Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKADEMIK PADA SEKOLAH TINGGI TEOLOGI MORIAH Ricki Sastra; Imam Nawawi; Numan Musyaffa
Jurnal Khatulistiwa Informatika Vol 7, No 2 (2019): Periode Desember 2019
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jki.v7i2.6582

Abstract

ABSTRAKSITeknologi informasi berkembang begitu cepat dari hari ke hari. Dampak positif dari perkembangan teknologi informasi banyak sekali kemudahan-kemudahan yang diberikan dalam menyampaikan sebuah informasi yang tepat dan akurat. Komputer dan internet merupakan salah satu sarana teknologi informasi yang terus berkembang dengan cepat dan tidak akan pernah ada habisnya. STT Moriah yang berada di Jl. Kelapa Puan Raya Blok CA 24 No.30-35, Gading Serpong, Tangerang, Banten yaitu suatu sekolah tinggi teologi bagisiswa-mahasiswi dalam bidang pendidikan di Tangerang, berupaya meningkatkan kualitas pelayanan akademik yang dibutuhkan mahasiswa-mahasiswi agar dapat diterima dengan cepat dan tepat sehingga mutu pelayanan memuaskan. penambahan data mahasiswa, data dosen, dan data nilai mahasiswa-mahasiwi, STT Moriah masih menggunakan buku catatan sehingga relatif lama dan kurang efektif. Dengan dibangunnya sistem informasi akademik berbasis web  ini diharapkan dapat memberikan solusi sebagai pemecah masalah diatas. Sehingga dapat mempermudah aktifitas akademik dalam memperoleh informasi yang lebih akurat tanpa perlu banyak waktu dan tenaga yang terbuang.Kata Kunci : internet, sistem informasi akademik sekolah
Implementasi Metode Rapid Application Development Pada Sistem Informasi Perpustakaan Dicky Hariyanto; Ricki Sastra; Ferina Eka Putri Eka Putri Putri
JUPITER (Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Komputer) Vol 13 No 1 (2021): JUPITER Vol. 13 No. 1 April 2021
Publisher : Teknik Komputer Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi informasi dan komunikasi merupakan salah satu peranan penting di semua bidang pada saat ini. Kebutuhan akan peningkatan efektifitas dan efisiensi kerja menjadi dasar penerapan TIK yang dapat menjadi solusi atas berbagai macam permasalahan yang ada. Institusi Pendidikan merupakan salah satu bidang yang diharapkan dapat memanfaatkan perkembangan TIK bukan hanya sebagai peningkatan efektifitas dan efisiensi kerja tetapi juga untuk meningkatkan daya saing lulusannya. Perpustakaan merupakan salah satu bagian pada instutisi Pendidikan yang membutuhkan penerapan TIK di dalam  proses bisnisnya, pencatatan data yang masih dilakukan secara konvensional menimbulkan permasalahan seperti perekapan data buku yang tidak sesuai dengan jumlah fisiknya hingga pembuatan laporan yang sulit karena harus mencari data secara manual. Hal ini lah yang menjadi alasan utama bagi penulis untuk dapat membantu mengatasi permasalahan tersebut. Rapid Application Development (RAD) dipilih sebagai metode dalam pengambangan perangkat lunak karena memiliki kelebihan yang dapat menghasilkan sebuah sistem yang cepat dan berkualitas.Kata Kunci— Sistem Informasi, Perpustakaan, RAD AbstractThe development of information and communication technology is one of the important roles in all fields at this time. The need for increased work effectiveness and efficiency is the basis for the application of ICT which can be a solution to various existing problems. Educational institutions are one of the fields that are expected to take advantage of ICT developments not only as an increase in work effectiveness and efficiency but also to increase the competitiveness of their graduates. The library is one part of an educational institution that requires the application of ICT in its business processes, data recording that is still done conventionally causes problems such as the recording of book data that does not match its physical number to making reports that are difficult because they have to search for data manually. This is the main reason for the author to be able to help overcome these problems. Rapid Application Development (RAD) was chosen as a method of developing software because it has the advantage that it can produce a fast and quality system.Key Words— Information System, Libraries, RAD
Rancang Bangun Aplikasi Sistem Peminjaman Unit Multimedia Menggunakan Metode Waterfall Ricki Sastra; Gugum Gumelar
INSANtek Vol 2 No 2 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.627 KB) | DOI: 10.31294/instk.v2i2.913

