Claim Missing Document
Check
Articles

Found 50 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisis Kebutuhan Siswa Untuk Mengevaluasi Layanan Pendidikan Di Smk Telkom Bandung Dengan Menggunakan Metode Education Quality Integrasi Kano Harry Nurmi Suari; Sari Wulandari; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak SMK Telkom Bandung merupakan sekolah yang berada dibawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom (Telkom Foundation). SMK Telkom Bandung terletak di Jalan Radio Palasari, Dayeuhkolot – Kabupaten Bandung. SMK Telkom Bandung memiliki tiga program keahlian yang terdiri dari program studi Teknik Komputer Jaringan, Teknik Jaringan Akses dan Multimedia. Jumlah pendaftar serta jumlah siswa yang diterima pada 5 tahun terakhir terus melonjak. Namun pihak sekolah juga harus tetap memperhatikan kualitas pelayanan baik dari segi kinerja pengajar atau fasilitas fisik yang ada dilingkungan sekolah. Hal tersebut sebagai langkah antisipasi menurunnya jumlah siswa yang ingin mendaftar pada SMK Telkom Bandung pada tahun berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi layanan pendidikan yang kinerjanya belum dapat memuaskan siswa dan merekomendasikan perbaikan layanan dengan menggunakan dimensi Education Quality integrasi Kano. Education Quality bertujuan untuk mengukur kinerja tiap-tiap atribut, sementara Kano bertujuan untuk mengkategorikan atribut berdasarkan pernyataan functional dan disfunctional. Dari pengintegrasian ini, kemudian diputuskan apakah atribut dipertahankan, ditingkatkan, dikembangkan dan diabaikan. Berdasarkan identifikasi atribut Eduqual yang telah dilakukan terdapat 30 atribut pada penelitian ini. 21 atribut Menghasilkan NKP Positif dan 9 atribut menghasilkan NKP negatif. Sementara berdasarkan kuesioner Functional dan disfunctional Kano yang telah diolah terdapat 9 atribut yang harus ditingkatkan serta 1 atribut yang harus dikembangkan. Atribut tersebut yang menjadi True Customer Needs yang akan direkomendasikan perbaikannya. Kata Kunci: SMK Telkom, Education Quality, Kano, Atribut Abstract Telkom Vocational High School Bandung is a school under the auspices of the Telkom education foundation. Bandung Telkom Vocational High School is located on Radio Palasari Road, Dayeuhkolot - Kabupaten Bandung. Telkom Vocational High School Bandung has three expertise programs consisting of Computer Network Engineering study programs, Network Access and Multimedia Engineering. The number of registrants and the number of students received in the last 5 years increase. However, the school must also pay attention to the quality of service both in terms of the instructor and facilitation in the school environment. This as an anticipation step decreases the number of students who want to enroll in Telkom Bandung Vocational High School the following year. This study aims to evaluate educational services whose performance has not been able to satisfy students and recommend service improvements by using the dimensions of Kano's Education Quality integration. Education Quality aims to measure the performance of each attribute, while Kano aims to categorize attributes based on functional and disfunctional statements. From this integration, it was decided whether the attributes were maintained, improved, developed and ignored. Based on the identification of Eduqual attributes that have been carried out there are 30 attributes in this study. 21 attributes Produce Positive NKP and 9 attributes produce negative NKP. While based on the Functional and disfunctional Kano questionnaire that has been processed there are 9 attributes that must be improved and 1 attribute that must be developed. The attribute that becomes True Customer Needs will be recommended for improvement. Keywords: Telkom Bandung Vocational High School, Education Quality, Kano, Attributes
Perancangan Model Bisnis Arcana Batik Dengan Meggunakan Pendekatan Business Model Canvas Muhammad Fahmi Siregar; Budi Praptono; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Arcana batik merupakan salah satu dari umk yang ada di Jawa Barat. Produk yang ditawarkan adalah konsep fesyen modern yang dipadukan dengan pakaian traditional. Arcana Batik ingin mengubah mindset para konsumennya jika batik hanya digunakan untuk acara acara tertentu. Arcana batik belum melakukan perencanaan bisnis yang dimiliki dengan baik. Kekurangan yang dimiliki Arcana Batik saat ini adalah belum dilakukannya pemetaan model bisnis secara terstruktur. Hal ini menyebabkan Arcana Batik tidak mampu memprediksi pengaruh yang ditimbulkan akibat faktor internal dan eksternal perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan analisis yang tepat agar visi&misi Arcana Batik tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui usulan rancangan model bisnis yang sesuai dengan menggunakan Business Model Canvas. Dengan