Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Mutu Pelayanan Obat IFRS Terhadap Kepercayaan Pasien Umum Rawat Jalan dan Dampaknya Pada Peningkatan Brand Awarness Dan Brand Image Rumah Sakit Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng Endang Mariyanti; Sri Widyastuti; Sahat Saragi
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.13191

Abstract

This research was motivated by a decrease in the number of prescription sheets with the number of visits from 2016 to 2020 and patient dissatisfaction in the form of complaints at this hospital. The purpose of this study was to determine the patient's response to brand awareness and brand image regarding the decision to use the outpatient unit at Cinta Kasih Tzu Chi Hospital. This type of research is descriptive using a quantitative approach. The population in this study were general patients who redeemed drugs through a doctor's prescription at the IFRS outpatient unit of the Cinta Kasih Tzu Chi Hospital in Cengkareng with a total sample of 365 general patients. The data was processed using the statistical test of Structural Equation Modeling (SEM) which was run through AMOS 24. The results showed that the quality of drug services had a positive and significant effect on trust, trust had a positive and significant effect on brand awareness, and trust had no positive effect on brand image. where p value = 0.301 and brand awareness has a positive and significant influence on brand image.
The Effect of MTM-Based Pharmacist Counseling on Improved Behavior and Clinical Outcomes of Type 2 Diabetes Patients Tatag Mulyadi; Sahat Saragi; Nurita Andayani
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.272

Abstract

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan menerapkan pelayanan obat di Apotek oleh Apoteker berbasis Medication Therapy Management  (MTM) bagi peserta Program Rujuk Balik. Ini dilakukan karena tingkat kunjungan peserta ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama rendah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling Apoteker berbasis MTMterhadap peningkatan perilaku (pengetahuan, sikap, praktik) dan capaian klinis pasien diabetes  melitus tipe 2 PRB. Metodologi penelitian ini menggunakan rancangan Quasi Experimental, pre and post design. Hasil Uji beda berpasangan untuk melihat pengaruh konseling Apoteker berbasis MTM terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, praktik dan capaian klinis dengan membandingkan data pre dan post penelitian, pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Nilai asymp.Sig. (2-tailed) ˂ 0,050 menunjukkan ada pengaruh yang signifikan. Hasil pengujian di kelompok intervensi, menunjukkan ada pengaruh intervensi konseling Apoteker berbasis MTM secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, praktik dan penurunan kadar gula darah puasa. Pada kelompok kontrol, tidak ada intervensi konseling Apoteker berbasis MTM,  secara signifikan juga terjadi peningkatan pengetahuan, sikap dan praktik. Namun pada penurunan kadar gula darah puasa, didapatkan nilai asymp. Sig. (2-tailed)  0,102 > 0,050, artinya secara signifikan tidak ada penurunan kadar gula darah puasa. Pengaruh intervensi konseling Apoteker berbasis MTM dapat meningkatkan  pengetahuan, sikap, dan praktik dan penurunan kadar gula darah puasa.
Evaluasi Penerapan ISO/IEC 17025:2017 Terhadap Kualitas Pelayanan Dan Kepercayaan Pelanggan Yang Berdampak Pada Kinerja Manajerial Laboratorium Quality Control PT XYZ Yogie Pratama Sandi; Sahat Saragi; Maura Linda Sitanggang
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.073 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i1.6027

