Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Media Implementasi Riset Kesehatan

Pencegahan Dan Penanganan Stunting Melalui Pemberian Stimulasi Pada Bayi Baru Lahir S.D. Usia 6 Bulan di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar Subriah, Subriah; Ningsi, Agustina; Muhasidah, Muhasidah; Sonda, Maria
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 6 No 1 (2025): Media Implementasi Riset Kesehatan (Juni)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v6i1.1187

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi utama di Indonesia yang berdampak pada tumbuh kembang anak, pendidikan, dan kesejahteraan ekonomi di masa depan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kader Posyandu di Puskesmas Kassi-Kassi, Makassar, tentang pencegahan stunting melalui edukasi dan stimulasi pertumbuhan anak. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, simulasi menggunakan Lembar Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), pretest, posttest, dan evaluasi kolaboratif bersama bidan dan tim promosi kesehatan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kader secara signifikan. Sebelum intervensi, mayoritas kader (73,68%) berada pada kategori pengetahuan rendah, sementara tidak ada yang mencapai kategori tinggi. Setelah intervensi, 89,47% kader mencapai kategori tinggi, sesuai dengan target kegiatan. Pelaksanaan kegiatan melibatkan tiga dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Makassar, tiga mahasiswa, dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar serta kepala Puskesmas. Kesimpulannya, program pengabdian ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader Posyandu terkait pertumbuhan dan perkembangan bayi. Rekomendasi meliputi pengembangan materi berbasis umpan balik, pelibatan lebih banyak mitra untuk memperluas dampak, dan pemantauan berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan program. Hasil ini diharapkan dapat berkontribusi pada pencegahan stunting di komunitas setempat. Kata Kunci: Bayi, KPSP, Tumbuh Kembang
Self Assesment Gizi Pada Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Mangasa Kota Makassar Subriah, Subriah; Hidayati, Hidayati; Ningsi, Agustina; Sonda, Maria
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 5 No 1 (2024): Media Implementasi Riset Kesehatan (Juni)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v5i1.486