pendekatan kanvas, model bisnis ditampilkan dalam satu lembar kanvas, berisi peta sembilan elemen (kotak). Analisis SWOT adalah suatu metode penyusunan strategi UKM atau organisasi yang bersifat satu unit bisnis tunggal. Hasil penelitian berupa 9 blok bangunan atau disebut juga model bisnis kanvas pada bisnis Arcana batik. Model bisnis yang dirancang dan diteliti hanya sebuah ide dan rancangan yang diharapkan dapat diimplementasikan sebagai bentuk bisnis baru. Sehingga dibutuhkan persiapan serta pengawasan lebih lanjut saat penerapan ide tersebut dilakukan. Kata Kunci: Arcana batik, Business Model Canvas, SWOT Abstract Arcana Batik is one of the umk in West Java. The product offered is a modern fashion concept combined with traditional clothing. Arcana Batik wants to change the mindset of its customers if batik is only used for certain events. Batik Arcana has not done a well-planned business plan. The disadvantages of Arcana Batik at this time were that there was no structured mapping of business models. This causes the Arcana Batik not able to predict the effects caused by internal and external factors of the company. Therefore, proper analysis is needed so that the vision and mission of the Arcana Batik is achieved. The purpose of this study is to find out the proposed design of the appropriate business model using Business Model Canvas. With the canvas approach, the business model is displayed on one canvas sheet, containing a map of nine elements (boxes). SWOT analysis is a method of structuring SME strategies or organizations that are a single business unit. The results of the research are 9 building blocks or also called canvas business models in the batik Arcana business. The business model designed and researched is only an idea and design that is expected to be implemented as a new form of business. So that further preparation and supervision is needed when implementing the idea. Keywords : Arcana batik, Business Model Canvas, SWOT
Perancangan Stakeholder Management Plan Pada Proyek Pengadaan & Pemasangan Osp (outside Plant) Ikr (instalasi Kabel Rumah) Dan Migrasi Pelanggan Bges Treg III Karawang Denzakky Sumardi; Imam Haryono; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Proyek pengadaan & pemasangan OSP (Outside Plant) IKR (Instalasi Kabel Rumah) dan migrasi pelanggan BGES TREG III Karawang ini merupakan sebuah proyek pemasangan OSP dari tembaga menuju fiber optic didaerah Karawang. PT. XYZ ini merupakan sebuah perusahaan mitra dari PT. TUV yang bergerak di jasa pembangunan pada bidang konstruksi sipil dan jasa pembangunan konstruksi telekomunikasi (outside plant). Tujuan penelitian ini yaitu dapat mengidentifikasi stakeholder yang akan memiliki dampak terkait pada proyek, dan dapat merancang stakeholder management plan terhadap stakeholder agar progress kerja dapat berlanjut. Kegiatan usaha perusahaan ini mencakup pekerjaan pembangunan gedung sentral telekomunikasi, jaringan telekomunikasi kabel optik maupun tembaga. Proyek yang dalam fase monitoring ini mengalami kendala keterlambatan dan perizinan yang berfokus pada stakeholder. Dalam pembangunan proyek ini menggunakan dokumen perencanaan proyek seperti, menggunakan stakeholder register, project management plan, SOW, expert judgement, dan stakeholder analysis. Dengan perencanaan ini, proyek diharapkan pembangunan mampu mencapai hasil membaik dan tercapai tujuan proyek. Kata Kunci: Pemangku kepentingan, Power interest grid, Stakeholder engagement assessment matrix, Salience model, dan Communication management plan. Abstract Project for the procurement & installation of OSP (Outside Plant) IKR (House Cable Installation) and customer migration of BGES TREG III Karawang is a project to install OSP from copper to fiber optic in Karawang area. PT. XYZ is a partner company from PT. TUV is engaged in development services in the field of civil construction and telecommunications construction services (outside plant). The purpose of this research is can identify stakeholders who will have a related impact on the project, and to be able to implement stakeholder management plans for stakeholders so that work progress can continue. The company's business activities include the construction of telecommunications central buildings, optical and copper cable telecommunications networks. The project in the executing phase experienced constraints of delay and licensing that focused on stakeholders. In the construction of this project project planning documents are use such as, stakeholder registers, project management plans, SOW, expert judgment, and stakeholder analysis. With this plan, the project is expected to be able to achieve improved results and achieve project objectives. Keywords: Stakeholder, Power interest grid, Stakeholder engagement assessment matrix, Salience model, and Communication management plan.
