Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Energy Consumption Comparison of Halogen and LED Runway Lighting : Case Study at West Java International Airport Sandi; Hadikusuma, Ridwan Satrio; Santoso, Dian Budhi
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 24 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v24i1.575

Abstract

The increasing inefficiency and high costs of traditional halogen runway lighting systems have prompted a need for sustainable alternatives. This study investigates the performance, energy efficiency, and economic impact of halogen versus LED runway edge lights at West Java International Airport. Utilizing the Constant Current Regulator (CCR) and Cost Benefit Analysis (CBA) methods, the research highlights the advantages of LED lighting systems, which include superior energy efficiency, longer lifespan, and faster responsiveness. The findings reveal that adopting LED lights significantly reduces operational and maintenance costs while enhancing flight safety and environmental sustainability. Furthermore, the transition to LED lighting offers long-term financial benefits for airports by minimizing energy consumption and maintenance demands. Based on the results, this study provides actionable recommendations for airport management to upgrade to energy-efficient LED systems, ensuring improved operational efficiency and sustainability in runway lighting infrastructure. The insights gained from this research can serve as a valuable reference for decision-makers in optimizing airport lighting systems effectively and responsibly.
Performance Evaluation of Electronic Control System in Series-Parallel Hybrid Vehicle: A Simulation Study Permatasari, Jelita; Santoso, Dian Budhi; Sunardi, Egi; Laili, Maria Bestarina
International Journal of Electronics and Communications Systems Vol. 5 No. 1 (2025): International Journal of Electronics and Communications System
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijecs.v5i1.27629

Abstract

The increasing contribution of the transportation sector to global emissions has driven the development of hybrid electric vehicles (HEVs) as a practical solution to reduce environmental impact. The effectiveness of HEVs is highly dependent on electronic control systems that regulate power distribution between the internal combustion engine (ICE), electric motor, generator, and battery in real time under various operating conditions. This study aims to evaluate the performance of the electronic control system implemented using Stateflow in a simulated series-parallel hybrid electric vehicle. The research methodology involves simulating the vehicle model in MATLAB/Simulink, which integrates Stateflow to design and manage the logic and operational mode transitions. A continuous closed-loop feedback structure is used to facilitate real-time control decisions, guided by input variables such as throttle position, vehicle speed, and battery State of Charge (SoC). Various driving scenarios are simulated, including acceleration, steady cruising, deceleration, and energy recovery during braking. Simulation results show that the designed electronic control system can maintain operational stability with engine efficiency reaching 92%, battery power utilization up to 65%, and electronic transitions between modes (EV, HEV, regenerative) in less than 0.2 seconds, demonstrating a 40% improvement in response compared to conventional electronic control models. These findings confirm the potential of Stateflow-based electronic control approaches in creating more responsive and efficient hybrid vehicle propulsion systems, while supporting the development of low-emission transportation technology
DESAIN DAN OPTIMASI SISTEM TENAGA HIBRIDA UNTUK LISTRIK RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN HOMER PRO: ANALISIS BIAYA DAN KEBERLANJUTAN Hanafi, Zikri; Kurniawan, Teguh; Artanto, Galih Alif; Arihta, Michael; Santoso, Dian Budhi
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i3.6620

Abstract

Krisis energi global dan dampak negatif emisi gas rumah kaca telah mendorong banyak negara, termasuk Indonesia, untuk mencari solusi energi yang lebih berkelanjutan. Sumber energi terbarukan seperti fotovoltaik (PV) dan turbin angin menawarkan alternatif yang ramah lingkungan, namun pemanfaatannya terkendala oleh ketergantungan pada kondisi cuaca dan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengoptimalkan, dan membandingkan enam konfigurasi sistem tenaga hibrida menggunakan perangkat lunak HOMER Pro di daerah Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Indonesia, guna menemukan konfigurasi yang paling efisien dan ekonomis dalam memenuhi kebutuhan listrik. Simulasi dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai parameter teknis dan ekonomis, termasuk biaya modal, biaya operasi, dan data meteorologi setempat. Hasil simulasi menunjukkan bahwa konfigurasi PV-Turbin Angin-Jaringan adalah yang paling optimal dengan biaya energi (COE) sebesar Rp.838,04/kWh, biaya bersih saat ini (NPC) sebesar Rp.211.000.000, dan biaya operasional tahunan sebesar Rp.2.040.000. Sistem ini juga menghasilkan emisi CO₂ yang lebih rendah dibandingkan konfigurasi berbasis generator diesel. Kombinasi PV dan turbin angin terbukti lebih efisien dan berkelanjutan, menjadikannya solusi yang ideal untuk daerah dengan potensi energi terbarukan tinggi seperti Indonesia. Penelitian ini juga menegaskan pentingnya penggunaan perangkat lunak simulasi untuk mendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan sistem energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. 
Pemberdayaan Masyarakat tentang Pemanfaatan Tanaman Saga (Abrus Precatorius L) di Desa Tanahbaru Pakisjaya Karawang Widianto, Eri; Santoso, Dian Budhi; Kardiman, Kardiman; Nugraha, Asep Erik
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i1.2294

