Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemberdayaan Seni Kubro Siswo Untuk Pelestarian Budaya Lokal di Desa Masda Makmur Rohmah, Rina Ari; Dona, Dona; Lesmana, Andi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.927

Abstract

The preservation of local culture in Masda Makmur Village, Rokan Hulu Regency is the main challenge during the lack of participation of the younger generation in the traditional art of Kubro Siswo. The Kubro Siswo Arts Group has difficulties in maintaining the regeneration of members and faces limited support facilities and promotions. This service program aims to preserve the culture of Kubro Siswo through increasing managerial capacity and cultural arts skills, especially for the younger generation. The methods used in this program include socialization, management and marketing training, website and social media development, and the provision of souvenir production equipment in the form of t-shirt screen printing. The results of the program show an increase in the interest of the younger generation in local arts, the implementation of cultural arts festivals, and the increase in group capacity in the management of cultural arts organizations and promotions. In addition, diversification efforts through the production of screen-printing t-shirts have a positive impact in supporting the economic independence of the group. In conclusion, this program has succeeded in increasing public awareness of the importance of preserving local culture and providing sustainable solutions to maintain the existence of Kubro Siswo art during modernizationABSTRAKPelestarian budaya lokal di Desa Masda Makmur Kabupaten Rokan Hulu menjadi tantangan utama di tengah minimnya partisipasi generasi muda dalam kesenian tradisional Kubro Siswo. Kelompok Kesenian Kubro Siswo mengalami kesulitan dalam menjaga regenerasi anggota serta menghadapi keterbatasan dukungan fasilitas dan promosi. Program pengabdian ini bertujuan untuk melestarikan budaya Kubro Siswo melalui peningkatan kapasitas manajerial dan keterampilan seni budaya, khususnya bagi generasi muda. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi sosialisasi, pelatihan manajemen dan pemasaran, pengembangan website dan media sosial, serta penyediaan peralatan produksi cinderamata berupa sablon kaos. Hasil program menunjukkan peningkatan minat generasi muda terhadap kesenian lokal, terselenggaranya festival seni budaya, serta peningkatan kapasitas kelompok dalam pengelolaan organisasi dan promosi seni budaya. Selain itu, usaha diversifikasi melalui produksi kaos sablon memberikan dampak positif dalam mendukung kemandirian ekonomi kelompok. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya lokal dan memberikan solusi berkelanjutan untuk menjaga eksistensi kesenian Kubro Siswo di tengah modernisasi.
Manajemen Kurikulum Program Pembelajaran Ekstrakurikuler Tahfizh Al-Qur’an di Sekolah Dasar Islam Terpadu Ishlahul Ummah Kota Sawahlunto Ermida, Ermida; Fadriati, Fadriati; Dona, Dona; Asmendri, Asmendri; Demina, Demina
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen kurikulum program ekstrakurikuler tahfizh Al-Qur'an di SDIT Ishlahul Ummah Sawahlunto, yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Meski memiliki jumlah siswa yang relatif kecil, SDIT Ishlahul Ummah berhasil mengirimkan siswa untuk berkompetisi dalam lomba tahfizh tingkat provinsi, serta menghasilkan lulusan tahfizh dalam jumlah yang signifikan setiap tahun. Kurikulum yang diterapkan berbeda dari sekolah lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan Kepala Sekolah, guru tahfizh, dan siswa sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran tahfizh dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi sosiokultural, fasilitas yang tersedia, serta unsur-unsur pembelajaran seperti tujuan, materi, metode, dan evaluasi. 2) Pelaksanaan pembelajaran tahfizh melibatkan proses yang aktif, efektif, menyenangkan, serta pemanfaatan sarana prasarana secara optimal dalam tahap pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup. 3) Evaluasi pembelajaran dilakukan secara berkesinambungan, mencakup penilaian proses dan hasil, remedial, pengayaan, serta pelaporan hasil belajar.