Usulan Peningkatan Kualitas Layanan Penjualan Offline Pada Store Guteninc Menggunakan Metode Quality Fucntion Deployment (qfd) Adhi Tio Rachman; Agus Achmad Suhendra; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Guteninc adalah brand lokal Indonesia dari Bandung yang didirikan oleh tiga pemuda asal Makassar pada Juni 2011 yang terjun pada bidang footwear pria dan wanita berbahan kulit dan termasuk kedalam usaha kecil menengah (UKM). Berdasarkan interview yang dilakukan dengan chief executive officer (CEO), Gutteninc menggunakan sistem penjualan yang terpisah antara online dan offline. Dengan begitu, target penjualan dan pendapatan juga terbagi menjadi dua. Target penjualan offline bersifat fluktuatif dan hanya pada bulan Desember target dapat tercapai. Faktor utama penyebab tidak tercapainya hal tersebut dikarenakan kurangnya layanan store Guteninc dari segi penjualan offline yang didukung oleh data survey keluhan pelanggan terhadap layanan store, maka dari itu layanan store Guteninc harus ditingkatkan. Pada penelitian ini merumuskan rekomendasi bagi layanan store Guteninc dari segi offline menggunakan metode Quality Fuction Deployment (QFD). QFD terdiri dari dua langkah utama yaitu QFD Iterasi satu yang menerjemahkan true customer needs menjadi karakteristik teknis dan QFD Iterasi dua yang menjabarkan kebutuhan dari karakteristik teknis menjadi critical part. Perumusan rekomendasi didapatkan dari hasil studi literatur, proses pemilihan decision matrices, braintorming dengan pihak Guteninc, benchmarking dengan kompetitor, pendapat ahli, hasil pengumpulan dan pengolahan data, dan hasil analisis. Diharapkan rumusan rekomendasi tersebut dapat meningkatkan kualitas layanan store Guteninc dari segi offline. Kata Kunci: Quality Function Deployment (QFD), true customer needs, karakteristik teknis, critical part. Abstract Guteninc is a local Indonesian brand from Bandung founded by three young men from Makassar in June 2011 who plunged into the field of footwear for men and women made of leather and included in small and medium enterprises (SMEs). Based on interviews conducted with the chief executive officer (CEO), Gutteninc uses a separate sales system between online and offline. That way, the sales and revenue targets are also divided into two. Offline sales targets are volatile and only in December can the target be achieved. The main factor causing this failure is due to the lack of Guteninc store services in terms of offline sales which are supported by customer complaints survey data on store services, therefore the Guteninc store service must be improved. In this study formulating recommendations for store Guteninc services in terms of offline using the Quality Fuction Deployment (QFD) method. QFD consists of two main steps, QFD. One iteration that translates true customer needs into technical characteristics and QFD Two iterations which describe the requirements of technical characteristics become critical parts. The formulation of recommendations is obtained from the results of literature studies, the process of selecting decision matrices, braintorming with Guteninc, benchmarking with competitors, expert opinion, the results of data collection and processing, and the results of analysis. It is expected that the formulation of these recommendations can improve the quality of the Guteninc store service in terms of offline. Keywords: Quality Function Deployment (QFD), true customer needs, technical characteristics, critical parts.
