Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Share : Social Work Journal

PELAYANAN KESEJAHTERAAN BERBASIS FAITH-BASED ORGANIZATION: PELUANG DAN TANTANGAN BAGI PRAKTIK PEKERJAAN SOSIAL Santoso, Meilanny Budiarti; Rachim, Hadiyanto Abdul; Basar, Gigin Ginanjar Kamil
Share : Social Work Journal Vol 14, No 2 (2024): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v14i2.59283

Abstract

Penelitian dengan mengusung topik pelayanan kesejahteraan berbasis faith-based organization sebagai peluang dan tantangan bagi praktik pekerjaan sosial telah memiliki jejak historis yang cukup panjang sekaligus menunjukkan dinamika kontributif serta determinan tersendiri dalam memberikan alternatif layanan kesejahteraan sosial bagi para penerima manfaat, yang faktanya tidak seluruhnya dapat dijangkau dan dipenuhi oleh organisasi-organisasi resmi pemberi pelayanan kesejahteraan sosial yang dikelola oleh pemerintah. Kajian ini melihat karakteristik layanan kesejahteraan sosial berbasis faith-based organization, pemangku kepentingan dalam faith-based organization, dan pekerjaan sosial dalam bidang faith-based organization dalam menjawab peluang dan tantangan global yang bersifat inklusif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan merujuk kepada berbagai sumber referensi seperti buku ataupun e-book, artikel, dan berbagai dokumen yang relevan dengan topik penelitian untuk melihat diskursus faith-based organization pada layanan kesejahteraan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik faith-based organization ditunjukkan dalam bentuk branding organisasi, struktur organisasi, tujuan, dan penyedia layanan melalui skema pasif-aktif dan persuasif-eksklusif; faith-based organization menjadi model dalam menjalankan layanan kesejahteraan sosial yang inklusif dalam upaya menghindari dikotomi layanan kesejahteraan sosial antara organisasi sekuler vis a vis organisasi keagamaan; dalam pengelolaan dan menjalankan aktivitas organisasinya para pemangku kepentingan faith-based organization dapat sejalan dengan nilai-nilai dan kode etik perofesi pekerjaan sosial profesional.
PENGGUNAAN TEKNOLOGI ASISTIF : PENINGKATAN KEMANDIRIAN PENYANDANG DISABILITAS FISIK Zen, Lya Fayola; Rachim, Hadiyanto Abdul; Apsari, Nurliana Cipta
Share : Social Work Journal Vol 14, No 2 (2024): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v14i2.52420

Abstract

Individu dengan disabilitas fisik sering mengalami kesulitan dalam mencapai tingkat kemandirian yang diharapkan dalam aktivitas sehari-hari mereka. Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas hidup dan tingkat kemandirian mereka, penggunaan teknologi asistif telah menjadi fokus perhatian, yang telah membawa dampak positif dalam meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas fisik. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menggali dan mendiskusikan peran penting teknologi asistif dalam meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas fisik. Penelitian ini menggunakan metode Tinjauan Pustaka untuk menganalisis artikel-artikel yang relevan. Informasi yang digunakan dalam penelitian diperoleh dari basis data publikasi di Google Scholar menggunakan istilah pencarian teknologi asistif, disabilitas, disabilitas fisik dan peningkatan kemandirian. Penelitian ini merujuk pada tinjauan literatur atas artikel-artikel klinis dan penelitian yang diterbitkan dalam periode tahun 2003 hingga 2023. Penelitian ini menemukan bahwa teknologi asistif merupakan rangkaian komponen dan layanan yang bertujuan untuk mengimbangi atau mengurangi  hambatan yang mungkin terjadi bagi para penyandang disabilitas. Selain itu, artikel ini juga menggambarkan bagaimana pendekatan yang terpadu, yang melibatkan berbagai teknologi asistif, pelatihan keterampilan, dan dukungan sosial, dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kemandirian penyandang disabilitas fisik. Berdasarkan tinjauan literatur ini, kita memahami bahwa penggunaan teknologi asistif harus dipandang sebagai salah satu elemen kunci dalam mempromosikan kemandirian dan inklusi penyandang disabilitas fisik dalam masyarakat. Hasil penelitian ini berpotensi memberikan rekomendasi kebijakan yang mendukung aksesibilitas teknologi asistif dan meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas fisik. Individuals with physical disabilities often face challenges in achieving the expected level of independence in their daily activities. In an effort to improve their standard of living and degree of self-sufficiency, the use of assistive technology has become a focal point of attention, which has brought about positive impacts in improving the independence of individuals with physical disabilities. This research employs Article Analysis through a Literature Review method. The data used in the study is derived from the Google Scholar publication database with keywords such as assistive technology, disability, physical disability, and independence enhancement. The study relies on an examination of clinical papers and research studies released from 2003 to 2023. The study finds that assistive technology consists of a range of devices and services designed to compensate for or reduce barriers that may occur for individuals with disabilities. Furthermore, this article also illustrates how an integrated approach, involving various assistive technologies, skill training, and social support, can create an environment that supports the independence of individuals with physical disabilities. Based on this literature review, we recognize that the use of assistive technology is a fundamental aspect in promoting the autonomy and integration of people with physical disabilities within the society. The findings of this research have the potential to provide policy recommendations that support the accessibility of assistive technology and enhance the life quality of people who have physical disabilities. 
Pendekatan Spiritual pada Orang Tua dengan Anak Penyakit Kronis di Rumah Singgah sebagai Faith-Based Organization Tahir, Syarifah Mughniyah; Rachim, Hadiyanto Abdul; Hidayat, Eva Nuriyah
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.62933

Abstract

Orang tua dengan anak penyakit kronis mengalami stres pengasuhan yang disebabkan oleh tugas tambahan untuk mengurus anak yang sakit. Orang tua merasa bahwa mereka gagal untuk melindungi anak dari penyakit. Adapun pendekatan spiritual dapat membantu coping orang tua dengan anak penyakit kronis menangani stres pengasuhan yang dialami. Rumah Singgah Al Fatih sebagai Faith-Based Organization, yakni lembaga pelayanan sosial yang berlandaskan pada agama islam memberikan layanan dengan pendekatan spiritual untuk memenuhi kebutuhan spiritual klien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi stres pengasuhan yang dialami orang tua dengan anak penyakit kronis, mengidentifikasi pelayanan dari Rumah Singgah yang menggunakan pendekatan spiritual, serta menganalisis penggunaan spiritual sebagai coping orang tua dengan anak penyakit kronis. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan melalui pendekatan spiritual yang dilakukan oleh Rumah Singgah Al Fatih dapat membantu orang tua dengan anak penyakit kronis untuk mengatasi stres pengasuhannya.