Abstract

Abstract - The Multimedia Unit Loan System in an agency is vital. Where each agency will need various items or other inventory to run and encourage the event to run. Multimedia items that are needed only for a moment in an event must function properly so that the event can run smoothly. So far the lending process is still not optimal, borrowing is still carried out conventionally by recording using book media and has shortcomings because there are still some errors. And in the process of borrowing goods, communication errors often occur between employees and owners with customers, considering the number of goods owned is complicated to regulate the availability of units of goods. In addition, the data collection process for multimedia goods still uses forms to fill in data so that recording errors can occur during the borrowing process. With the application of the goods lending system designed using the Agile method. expected to support the process of inputting employee goods applications, procurement of goods, checking stock, and reports of incoming goods so that the process can run well
Rancang Bangun Perangkat Lunak Persediaan Barang Menggunakan Metode Rapid Application Development Ricki Sastra; Dicky Hariyanto; Suryanto Suryanto
INSANtek Vol 3 No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komputer yang merupakan peralatan yang diciptakan untuk mempermudah pekerjaan manusia Perusahaan di Indonesia membutuhkan sekali adanya suatu sistem informasi yang menunjang dan memberikan pelayanan yang memuaskan bagi para customer. Untuk itulah peneliti membuat Analisis mengenai sistem persediaan barang untuk perusahaan penjualan di Indonesia yang sampai saat ini belum terkomputerisasi. Perusahaan ini bergerak dalam bidang Retail. Sistem yang ada pada perusahaan masih dilakukan secara manual,Sistem persediaan barang yang berjalan masih sederhana. Pencatatan data barang, data keluar masuk barang, serta pelaporan yang masih diketik menggunakan Microsft Excel sehingga menjadi kendala yang mengakibatkan adanya salah pengetikan saat pengolahan data barang. Untuk mengatasi berbagai kendala yang demikian diperlukan suatu sistem informasi yang dapat mengelola data-data tersebut. Untuk pengembangan perangkat lunak peneliti menggunakan Rapid Application Development,metode dimulai dengan perencanaan,perancangan dan implementasi.Penggunaan sistem informasi persediaan barang dengan menggunakan perangkat lunak diharapkan dapat mengatasi kendala yang ada seperti salah pengetikan data, dan penyimpanan dokumen.Sistem informasi persediaan barang yang terkomputerisasi diharapkan mampu mengatasi masalah dokumen yang rentan hilang, karena laporan barang dapat dilihat langsung oleh Kepala gudang melalui aplikasi, serta mampu menghindari terjadinya kesalahan pengetikan dalam pengolahan data barang.
Fakultas Teknologi Informasi ,Universitas Bina Sarana Informatika Numan Musyaffa; Ricki Sastra
Jurnal Khatulistiwa Informatika Vol 7, No 1 (2019): Periode Juni 2019
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1178.895 KB) | DOI: 10.31294/jki.v7i1.5742

Abstract

Sparepart adalah suatu barang yang terdiri atas beberapa komponen yang membentuk satu kesatuan dan mempunyai fungsi tertentu, Sparepart motor sangat dibutuhkan banyak bengkel baik bengkel resmi maupun swasta yang tersebar ditoko-toko, namun dalam prosesnya masih banyak toko menggunakan sistem informasi yang masih konvensional, sehingga kadang kala sering terjadi kesalahan dalam penghitungan keuangan, stok barang, dan nota-nota penjualan. Dengan adanya masalah seperti itu seharusnya ada sesuatu inovasi dalam penjualan sparepart motor, Banyak perusahaan atau badan usaha yang menggunakan teknologi informasi untuk meningkatkan produktifitas dan efisiensi kerja dalam usaha, penulis mencoba membuat inovasi media pemasaran sparepart motor dengan membangun sebuah situs penjualan secara online atau lebih sering disebut dengan e-commerce dengan menggunakan fasilitas internet menggunakan Model pengembangan yang digunakan dalam melakukan pengembangan software ini adalah model waterfall. bertujuan membangun sebuah aplikasi yang dapat digunakan oleh semua pihak baik konsumen maupun penjual agar memberikan kemudahan pada konsumen dalam pembelian secara online tanpa harus datang ke toko, serta memudahkan penjual untuk mengolah data pesanan konsumen.
IMPLEMENTASI DATA MINING UNTUK ANALISIS DATA PENJUALAN DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA APRIORI (STUDI KASUS DAPOERIN'S) Arfhan Prasetyo; Ricki Sastra; Numan Musyaffa
Jurnal Khatulistiwa Informatika Vol 8, No 2 (2020): Periode Desember 2020
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jki.v8i2.8994