Pemilihan Alternatif Pemenuhan Kapasitas Produksi Pada Pt Indopherin Jaya Menggunakan Metode Ahp Achmad Fanani Adam; Budi Sulistyo; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Indopherin Jaya adalah perusahaan yang bergerak pada bidang manufaktur yang memproduksi lem kampas mobil yang berlokasi di jalan Brantas, Kota Probolinggo, Jawa Timur. Indopherin Jaya merupakan perusahaan yang cukup lama berada di Indonesia yaitu sekitar tahun 1995 dan merupakan satu satunya perusahaan lem kampas mobil pertama di Indonesia. Produk dari PT Indopherin berupa resin bubuk yang dijual kesetiap perusahaan, kebanyakan dari perusahaan besar onderdil mobil. Namun, sering berjalannya perkembangan transportasi, permintaan dari pasar semakin banyak karena kebutuhan mereka juga untuk menjual produk yang dapat dipakai dengan baik. Akibatnya, PT Indopherin juga mendapatkan permintaan resin yang lebih banyak. Kemudian pada Mei 2019 permintaan dari pasar melebihi kapasitas produksi dari perusahaan PT Indopherin Jaya dalam menyediakan produk resin dengan jumlah maksimal permintaan 490 ton, karena kinerja dari mesin pulvurizer yang membuat produk resin bubuk hanya dapat memproduksi maksimal 444 ton dalam 1 bulan. Oleh sebab itu, perusahaan harus memberikan sebuah peningkatan produksi dan kapasitas, karena jika perusahaan tidak dapat meningkatkan kapasitas produksi yang menyebabkan permintaan pasar tidak dapat dipenuhi, maka kepercayaan konsumen kepada perusahaan berkurang dan itu dapat mempengaruhi kredibilitas dari sebuah perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menentukan kriteria permintaan alternatif yang sesuai dalam memenuhi kapasitas produksi pada PT Indopherin Jaya dan (2) menetapkan alternatif terbaik dari kriteria yang telah ditentukan dengan menggunakan metode AHP. Data penelitian yang didapatkan adalah data primer. Dari data yang telah didapatkan, diperoleh 3 alternatif, yaitu (1) Pembelian mesin inverter 5.5 Kw dan 22 Kw, (2) Penambahan waktu kerja, (3) Subkontrak pada perusahaan Nanton Sumitomo Bakelite. Metode AHP digunakan untuk memilih salah satu diantara 3 alternatif yang didapatkan dari 4 kriteria untuk memenuhi kapasitas produksi. Berdasarkan hasil pengolahan data, terdapat 4 kriteria dan dengan nilai prioritas tertinggi adalah kualitas (0.473), kinerja produksi (0.252), waktu (0.147), dan biaya (0.128). Dari pengolahan data berdasarkan kriteria, dan dari 4 kriteria tersebut digunakan sebagai pemilihan alternatif terbaik. Hasil akhir adalah alternatif dengan nilai tertinggi yaitu alternatif 1 pembelian alat inverter 5.5 kW dan 22 kW untuk meningkatkan perputaran waktu kerja 1 lotnya lebih cepat pada mesin pulvurizer dengan mendapatkan nilai priority vector sebesar 0.5900213. Kata Kunci: Kriteria, AHP, Kapasitas Produksi, Permintaan Pasar. Abstract PT Indopherin Jaya is a company engaged in manufacturing that produces glue on car shoes located on Brantas Road, Probolinggo City, East Java. Indopherin Jaya is a company that has been in Indonesia for a long time, around 1995 and is the first and only car oil glue Company in Indonesia. Product from PT Indopherin Jaya are powder resins sold to every company, mostly from large auto parts companies. However, the frequent development of transportation, increasing demand from the market due to their need to sell products that can be used properly. As a result, PT Indopherin also received more resin demand. Then in May 2019, demand from the market exceeded the production capacity of the company PT Indopherin Jaya in providing resin products with a maximum number of requests of 490 tons, because the performance of the pulvurizer machine that makes powder resin products can only produce a maximum of 444 tons in 1 month. Therefore, companies must provide an increase in production and capacity, because if the company cannot increase production capacity that causes market demand cannot be met, and then consumer trust in the company decreases and that can affect the credibility of a company. The purpose of this study is (1) to determine the appropriate alternative demand criteria in meeting the production capacity of PT Indopherin Jaya and (2) to determine the best alternative of the criteria determined by using the AHP method. The research data obtained is primary data. From the data that has been obtained, there are 3 alternatives, namely (1) Purchasing an inverter machine 5.5 Kw and 22 Kw, (2) Adding work time, (3) Subcontracting at Nanton company Sumitomo Bakelite. AHP method is used to choose one of the 3 alternatives obtained from 4 criteria to meet production capacity. Based on the results of data processing, there are 4 criteria and the highest priority value is quality (0.473), production performance (0.252), time (0.147), and cost (0.128). From processing data based on criteria, and from the 4 criteria used as the best choice of alternatives. The result is the alternative with the highest value, namely alternative 1, buying an inverter tool 5.5 kW and 22 kW to increase the turnaround time of work 1 lot faster on the pulvurizer machine by getting priority vector value of 0.5900213. Keywords: Criteria, AHP, Production Capacity, Market Demand.