Abstract

ABSTRAKTanaman obat saat ini banyak digunakan baik sebagai obat dan perawatan kesehatan. Tanaman obat menjadi sumber bahan baku penting yang sebelumnya belum diketahui kandungan kimianya. Tanaman Saga (Abrus Precatorius L) banyak ditemukan di Indonesia seperti di Desa Tanahbaru, Pakisjaya, Karawang. Tanaman Saga banyak mengandung flavonoid, terpenoid, tanin, alkaloid dan saponin. Tanamn Saga dapat digunakan sebagai antiseptik, anti virus, anti malaria dan anti fertilitas. Pada kegiatan ini bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat Desa Tanahbaru tentang pemanfaatan tanaman Saga. Kegiatan ini dilakukan dengan evaluasi kegiatan awal, sosialisasi, pendampingan dan evaluasi akhir kegiatan.Kata Kunci: pemberdayaan; tanaman Saga; tanaman obat. ABSTRACT Medicinal plants are being used as a drug and health care delivery system. Medicinal plants can be important source of previously unknown chemical substances. Saga (Abrus Precatorius L) abundantly found in Indonesia such as in Tanahbaru village, Pakisjaya, Karawang. Saga principally contains falvonoids, terpenoid, tanin, alkaloids dan saponin. It have been for antiseptic, anti-viral, anti-malarial, and antifertility. This activity aims to community empowerment in Tanahbaru village about Saga plants. Activities are conducted by initial evaluation of activities, socialization, assistance and final evaluation activities.Keywords: empowerment; medicinal plants; Saga plants. 
Penerapan Teknologi ESP-Now : Komunikasi Nirkabel untuk Portable Pelican Crossing Syahda, Rizky Oriza; Rahmadewi, Reni; Santoso, Dian Budhi
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v6i1.8353

Abstract

Bagi pejalan kaki, kebiasaan menyebrang jalan menggunakan zebra cross menjadi hal yang sangat sering dilakukan, terlebih bagi mereka yang tinggal didalam pusat perkotaan dan tidak memiliki kendaraan pribadi, ataupun mereka yang sering menggunakan transportasi umum sebagai mobilitasnya. Namun, beberapa pengendara masih tidak memiliki kesadaran dan tidak mengurangi kecepatan berkendara ketika ada pejalan kaki yang ingin menyebrang. Hal ini yang mengakibatkan kekhawatiran bagi pada pengguna zebra cross ketika hendak menyebrang. Untuk memberikan rasa aman kepada pejalan kaki, fasilitas zebra cross dapat dipadukan dengan pelican crossing. Akan tetapi, pelican crossing sering menjadi sasaran tindakan tidak bertanggung jawab dari beberapa individu yang dapat menyebabkan kerusakan pada fasilitas tersebut. Selain itu, banyak pelican crossing rusak yang tidak segera diperbaiki, sehingga menimbulkan potensi bahaya bagi pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya. Berdasarkan masalah ini, penulis bertujuan membuat portable pelican crossing menggunakan komunikasi nirkabel ESP-Now. Dari penelitian ini Portable Pelican Crossing dapat di operasikan dengan jarak optimal maksimal 25 meter dan jangkauan jarak dapat diperluas hingga 50 meter dengan risiko proses pengiriman data menjadi terganggu.
Pengujian Inverter Untuk Menggerakkan Motor AC 3 Phasa Melalui Frekuensi pada Mesin Slitting Munthe, Budi Valentino; Santoso, Dian Budhi
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v6i1.7784

Abstract

Salah satu cara agar makanan, minuman, maupun produk lainnya terjaga kebersihannya menggunakan sebuah kemasan. Kemasan dibuat oleh banyak proses salah satunya proses melalui mesin slitting. Mesin slitting berfungsi memotong lembaran material kemasan menjadi lebih kecil. Pada mesin slitting terdapat komponen motor ac yang bisa diatur kecepatannya melalui besaran nilai frekuensi dari inverter. Motor ac berfungsi menggerakkan gulungan lembaran yang akan dipotong pada mesin slitting sedangkan inverter tidak hanya untuk mengatur kecepatan motor namun berfungsi merubah arus dc menjadi arus ac yang dibutuhkan oleh komponen.  Frekuensi berhubungan dengan besar atau kecilnya nilai rpm yang didapatkan. Semakin besar nilai frekuensi yang dimasukkan maka akan didapatkan nilai rpm yang semakin besar juga baik dari pengujian maupun perhitungan menggunakan rumus. Begitupun sebaliknya jika semakin kecil nilai frekuensi yang dimasukkan maka nilai rpm yang didapatkan pun akan semakin kecil baik dari pengujian maupun perhitungan secara langsung. Jika data dari hasil pengujian dibandingkan dengan data hasil dari rumus yang telah dihitung maka akan didapatkan nilai yang hampir sama, perbedaan sedikit nilai ini disebabkan oleh beban pada motor ac
Analysis of Control System and Signal Gain on Internet of Things-Based Electroencephalograph Circuit Feryadi, Panji; Stefanie, Arnisa; Santoso, Dian Budhi
Circuit: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : PTE FTK UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/crc.v8i1.17058

Abstract

Epilepsy, characterized by recurrent seizures, exhibits changes in brain signals with amplitudes far exceeding normal conditions (up to 800µV versus 5-200µV). The varying phases of seizures (from a few seconds to minutes and accompanied by tonic-clonic seizures) pose a risk, especially in public spaces. In this case, we designed a wearable, portable EEG that provides real-time seizure detection. Our design uses four voltage amplifiers with good accuracy and one filter circuit (differential: 97.83%, non-inverting: 96.92%, 96.5%, and 97.99%). The signal is amplified for detection, then filtered for optimal compatibility with the microcontroller. In addition to amplified brain signals, balance, light, and GPS sensors are used as binary indicators of epileptic conditions. This data is transmitted via the IoT system, showing Quality of Service in the Good and Very Good categories in the parameters Packet Loss, Throughput, Delay and Jitter. It can be concluded that the transmission data system shows data in the good category and jitter value in the very good category.