Abstract

Sebagai bagian untuk meningkatkan kinerja, kualitas pelayanan dan kepercayaan pelanggan, terutama perusahaan Toll Manufacturing, PT XYZ mendapatkan sertifikat ISO/IEC 17025: 2017 pada bulan maret 2020. Namun setelah penerapan standar tersebut cenderung terjadi penurunan jumlah perusahaan yang melakukan pengujian produk di Laboratorium PT XYZ. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai penerapan ISO/IEC 17025: 2017 dan pengaruhnya terhadap kualitas pelayanan dan kepercayaan pelanggan yang berdampak pada kinerja manajerial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuanititatif dan desain deskriptif dengan pendekatan internal (balance scorecard) & eksternal (Kuesioner). Sampel penelitian adalah data sekunder key performance indicator laboratorium dan pelanggan pengujian laboratorium dalam ruang lingkup ISO/IEC 17025: 2017 yang berjumlah 47. Hasil penelitian metode balanced scorecard diperoleh skor 3,5 (target ≥ 3), artinya pencapaian target laboratorium memenuhi target yang telah ditetapkan dan responden dominan menjawab baik yang artinya laboratorium telah melaksanakan sistem manajemen mutu, dokumentasi yang terorganisir dan penerapan telah dilakukan pada rentang 61 – 80%. Hasil penelitian pengaruh antar variabel menunjukkan Penerapan ISO/IEC 17025:2017 berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Pelayanan (t: 2,535 & p: 0,012), Kepercayaan Pelanggan (t: 2,332 & p: 0,020) dan Kinerja Manajerial (t: 1,967 & p: 0,0497). Selain itu hasil penerapan ISO/IEC 17025:2017 berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Pelayanan (t: 2,202 & p: 0,028) dan Kepercayaan Pelanggan (t: 2,052 & p: 0,041) yang berdampak pada Kinerja Manajerial.
Analisis Faktor Penentu Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian Suplemen Omega 3 di Apotek Kota Jambi Hary Saputra; Sahat Saragi; Maura Linda Sitanggang
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.518 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i7.8752

Abstract

Persaingan industri suplemen saat ini menjanjikan suatu peluang dan tantangan baru dimana segmen pasar yang dimiliki tersebar luas, keadaan ini mengakibatkan persaingan bisnis yang semakin kuat. Banyak perusahaan bersaing untuk merebutkan posisi pertama pada kedudukan citra merek terbaik di industri suplemen. Produk suplemen yang pada saat ini memiliki potensi pemasaran yang sangat baik adalah suplemen Omega 3. setiap perusahaan dituntut untuk dapat melakukan strategi bisnis agar citra merek produk tidak kalah bersaing sehingga dapat meningkatkan keputusan pembelian pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk, harga, promosi dan saluran distribusi terhadap citra merek yang berdampak kepada keputusan pembelian produk suplemen omega 3 di apotek kota Jambi. Menggunakan data primer yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui jurnal, buku, dan publikasi lainnya. Responden adalah dengan kriteria inklusi, berusia diatas 18 tahun, konsumen yang membeli, menggunakan produk suplemen minimal 1 kali. Sampel dalam penelitian ini adalah 145 konsumen yang diambil dengan metode purposive sampling. Metode analisa yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling) dengan program Lisrel 8,70. Hasil dari penelitian kuantitatif ini menunjukkan ke 5 hipotesis diterima yaitu kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek, harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek, promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek, saluran distribusi berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek dan citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.
ANALYSIS OF THE EFFECT OF ADVERTISING, QUALITY AND BRAND IMAGE ON SALYCIL POWDER PRODUCTS ON BRAND TRUST AND CUSTOMER LOYALTY AT PT Ria Rezki Botutihe; Sahat Saragi; Lies Putriana
Jurnal Ekonomi Vol. 12 No. 3 (2023): Jurnal Ekonomi, 2023, September
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dermatitis is a disease that often disturbs people's health in tropical countries like Indonesia. The main symptom of dermatitis is itching, which is an irritating skin sensation that stimulates scratching. Treatment of itching is through a pharmacological approach using salycil powder. This research aims to analyze the influence of advertising, quality and brand image of salicyl powder products on brand trust and customer loyalty at PT A questionnaire with a closed question design was used as a research instrument, and a total of 105 respondents were sampled in the research. The multiple linear regression method was used as a data analysis technique, the SPSS 20 for Windows program was used to analyze the data obtained after the research.
Analisis Strategi Personal Selling Mitra 1001 Serta Pengaruhnya Terhadap Brand Awareness dan Brand Image Aromatic 1001 Frans Nugraha Wijaya; Sahat Saragi; MGS Aritonang
JRB-Jurnal Riset Bisnis Vol 5 No 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jrb.v5i2.3031