Usulan Kebutuhan Layanan Website Pada Zest Hotel Dengan Menggunakan E-service Quality Dan Metode Kano Muhammad Noor Fazri; Husni Amani; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Zest hotel merupakan perusahaan hotel berbintang tiga yang memiliki fasilitas, seperti kamar, meeting room, restoran, pusat bisnis, parkir mobil, dan meja concierge. Zest hotel memiliki arti yaitu hotel yang menawarkan keamanan dan kebersihan kamar dengan harga terjangkau. Pada peneliltian ini dilakukan wawancara kepada pengguna layanan Zest hotel, terdapat beberapa keluhan serta ketidakpuasan pelanggan terhadap layanan. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis melakukan analisis mengenai kebutuhan pelanggan yang mengunjungi website untuk dijadikan rekomendasi perbaikan bagi perusahaan. Terdapat 25 atribut kebutuhan pelanggan yang dikelompokan menjadi 6 dimensi berdasarkan Voice of Customer (VoC) yang didukung oleh penelitian terdahulu. Pada penelitian ini digunakan metode E-Service Quality untuk menentukan atribut lemah dan atribut kuat. Kemudian dilakukan pula penelitian Model Kano untuk mengkategorikan atribut must-be (M), one dimensional (O), attractive (A), indifferent (I), dan reserve (R). Integtasi Metode E - Service Quality dan Model Kano menunjukkan tindakan yang perlu dilakukan perusahaan, yakni pengembangan, pertahanan, dan peningkatan. Berdasarkan hasil pengolahan data dari 100 responden, didapatkan 14 atribut kuat, 11 atribut lemah, 3 atribut kategori must-be, 2 atribut kategori one dimensional, 17 atribut kategori attractive, dan 3 atribut kategori indiffirent. Integrasi Metode E-Service Quality dan Model Kano menghasilkan True Customer Needs, yakni 11 atribut yang perlu ditingkatkan dam 9 atribut yang perlu dikembangkan. Kata Kunci: Analisis Kebutuhan, Service Quality Model Kano, Integrasi Metode Service Quality dan Model Kano, Zest Hotel. Abstract Zest hotel is a three star hotel company that has facilities, such as rooms, meeting rooms, restaurants, business centers, car parking, and concierge desk. Zest hotel has the meaning of a hotel that offers security and cleanliness of rooms at affordable prices. In this research interview with users of Zest hotel services, there were several complaints and customer dissatisfaction with the service. Based on these problems, the authors conducted an analysis of the needs of customers who visited the website to be made recommendations for improvement for the company. There are 25 attributes of customer needs grouped into 6 dimensions based on Voice of Customer (VoC) supported by previous research. In this study, the E-Service Quality method was used to determine weak attributes and strong attributes. Then the Kano Model research was conducted to categorize must-be (M), one dimensional (O), attractive (A), indifferent (I), and reserve (R) attributes. Integration of EService Quality and Kano Models shows the actions that companies need to take, namely development, defense, and improvement. Based on the results of data processing from 100 respondents, 14 strong attributes, 11 weak attributes, 3 attributes of must-be categories, 2 attributes of one-dimensional category, 17 attributes of attractive categories, and 3 attributes of the indiffirent category. Integration of the E-Service Quality Method and the Kano Model produces True Customer Needs, which are 11 attributes that need to be improved and 9 attributes that need to be developed. Keywords: Needs Analysis, Service Quality, Kano Model, Integration of Service Quality Methods and Kano Model, Zest Hotel.
