Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : BANGUN REKAPRIMA

PELATIHAN SAP 2000 V14 UNTUK KONSULTAN PERENCANAAN DAN MAHASISWA TEKNIK SIPIL UPGRIS DAN UNISNU Crista, Ngudi Hari; Widorini, Trias; Purnijanto, Bambang
Bangun Rekaprima: Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa, Sosial dan Humaniora Vol 8, No 1, April (2022): Bangun Rekaprima
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.714 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v8i1, April.3533

Abstract

SAP 2000 merupakan salah satu program yang sangat populer karena kemampuan dan fasilitas yang tersedia dalam program komputer yang mampu menghasilkan proses analisis dan desain secara cepat dan efisien. Salah Satu alternatif dalam membantu proses belajar khususnya untuk membantu PT. Pola Dwipa sebagai konsultan perencana, mahasiswa UPGRIS dan UNISNU untuk dapat lebih memahami dan mengetahui perhitungan. Proses desain dan analisis perlu adanya alat bantu guna mempermudah pengerjaan dan memperkecil resiko kesalahan dalam mengerjakan tugas perencanaan khususnya desain struktur.Banyaknya perhitungan struktur yang kompleks dan rumit tersebut membuat mahasiswa teknik sipil mengalami kesulitan. Dengan mengadakan pengabdian kepada masyarakat dengan melakukan kegiatan pelatihan yang bersifat presentasi, tutorial dan praktik serta ditambah dengan penggunaan modul sebagai bantuan dalam melakukan kegiatan tersebut, maka kegiatan pelatihan software SAP 2000 yang dititik beratkan pada pemodelan, pemasukan input beban grafitasi, serta pembacaan desain hasil output dapat terlaksana dengan baik.  Hal ini dapat terlihat dari hasil nilai yang baik, yaitu preetest adalah 55,22% dan posttest meningkat menjadi 86,57%. Sehingga dapat disimpulkan adanya peningkatan dalam mengaplikasikan software analisis desain ini
STUDI EXPERIMENTAL KUAT TEKAN BETON GEOPOLIMER BERBAHAN DASAR FLY ASH PLTU TANJUNGJATI B JEPARA Budiningrum, Diah Setyati; Kustirini, Anik; Purnijanto, Bambang; Mahasukma, Devinda; Utama, Tegar Yogha
Bangun Rekaprima Vol. 7 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.377 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v7i2.2997

Abstract

Proses pembuatan beton memakai semen portland menghasilkan gas CO2 (carbon dioksida) dalam jumlah besar dan mengakibatkan emisi karbondioksida meningkat, maka perlu dicarikan upaya untuk menekan angka produksi gas yang mencemari lingkungan. Geopolimer merupakan material ramah lingkungan yang bisa dikembangkan sebagai alternatif pengganti beton semen di masa mendatang. Jenis material beton baru “Geopolimer” ini merupakan beton yang ramah lingkungan karena material yang digunakan tersusun dari sintesa bahan-bahan non organik melalui polimerisasi Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental, dengan menggunakan benda uji silinder ukuran 10/20 sebanyak 6 silinder. Diuji pada umur 14 hari dan 28 hari. Hasil kuat tekan beton geopolymer 19,45 MPa pada umur 14 hari dan 22,99 MPa pada umur 28 hari. Kenaikan tren kuat tekan beton geopolymer sebesar 18,2%.
KARAKTERISTIK MARSHALL TERHADAP PENGGUNAAN ASBUTON BUTIR B5/20 DENGAN SUBSTITUSI DASPAL DAN ASPAL PENETRASI 60/70 Sulistyaningsih, Ainaya; RA, Andi Ainun Zuqny Nurin; Kustirini, Anik; Purnijanto, Bambang
Bangun Rekaprima Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.031 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v8i2.3966

Abstract

Peningkatan pembangunan di dunia industri maupun non industri tidak luput dari penggunaan material bahan bangunan, dimana material tersebut salah satunya adalah aspal, yang sering digunakan dalam pembuatan jalan. Asbuton merupakan salah satu sumber daya alam Indonesia yang kualitasnya tidak perlu diragukan lagi, namun ada kekhawatiran konsumsi Asbuton di Indonesia terlalu tinggi, maka jumlahnya menipis. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengkaji pengaruh penggunaan Asbuton Butir B5/20 dengan substitusi Aspal pen 60/70 dan daspal yang terdiri dari (damar, fly ash, dan minyak goreng). Pengujian pada benda uji menggunakan Marshall Test dengan variasi presentase benda uji 0%, 1%, dan 3% per 1.200 gram berat Asbuton Butir B5/20. Pengujian menghasilkan rata ”“ rata nilai stabilitas pada benda uji 0%, 1%, dan 3% adalah 641,52 kg; 748,44 kg; dan 588,06 kg. Sedangkan nilai kelelehan yang dihasilkan pada benda uji 0%, 1%, dan 3% adalah sebesar 0,825 mm; 3,6 mm; dan 5,8 mm.
ANALISIS KUAT TEKAN BETON DENGAN BAHAN TAMBAH TETES TEBU (MOLASSE) DAN KAPUR ALAM Fauzan, Ahmad; Ambarwati, Ajeng; Kustrini, Anik; Purnijanto, Bambang
Bangun Rekaprima Vol. 9 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.766 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v9i1.4472