Abstract

Penjualan produk kudapan pada DAPOERIN’S belum memanfaatkan algoritma data mining yang dapat membantu menganalisis data transaksi untuk mengoptimalkan penjualan dan juga agar dapat mengurangi banyak sisa kudapan yang tidak terbeli oleh pembeli.  Untuk menghindari terjadinya sisa jenis kudapan yang kurang peminatnya dan mengetahui jenis-jenis kudapan mana saja yang laris terjual diperlukan algoritma apriori.  Algoritma apriori dapat mengetahui hal tersebut berdasarkan data transaksi yang terjadi.  Penelitian ini melakukan analisis data transaksi menggunakan data mining dengan metode algoritma apriori, menggunakan algoritma tersebut dapat diketahui produk kudapan yang paling banyak terjual, sehingga dapat menyiapkan persediaan bahan baku yang diprioritaskan dan menyusun strategi memasarkan produk dengan jenis kudapan yang lain dengan mengkaji keunggulan produk kudapan satu dengan dan lainnya yang sering banyak terjual.
MARKET BASKET ANALISYS DATA MINING TERHADAP DATA PENJUALAN MENGGUNAKAN ALGORITMA FREQUENT PATTERN GROWTH (FP GROWTH) Numan Musyaffa; Arfhan Prasetyo; Ricki Sastra
Jurnal Khatulistiwa Informatika Vol 9, No 2 (2021): Periode Desember 2021
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jki.v9i2.11133

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara yang kaya akan kuliner tradisional, salah satunya jajanan pasar, Jajanan tradisional atau lebih dikenal dengan nama jajanan pasar merupakan salah satu jajanan yang tergolong menyehatkan, Popularitas jajanan pasar sepertinya tak akan lekang oleh waktu, meskipun banyak roti, cake, maupun makanan modern, terkait Mewabahnya Covid-19 mengakibatkan lumpuhnya perekonomian bangsa ini. Salah satu sektor usaha yang sangat merasakan dampaknya adalah usaha bidang kuliner. Seperti yang dialami pengusaha kuliner di Kota Mataram, yang mengalami penurunan omzet drastis, Jajanan pasar biasanya dimakan atau dibuat pelengkap pada acara-acara besar melalui pemesanan ataupun penjualan, pada penelitian terdahulu penulis membuat penelitian yang membahas tentang pola prilaku konsumen melalui data transaksi penjualan kudapan yang telah terjadi sebelumnya dengan melihat jajanan pasar  jenis mana saja yang laris, namun algoritma apriori yang  masih mempunyai kekurangan jika data nya lebih oleh karena itu  pada penelitian kali ini, akan dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai market basket analysis menggunakan algoritma Frequent Pattern growth (FP Growth) yang dimana banyak digunakan untuk menganalisa suatu data mining adalah asosiasi rule, strategi penjualan atau pemasaran yang efektif dengan memanfaatkan data transaksi penjualan yang telah tersedia untuk menempatkan produk yang sering dibeli dan membeli produk tertentu, merancang penjualan paket produk, dan sebagainya.
ANALITICAL HIERARCHY PROCESS METHOD TO SELECTION USER EXPERIENCE WEARABLE DEVICES Numan Musyaffa; Ricki Sastra
Paradigma Vol 20, No 1 (2018): Periode Maret 2018
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.789 KB) | DOI: 10.31294/p.v20i1.3226