Rancangan Model Keterkaitan Sasaran Strategis Dan Kontrak Manajemen Universitas Telkom Dengan Menggunakan Metode Interpretive Structural Modeling (ISM) Mochamad Azhar Hidayat; Budi Sulistyo; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Universitas Telkom merupakan salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang sedang mencapai mimpinya menjadi Research and Entrepreneurial University pada periode 2019-2023. Dalam mencapai mimpinya, Universitas Telkom menggunakan sasaran strategis sebagai ukuran pencapaian tujuan yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis 2019-2023. Ukuran pencapaian tersebut kemudian diturunkan menjadi indikator kinerja utama. Dalam pelaksanaannya, kontrak manajemen mengalami beberapa permasalahan diantaranya belum sesuainya antara target dan bobot yang ditetapkan dengan sumber daya dan kaitan antar indikator dalam kontrak manajemen belum jelas sehingga permasalahan tersebut perlu dibenahi dengan menggunakan metode Interpretive Structural Modeling (ISM). Hubungan antar sasaran strategis diperoleh dari hasil expert judgement yang sudah diidentifikasi dengan menggunakan perhitungan Geo Mean, selanjutnya dilakukan pengolahan data dengan menggunakan metode ISM sehingga diperoleh usulan perancangan ISM sasaran strategis. Kemudian dalam penelitian ini dijelaskan mengenai langkahlangkah dalam menurunkan sasaran strategis ke dalam kontrak manajemen di setiap tahunnya yaitu dengan mempertimbangkan capaian yang telah dilakukan oleh institusi, penyesuaian target capaian institusi dengan target capaian berstandar internasional, penyesuaian dengan perancangan ISM sasaran strategis dan penyesuaian dengan kapabilitas dan sumber daya sehingga dapat ditentukan bobot pada setiap indikator dengan tepat. Kata kunci: Sasaran Strategis, Indikator Kinerja Utama, Kontrak Manajemen, Interpretive Structural Modeling (ISM). Abstract Telkom University is one of the universities in Indonesia that is achieving its dream of becoming a Research and Entrepreneurial University in the period 2019-2023. In achieving its dream, Telkom University uses strategic objective as a measure of achieving the goals set out in the Strategic Plan 2019-2023. The measure of achievement is then revealed to be the main performance indicator. In its implementation, contract management has several problems including the incompatibility between targets and the weight set with resources and the link between indicators in the contract management is unclear so that these problems need to be addressed by using the Interpretive Structural Modeling (ISM) method. The relationship between strategic objectives is obtained from the results of expert judgment that has been identified using the Geo Mean calculation, then the data is processed using the ISM method so that the proposed design of ISM strategic objectives is obtained. In this research also explained the steps in reducing strategic objective into contract management each year, namely by considering the achievements that have been made by the institution, adjusting the target achievement of the institution with international standard achievement targets, adjusting to the design of ISM strategic objectives and adjustments to capabilities and resources so that we can determine the weight of each indicator accurate. Keyword: Strategic Objective, Key Performance Indicator, Contract Management, Interpretive Structural Modeling (ISM).
Usulan Perbaikan Atribut Kebutuhan Layanan Online Pada Open Library Universitas Telkom Dengan Menggunakan Metode E-servqual Dan Model Kano Puspita Marsya Tamara; Husni Amani; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Perpustakaan adalah sebuah ruangan bagian sebuah gedung ataupun gedung itu sendiri yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainya yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu untuk digunakan pembaca dan bukan untuk dijual. (Syihabuddin, 2007 :287). tugas (kewajiban) yang harus dilakukan perpustakaan perguruan tinggi adalah mengembangkan koleksi, mengolah dan merawat bahan perpustakaan, memberi layanan, serta melaksanakan administrasi perpustakaan (Soeatminah, 2004:3). Open Library Universitas Telkom merupakan perpustakaan yang didirikan untuk menunjang menunjang kegiatan belajar diluar jadwal perkuliahan. Open Library Universitas Telkom menjadi sebuah pusat pengetahuan (the center of knowledge) yang didukung oleh teknologi informasi digital dan fasilitas modern. Dalam pelaksanaan operasionalnya, konsep "Open Library" didukung oleh pengembangan teknologi informasi sistem perpustakaan digital, untuk senantiasa meningkatkan layanan, database, dan koleksi perpustakaan. Untuk meningkatkan kualitas layanan online pada Open library Telkom, maka dilakukan penelitian berdasarkan metode E-SERVQUAL. Untuk mengetahui pengaruh dari tingkat kepuasan pelanggan menggunakan metode Kano. Dalam penelitian ini terdapat 24 atribut pada kebutuhan layanan Open Library, 9 merupakan atribut kuat. Berdasarkan hasil penelitian secara keseluruhan terdapat 15 atribut yang perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kualitas layanan online pada Open Library Universitas Telkom. Kata Kunci: Perpustakaan, kualitas layanan, e-Service Quality, Kano.
