Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Terhadap Peningkatan Keterampilan Foot Care Untuk Pencegahan Kaki Diabetikum di Puskesmas Maccini Sawah Musvira Mustafa; Brajakson Siokal; Sudarman
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2553

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Salah satu komplikasi kronis yang sering terjadi adalah kaki diabetikum. Edukasi foot care merupakan intervensi non-farmakologis yang efektif untuk meningkatkan sirkulasi darah, menjaga fungsi saraf, serta mencegah luka kaki diabetikum. Penelitian ini Adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap peningkatan keterampilan foot care pada penderita DM di Puskesmas Maccini Sawah. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus terhadap pasien DM dengan riwayat penyakit lebih dari dua tahun. Intervensi berupa edukasi dan latihan foot care dilakukan selama dua hari berturut-turut, dua kali sehari, masing-masing 15 menit. Setelah intervensi edukasi dan latihan foot care, terjadi peningkatan keterampilan pasien dibandingkan sebelum intervensi (hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan). Kesimpulan: Edukasi foot care efektif dalam meningkatkan keterampilan, sikap pencegahan, dan kondisi klinis kaki pada pasien diabetes. Program edukasi ini dapat diintegrasikan ke dalam layanan promotif dan preventif di Puskesmas.
Implementasi Terapi Senam Kaki Diabetes Pada Lansia yang Mengalami Diabetes Melitus Tipe Ii Di Wilayah Puskesmas Maccini Sawah Sitti Nurhalizah Hakim; Brajakson Siokal; Sudarman
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2704

Abstract

Melitus merupakan penyebab kematian keempat akibat penyakit degeneratif dan memiliki dampak signifikan terhadap kualitas hidup lansia akibat penurunan fungsi organ, termasuk pankreas, yang menyebabkan peningkatan kadar gula darah.Latihan jasmani sangat penting dalam penatalaksanaan diabetes karena efeknya dapat menurunkan kadar glukosa darah dan mengurangi faktor risiko kardiovaskuler, salah satu teknik/latihan jasmani untuk penurunan kadar gula Diabetes Mellitus adalah dengan senam kaki, Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui Implementasi terapi senam kaki diabetes pada lansia yang mengalami diabetes mellitus tipe 2 di Wilayah Puskesmas Maccini sawah.Setelah dilakukan implementasi keperawatan menunjukan bahwa terjadi penurunan kadar glukosa darah pada Ny.N setelah melakukan senam diabetik secara rutin dan dibarengi dengan mematuhi manajemen diabetik Kesimpulan: Dengan melakukan senam kaki diabetes secara rutin dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah bagi para penderita Diabetes Melitus Tipe 2 terutama Lansia. Disarankan dapat menjadi sumber informasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan terutama dalam Implementasi terapi senam kaki Diabetes pada lansia yang mengalami Diabetes Melitus tipe 2.
Efektivitas Pemberian Afirmasi Positif pada Mahasiswa Keperawatan yang mengalami Stres Akademik Siti Nazra; Arman; Brajakson Siokal
Window of Nursing Journal Vol. 6 No. 2 (Desember, 2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/won.v6i2.1042

Abstract

Academic stress can be reduced with positive affirmations that can affect the subconscious and stimulate endorphins in the body so as to reduce academic stress. The purpose of this study was to determine the effect of positive affirmations on academic stress in students.This research is a quantitative study using a quasi-experimental design with a twogroup pre-posttest design approach. Samples were taken from populations that met the inclusion criteria in the Nursing Study Program, Faculty of Public Health, Indonesian Muslim University Makassaras many as 34 respondents by purposive sampling. The independent variable is Positive Affirmation while the dependent variable is academic stress.The results of this study showed that before the positive affirmations were carried out, 17 students served as the intervention group and 17 students served as the control group. the results of the Wilcoxon statistical test with a value of þ = 0.000 < α = 0.05, which means that there is a positive effect of affirmation on academic stress in this study it can be concluded that there is a positive effect of affirmation on reducing academic stress in nursing students at the Faculty of Public Health, Indonesian Muslim University. It is hoped that students will use positive affirmations as a coping mechanism of choice to deal with academic stress.