Abstract

ABSTRACT The nutritional status of pregnant women greatly affects the growth of the fetus in the womb. If the nutritional status of the mother is poor, both before pregnancy and during pregnancy, it will cause low birth weight (LBW). Besides, it will result in inhibition of fetal brain growth, anemia in newborns, newborns easily infected, abortion and so on.The results of research conducted by Subriah, et al, 2018 with the title Relationship of Knowledge and Nutritional Status of Third Trimester Pregnant Women at the Mangasa Health Center Makassar City Show that Ha is accepted where the p-value (0.00) <α-value (0.05) with a value of phi (µ) = 0.658 (66%) so it can be assumed that there is a relationship between knowledge and the nutritional status of third trimester pregnant women at the Mangasa Health Center Makassar City. The purpose of the service is to increase the knowledge of pregnant women in the third trimester about nutrition in pregnant women, to increase the motivation of pregnant women for regular antenatal care checks so that if there is a problem with the nutrition of pregnant women, they can be handled immediately and pregnant women can conduct a nutritional self-assessment in their pregnancy. The service method is carried out in the form of education and role play, conducting pretest and posttest. This activity lasts for 8 months starting from the preparation stage to evaluation and publication. The Community Service Team together with students and resource persons provided material through leaflets, food cards to 45 third trimester pregnant women. The outputs of this activity were leaflets, articles. The results of activities for 45 pregnant women in the third trimester After pre and post implementation of nutritional knowledge for pregnant women There were 38 (84.5%) mothers who had high scores, 6 had moderate scores (13.3%) and there was still 1 pregnant woman. (2.2%) regarding nutrition of pregnant women in the third trimester at the Mangasa Public Health Center Makassar. Keywords: Third trimester of pregnancy, self assessment, nutritional status   ABSTRAK Status gizi ibu hamil sangat mempengaruhi pertumbuhan janin dalam kandungan. Apabila status gizi ibu buruk, baik sebelum kehamilan dan selama kehamilan akan memyebabkan berat badan lahir rendah (BBLR). Disamping itu akan mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan otak janin, anemia pada bayi baru lahir , bayi baru lahir mudah terinfeksi, abortus dan sebagainya. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Subriah, dkk, 2018 dengan Judul Hubungan Pengetahuan Dengan Status Gizi Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Mangasa Kota Makassar Menunjukkan Ha diterima dimana nilai p-value (0,00)<α-value (0,05) dengan nilai phi (µ) =0,658 (66%) sehingga dapat diasumsikan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan status gizi ibu hamil trimester III di Puskesmas Mangasa Kota Makassar. Tujuan pengabdian adalah Meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang gizi pada ibu hamil, meningkatkan motivasi ibu hamil untuk pemeriksaan antenatal care teratur sehingga jika terjadi permasalahan dengan gizi ibu hamil dapat segera ditangani dan ibu hamil dapat melakukan self assessment gizi pada kehamilannya. Metode pengabdian dilaksanakan dalam bentuk edukasi dan role play, melakukan pretest dan posttest. Kegiatan ini berlangsung selama 8 bulan yang dimulai tahap persiapan sampai evaluasi dan publikasi. Tim Pengabmas bersama mahasiswa dan narasumber memberikan materi melalui leaflet, food card kepada 45 ibu hamil trimester III, Adapun luaran kegiatan ini adalah leaflet, artikel. Hasil kegiatan pada 45 ibu hamil trimester III Setelah dilaksanakan pre dan post tentang pengetahuan gizi pada ibu hamil. Tujuan dari pengabdian Masyarakat tercapai dengan tercapainya target yaitu peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang gizi pada ibu hamil trimester 3 di Puskesmas Mangasa Kota Makassar. Kata Kunci: Kehamilan Trimester III, Self assessment, , Status gizi
Pelatihan Pengurus Majelis Taklim Dan Pengurus Pernikahan Remaja Putri Tentang Pencegahan Stunting Secara Dini Di Kota Makassar Hartati, Hartati; Muhasidah, Muhasidah; Subriah, Subriah; Iwan, Iwan
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 5 No 1 (2024): Media Implementasi Riset Kesehatan (Juni)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v5i1.487

Abstract

Analisis situasi dari hasil penelitian  yang dilakukan Nuraeni & Muhasidah (2021) bahwa ditemukan  di kota Makassar dan di Kota Soe (NTT) yaitu menunjukkan tingkat pengetahuan ibu tentang deteksi dini stunting sebagian besar kurang yaitu sebanyak 136 (93,8%). Tingkat pengetahuan kader tentang deteksi dini stunting sebagian besar sudah tinggi yaitu sebanyak 13 orang (86,7%). sebagian besar kurang yaitu sebanyak 113 (93,42%). Sedangkan keterampilan kader tentang deteksi dini stunting sebagian besar baik yaitu sebanyak 55 orang (61,8%). sikap ibu tentang deteksi dini stunting sebagian besar kurang yaitu sebanyak 106 (99,1%). Sedangkan sikap kader tentang deteksi dini stunting sebagian besar baik yaitu sebanyak 62 orang (60,2%). Tujuan pengabdian ini : Melatih para guru tentang stunting di Sekolah, Melatih para orang tua anak tentang stunting di Sekolah, Meningkatkan pengetahuan dan sikap pada pengurus Majelis Taklim dan Pengurus Pernikahan dimulai pada remaja putri sampai 1000 HPK  tentang pencegahan dini stunting, dan tujuan lain Menyusun modul pengabmas tentang “Deteksi Dini Pencegahan Stunting Dimulai Remaja Putri dan 1000 HPK”. Metode pengabdian yang dimulai input : menyiapkan proposal, pengurusan izin, pertemuan mitra pelaksana. Proses : ada pelatihan 2 hari, ada pre dan post test, ada pembagian buku stunting. Our Put : video kegiatan, peningkatan pengetahuan dan sikap mitra sasaran, mitra sasaran siap menjadi tim educator dan motivator terhadap remaja putri yang siap menikah, hamil dan melahirkan anak yang sehat, cerdas dan berkualitas. Serta pemberian buku/modul pada peserta pelatihan sebanyak 52 orang dan mitra pelaksana sebanyak 10 orang.   Hasil dan target capaian : 100% mitra sasaran telah meningkat pengetahuan dan sikap dari 50-60% menjadi 80-96%, 100 % telah menerima buku modul pada mitra sasaran dan mitra pelaksana.  Luaran wajib  : artikel nasional pada akhir th ini dan video kegiatan yang sudah ada, luaran tambahan: sertifikat HKI, buku modul, dan foto foto kegiatan. Rencana Tindak lanjut kegiatan ini setelah tim selesai, maka dititipkan ke Pengurus Majelis Taklim setempat dan kader Posyandu setempat. Kata Kunci : Stunting, pencegahan dini, Majelis Taklim, Pengurus Pernikahan, Remaja Putri
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi Program DASHAT Pada Kader Posyandu Puskesmas Kassi Kassi Makassar Ningsi, Agustina; Subriah, Subriah; Sonda, Maria
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 5 No 1 (2024): Media Implementasi Riset Kesehatan (Juni)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v5i1.488

