Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PUSAT KOMUNITAS BELAJAR DAN TAMAN BERMAIN EDUKATIF ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SURABAYA Mulyohardjo, Samuel Yuhan; Suprobo, F. Priyo; Rosilawati, Hana
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 4 No 1 (2020): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2020
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1002.454 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan hak setiap orang untuk memperolehnya tak terkecuali mereka yang memiliki keterbatasan kemampuan (difabel). Namun, sedikitnya wadah untuk menampung anak dengan keterbatasan kemampuan ini sehingga masih banyak anak dengan keterbatasan ini untuk memperoleh pendidikan. Oleh karena itu , tugas akhir ini dapat dijadikan sebagai refrensi desain dari pusat komunitas belajar dan taman bermain edukatif agar nantinya anak berkebutuhan khusus (difabel) memiliki wadah untuk berkomunitas. Metode yang digunakan metode pemecahan masalah yang terdiri dari tahap persiapan, identifikasi masalah, pengumpulan data, analisis, konsep dan desain arsitektural. Konsep dari tugas akhir ini mengankat perilaku anak dengan gangguan fisik khususnya tuna netra, tuna rungu dan tuna daksa. Dimana, aspek kognitif anak menjadi salah satu aspek dalam konsep bentukan bangunan, aspek afektif akan mendorong pada bagaimana pengguna bertransformasi pada konsep keruangan dan aspek psikomotorik mempengaruhi bagaimana pengguna bertransformasi pada konsep site terutama dalam sirkulasi dan aksesbilitas. Desain dari tugas akhir ini tidak terlepas dari aspek ekonomi agar pusat komunitas ini dapat survive secara mandiri yang tergambar pada bisnis model kanvas nantinya. Dengan adanya tugas akhir ini diharapkan dapat menjadi salah satu refrensi dari desain pusat komunitas untuk anak dengan gangguan fisik.
DESAIN LABORATORIUM ALAM SEKOLAH DASAR BERDASARKAN KENYAMANAN DALAM ARSITEKTUR PERILAKU Rosilawati, Hana; Andarini, Risma
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um037v5i22020p106-113

Abstract

Laboratorium alam ini merupakan sarana prasarana belajar mengajar siswa Sekolah Dasar. Dalam proses belajar mengajar dilakukan metode praktikum, sehingga siswa dapat langsung mengamati tumbuhan dan hewan sebagai obyek pembelajaran. Laboratorium alam sangat diperlukan guru dalam menjelaskan pembelajaran mata pelajaran IPA secara langsung. Perancangan Laboratorium Alam ini berdasarkan Arsitektur Perilaku siswa Sekolah Dasar yang memperhatikan kenyamanannya. Lokasi penelitian berada di Sekolah Dasar Nation Star Academy Surabaya. Sekolah ini belum memiliki laboratorium alam dalam menunjang kegiatan belajar mengajar pelajaran IPA, sehingga guru mata pelajaran IPA kurang optimal dalam menjelaskan ilmu pengetahuan alam secara nyata kepada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik analisis data dilakukan dengan menyusun secara sistematis data hasil studi literatur, wawancara, observasi obyek sejenis, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengasilkan desain laboratorium alam yang nyaman dalam bentuk massa bangunan, penataan massa bangunan, warna, ukuran dan bentuk, perabot dan penataannya, suara, temperature, serta pencahayaam untuk penunjang mata pelajaran Sekolah Dasar Nation Star Academy,Surabaya.Laboratorium alam ini merupakan sarana prasarana belajar mengajar siswa Sekolah Dasar. Dalam proses belajar mengajar dilakukan metode praktikum, sehingga siswa dapat langsung mengamati tumbuhan dan hewan sebagai obyek pembelajaran. Laboratorium alam sangat diperlukan guru dalam menjelaskan pembelajaran mata pelajaran IPA secara langsung. Perancangan Laboratorium Alam ini berdasarkan Arsitektur Perilaku siswa Sekolah Dasar yang memperhatikan kenyamanannya. Lokasi penelitian berada di Sekolah Dasar Nation Star Academy Surabaya. Sekolah ini belum memiliki laboratorium alam dalam menunjang kegiatan belajar mengajar pelajaran IPA, sehingga guru mata pelajaran IPA kurang optimal dalam menjelaskan ilmu pengetahuan alam secara nyata kepada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik analisis data dilakukan dengan menyusun secara sistematis data hasil studi literatur, wawancara, observasi obyek sejenis, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengasilkan desain laboratorium alam yang nyaman dalam bentuk massa bangunan, penataan massa bangunan, warna, ukuran dan bentuk, perabot dan penataannya, suara, temperature, serta pencahayaam untuk penunjang mata pelajaran Sekolah Dasar Nation Star Academy,Surabaya.
Perencanaan dan Perancangan Day Care Berbasis Montessori dengan Tema Arsitektur Perilaku di Surabaya Setiawati, Marcelina; Shirleyana; Rosilawati, Hana
Jurnal Anggapa Vol 3 No 2 (2024): ANGGAPA Volume 3 No 2 November 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/anggapa.v3i2.740

