Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Impact of Inflation on Economic Growth in West Sumatra Dwi, Gebi Sintia; Leli, Maisarah; Ningsih, Rahayu; Nuraiman, Nuraiman
Suluah Pasaman Vol 4 No 1 (2026): April
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YDI Lubuk Sikaping

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70588/suluahpasaman.v4i1.977

Abstract

This research is important because uncontrolled inflation can reduce economic growth, weaken purchasing power, and increase inequality in West Sumatra. From an Islamic economic perspective, price stability is related to justice and welfare (falah), so this research is relevant for policy basis. This research aims to analyze the effect of inflation on economic growth in West Sumatra for the period 1985โ€“2024 using a time series approach and an Islamic economics review. Secondary data were collected through documentation from official publications of the Central Statistics Agency (BPS) and analyzed using EViews through stationarity tests, classical assumption tests, and simple linear regression. The results show that inflation becomes stationary after differencing once, and the regression model meets the classical assumptions (no symptoms of normality, autocorrelation, and heteroscedasticity). Inflation is proven to have a significant negative effect on economic growth, with a p-value of 0.0000 <0.05. This indicates that increasing inflation tends to reduce economic growth in West Sumatra. In the perspective of Islamic economics, price stability is part of an effort to maintain economic justice and social welfare (falah) so that uncontrolled inflation can disrupt income distribution and reduce people's purchasing power. Therefore, controlling inflation is important not only economically, but also to realize the values โ€‹โ€‹of justice in the Islamic economic system
Faktor-Faktor Sosial Ekonomi yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Kelapa Sawit Yenjeli, Reli; Budiman, Fajar; Leli, Maisarah
At Tasyri'i : Jurnal Program Studi Perbankan Syariah Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal At Tasyri'i Juli Desember 2024
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor sosial ekonomi yang memengaruhi pendapatan petani kelapa sawit. Pendapatan petani kelapa sawit dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang berkaitan dengan kondisi sosial maupun ekonomi masyarakat. Faktor-faktor seperti tingkat pendidikan, luas lahan, pengalaman bertani, modal usaha, tenaga kerja, jumlah tanggungan keluarga, dan harga jual hasil panen diduga memiliki pengaruh terhadap tingkat pendapatan petani. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor dominan yang memengaruhi pendapatan petani serta sebagai bahan evaluasi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat petani kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada petani kelapa sawit sebagai responden penelitian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor sosial ekonomi terhadap pendapatan petani kelapa sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial ekonomi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan petani kelapa sawit. Tingkat pendidikan berpengaruh terhadap kemampuan petani dalam mengelola usaha pertanian dan memanfaatkan teknologi pertanian. Luas lahan dan modal usaha berpengaruh terhadap jumlah produksi dan hasil pendapatan petani. Selain itu, pengalaman bertani dan tenaga kerja juga membantu meningkatkan produktivitas usaha tani kelapa sawit. Sementara itu, fluktuasi harga jual tandan buah segar (TBS) kelapa sawit menyebabkan pendapatan petani mengalami perubahan yang tidak stabil. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa jumlah tanggungan keluarga turut memengaruhi kondisi ekonomi dan kesejahteraan petani. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa semakin baik kondisi sosial ekonomi petani, maka semakin besar peluang petani kelapa sawit untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan usaha tani. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah dan pihak terkait melalui penyuluhan pertanian, bantuan modal usaha, pelatihan pengelolaan kebun, dan kebijakan stabilisasi harga hasil panen guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani kelapa sawit.