Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PEMANFAATAN PUNTUNG ROKOK UNTUK PEMBUATAN INSEKTISIDA ALAMI DI KELURAHAN MAJALENGKA KULON KABUPATEN MAJALENGKA Nursahidin, Nursahidin; Ramdhani, Muhammad Rizal; Fia Dayanti Aprilyani; Hasanah, Erika Uswatun; Ramadani, Irma; Faqih, Abdullah; Maharani, Vivi Aprilia; Lesmana, Aura Yulliananda; Haikal, Dede; Haq, Wafa Nidaul; Niamulloh, Ilham; Nopfianti, Wulan; Fahrur Rizki; Permana, Ari; Maharani, Sesilia; Aqiela, Muhammad Zaidan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/4cg00673

Abstract

Abstrak Limbah puntung rokok merupakan salah satu permasalahan lingkungan serius karena mengandung nikotin, logam berat, dan senyawa kimia berbahaya yang dapat merusak tanah maupun udara. Di Kelurahan Majalengka Kulon, puntung rokok banyak ditemukan di ruang publik dan belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, kandungan nikotin berpotensi digunakan sebagai insektisida alami yang ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengedukasi dan memberdayakan kelompok wanita tani dalam pemanfaatan limbah puntung rokok sebagai insektisida nabati. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Proses pembuatan insektisida dilakukan dengan memanfaatkan puntung rokok, tanaman galeong, cairan EM4/yakult, serta udara yang difermentasi selama 10–14 hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memproduksi insektisida alami yang efektif, murah, dan mudah dibuat. Selain memberikan solusi pengendalian hama ramah lingkungan, kegiatan ini juga meningkatkan keterampilan, motivasi, serta kesadaran masyarakat mengenai nilai ekonomis limbah. Oleh karena itu, pemanfaatan puntung rokok tidak hanya membantu mengurangi polusi lingkungan, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan perekonomian lokal.
Pemanfaatan Puntung Rokok untuk Pembuatan Insektisida Alami di Kelurahan Majalengka Kulon Kabupaten Majalengka Nursahidin, Nursahidin; Ramdhani, Muhammad Rizal; Aprilyanir, Fia Dayanti; Hasanah, Erika Uswatun; Ramadani, Irma; Faqih, Abdullah; Maharani, Vivi Aprilia; Lesmana, Aura Yulliananda; Haikal, Dede; Haq, Wafa Nidaul; Niamulloh, Ilham; Nopfianti, Wulan; Rizki, Fahrur; Permana, Ari; Maharani, Sesilia; Aqiela, Muhammad Zaidan
Jurnal Pintar Abdimas Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpas.v2i2.11128

Abstract

Limbah puntung rokok merupakan salah satu permasalahan lingkungan serius karena mengandung nikotin, logam berat, dan senyawa kimia berbahaya yang dapat mencemari tanah maupun air. Di Kelurahan Majalengka Kulon, puntung rokok banyak ditemukan di ruang publik dan belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, kandungan nikotin berpotensi digunakan sebagai insektisida alami yang ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengedukasi dan memberdayakan kelompok wanita tani dalam pemanfaatan limbah puntung rokok sebagai insektisida nabati. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Proses pembuatan insektisida dilakukan dengan memanfaatkan puntung rokok, tanaman galeong, cairan EM4/yakult, serta air yang difermentasi selama 10–14 hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memproduksi insektisida alami yang efektif, murah, dan mudah dibuat. Selain memberikan solusi pengendalian hama ramah lingkungan, kegiatan ini juga meningkatkan keterampilan, motivasi, serta kesadaran masyarakat mengenai nilai ekonomis limbah. Dengan demikian, pemanfaatan puntung rokok tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan perekonomian lokal.
Analisis Akad Pembiayaan Mudharabah pada Baitul Maal Wa Tamwil dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat: Studi Kasus BMT UGT Sidogiri Cabang Tanggulangin Huzeini, Fahri; Hartoyo, H.; Faqih, Abdullah
AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Vol. 3 No. 2 (2026): AKSIOMA : Jurnal Sains, Ekonomi dan Edukasi
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/aksioma.v3i2.2368

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Mudharabah financing contracts at Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) UGT Sidogiri Tanggulangin Branch and examine its role in increasing community income. The research background is based on the phenomenon of capital access difficulties experienced by micro and small entrepreneurs due to strict requirements and high interest burdens in conventional financial institutions. The research approach used is descriptive qualitative with data collection techniques through in-depth interviews, field observations, and documentation studies. Primary data sources were obtained from BMT managers, financing staff, and customers receiving Mudharabah financing, while secondary data came from contract documents, financial reports, and BMT profiles. Data analysis techniques using the Miles and Huberman model include data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research results show that the implementation of Mudharabah contracts at BMT UGT Sidogiri is in accordance with sharia principles and DSN-MUI Fatwa Number 07/DSN-MUI/IV/2000, with mechanisms that include the application stage, feasibility analysis using the 5C principles (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition), contract establishment with profit-sharing ratios based on mutual agreement, as well as disbursement and periodic supervision. Mudharabah financing has proven to have a significant impact on increasing community income, as demonstrated by increased business capital, productivity, and capital cost efficiency due to the absence of fixed interest burdens. Customers experienced increased business turnover and profit margins that could be allocated to improve family welfare. In addition, the presence of BMT has succeeded in reducing community dependence on loan sharks and contributing to local economic empowerment. The implications of this research indicate that the Mudharabah contract is an effective sharia financing instrument in promoting real sector development and financial inclusivity for micro-business actors.