Abstract

Pola hidup masyarakat beberapa negara dipengaruhi oleh pertumbuhan teknologi informasi dan globalisasi. Di mana ada tuntutan ekonomi yang tinggi dan kesetaraan peran antara laki-laki dan perempuan, semakin banyak perempuan yang bekerja akan berdampak pada peran orang tua pada pola pengasuhan anak. Dengan bertambahnya jumlah populasi manusia di Kota Surabaya, menyebabkan adanya peningkatan dalam jumlah anak, sehingga permintaan akan kebutuhan day care juga bertambah. Maka dengan adanya perencanaan dan perancangan day care berbasis Montessori dengan pendekatan Arsitektur Perilaku akan menjadi solusi dalam memfasilitasi aktivitas anak dan memenuhi kebutuhan akan day care. Metode yang digunakan adalah metode Donna P. Duerk,1993 yang meliputi fakta, isu, manfaat, tujuan, performance requirements dan konsep. Lokasi perancangan terletak di Jl. Gading Pantai No. 15 B, Kota Surabaya. Konsep makro yang digunakan adalah "Funtastic". Mikro bentuk, fantastic diterapkan melalui permainan garis fasad. Konsep mikro ruang mencakup penerapan teritori dan prinsip Montessori. Mikro lansekap menciptakan suasana menyenangkan, memberikan kebebasan yang terarah. Hasil penerapan konsep menghasilkan massa bangunan tunggal yang terjaga keamanannya. Penataan letak dan desain ruang dibuat untuk memudahkan akses anak-anak. Penataan massa dirancang memberikan kesan menyenangkan namun terlindungi. Perencanaan dan perancangan day care dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai kajian dan analisis, sehingga diharapkan desain day care menjadi lebih optimal.
Perencanaan dan Perancangan Library café di Kota Surabaya dengan Pendekatan Arsitektur Kontemporer Federika, Vanessa; Rosilawati, Hana; Jatmiko, Ary Dwi
Jurnal Anggapa Vol 3 No 2 (2024): ANGGAPA Volume 3 No 2 November 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/anggapa.v3i2.741

Abstract

Perkembangan teknologi informasi pada era modern ini ditandai dengan perubahan yang cepat, perpustakaan bukan lagi hanya sebuah tempat untuk menyimpan dan mengakses buku. Perpustakaan saat ini harus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat , yakni pelajar serta mahasiswa yang semakin beragam dan dinamis. Dalam konteks ini, perpustakaan kafe atau “library café,” telah muncul sebagai sebuah konsep inovatif yang menggabungkan fungsi tradisional perpustakaan dengan atmosfer yang ramah dan nyaman bagi pengunjung. Tujuan perancangan yaitu merencanakan dan merancang library café di Kota Surabaya dengan pendekatan arsitektur kontemporer yang mampu memenuhi kebutuhan penggunanya. Lokasi perancangan berada di Jl. Dr. Ir. Soekarno, Surabaya. Metode desain yang digunakan yaitu metode menurut Donna P. Duerk dalam melakukan proses perancangan terdapat beberapa tahapan alur desain, kesimpulan yang didapatkan yaitu bentuk bangunan diambil dari konsep utama atau makro yang telah ditentukan yaitu ”Industrial Kontemporer” yang menggabungkan kedua gaya arsitektur tersebut untuk mendapatkan konsep bentuk serta ruang yang fungsional dan estetis. Konsep mikro menggunakan Hybrid Expression, yaitu penampilan bentuk bangunan yang merupakan hasil gabungan unsur–unsur kontemporer dengan unsur arsitektur industrial. Konsep ruang menggunakan hi-tech, dimana konsep ini merupakan penampilan bangunan yang menggunakan elemen-eleman struktur yang sangat dominan dengan penggunaan material bangunan yang terekspose serta pemilihan warna-warna yang menunjukkan suatu arsitektur teknologi canggih.
STUDI KUALITAS RUANG TERBUKA HIJAU DITINJAU DARI PENGAPLIKASIAN DESAIN UNIVERSAL (Studi Kasus : Taman Nginden Intan, Surabaya) Atika, Firdha Ayu; Poedjioetami, Esty; Oktafiana, Brina; Rosilawati, Hana
Mintakat: Jurnal Arsitektur Vol. 23 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Architecture Department University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jam.v23i1.6199

