Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Mengelola Tekanan Skripsi : Peran Solidaritas dan Kelekatan Sosial dalam Strategi Koping Akademik Mahasiswa Akhir Nadya Ovianti; Adnan Achiruddin Saleh; Emilia Mustary; Ulfah Ulfah
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 12, No 1 (2026): June (In Press)
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v12i1.23168

Abstract

Academic pressure in the thesis-writing process is one of the main challenges faced by final-year students and may influence the academic coping strategies they employ. This study aims to analyze the effect of social solidarity and social attachment on academic coping strategies among final-year students at IAIN Parepare. The study used a quantitative approach with a non-experimental correlational design. The research sample consisted of 306 students selected using a stratified proportional random sampling technique. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression. The results show that social solidarity (β = 0.191; p < 0.05) and social attachment (β = 0.360; p < 0.05) have a positive and significant effect on academic coping strategies, both partially and simultaneously. The coefficient of determination (R² = 0.209) indicates that the independent variables explain 20.9% of the variation in academic coping strategies, which is categorized as low to moderate. In conclusion, social relationships play a role in helping students manage academic pressure in a more adaptive manner, although their influence remains relatively limited. ____________________________________________________________________Tekanan akademik dalam penyusunan skripsi menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi mahasiswa tingkat akhir dan dapat memengaruhi strategi koping akademik yang mereka gunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh solidaritas sosial dan kelekatan sosial terhadap strategi koping akademik mahasiswa tingkat akhir di IAIN Parepare. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional non-eksperimental. Sampel penelitian berjumlah 306 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik stratified proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solidaritas sosial (β = 0,191; p < 0,05) dan kelekatan sosial (β = 0,360; p < 0,05) berpengaruh positif dan signifikan terhadap strategi koping akademik, baik secara parsial maupun simultan. Nilai R² sebesar 0,209 menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan 20,9% variasi strategi koping akademik yang termasuk dalam kategori rendah hingga sedang. Kesimpulannya, hubungan sosial berperan dalam membantu mahasiswa mengelola tekanan akademik secara lebih adaptif, meskipun pengaruhnya relatif terbatas.
Efikasi Diri terhadap Kecemasan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir: Uji Moderasi Tawakal Sri Herlinda Hafid; Adnan Achiruddin Saleh; Astinah; Nur Afiah
JAMBURA Guidance and Counseling Journal Vol 7 No 1 (2026): Volume 7 Nomor 1: Mei 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jgcj.v7i1.4724

Abstract

Transisi dari dunia pendidikan menuju dunia kerja merupakan periode kritis dalam perkembangan karier mahasiswa akhir. Periode ini sering memicu kecemasan karier yang dipengaruhi oleh faktor psikologis dan faktor spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efikasi diri terhadap kecemasan karier pada mahasiswa akhir serta menguji peran tawakal sebagai variabel moderator dalam hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang melibatkan mahasiswa akhir dari empat fakultas di IAIN Parepare dengan jumlah populasi sebanyak 1.300 orang. Sampel penelitian berjumlah 306 responden yang dipilih melalui proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mengukur efikasi diri, kecemasan karier dan tawakal, dan dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan IBM SPSS versi 29.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan kecemasan karier (-0.410; p < 0.001). Namun, pengujian MRA menunjukkan bahwa interaksi antara efikasi diri dan tawakal tidak singnifikan (p = 0.071), sehingga tawakal tidak memoderasi hubungan tersebut. Di sisi lain, tawakal terbukti memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kecemasan karier (-0.176; p < 0.001). Temuan ini mengindikasikan bahwa efikasi diri berperan dalam menurunkan kecemasan karier mahasiswa akhir, sementara tawakal tidak terbukti memoderasi hubungan antara efikasi diri dan kecemasan karier.
Strategi Coping pada Perempuan Korban Pelecehan Seksual di Perguruan Tinggi Sulawesi Selatan ERINA SYUKUR; Nur Afiah; Emilia Mustary; Adnan Achiruddin Saleh; Astinah
Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jbk.v10i1.16463

Abstract

This study aims to identify and explain the forms of coping strategies used by female students who were victims of sexual harassment at a university in South Sulawesi, analyze the process of their implementation, and assess their impact on the victims' mental health. This study used a qualitative approach with a case study design on four female students who were victims of sexual harassment. Data were obtained through in-depth interviews and analyzed thematically using ATLAS.ti based on the Transactional Stress Model and religious coping theory. The results revealed three main forms of coping strategies: emotion-focused coping, problem-focused coping, and religious coping. These findings indicate that coping strategies are dynamic according to the emotional state, social support, and spiritual experience of the victim. Emotion-focused coping is dominant in the early phase of trauma, while problem-focused coping and religious coping develop with increasing social support and the process of self-meaning. This study provides a conceptual contribution to the integration of psychological and religious coping in the context of a religious campus, and offers practical implications for the development of trauma-informed care-based mentoring that is sensitive to the psychological and spiritual dimensions of victims.