Abstract

Teknologi Era digital berkembang semakin pesat, bukan hanya alat komunikasi seperti Handphone saja, namun perangkat- perangkat lain yang berkembang pesat di zaman sekarang sudah banyak diciptakan untuk mempermudah mobilitas serta gaya hidup di era digital saat ini biasa disebut juga weareable device, Namun semakin banyak weareable device yang beredar serta kurangnya pengetahuan tentang weareable device tak ayal dengan pentingnya bagaimana kegunaan dan manfaat untuk memilih suatu weareable device sesuai dengan kebutuhan, user experience sendiri harus lebih teliti untuk memilih dalam memilih weareable device hal inilah yang mendasari perlu adanya penelitian berupa system penunjang keputusan untuk membantu user experience dalam pemilihan weareable device, Metode Analitical Hierarchy Process merupakan suatu bentuk model pendukung keputusan dimana komponen utamanya adalah sebuah hirarki fungsional dengan input utamanya persepsi manusia. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah mengambil suatu keputusan dari user experience dalam memilih weareable device sesuai dengan manfaat dan kebutuhan.
SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN UJI KOMPETENSI PADA LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI PERTANIAN ORGANIK JAKARTA Abdul Hamid; Ali Martondi; Syamsul Bahri; Lukman Hakim; Numan Musyaffa; Ricki Sastra
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol 20, No 1 (2020): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/stsp.v20i1.218

Abstract

Pelaksanaan pendaftaran uji kompetensi secara konvensional atau offline, yaitu dengan mendatangi kantor dari lembaga sertifikasi pertanian organik yang belum tersedia di banyak kota sangatlah tidak efektif. Selain membutuhkan waktu yang luang, pendaftaran secara konvensional juga membutuhkan biaya tambahan dari yang semestinya, baik biaya perjalanan maupun biaya operasional lainnya. Di zaman seperti sekarang, dimana teknologi semakin berkembang dan merambat ke berbagai pelosok negeri, secara tidak langsung kita sebagai manusia di tuntut untuk melakukan sesuatu dengan profesional, tepat waktu dan tidak bertele-tele sehingga waktu yang tersisa bias dimanfaatkan untuk kegiatan yang lain. Oleh sebab itu, diharapkan adanya sebuah sistem yang dapat memudahkan pelaksanaan pendaftaran uji kompetensi tersebut, salah satunya adalah dengan memanfaatkan sistem informasi maupun website, sehingga pendaftaran yang tadinya dilakukan secara offline dirubah menjadi online. Sistem informasi pendaftaran uji kompetensi memungkinkan calon peserta uji kompetensi dapat melakukan pendaftaran secara online. Sistem informasi pendaftaran uji kompetensi merupakan sebuah website yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework CodeIgniter 3.0, ditambah dengan tampilan yang dibuat menggunakan CSS dengan framework Botstrap 4.0. Perancangan system informasi ini menggunakan model pengembangan waterfall serta diagram UML (Unified Modelling Language) yaitu Use Case Diagram, Component Diagram dan Deployment Diagram. Kata kunci: System, Informasi, Kompetensi
AUDIT TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN MENGGUNAKAN COBIT DAN VAL IT FRAMEWORK (STUDI KASUS : PT. PRIMASENTA RESOURCES INDONESIA) Andika Bayu Hasta Yanto; Ahmad Fauzi; Rifky Permana; Ricki Sastra
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v4i1.280

Abstract

Sehubungan dengan tata kelola TI, perludigunakan suatu standar yang baik untuk melihatpengelolaan TI yang ada. COBIT (ControlObjectives for Information and RelatedTechnology) sebagai salah satu alat dalampengukuran tata kelola TI dapat digunakan untukmelihat tata kelola TI yang ada. Domain Plan andOrganise (PO) dan Aquire and Implement(AI) sangat tepat dilaksanakan pada saat ini,karena organisasi yang sedang membentukstruktur dan bentuk baru. Tingkat kematangan(maturity level) yang ada pada setiap proses TI yangterdapat dalam domain Plan and Organise (PO) danAquire and Implement (AI) pada PT. PrimasentaResources Indonesia rata -rata pada tingkat 1,753dan masih berada pada level 1 (initial/ad-hoc),walaupun ada 3 (tiga) proses TI yang sudahberada di level 2 (repeatable but intuitive). Untukdapat mencapai tingkat kematangan yangdidinginkan (expected maturity level) di level 3(defined process) maka semua prosedur yangdisyaratkan di tiap proses harus dipenuhi. Untukmencapai level 3 (defined process), mengacu padastandarisasi COBIT maka setiap organisasi harusmemiliki mekanisme dan prosedur yang jelasmengenai tata cara dan manajemen proses investasiteknologi informasi, dan mengkomunikasikan sertamensosialisasikan dengan baik di seluruh jajaranmanajemen organisasi.