Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

METODE OPERASI PENANGKAPAN IKAN DENGAN ALAT TANGKAP GILL NET DASAR TERHADAP HASIL TANGKAPAN DI PERAIRAN KENJERAN SURABAYA Sutoyo, Agus; Sumaryam, Sumaryam; Didin, Didin
JHP17 (Jurnal Hasil Penelitian) Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Penulisan ini yang berjudul “Metode Operasi Penangkapan Ikan Dengan Alat Tangkap Gillnet dasar Terhadap Hasil Tangkap Di Perairan Kenjeran Surabaya” akan dilakukan di Perairan LautKenjeran Kota Surabaya pada bulan Maret – Mei tahun 2019. Penelitian ini dilakukan dengan metode ujiexperiment yang menggunakan alat tangkap Gill net dasar dengan metode yang berbeda dan mendapatkanhasil yang berbeda terhadap jenis ikan yang ada di Perairan Kenjeran Suarabaya. Hasil tersebutmerupakan data awal dalam pengembangan ilmu pengetahuan perikanan. Selanjutnya dilakukanpengujian statistik terhadap data hasil tangkapan untuk mengetahui apakah perlakuan memberikanpengaruh yang nyata atau tidak terhadap hasil tangkapan, yang dilakukan dengan uji F :a. Bila F Hitung > F Tabel 0,05 tetapi < F Tabel 0,01 maka terdapat pengaruh yang nyata(*)b. Bila F hitung > F Tabel 0,05 maka terdapat pengaruh yang sangat nyata (**)c. Bila F Hitung < F Tabel maka tidak ada pengaruh yang nyataApabila terdapat pengaruh yang nyata atau sangat nyata maka pengaruhtersebut dapat dilihat perbedaannya dengan menggunakan uji beda nyata terkecil (BNT), dengan rumus :BNT =  t. 0,05 (db Acak) xBNT =  t. 0,01 (db Acak) xDari tabel tersebut di atas dapat diketahui jumlah total jenis ikan yangtertangkap dengan alat gillnet selama penelitian yang dilakukan secara menghadang, secara satu kalimelingkar, secara satu setengah kali melingkar dan secara putar sebanyak 1002 ekor ikan. Sedangkanjenis ikan yang mendominasi adalah udang putih (Penaeus merguiensis) sebanyak 432 ekor, peperek(Leioghanthus equulus) sebanyak 115 ekor, udang windu (Penaeus monodon) sebanyak 77 ekor, Lidah(Cynoglossus lingua) sebanyak 73 ekor, Manyung (Arius thalassinus) sebanyak 66 ekor, Gulamah(Pseudociena amoyensis) sebanyak 53 ekor, Kerong kerong (Therapon Theraps) sebanyak 53 ekor, Bloso(Saurida tumbil) sebanyak 48 ekor, Sebelah (Psettodes erumi) sebanyak 45 ekor, Pari (Trygon sephen)sebanyak 40 ekor.
APLIKASI POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR) KONVENSIONAL DAN REAL TIME- PCR UNTUK DETEKSI VIRUS VNN (VIRAL NERVOUS NECROSIS) PADA IKAN KERAPU MACAN (EPINEPHELUS FUSCOGUTTATUS) Kurniawati, Made Devi; Sumaryam, Sumaryam; Hayati, Nurul
Techno-Fish Vol 3, No 1 (2019): TECHNO-FISH
Publisher : Techno-Fish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.833 KB) | DOI: 10.25139/tf.v3i1.1629

Abstract

VNN ( Viral Nervous Necrosis ) adalah jenis virus nodaviridae yang menyerang ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus), terutama pada fase larva dan benih sehingga dapat menyebabkan kematian massal. Pengujian penyakit virus yang paling sering digunakan adalah pengujian dengan metode PCR Konvensional dan Real Time-PCR.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  mengetahui metode  manakah yang paling tepat dalam mendeteksi virus VNN pada ikan kerapu macan di Balai KIPM  Denpasar, Bali. Dari keseluruhan ikan yang di identifikasi VNN pada ikan kerapu macan yang menunjukan jumlah prevalensi yang hampir sama antara menggunakan identifikasi dengan metode uji PCR Konvensional sebesar 10,30% dan dengan uji Real Time PCR sebesar 10 % yang menunjukan bahwa kedua metode tersebut sama-sama bisa digunakan sebagai metode untuk uji virus VNN, tetapi  metode PCR Konvensional membutuhkan waktu lebih lama (waktu pengujian 5 jam) dibandingkan metode Real Time-PCR (waktu pengujian 2,5 jam). Kata Kunci : Viral Necrosis Nerveus (VNN) , PCR Konvensional, Real Time PCR, (Epinephelus fuscoguttatus)
APLIKASI POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR) KONVENSIONAL DAN REAL TIME- PCR UNTUK DETEKSI VIRUS VNN (Viral Nervous Necrosis) PADA IKAN KERAPU MACAN (Epinephelus fuscoguttatus) Kurniawati, Made Devi; Sumaryam, Sumaryam; Hayati, Nurul
Techno-Fish Vol 3 No 1 (2019): TECHNO-FISH
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v3i1.1629