Perancangan Metode Pembobotan Sistem Penilaian Kinerja Institusi Dengan Menggunakan Metode Analytic Network Process (anp) Dan Analytic Hierarchy Process (ahp) Di Universitas Telkom Novia Miftaqul Jannah; Budi Sulistyo; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai institusi pendidikan, Universitas Telkom Bandung mempunyai strategi untuk mengembangkan dan mencapai tujuan peningkatan di bidang pendidikan. Universitas Telkom Bandung menetapkan target-target yang akan dicapai kedepannya berdasarkan penurunan dari visi dan misi yang tertuang dalam Rencana Srategis yang dimana terdapat sasaran strategis yang harus dicapai yang kemudian di breakdown kedalam indikator penilaian kinerja yang disebut Kontrak Manajemen. Telah dilakukan sebuah wawancara dalam perancangan Kontrak Manajemen, pembobotan masih dilakukan secara manual dan hanya mengandalkan musyawarah dan persetujuan dari pihak Yayasan Pendidikan Telkom. Selain itu, dilakukan preliminary studi untuk mengetahui masalah Kontrak Manajemen berdasarkan apa yang dirasakan user, hanya terdapat 78% responden yang setuju dengan kesesuaian bobot Kontrak Manajemen dengan beban pekerjaan. Artinya, ada 22% dari responden yang memilih tidak setuju. Berarti, belum semua responden merasakan kesetaraan bobot dilingkup pekerjaannya. Dalam penelitian ini, dilakukan pembobotan ulang dengan menggunakan metode Analytic Network Process sehingga didapatkan hasil bobot Financial sebesar 22%, Customer 21%, Internal Business Process 30% dan Learning and Growth 27%. Sedangkan untuk penurunan bobot masing-masing indikator menggunakan metode Analytic Hierarchy Process. Metode ini lebih sederhana namun memiliki akurasi lebih tinggi karena berdasarkan penurunan kepentingan sasaran strategis langsung dan dipertimbangkan hubungan secara keseluruhan antar indikator serta perspektifnya. Selain itu, dengan dilakukannya pembobotan ulang dengan kedua metode dapat mengurangi waktu proses penyusunan. Perbedaan bobot usulan dengan eksisting ini bisa mempengaruhi tingkat prioritas kinerja staf, sehingga hal tersebut bisa mempengaruhi proses kinerja staf serta penilaian kinerja Universitas Telkom. Kata kunci: Analytic Network Process, Analytic Hierarchy Process, Balanced Scorecard, Kontrak Manajemen, Sasaran Strategi
Analisis Perancangan Sistem Bisnis Biro Jasa Surat Kendaraan Bermotor Secara Online Dan Offline Berbasis Web Mochammad Gerry Pamungkas; Endang Chumaidiyah; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Jumlah kendaraan di Jawa Barat mencapai 16.025.120 yang terdiri dari motor 13.725.590 unit dan mobil 2.359.530 unit. Bandung merupakan salah satu kota dengan jumlah kendaraan bermotor terbanyak di Jawa Barat yaitu mencapai 3.293.600 unit (Sumber : Jumlah Kendaraan 2018 – BPS Jawa Barat). Oleh karena dengan banyaknya kendaraan bermotor maka biro jasa yang bergerak dalam bidang kepengurusan surat kendaraan bermotor semakin banyak dan juga merupakan sebuah peluang bisnis bagi sebagian orang. Biro jasa Windu tidak berbeda dengan para kompetitor yang bergerak dibidang yang sama masih memiliki banyak kelemahan dalam melayani konsumennya yaitu masih menggunakan sistem offline. Hal yang terjadi disebabkan oleh sistem offline diantaranya kelengkapan surat tidak lengkap sehingga dapat membuat proses bisnis yang terjadi efisien. Sehingga dibutuhkan sebuah sistem online yang dapat mempermudah proses yang berlangsung antara biro jasa Windu dengan konsumennya serta dapat mempersingkat waktu dalam melakukan pengurusan surat kendaraan bermotor. Usulan yang diberikan terhadap biro jasa Windu yaitu proses bisnis usulan serta rancangannya serta hasil pengolahan data berupa context diagram, use case, DFD, ERD yang menjadi acuan dalam sebuah perancangan sistem dalam membuat aplikasi berbasis website bernama WinduOnline. Setelah pembuatan WinduOnline dilakukan sebuah pengujian