Abstract

Beton adalah massa seperti batu yang dibuat dengan menggabungkan pasir, kerikil, batu pecah, atau agregat lainnya dengan pasta yang terbuat dari semen dan air. Karena mengandung sukrosa 32%, glukosa 14%, dan fruktosa 16%, ampas tetes tebu berpotensi untuk ditambahkan ke dalam campuran beton. Batu kapur, juga dikenal sebagai kapur alam, adalah batuan sedimen yang terbentuk ketika organisme laut mati dan mengubah kalsium karbonat (CaCO₃). Batu kapur juga dikenal sebagai batu gamping. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki kemungkinan penggunaan kapur alam dan molase sebagai aditif dalam campuran beton. Pengujian material, desain campuran, pembuatan spesimen, pemeliharaan spesimen, pengujian spesimen, dan analisis data merupakan tahapan dari penelitian ini. Pada penelitian ini mengacu pada SNI 03-2834-2000 (BSN 2000) tentang proses rencana pembuatan campuran beton normal, berdasarkan acuan tersebut maka penelitian ini memiliki kuat tekan desain 33,2 MPa digunakan untuk membuat benda uji. Benda uji yang berbentuk silinder dan memiliki tinggi 300 mm dan diameter 150 mm. Sampel beton tersedia dalam tiga konsentrasi berbeda: 0,075% molasse dan 26% kapur alami,0,15% molasse dan 21% kapur alami, dan tidak ada sama sekali. Penelitian tentang kuat tekan beton umur 28 hari ditemukan bahwa beton dengan variasi 0% molasse dan 0% kapur alam menghasilkan 31,52 Mpa, variasi 0,075% molasse dan 26% kapur alam menghasilkan 37, 83 Mpa, variasi 0, 15% molasse dan 21% kapur alam menghasilkan 18,30 Mpa. Pada variasi penambahan 0,075% molasse dan 26% kapur alam dikatakan berhasil karena telah melewati hasil yang telah direncanakan.
ANALISIS PERILAKU MEKANIS BATU BATA MENGGUNAKAN AMPAS TEH Purnijanto, Bambang; Pamungkas, Wardana Galih; Latif, Muhammad
Bangun Rekaprima Vol. 7 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.964 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v7i1.2586

Abstract

Aktifitas dan perilaku masyarakat dapat menghasilkan limbah yang akan semakin lama bisa menimbulkan masalah pencemaran lingkungan. Dari permasalahan ini perlu dipikirkan solusi untuk memanfaatkan limbah tersebut supaya mempunyai nilai yang berguna. Salah satu limbah yang dihasilkan dari kegiatan masyarakat adalah ampas teh. Batu bata merah merupakan bahan material yang paling banyak dipakai sebagai dinding rumah. Batu bata merah digunakan sebagai alternatif utama karena tahan terhadap pengaruh perubahan cuaca dan tahan terhadap api. Batu bata merah biasanya dalam proses pembuatannya dengan cara tradisional dan cetak pabrikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ampas teh terhadap sifat mekanis batu bata merah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan benda uji batu bata merah berupa kubus berukuran 5cm x 5cm x 5cm. Tanah lempung untuk membuat benda uji diambil dari bantaran sungai Penggaron. Bahan tambahan ampas teh berupa serbuk basah. Benda uji dengan prosentase ampas teh 10%, 15%, dan 20%. Setiap variasi penambahan berjumlah 10 benda uji yang berbeda. Hasil pengujian pada bata normal nilai kuat tekan sebesar 51,16 kg/cm2, pada penambahan ampas teh 10% nilai kuat tekan sebesar 49,81 kg/cm2, pada penambahan ampas teh 15% nilai kuat tekan sebesar 54,41 kg/cm2 dan pada penambahan ampas teh 20% nilai kuat tekan sebesar 51,86 kg/cm2.