Abstract

Sebuah perusahaan perlu beradaptasi dan merespons semua perubahan, sehingga dapat mempertahankan eksistensinya dan mendapatkan pangsa pasar yang lebih besar. PT. Intercallin sebagai produsen Aromatic 1001, harus menggunakan strategi celebrity endorsement. Hasilnya kurang memuaskan, sehingga diganti dengan strategi personal selling Mitra 1001. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh strategi Mitra 1001 terhadap brand awareness dan brand image Aromatic 1001. Penelitian ini merupakan penelitian explanatory description dengan menyebarkan kuesioner kepada 150 responden yang telah membeli Aromatic 1001 melalui Mitra 1001. Hasil penelitian diolah dengan SPSS versi 24 dan LISREL. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan apakah strategi “Mitra 1001” dapat dilanjutkan atau disesuaikan kembali. Hasil penelitian menunjukkan kategori terbanyak yang membeli Aromatic 1001 adalah pada rentang usia 17-24 tahun, dan strategi Mitra 1001 berpengaruh positif terhadap brand awareness Aromatic 1001 namun tidak berpengaruh signifikan terhadap citra merek produk. Pengaruh positif Mitra 1001 terhadap brand awareness menunjukkan bahwa kehadiran Mitra 1001 dapat meningkatkan brand awareness produk dengan melakukan aktivitas personal selling namun tidak secara signifikan meningkatkan citra merek produk. Mitra 1001 belum mampu menanamkan di benak konsumen. Untuk menanamkan citra produk di benak konsumen terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama dengan menggunakan berbagai strategi yang tepat seperti melakukan promosi yang efektif, menggunakan jasa endorser atau meningkatkan kualitas produk dan jasa
Exploration Of The Potential Of Pharmaceutical Services Online Apotek X Jatiwaringin Bekasi Based Blue Ocean Strategy (Bos) Atika Bendra; Sahat Saragi; Lies Putriana
Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Vol. 13 No. 02 (2023): Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains , Edition September  2023
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the impacts of the development of information technology and the emergence of the Covid-19 pandemic is the emergence of various digital platforms in health services, including pharmaceutical services. The business model has completely changed and has an impact on the importance of adjusting relevant business strategies. Pharmacy X is one of the business units that is experiencing the dynamics of the impact of technology and the COVID-19 pandemic on its business performance. This study aims to formulate an appropriate business strategy for optimizing performance development through the X Jatiwaringin Bekasi Pharmacy service using the Blue Ocean Strategy approach. The research method used was qualitative, with a total of 7 informants (5 pharmacy managers and 2 customers). Data collection was carried out through in-depth interviews and supplemented by field observation data and pharmacy performance reports. Data were analyzed using SWOT analysis with a blue ocean strategy approach. The SWOT analysis and the four-step framework using the blue ocean strategy approach conclude that there are no factors that need to be eliminated, because all the factors that exist in Pharmacy X are currently needed. Factors that must be improved include service quality, product completeness and availability, as well as consulting services that have been implemented. Product prices are a factor that needs to be lowered, especially for fast moving drugs because there are quite a lot of consumers and they are one of the mainstay products of the Pharmacy. Meanwhile, the factors that must be created are information systems, collaboration or joining digital platforms, online payment methods, inventory systems, and promotional programs that are more diverse and digital-based promotions.
STRATEGI BISNIS APOTEK X MENGGUNAKAN STRATEGI CANVAS BUSINESS MODEL (CBM) Noviar Antoni; Sahat Saragi; Indah Masti
Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal) Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v8i2.299