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) memiliki kontribusi yang besar terhadap kesejahteraan manusia dan lingkungan sosial. Penyediaan RTH berupa Taman Kota menjadi salah satu strategi Pemkot Surabaya, dalam meningkatkan kualitas tata ruang kota yang mendukung konsep kota ekologis. Keberadaan dari Taman Kota sangat penting dalam mendukung pembangunan kota yang layak huni dan berkelanjutan. Ruang Terbuka Hijau merupakan aset pemerintah daerah yang dikelola untuk kepentingan masyarakat dari berbagai kalangan. Konsep Desain Universal atau Desain Inklusif merupakan pendekatan desain yang berpusat terhadap pengguna. Desain tersebut harus dapat diakses, dipahami, dan digunakan oleh semua orang, tanpa memandang usia, situasi, kemampuan atau kondisi disabilitas. Oleh karena itu, pengaplikasian Desain Universal menjadi hal yang esensial pada sebuah desain Taman Kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kualitas dan memberikan rekomendasi desain pada studi kasus Taman Nginden Intan ditinjau dari pengaplikasian Desain Universal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis triangulasi, untuk mendapatkan hasil yang valid secara ilmiah. Berdasarkan hasil analisis, dapat ditarik kesimpulan bahwa Taman Nginden Intan memerlukan perbaikan dari segi penyediaan ramp, guiding block, hand rail, cabang jalur pedestrian dan fasilitas informasi yang komunikatif bagi penyandang disabilitas. Penambahan elemen barrier dan rumble strip pada jalan raya juga dibutuhkan, demi keselamatan pengunjung taman dari risiko kecelakaan. Di masa pandemi seperti sekarang ini, taman juga harus diberikan papan informasi protokol kesehatan dan fasilitas cuci tangan, untuk menciptakan kebiasaan baru guna menekan lonjakan kasus Covid-19.Green Open Space has a great contribution to human welfare and the social environment. The provision of City Park is one of the strategies of the Surabaya City Government, improving the quality of urban spatial planning that supports the concept of an ecological city. The existence of the City Park is very important supporting the development of a livable and sustainable city. Green Open Space is a local government asset that managed for the public interest. The concept of Universal Design or Inclusive Design is a user-centred design approach. It must be accessible, understood and used by everyone, regardless of age, situation, ability or disability. Therefore, the application of Universal Design is essential in a City Park design. This study aims to identify the quality and give design recommendations of Nginden Intan Park, in terms of the application of Universal Design. This study uses a qualitative method with triangulation analysis techniques, to obtain scientifically valid results Based on the analysis results, it can be concluded that Nginden Intan Park needs to be improved in terms of providing ramps, guide blocks, hand rail, pedestrian path branches and communicative information facilities, for people with disabilities. The addition of road barrier elements and rumble strips on the highway is also needed, for the safety of park visitors from the risk of accidents. During the pandemic, parks must be provided with health protocol information boards and hand washing facilities, creating new habits to decrease Covid-19 cases.
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN KIDS CENTER DI KOTA SURABAYA DENGAN PENDEKATAN ARISTEKTUR PERILAKU Fidelia, Daisy; Rosilawati, Hana; Suprobo, F. Priyo
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 7 No 1 (2023): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2023
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/sniter.v7i1.548

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan hal yang penting, Namun, terdapat lebih dari 200 juta anak usia dibawah 5 tahun tidak memenuhi potensi perkembangan mereka. Peran keluarga yang kurang maksimal juga mempengaruhi tumbuh kembang anak. Di Kota Surabaya terdapat beberapa Kids Center yang terdaftar, namun tidak semuanya lengkap sesuai dengan kebutuhan anak. Hal tersebut yang menjadi dasar latar belakang perancangan ini. Tujuan dari perancanaan dan perancangan Kids Center yaitu untuk merencanakan dan merancang Kids Center dengan pendekatan arsitektur perilaku dan mampu mewadahi aktivitas anak usia 6 bulan – 12 tahun. Tema yang digunakan dalam perancangan ini yaitu arsitektur perilaku. Lokasi perancangan berada di Jalan Citra Raya Niaga, Kota Surabaya. Dengan menggunakan metode Duerk (1993) terdapat 5 tahapan yaitu fakta, isu, manfaat, tujuan, performance requirements dan konsep. Hasil dari perencanaan dan perancangan ini adalah desain bentuk dengan menerapkan konsep bentuk yang diambil dari sifat persepsi pengguna yaitu anak – anak yang ceria. Pada konsep ruang diambil dari sinonim ceria yang dikaitkan dengan teritorialitas. Pada konsep tatanan massa bangunan dari kata kunci ceria dan prinsip arsitektur perilaku yaitu teritorialitas. Dengan mempertimbangkan kajian serta analisa, diharapkan perencanaan dan perancangan Kids Center di Surabaya dengan pendekatan arsitektur perilaku mampu mewadahi aktivitas perilaku anak untuk mendukung proses belajar anak yang kreatif dan menarik.
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN SKATEPARK CENTER DI KOTA SURABAYA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU Antonio D.W, Nicholaus; Rosilawati, Hana; Andarini, Risma
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 7 No 1 (2023): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2023
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/sniter.v7i1.554

Abstract

Bagi seorang skaters, skateboard merupakan gaya hidup. Latar belakang Perencanaan dan Perancangan Skatepark Center di Kota Surabaya dengan pendekatan Arsitektur Perilaku ini adalah kurangnya wadah berupa fasilitas skatepark di Surabaya untuk memenuhi kebutuhan para skaters menyalurkan hobi mereka serta adanya masyarakat non-skaters juga yang ingin menikmati bagian dari gaya hidup di dunia skateboard. Metode yang digunakan dalam Perencanaan dan Perancangan Skatepark Center yang berlokasi di Jl. Dharmahusada Indah Timur, Mulyorejo, Kec. Mulyorejo, Surabaya, Jawa Timur, yang menggunakan tema Arsitektur Perilaku ini dimulai dengan pengumpulan data primer secara kuantitatif yang dapat dihitung secara fisik serta disusul dengan data kualitatif yaitu data yang tidak dapat diukur secara fisik. Dari data yang sudah dikumpulkan maka penentuan terhadap tema bisa ditentukan yang kemudian akan diproses kembali menjadi konsep desain. Dengan menerapkan pendekatan arsitektur perilaku maka perencanaan dan perancangan kali ini menerapkan konsep “seimbang” yang kemudian diterapkan pada bentuk yang direpresentasikan dengan bentuk bujursangkar. Pada ruang yang dikaitkan dengan teritorialitas dan terklaster. Pada tatanan massa bangunan yang juga dikaitkan dengan teritorialitas dan terklaster. Dengan memperhatikan berbagai kajian dan analisa yang ada diharapkan Perencanaan dan Perancangan Skatepark Center di Kota Surabaya dengan Pendekatan Arsitektur Perilaku mampu mewadahi kebutuhan baik dari skaters ataupun non-skaters.
Perencanaan dan Perancangan Museum Seni Rupa di Surabaya dengan Pendekatan Arsitektur Kontemporer Meldy, Jerremia Octa; Shirleyana; Rosilawati, Hana
Jurnal Anggapa Vol 4 No 2 (2025): ANGGAPA Volume 4 No 2 November 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/anggapa.v4i2.769

Abstract

Surabaya memiliki potensi besar untuk pengembangan fasilitas seni rupa yang representative sebagai pusat pertumbuhan seni dan budaya di Jawa Timur. Namun saat ini, belum terdapat museum seni rupa yang komprehensif di Surabaya yang mampu mewadahi berbagai bentuk ekspresi seni rupa dan sekaligus menjadi pusat edukasi serta rekreasi bagi masyarakat. Pendekatan arsitektur kontemporer dipilih karena kemampuannya dalammenciptakan bangunan yang inovatif, fungsional, dan relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus mampu mengakomodasi kebutuhan ruang pamer yang dinamis dan fleksibel. Metode yang digunakan meliputi studi literatur terkait perencanaan museum, prinsip-prinsip arsitektur kontemporer, analisis tapak, serta studi preseden. Hasil perancangan ini dapat menghasilkan sebuah konsep museum seni rupa yang ikonik di Surabaya, yang tidak hanya berfungsi sebagai wadah apresiasi seni, tetapi juga sebagai landmark kota yang mencerminkan kemajuan arsitektur dan budaya.