Abstract

VNN ( Viral Nervous Necrosis ) adalah jenis virus nodaviridae yang menyerang ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus), terutama pada fase larva dan benih sehingga dapat menyebabkan kematian massal. Pengujian penyakit virus yang paling sering digunakan adalah pengujian dengan metode PCR Konvensional dan Real Time-PCR.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  mengetahui metode  manakah yang paling tepat dalam mendeteksi virus VNN pada ikan kerapu macan di Balai KIPM  Denpasar, Bali. Dari keseluruhan ikan yang di identifikasi VNN pada ikan kerapu macan yang menunjukan jumlah prevalensi yang hampir sama antara menggunakan identifikasi dengan metode uji PCR Konvensional sebesar 10,30% dan dengan uji Real Time PCR sebesar 10 % yang menunjukan bahwa kedua metode tersebut sama-sama bisa digunakan sebagai metode untuk uji virus VNN, tetapi  metode PCR Konvensional membutuhkan waktu lebih lama (waktu pengujian 5 jam) dibandingkan metode Real Time-PCR (waktu pengujian 2,5 jam). Kata Kunci : Viral Necrosis Nerveus (VNN) , PCR Konvensional, Real Time PCR, (Epinephelus fuscoguttatus)
STRATEGI PENINGKATAN KINERJA BALAI BENIH IKAN PROPINSI JATIM DI UNIT PENGELOLA BUDIDAYA AIR TAWAR (UPBAT) PUNTEN BATU MALANG JAWA TIMUR Hartini, Suzana Sri; Trisbiantoro, Didik; Sumaryam, Sumaryam; Salosa, Kesya Amalia
Techno-Fish Vol 5 No 1 (2021): JURNAL TECHNO-FISH
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi Perikanan Budidaya (IPB PUTEN) adalah badan yang diberi tugas untuk menyediakan benih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat/ pembudidaya ikan, maka pada umumnya dilihat kemajuan dan pengembangan lembaganya. adalah badan yang diberi tugas untuk menyediakan benih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat/ pembudidaya ikan, maka pada umumnya dilihat kemajuan dan pengembangan lembaganya. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui kondisi faktor internal (Kekuatan dan Kelemahan) dan faktor eksternal (Peluang dan Ancaman) dalam Balai Benih Ikan Provinsi Jawa Timur Di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB PUTEN) sekaligus merumuskan alternatif strategi peningkatan kinerja balai benih ikan Provinsi Jawa Timur di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB PUTEN). Strategi dalam meningkatkan kinerja Balai Benih Ikan Provinsi Jawa Timur Di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB Puten) dapat dilakukan dengan memperhatikan perspektif pembelajaran yang masih kurang maksimal khususnya pada jumlah SDM yang masih terbatas. Selain itu juga perlu memperhatikan tingkat pendidikan dan pengalaman yang dimiliki dalam dunia perikanan agar dapat lebih optimal dalam bekerja sehingga kinerja Balai Benih Ikan Provinsi Jawa Timur Di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB Puten) juga akan meningkat.
PENGARUH PENGGUNAN UMPAN HIDUP DAN UMPAN PALSU PADA ALAT TANGKAP PANCING ULUR TERHADAP PENDAPATAN NELAYAN DESA SEPULU KECAMATAN SEPULU KABUPATEN BANGKALAN MADURA Hartini, Suzana Sri; Trisbiantoro, Didik; Sumaryam, Sumaryam
JEB17 : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jeb17.v6i2.5821