Abstract

Bisnis kefarmasian mengalami perubahan signifikan akibat perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0 dan perubahan kebijakan di bidang kesehatan. Pandemi covid 19 menambah tantangan baru dalam penerapan strategi bisnis Farmasi Apotek X Bekasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bisnis yang diterapkan Apotek X Bekasi dan mengembangkan strategi baru dengan pendekatan Canvas Business Model (CBM) [1] . Metode yang digunakan adalah metode eksploaratif, analisis deskriptif kuantitatif menggunakan 9 elemen dari CBM. Responden penelitian berjumlah 101 orang terdiri dari pelanggan Apotek X dan masyarakat sekitar Apotek X. Pengumpulan data menggunakan survei dan wawancara. Analisis data menggunakan SWOT analisis dengan pemetaan 9 elemen CBM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 9 komponen CBM dapat dikembangkan yaitu customer relationships, Value propositions, revenue streams, cost structure, customer segments, key resources, key activities dan key partners. terutama tiga komponen utama Value Propositions, Key Resources dan Customer Segments. Strategi utama Apotek X jangka panjang adalah: Menerapkan kerjasama B2B dengan instansi, menyiapkan tenaga marketing yang handal dan mengedepankan reputasi Apotek X, Promosi masif melalui media sosial termasuk pelayanan home care dengan tenaga terlatih, Menyiapkan tim khusus pelayanan online baik dengan video call maupun whatsapp call. Membuat segmentasi pelanggan, untuk menjadi market leader dari apotek pesaing.
Eksplanasi Perkembangan Apotek Berbasis Jaringan di Kabupaten Karawang Wijayanti, Fitri Dwi; , Aritonang, Aritonang; Saragi, Sahat
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3038

Abstract

Maksud dari penelitian ini merupakan guna menganalisis alternatif rencana dan menentukan penerapan rencana PT. X mengembangkan jaringan apoteknya di Karawang melalui analisis deskriptif. Rencana yang dipilih ditentukan berdasarkan metode analisis yang dipakai, yakni analisis persaingan usaha atas memakai Five Competencies Michael Porter dan QSPM (Quantitative Rencanac Planning Matrix). Data yang dipakai merupakan data primer dan data sekunder.
PEMANTAUAN TERAPI OBAT PASIEN DIABETES MELITUS NEUROPATIK DI RUMAH SAKIT TNI ANGKATAN LAUT DR. MINTOHARDJO Saragi, Sahat
SOCIAL CLINICAL PHARMACY INDONESIA JOURNAL Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/scpij.v1i2.836

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronik yang dapat menyebabkan beberapa komplikasi dan jumlah penderita DM akan semakin meningkat apabila tidak dilakukan strategi pengontrolan DM secara tepat. Komplikasi dari DM salah satunya adalah diabetes neuropatik perifer.Neuropati perifer adalah suatu gangguan saraf perifer, sensoris, motorik atau campuran yang biasanya simetris.Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian diabetes neuropatik perifer antara lain peningkatan usia, lama menderita DM, dan rendahnya kontrol gula darah.Komplikasi mikrovaskular seperti neuropati dapat mengakibatkan gangguan pada kaki penderita diabetes mulai dari luka sampai kemungkinan terjadinya amputasi pada kaki atau tungkai.Keberadaan apoteker memiliki peran yang penting dalam mencegah munculnya masalah terkait obat. Apoteker sebagai bagian dari tim pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam pemantauan terapi obat (PTO). Terkait dengan penggunaan obat yang banyak pada pasien lanjut usia dengan penyakit kronis, penting sekali dilakukan pemantauan terapi obat (PTO) dengan tujuan mencapai terapi yang maksimal dan efek samping obat yang minimal.Dari hasil penelitian yang dilakukan, secara keseluruhan pengobatan yang diberikan kepada pasien selama perawatan di rumah sakit sudah tepat dan rasional.