Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : KOMUNIKATA57

HAMBATAN KOMUNIKASI MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 7 DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN DI SDN GUNUNG 01 PAGI JAKARTA SELATAN Widuhung, Selvy Maria
KOMUNIKATA57 Vol 5 No 2 (2024): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/kom57.v5i2.1448

Abstract

Kampus Mengajar (KM) adalah bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan siswa di sekolah, serta mempersiapkan mahasiswa untuk mengasah pengetahuan dan pengalaman mereka, dan memberikan dampak positif terhadap kemajuan dunia pendidikan, terutama di daerah. Dalam penelitian ini, penulis membahas bagaimana proses komunikasi interpersonal antara mahasiswa Kampus Mengajar angkatan 7 Tahun 2024 dengan siswa dan guru di sekolah tempat mereka ditempatkan, yaitu di SDN Gunung 01 Pagi, Jakarta Selatan. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara menggunakan teori Komunikasi Interpersonal Joseph A. DeVito yang terdiri dari tahapan keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi siswa mengalami kekakuan, yang terlihat pada tahapan keterbukaan dan sikap positif dalam berkomunikasi, terutama terhadap guru.
HAMBATAN KOMUNIKASI MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 7 DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN DI SDN GUNUNG 01 PAGI JAKARTA SELATAN Widuhung, Selvy Maria
KOMUNIKATA57 Vol. 5 No. 2 (2024): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/kom57.v5i2.1448

Abstract

Kampus Mengajar (KM) adalah bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan siswa di sekolah, serta mempersiapkan mahasiswa untuk mengasah pengetahuan dan pengalaman mereka, dan memberikan dampak positif terhadap kemajuan dunia pendidikan, terutama di daerah. Dalam penelitian ini, penulis membahas bagaimana proses komunikasi interpersonal antara mahasiswa Kampus Mengajar angkatan 7 Tahun 2024 dengan siswa dan guru di sekolah tempat mereka ditempatkan, yaitu di SDN Gunung 01 Pagi, Jakarta Selatan. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara menggunakan teori Komunikasi Interpersonal Joseph A. DeVito yang terdiri dari tahapan keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi siswa mengalami kekakuan, yang terlihat pada tahapan keterbukaan dan sikap positif dalam berkomunikasi, terutama terhadap guru.
ANALISA KOMENTAR PORNOTEKS PADA AKUN TIKTOK KINDERFLIX.IDN Widuhung, Selvy Maria
KOMUNIKATA57 Vol. 5 No. 1 (2024): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/kom57.v5i1.1270

Abstract

Minimnya tayangan khusus balita membuat kehadiran konten Kinderflix di berbagai media sosial seperti Youtube, Instagram, dan TikTok menjadi tayangan favorit yang langsung disukai balita di Indonesia. Sayangnya hal tersebut tidak dibarengi dengan pemahaman masyarakat, khususnya laki-laki dewasa yang salah mengartikan kehadiran acara tersebut, dengan melontarkan komentar-komentar cabul yang berujung pada pelecehan seksual terhadap pembawa acara konten Kinderflix. Penelitian ini akan melihat bagaimana komentar netizen pada akun Kinderflix di TikTok dipengaruhi oleh faktor persepsi positif dan negatif dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan analisis isi serta menggunakan teori Miles dan Huberman yang berupaya membedah suatu kasus dengan menggunakan tiga klasifikasi data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa sebagian besar penulis komentar pada konten TikTok Kinderflix adalah laki-laki, dan terdapat beberapa komentar yang mengarah pada pelecehan seksual secara online. Meski tentu saja ada juga komentar positif atas konten edukasi untuk balita tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih bijak dalam berkomentar di media sosial sehingga dapat mendukung para pembuat konten berkualitas untuk maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat.