Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

APOCALYPSE LAKARDOWO: ECOCRITICAL ANALYSIS IN THE FILM LAKARDOWO MENCARI KEADILAN Maulida, Aulia; Basid, Abdul
International Review of Humanities Studies Vol. 4, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human-nature interaction today enters a worrying stage. Film as a literary work begins to record this interaction. The film Lakardowo Mencari Keadilan to be one of them. This research uses the content analysis method with an ecocritical approach. This film is a research primary data source supported by various related references. The analysis emphasizes the study of environmental literature which focuses on apocalyptic reading with pastoral views that surround it through Creswell spiral analysis methods: data management, reading, and note-taking, classification and interpretation, then data visualization. In this research, Lakardowo's environment in the film Lakardowo Mencari Keadilan reflects the impact of B3 waste pollution that's not carried out by the community. Pollution of B3 waste on land, water, and air in Lakardowo clearly record through analysis of the apocalyptic narrative as a disaster for Lakardowo village. Whereas the hopes of the community of responses to B3 waste in Lakardowo is conveying in aspects of the reading of pastoral narratives.
Presentasi Diri Brand Lokal Melalui Penggunaan Bahasa Asing di Media Sosial Maulida, Aulia; Nurhayati, Iis Kurnia
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ji.v8i1.14658

Abstract

Media sosial menjadi media yang digunakan para brand lokal untuk mempresentasikan diri mereka, salah satu caranya melalui penggunaan bahasa asing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana presentasi diri brand lokal ketika menggunakan bahasa asing di aktivitas media sosial mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi Dramaturgi  kepada lima brand  lokal yakni Hijack, Byadeliasafira, Nappa Milano, Eotes dan Sch. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima informan menggunakan bahasa asing pada aktivitas media sosial mereka untuk menciptakan kesan brand yang mendunia dan memiliki keunggulan tersendiri dengan cara konsisten menggunakan bahasa asing pada konten dan fitur-fitur di media sosial sebagai panggung depan (front stage). Pada panggung belakang (back stage) mereka menjalankan peran aslinya terlepas dari ekspektasi atau harapan dari audiens. Peneliti menyarankan untuk penelitian selanjutnya, untuk memilih brand di bidang yang lebih bervariasi dengan jumlah followers yang beragam sebagai parameter pembanding.
Efektivitas Buku Cerita Bergambar Berbasis Isyarat dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak Tunarungu (Single Subject Research) Maulida, Aulia; Wardany, Ossy Firstanti; Sani, Yulvia
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i2.9800

Abstract

Anak tunarungu mengalami kendala dalam pemerolehan bahasa, sehingga mereka mengalami kendala bahasa, salah satunya adalah membaca dini. Media cerita bergambar dengan isyarat merupakan alat bantu pembelajaran yang memadukan teks dengan ilustrasi visual dan digunakan dengan bahasa isyarat, terbukti mampu meningkatkan kemampuan membaca dini anak tunarungu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media buku cerita bergambar dengan isyarat untuk meningkatkan kemampuan membaca sejak dini pada anak penyandang gangguan pendengaran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen berupa Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, pengujian, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini bersifat deskriptif, kemudian disajikan dalam bentuk grafik visual. Berdasarkan hasil tes, pada fase dasar (A) anak memperoleh skor konstan dari sesi 1 hingga sesi 5, yaitu skor 5. Kemudian, skor tes kemampuan membaca awal meningkat pada fase intervensi (B) dari sesi 1 menjadi 5 dengan skor 10, 20, 22, 22, dan 25. Temuan penelitian ini membuktikan bahwa bahasa isyarat dalam penggunaan media buku cerita bergambar mampu meningkatkan pemahaman kata dan kalimat pada anak tunarungu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media buku cerita bergambar berbasis isyarat efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca awal pada anak tunarungu.
Comparison Of Liquid Luria Broth Media and Molasses Media on Recombinant L-Arabinose Isomerase Enzyme Production From Geobacillus Stearothermophilus Maulida, Aulia; Puspitasari, Riris Lindiawati; Noriko, Nita
EXSACT-A Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/exc.v2i1.2374

Abstract

L-Arabinose isomerase (L-AI) is a type of intracellular enzyme catalyzes the reversible isomerization reaction of L-arabinose to L-ribulose, besides that it can convert D-galactose to D-tagatose. One of the bacteria that can produce this enzyme is Geobacillus stearothermophilus. The high price of instant media, which reaches IDR 1,500,000 to IDR 3.000.000,- for every 500 g and the abundance of natural resources that can be used as a medium for the growth of microorganisms encourages researchers to find alternative media from materials that are easy to get and do not require expensive costs. The researchers compared the effectiveness of liquid Luria Broth (LB) media and molasses media for enzyme production. The research involved inoculating bacteria in both media types, followed by subculture and incubation. IPTG was added to induce enzyme production, followed by cell harvesting through centrifugation and sonication. Enzyme activity was evaluated using SDS PAGE and the cysteine carbazole method. Molasses showed promising results due to water solubility, enzyme activity, abundance, and cost-effectiveness. Molasses appears as an alternative with active enzymes, water solubility, abundant availability, and significant cost savings, making it a viable choice for enzyme production.Keywords— L- Arabinose Isomerase, Molasses, Enzyme
Efektivitas Buku Cerita Bergambar Berbasis Isyarat dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak Tunarungu (Single Subject Research) Maulida, Aulia; Wardany, Ossy Firstanti; Sani, Yulvia
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i2.9800

Abstract

Anak tunarungu mengalami kendala dalam pemerolehan bahasa, sehingga mereka mengalami kendala bahasa, salah satunya adalah membaca dini. Media cerita bergambar dengan isyarat merupakan alat bantu pembelajaran yang memadukan teks dengan ilustrasi visual dan digunakan dengan bahasa isyarat, terbukti mampu meningkatkan kemampuan membaca dini anak tunarungu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media buku cerita bergambar dengan isyarat untuk meningkatkan kemampuan membaca sejak dini pada anak penyandang gangguan pendengaran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen berupa Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, pengujian, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini bersifat deskriptif, kemudian disajikan dalam bentuk grafik visual. Berdasarkan hasil tes, pada fase dasar (A) anak memperoleh skor konstan dari sesi 1 hingga sesi 5, yaitu skor 5. Kemudian, skor tes kemampuan membaca awal meningkat pada fase intervensi (B) dari sesi 1 menjadi 5 dengan skor 10, 20, 22, 22, dan 25. Temuan penelitian ini membuktikan bahwa bahasa isyarat dalam penggunaan media buku cerita bergambar mampu meningkatkan pemahaman kata dan kalimat pada anak tunarungu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media buku cerita bergambar berbasis isyarat efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca awal pada anak tunarungu.
STRATEGIES TO STRENGTHEN FOOD SECURITY AMID THE COVID-19 PANDEMIC THROUGH TRAINING BUDIKDAMBER AND AQUAPONICS IN KEDUNG SOKA VILLAGE, PULO AMPEL SUBDISTRICT, SERANG REGENCY Erlangga, Erlangga; Yudistira, Andrian; Maulana, Asroful; Maulida, Aulia; Sabrawijaya, Sabrawijaya
Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Ekalaya Journal
Publisher : Nindikayla Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57254/eka.v3i2.122

Abstract

COVID-19, which was declared  a  pandemic globally by WHO, is one    of  the  family of viruses that  attack  humans,  namely  attacking the human respiratory  tract.  In  March,  Indonesia  was  horrified by COVID-19. Therefore,    the  Indonesian  government imposed  rules  for the community to implement  Work  From  Home  (WFH) which  is  part of the Enactment of Restrictions on Community Activities  (PPKM)  to  reduce  the  increasing  growth  rate COVID-19 cases.   The impact   of  this  policy is that  it  can  cause  a  food crisis.  One of    the efforts  that  can be  done  to  prevent  the occurrence of  food  crisis  is    budikdamber  (fishcultivation   in  ember) and  aquaponics  with the discovery  of  agricultural  and  fishery  techniques that are as  healthy as budikdamber  and  aquaponics  are expected to    help  face  the current  problems.  This activity    has  many  benefits,  including the  fulfillment of    household  needs  and improving the  family economy.  People who  succeed  with  bukdidamber  techniques can create  business  opportunities  and  increase the development amid the  COVID-19  pandemic as it is now. After conducting  Budikdamber   (FishCultivation   in  Ember) and  Aquaponics  activities  in  Kedung  Soka Village,  Pulo  Ampel Subdistrict,  Serang  Regency, which  was carried out  by  KKM Bina Bangsa  Group  35  Participants in Kedung  Soka Village,  the  Kedung  Soka  community was very  enthusiastic  to  participate in the training of Making Catfish  Cultivation  in Ember. Through the  training,    the community  got new skills.   related to  overcoming  the  economic   crisis caused  by  the Covid-19 Pandemic
Politik Sophismata: Analisis Sosiologi Sastra Terhadap Novel Sophismata Karya Alanda Kariza Maulida, Aulia
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v7i1.224

Abstract

This research aims to reveal two sides of political understanding in the novel Sophismata by Alanda Kariza based on the models of political behavior in individual units of political actors. This research is a qualitative research that uses the sociological approach. The novel Sophismata is the primary data source, while a variety of literature on the sociology approach to literature is the secondary data source. The data collection technique used is the technique of reading and note-taking. While for the analysis of results using the spiral analysis technique by Creswell with steps: data management, reading and memoing, classification and interpretation, then data visualization. As for the results of this research, it was found that: the three main figures in the novel Sohpismata describe the models of political behavior in individual units of political actors. Namely figure Johar Sancoyo described political actors (leaders), figure Timur described political activists and figure Sigi described ordinary citizens. In addition, there were also differences in understanding of politics, for Johar and Timur, politics spoke of common interests while for Sigi, politics spoke of personal interests wrapped in mutual interests. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dua sisi pemahaman dunia politik dalam novel Sophismata karya Alanda Kariza berdasarkan pembagian model perilaku politik dalam unit individu aktor politik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Novel Sophismata karya Alanda Kariza merupakan sumber data primer, adapun berbagai literatur mengenai pendekatan sosiologi sastra digunakan sebagai sumber data sekunder dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan catat. Sedangkan untuk analisis hasil menggunakan teknik analisis spiral oleh Creswell dengan langkah: manajemen data, pembacaan dan memoing, klasifikasi dan penafsiran serta visualisasi data. Adapun hasil dari penelitian ini, didapati bahwa: tiga tokoh utama dalam novel Sophismata menggambarkan pembagian model prilaku politik pada unit individu aktor politik. Tokoh Johar Sancoyo menggambarkan aktor politik (pemimpin), tokoh Timur menggambarkan aktivis politik dan tokoh Sigi menggambarkan warga negara biasa. Selain itu, dijumpai juga adanya perbedaan pemahaman mengenai politik. Bagi Johar, politik berbicara mengenai kepentingan bersama, sedangkan bagi Sigi politik itu berbicara mengenai kepentingan pribadi yang dibungkus kepentingan bersama.
Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Seblak Reyhan Berbasis Web Arinal, Veri; Yel, Mesra Betty; Maulida, Aulia; Angel, Gadies; Putra, Adaffi Aditya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5816

Abstract

Teknologi informasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan efisiensi operasional dan ketepatan pengelolaan data pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, pada praktiknya masih banyak UMKM yang menjalankan proses bisnis secara manual, termasuk dalam pencatatan transaksi penjualan, pengelolaan stok, dan penyusunan laporan. UMKM Seblak Reyhan merupakan usaha kuliner yang dikelola secara keluarga di Jakarta Timur dan masih menggunakan metode pencatatan manual, sehingga data penjualan belum terdokumentasi secara terstruktur, sulit ditelusuri, serta berpotensi menimbulkan kesalahan dan keterlambatan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi manajemen penjualan berbasis web yang dapat membantu UMKM Seblak Reyhan dalam mengelola data operasional secara terintegrasi dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi langsung, wawancara dengan pemilik usaha, serta analisis dokumen pencatatan penjualan. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Waterfall dengan pemanfaatan framework Laravel dan basis data terpusat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mempermudah proses transaksi penjualan, pengelolaan stok, serta penyusunan laporan penjualan secara terstruktur dan real time. Selain itu, sistem ini dapat mengurangi risiko kehilangan data dan meningkatkan efektivitas kerja kasir. Fitur receipt sebagai bukti transaksi juga memberikan nilai tambah dalam meningkatkan profesionalitas pelayanan dan kepercayaan pelanggan. Sistem informasi yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi solusi digital yang aplikatif dan berkelanjutan bagi UMKM sejenis dalam mendukung pengelolaan usaha di era digital.
Membaca Papua sebagai “Timur”: Kajian Orientalisme Edward Said dalam Antologi Puisi Bertemu Belalang Karya Gody Usnaat Febriani, Rini; A, Syahrizal Firdaus; Maulida, Aulia; S, Muhammad Erlangga; Rahariyoso, Dwi
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 10 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/titian.v10i1.59002