Abstract

In Bangkalan Madura, many fishermen use hand-line fishing gear with live bait and fake bait, to be precise in Sepulu Village, Sepulu District and many of the catches are sold or paid to factories. By looking at developments getting better, it is interesting to study whether the effect of using live bait and fake bait on the hand-line fishing gear on fishermen's income. Fishermen who used hand-line fishing gear with live bait were sampled as many as 31 units, while fishermen who used hand-line fishing rods with fake bait were sampled as many as 33 units.Financial analysis such as capital, fixed costs, variable costs, and fixed costs incurred by handline fishermen using live bait is smaller than hand-line fishermen using fake bait. And from the statistical analysis of handline fishermen's income using live bait and fishing rods, there is a difference but not significant
STRATEGI PENINGKATAN KINERJA BALAI BENIH IKAN PROPINSI JATIM DI UNIT PENGELOLA BUDIDAYA AIR TAWAR (UPBAT) PUNTEN BATU MALANG JAWA TIMUR Hartini, Suzana Sri; Trisbiantoro, Didik; Sumaryam, Sumaryam; Salosa, Kesya Amalia
Techno-Fish Vol 5 No 1 (2021): JURNAL TECHNO-FISH
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi Perikanan Budidaya (IPB PUTEN) adalah badan yang diberi tugas untuk menyediakan benih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat/ pembudidaya ikan, maka pada umumnya dilihat kemajuan dan pengembangan lembaganya. adalah badan yang diberi tugas untuk menyediakan benih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat/ pembudidaya ikan, maka pada umumnya dilihat kemajuan dan pengembangan lembaganya. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui kondisi faktor internal (Kekuatan dan Kelemahan) dan faktor eksternal (Peluang dan Ancaman) dalam Balai Benih Ikan Provinsi Jawa Timur Di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB PUTEN) sekaligus merumuskan alternatif strategi peningkatan kinerja balai benih ikan Provinsi Jawa Timur di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB PUTEN). Strategi dalam meningkatkan kinerja Balai Benih Ikan Provinsi Jawa Timur Di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB Puten) dapat dilakukan dengan memperhatikan perspektif pembelajaran yang masih kurang maksimal khususnya pada jumlah SDM yang masih terbatas. Selain itu juga perlu memperhatikan tingkat pendidikan dan pengalaman yang dimiliki dalam dunia perikanan agar dapat lebih optimal dalam bekerja sehingga kinerja Balai Benih Ikan Provinsi Jawa Timur Di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB Puten) juga akan meningkat.
PENGARUH PENAMBAHAN PERASAN BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia) PADA PAKAN TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) millati, nurul aini; Sumaryam, Sumaryam; Budiyanto, Didik
Jurnal Perikanan Pantura (JPP) Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Perikanan Pantura (JPP)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jpp.v8i1.9491

Abstract

Pakan yang memiliki nilai gizi tinggi akan membantu ikan berkembang dengan baik. Salah satu bahan alami yang berpotensi sebagai bahan tambahan pakan yaitu buah mengkudu (Morinda citrifolia). Kandungan senyawa metabolit sekunder pada buah mengkudu bermanfaat bagi pertumbuhan dan kesehatan ikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan perasan buah mengkudu pada pakan terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian dilaksanakan di CV. Rejo Royal Vannamei Banyuwangi selama 30 hari. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental, menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 6 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu penambahan perasan buah mengkudu pada pakan dengan dosis : perlakuan A (400ml/kg pakan), B (500ml/kg pakan), C (600ml/kg pakan), D (700ml/kg pakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan perasan mengkudu dengan dosis berbeda, tidak berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup benih ikan nila. Perlakuan B dan C memberikan tingkat kelangsungan hidup tertinggi sebesar 83%. Penambahan perasan mengkudu dengan dosis berbeda, berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan berat mutlak benih ikan nila (Oreochromis niloticus). Perlakuan C memberikan pertumbuhan berat mutlak tertinggi sebesar 5,32 gr. Data kualitas airselama penelitian diperoleh suhu air berkisar 26,3- 28,5 oC, derajat keasaman berkisar 7,7-8,2, dan oksigen terlarut berkisar 4,61- 6,21 ppm.
Pengaruh Pemberian Jenis Probiotik Berbeda Pada Pakan Buatan Terhadap Pertumbuhan Berat Ikan Lele Sangkuriang (Clarias Gariepinus) Alansyah, Devan; Wirawan, Indra; Sumaryam, Sumaryam
Baselang Vol 5, No 1: APRIL 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v5i1.251