efisiensi sistem menggunakan metode DEA dengan hasil yang didapat 0,785. Dengan hasil pengujian menggunakan DEA tersebut maka dapat dinyatakan sistem tersebut efisien. Kata kunci: Proses Bisnis, Perancangan, Sistem, DEA Abstract The number of vehicles in West Java have reached 16,025,120 units, consisting of 13,725,590 units of motorcycles and 2,359,530 units of cars. Bandung is one of the cities with the largest number of motorized vehicles in West Java, reaching 3,293,600 units (Source: Jumlah Kendaraan 2018 – BPS Jawa Barat). Because of the large number of motorized vehicles, the service bureaus engaged in the management of motor vehicle documentation are increasing and also a good business Windu's service bureaus are no different from competitors who are engaged in the same field who still have many weaknesses in serving their customers, namely still using an offline system. The things that happen are caused by an offline system including incomplete letters so that it can make an inefficient business process. So we need an online system that can simplify the process that takes place between the Windu service bureau and its customers and can shorten the time in arranging motorized vehicle mail. The proposal given to Windu's service bureau is the proposed business process and its design and the results of data processing in the form of context diagrams, use cases, DFD, ERD which become a reference in a system design in creating a website-based application called WinduOnline. After making WinduOnline a system efficiency test was conducted using the DEA method with the results obtained 0.785. With the results of testing using the DEA, it can be stated that the system is efficient Keywords: Businnes Process, Desaining, System, DEA
Co-Authors Achmad Fanani Adam Achmad Fuad Bay Adhi Tio Rachman Agung Pramasatya Agus Achmad Suhendra Agustian Mauludin Agustian Mauludin Ahmad, Aditias Fauzi Alan ramadhan Alan Tri Wijaya Aldhi Juliyatna Aldo Theofilus Suherman Alfathsyah, Arrasyid Alvaro Rayhan Risyad Andi Zehan Saskia Salsabila Anindhita Putri Aulia Ariani, Fathiya Safira Arrazzaq Bardo Batavio Avon Budiono Ayu Amanda Hapsari Aziz Irsyad Aziz Irsyad Bay, Achmad Fuad Bobby Hera Sagita Boby Hera Sagita Budi Praptono Budi Santosa Budiarto, Sulistyo Christine Natalia Citra Triana Budiastuti Denzakky Sumardi Devi Pratami Dian Kusuma Damayanti Endang Chumaidiyah Fadhilah, Syailsa Fathurrohman, Muhammad Salman Fauziyyah Eka Sya'bani Firdaus, Muhammad Ilham Fran Andres Fredikson, Marcelinus G. N. Sandhy Widyasthana Gamma Habie Azzaky Ghifari Naufal Rahman Grandhia Agil Patria Gunawan, Sebastian Hafiz Azis Hagie Pradivio Handoko, Kevin Revialdy Haris Mahfud Harry Nurmi Suari Husni Amani I Gusti Komang Gede Raditya Paramarta Ika Arum Puspita Imam Haryono Iman Nur Hidayat Iphov Kumala Sriwana Isnaeni Yuli Arini Kandida Kenya Utami Larasati Martaningtyas Utami Liang, Yun Chia Linati Khairina Syarofah M Teguh Kurniawan Maruf, Irma Rachmawati Miftah Dwi Rachma Miranda, Suci Mochamad Azhar Hidayat Mochammad Gerry Pamungkas Muchammad Nurul Fu’ad Muhammad Almaududi Pulungan Muhammad Fahmi Siregar Muhammad Noor Fazri Muhammad Rayes Muhammad Zamzam Nida F Maulanisa Novia Miftaqul Jannah Nunung Nurhasanah Pamungkas, Okta Bayu Panji Agda Puspita Marsya Tamara Putu Yasa Qisthi Mahran Harahap R. Yunendah Nur Fu’adah Radhita Ananda Putri Rahmiati Aulia Rajesri Govindaraju Rajesri Govindaraju Rd. Rohmat Saedudin Reanatami Irawan Ricky Darmawan Rio Aurachman Rizki Wicaksono Parasto Rosad Ma'ali El Hadi Rosad Ma’ali E Rosad Ma’ali El Hadi Ryan Eko Purnomo Sari Wulandari Shafira, Dhea Nur Sinta Aryani Siti Hajar Komariah Sri Martini Sugioko, Andre Tanuwijaya, Amelia Tasya Trigo Septia Widyaningrum, Firda Amalia Widyasthana, G.N Sandhy Yati Rohayati YENNY YENNY Yoga Pratama Darmawan Yoga Yuniadi Zakaria, Siti Wardah