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap representasi Papua sebagai “Timur” atau the Other dalam kumpulan puisi Bertemu Belalang karya Gody Usnaat serta menjelaskan posisi pengarang sebagai outsider dalam merepresentasikan Papua. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kritik sastra pascakolonial. Objek material penelitian berupa puisi "Bertemu Belalang" dan "Belajar Mengeja Huruf" dalam antologi Bertemu Belalang karya Gody Usnaat, sedangkan objek formalnya adalah representasi Papua sebagai “Timur” atau the Other dalam perspektif orientalisme Edward Said. Data penelitian berupa diksi, metafora, suasana, dan simbol-simbol kultural yang diperoleh melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis secara deskriptif-interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Papua direpresentasikan sebagai wilayah pinggiran yang menempati posisi simbolik sebagai “Timur” melalui empat pola utama, yaitu keterpinggiran pendidikan, trauma konflik, kekhasan ekologis, dan solidaritas komunal. Keempat pola tersebut membangun Papua sebagai ruang yang berbeda dari pengalaman dominan yang dibentuk oleh pusat sehingga memposisikannya sebagai Timur (the Other). Penggunaan idiom lokal, nama-nama satwa, dan lanskap budaya Papua menunjukkan upaya pengarang menghadirkan dunia hidup masyarakat Papua secara lebih manusiawi sekaligus mengkritik marginalisasi yang dialami masyarakat Papua. Akan tetapi, sebagai pengarang yang berasal dari luar Papua, Gody Usnaat tidak sepenuhnya terbebas dari logika orientalisme yang dikritiknya. Penekanan yang berulang pada keterbelakangan, keterpencilan, dan pengalaman konflik justru memperlihatkan adanya ambivalensi karena di satu sisi mengkritik representasi dominan mengenai Papua, tetapi di sisi lain masih mereproduksi sebagian stereotip tentang Papua sebagai wilayah yang berbeda dan tertinggal. Penelitian ini menunjukkan bahwa orientalisme tidak hanya bekerja dalam relasi geografis antara Barat dan Timur, tetapi juga dapat dibaca secara analogis melalui relasi antara pusat dan pinggiran dalam konteks Indonesia. Abstract This study aims to examine the representation of Papua as the “East” or the Other in Gody Usnaat’s poetry collection Bertemu Belalang and to explain the author’s position as an outsider in representing Papua. The study employs a qualitative descriptive method within a postcolonial literary criticism framework. The material objects of the study are the poems “Bertemu Belalang” and “Belajar Mengeja Huruf” from Bertemu Belalang by Gody Usnaat, while the formal object is the representation of Papua as the “East” or the Other through Edward Said’s theory of Orientalism. The data consist of diction, metaphors, atmosphere, and cultural symbols collected through close reading and note-taking techniques and analyzed using a descriptive-interpretative approach. The findings reveal that Papua is represented as a peripheral region occupying the symbolic position of the “East” through four dominant patterns: educational marginalization, the trauma of conflict, ecological distinctiveness, and communal solidarity. These patterns construct Papua as a space differentiated from the dominant experience shaped by the center, thereby positioning it as the Other. The use of local idioms, the names of indigenous fauna, and Papua’s cultural landscapes reflects the poet’s effort to portray the lived experiences of Papuan communities in a more humane manner while simultaneously criticizing their marginalization. Nevertheless, as an author originating from outside Papua, Gody Usnaat is not entirely free from the Orientalist logic that he seeks to challenge. The recurring emphasis on underdevelopment, remoteness, and experiences of conflict reveals an inherent ambivalence: on the one hand, the poems contest dominant representations of Papua; on the other hand, they inadvertently reproduce certain stereotypes that portray Papua as a remote and underdeveloped region. This study demonstrates that Orientalism operates not only through the geographical relationship between the West and the East but can also be understood analogically through the relationship between the center and the periphery within the Indonesian context.