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Budidaya Ikan TEFA Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, selama 15 hari. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis probiotik yang paling efektif dalam meningkatkan pertambahan berat ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinus) serta menganalisis pengaruh berbagai jenis probiotik dalam pakan buatan terhadap pertumbuhan berat tersebut. Penelitian ini menggunakan empat perlakuan, yaitu perlakuan A sebagai kontrol tanpa probiotik, perlakuan B dengan probiotik Pro-7 sebanyak 2%, perlakuan C dengan probiotik Raja Lele 2%, dan perlakuan D dengan probiotik Raja Gurameh 2%. Subjek uji yang digunakan adalah ikan lele sangkuriang berumur 30 hari dengan jumlah total 360 ekor, yang ditempatkan di 24 wadah berisi 10 liter air, dengan kepadatan 15 ekor per liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan D menghasilkan rata-rata pertambahan berat tertinggi, yaitu 40,2 gram. Selama penelitian, suhu air berkisar antara 27,80–28,00°C dan pH air berada dalam kisaran 7,60–7,80.
THE EFFECT OF DIFFERENT SALINITY ON THE SURVIVAL OF VANAME SHRIMP (Litopenaeus vannamei) SIZE PL8-12 IN EXPERIMENTAL TANK Rizal, Mohammad; Muhajir, Muhajir; Sumaryam, Sumaryam
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 2 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i2.1067

Abstract

Vaname shrimp (Litopenaeus vannamei) seed production fluctuates and naturally, seasonal factors are one of the causes. The rainy season causes sea water salinity to tend to decrease, whereas the dry season causes sea water salinity to tend to increase. Physiologically, the dynamics of salinity can influence the survival of vaname shrimp seeds and the process is regulated through osmoregulation, namely the response to regulating osmotic pressure between body fluids and the aquatic environment. This study used an experimental method with Completely Randomized Design (CRD) with 4 salinity treatments and 6 replications. The salinity tested included 27 ppt (treatment A), 29 ppt (treatment B), 31 ppt (treatment C), and 33 ppt (treatment D). The test animals for this study used whiteleg shrimp (Litopenaeus vannamei) size PL8-12 with an average weight of 0.001 g/individual. The stocking density was 15 individuals/liter and the maintenance media was a mixture of seawater and freshwater with a total volume of 3 liters/tank. The results showed that treatment D produced the best effect for the survival of whiteleg shrimp (Litopenaeus vannamei) size PL8-12 of 98.5%. Water quality data obtained from acidity levels of 8.3-8.5, temperatures ranging from 27-280C and dissolved oxygen ranging from 4.4-4.5 ppm.
Penggunaan Limbah Batang Eceng Gondok untuk Beton Fiber Unitomo, Sipil; Zuraidah, Safrin; Hastono, K Budi; Trisnawati, Elisabet; Sumaryam, Sumaryam
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 4 No 2 (2022): Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v4n2.p96-101

Abstract

Eceng gondok adalah jenis tanaman gulma tumbuhan air yang mengapung yang pertumbuhannya sangat cepat, hal ini menimbulkan masalah lingkungan, seperti terganggunya ekosistem perairan, menghambat transportasi air, mengurangi daya tampung sungai. Dalam satu sisi perkembangan teknologi tentang material beton yang sangat pesat terutama dalam hal peningkatan performance nya dengan menggunakan serat / fiber sebagai bahan tambahan untuk campuran beton, Tujuan penelitian untuk  mengetahui pengaruh penambahan limbah serat eceng gondok dengan komposisi 0%; 0,05%; 0,15%; 0,25% dan 0,35% dari berat semen bila ditinjau terhadap kuat beton. Metode penelitian eksperimental dengan benda uji silinder 15 x 30 cm berjumlah 45 buah  untuk Kuat Tekan dan 15 buah uji untuk Kuat Tarik Belah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Kuat Tekan beton pada umur 28 hari, limbah tanpa serat eceng gondok 23,11 MPa, pada penambahan komposisi  serat hasilnya: 22,45 MPa; 21,03 Mpa; 19,15 Mpa;  17,17 MPa, Sedangkan untuk Uji Kuat Tarik Belah beton 0% sebesar 2,15 MPa, penambahan komposisi limbah hasilnya 1,98 MPa; 1,86 Mpa; 1,77 Mpa; 1,58 Mpa,  mengalami penurunan secara signifikan.  Dengan demikian penggunaan serat eceng gondok dalam campuran beton tidak direkomendasikan.