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini melibatkan kader posyandu dan petugas kesehatan . Masalahnya adalah: 1) Masih Tingginya kasus stunting yang mempengaruhi kesehatan anak Balita (2 Belum optimalmya partisipasi masyarakat dalam upaya menurunkan angka stunting (3 Pentingnya peran tenaga kesehatan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengentaskan stunting. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah kader posyandu, ibu balita bersama keluarga (suami). Pelaksanaan kegiatan dengan pemberian materi, dan demonstrasi pemilihan, pengolahan dan penyiapan menu sehat balita oleh kader bersama dengan petugas penanggungjawab dari Puskesmas. Output kegiatan adalah modul sederhana/leaflet/video kegiatan yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat, Materi untuk penyegaran kader tentang dapur sehat atasi stunting, dan terlaksananya kegiatan demonstrasi pemilihan bahan makanan, pengolahan dan penyiapan menu sehat balita oleh kader posyandu. Kata kunci: dapur sehat , pemberdayaan Kader
Peningkatan Kapasitas Bidan Melalui Penerapan Strategi Konseling Berimbang KBPP untuk Meningkatkan Cakupan MKJP di Puskesmas Kassi-Kassi Ningsi, Agustina; Subriah, Subriah; Devryani, Ade; Rahmawati, Ros
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 6 No 2 (2025): Media Implementasi Riset Kesehatan (Desember)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v6i1.1647

Abstract

Program keluarga berencana merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Penggunaan alat kontrasepsi secara tepat dapat mengurangi risiko kematian ibu dan bayi. Survei Demografi Kesehatan Indonesia 2017, capaian kepesertaan KB untuk seluruh metode KB sebesar 63,6% dengan peserta KB metode modern mengalami penurunan menjadi 57,9% dari hasil survei 2012 yaitu sebesar 57,2%. Permasalahan mitra dalam kegiatan ini adalah belum optimalnya partisipasi PUS dalam penggunaan Metode MKJP. Tujuan kegiatan adalah meningkatnya cakupan kepesertaan KB terutama KB Pasca persalinan dengan metode MKJP. Metode pelaksanaan kegiatan adalah deseminasi teknik  Strategi Konseling Berimbang Keluarga Berencana Pasca Persalinan (SKB KBPP) untuk mendorong partisipasi aktif PUS calon akseptor KB. Sasaran kegiatan adalah 15 orang bidan di Puskesmas Kassi Kassi . Hasil yang dicapai adalah terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan bidan dalam menerapkan konseling dari nilai pretest rata-rata nilai 75 (sedang), setelah posttest menjadi rata- rata nilai 85 (tinggi), dengan kata lain terjadi peningkatan pengetahuan menjadi 86,66% baik diakhir kegiatan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah SKB KBPP memberikan peningkatan pengetahuan bidan yaitu sebesar 66,66% dan hal ini diharapkan meningkatkan angka kepesertaan KB.