Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Efektivitas Model Pembelajaran PBL Berbantuan Panggung Gembira terhadap Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun Nenik, Nenik; Fitri, Roqoyyah; Agustin Ningrum, Mallevi; Setyowati, Sri; Istiq'faroh, Nurul; Syahidul Haq, Mohammad; Kriatanto, Andi; Gunawan, Wawan
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan Panggung Gembira terhadap kemampuan berbicara anak usia 5–6 tahun. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu, melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menerapkan model PBL berbantuan Panggung Gembira dan kelompok kontrol yang menggunakan model PBL konvensional, dengan instrumen berupa lembar observasi kemampuan berbicara anak yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta analisis data menggunakan uji Independent Samples Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kemampuan berbicara yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, yang mengindikasikan bahwa penerapan PBL berbantuan Panggung Gembira lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak dibandingkan PBL konvensional. Simpulan penelitian menegaskan bahwa model PBL berbantuan Panggung Gembira berpengaruh positif terhadap pengembangan kemampuan berbicara anak usia dini dan memiliki implikasi praktis sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif, aktif, dan menyenangkan di lembaga pendidikan anak usia 5–6 tahun. Integrasi PBL dengan Panggung Gembira yang diuji secara kuantitatif dalam konteks pendidikan anak usia dini, suatu pendekatan yang belum banyak dikaji dalam penelitian sebelumnya yang umumnya menelaah kedua model secara terpisah atau menggunakan pendekatan kualitatif.
Pengaruh Model Problem-Based Learning dan Gardening Aktivity dalam Menstimulasi Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Faridah, Ifa; Agustin Ningrum, Mallevi; Setyowati, Sri; Syaikhul Haq, Mohammad; Kristanto, Andi; Fitri, Ruqoyyah; Istighfaroh, Nurul
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) yang diintegrasikan dengan aktivitas berkebun (gardening) terhadap peningkatan kemampuan motoric kasar anak usia 5-6 tahun. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen tipe pretest-postest control group design yang melibatkan 40 anak dari dua lembaga PAUD, terdiri atas 20 anak kelompok eksperimen dan 20 anak kelompok kontrol. Data motoric kasar yang mencakup indicator lokomotor, manipulatif, dan stabilitas dikumpulkan menggunakan lembar observasi yang telah diuji validitas isi dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha > 0,70). Analisis data dilakukan melalui uji paired t-test dan independent t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan skor motorik kasar yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,05). Peningkatan tersebut terjadi secara konsisten pada seluruh indicator motorik kasar yang menunjukkan bahwa integrasi PBL dengan aktivitas berkebun memberikan stimulasi motorik yang lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional. Temuan ini menegaskan bahwa model PBL-Gardening secara signifikan lebih efektif dalam menstimulasi perkembangan motoric kasar anak usia dini dan memiliki implikasi penting bagi pengembangan pembelajaran PAUD yang bersifat holistic dan berbasis pengalaman nyata.
The Relationship Between Screen Time and Emotional Regulation In Children Aged 5–6 Years Soleh, Ach Suryansyah Maulana; Mathoes Lasarus Malaikosa, Yes; Agustin Ningrum, Mallevi
Journal of Islamic Education Students (JIES) Vol. 6 No. 1 (2026): Inpress
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jies.v6i1.16647

Abstract

Emotional regulation is a central component of early childhood development, particularly for children aged 5–6 years who are transitioning toward formal schooling. Recent advances in digital technology have substantially increased young children’s exposure to screen-based media, commonly referred to as screen time, prompting concerns about its implications for emotional development. This study examines the relationship between screen time and emotional regulation among children aged 5–6 years using a quantitative correlational design. Participants included children aged 5–6 years, with parents and classroom teachers serving as respondents. Screen time data were collected through parent-reported questionnaires, while emotional regulation was assessed via teacher questionnaires and structured observations. Correlational analyses revealed a significant association between screen time and emotional regulation: higher and poorly regulated screen time exposure was linked to lower levels of emotional regulation. These findings underscore the importance of intentional adult supervision and balanced digital media management to support healthy emotional development in early childhood.