi Web Service Pada Sistem Akuakultur Berbasis Internet of Things Rahmawati, Rika; Nasir, Muhammad; Hidayat, Hari Toha; Amri, Amri; Ramadhani, Ayu
Jurnal Teknologi Vol 25, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/teknologi.v25i3.8366

Abstract

Aquaculture is oriented towards a sustainable environment that requires more attention, fish can live and breed well if their environmental requirements have been met or are close to their natural habitat. The main parameter in carrying out fish farming is water quality. The main parameter in carrying out fish farming is water quality. Water quality needs to be monitored regularly so that success in aquaculture is achieved. API that functions to integrate between applications to facilitate communication between the two. The method used, namely rest web service, is expected to be used by IoT device developers and web application developers for monitoring and controlling freshwater fish farming. The results of the implementation of web services in an internet-based aquaculture system of things with this to make it easier to do. With this system, monitoring and control can also be done remotely (online) and in real time by cultivators. The results obtained from testing using jmeeter conducting load testing tests were obtained using virtual users and there were response times in milliseconds. Testing the response times based on the number of users, 250 users entered the 1.0 category with a description of some lags, but users are unlikely to see the disturbance and when entering thousands of users experience a long delay, which is more than a maximum waiting time of 10 seconds so that this causes users to experience interruptions due to the resulting waiting time with an error rate above 50.00%.