Maaliah, Eda
English Study Program, Business Administration, Madiun State Polytechnic

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENINGKATAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA MELALUI KEGIATAN KARANG TARUNA DESA DOHO, KECAMATAN DOLOPO, KABUPATEN MADIUN Mudofir, Imam; Maftuh, Moh Farid; Rahayu, Titik; Permatasari, Ita; Supriyanto, Muhammad; Kusumaningrum, Dian; Maaliah, Eda
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jd.v4i1.480

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pelatihan peningkatan motivasi berwirausaha pemuda melalui Karang Taruna Desa Doho Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun untuk memberikan solusi permasalahan yang ada pada Karang Taruna Desa Doho Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun. Adapun permasalahannya yaitu 1) masih minimnya ilmu pengetahuan tentang wirausaha bagi anggota karang taruna, 2) peran karang taruna yang belum optimal dalam meningkatkan motivasi berwirausaha bagi anggotanya, dan 3) peran karang taruna yang belum optimal dalam menyediakan sarana prasarana berwirausaha bagi anggotanya. Solusi yang diberikan adalah dengan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka dalam peningkatan motivasi berwirausaha pemuda melalui Karang Taruna Desa Doho, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun.
Pembuatan Media Belajar Bahasa Inggris Dari Bahan Bekas Bagi Guru Yayasan Dharmawanita Tanjungsari, Panekan, Magetan permatasari, ita; Rahayu, Titik; Maaliah, Eda; Mudofir, Imam; Maftuh, Moh Farid
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jd.v5i1.619

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran kepada guru-guru Yayasan Dharmawanita Desa Tanjungsari, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan tentang pemanfaatan barang bekas sebagai media pembelajaran Bahasa Inggris. Barang bekas adalah benda-benda yang pernah dipakai (sisa), yang kegunaannnya tidak sama seperti benda yang baru. Sedangkan media adalah semua bentuk perantara, termasuk manusia , materi , atau kejadian, yang di gunakan oleh manusia untuk menyampaikan atau menyampaikan ide atau pendapat sehingga siswa mampu memperoleh pengetahuan , keterampilan , atau sikap. Metode pelaksaan yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari tiga bagian, yaitu: metode ceramah, metode diskusi dan metode praktek. Selai  itu, kerangka evaluasi disusun dalam dua bagian. Yang pertama, evaluasi dilakuakn selama proses kegiatan. Sedangkan bagian evaluasi kedua dilakukan pasca pelatihan. Indikator yang digunakan untuk mengukur keberhasilan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mulai munculnya kesadaran dari para guru akan potensi bahan bekas sebagai media pembelajaran Bahasa Inggris. Hal ini akan diikuti dengan inovasi-inovasi dan kreatifitas mandiri yang dilakukan oleh para guru untuk mengembangkan media pembelajaran Bahasa Inggris yang sesuai dengan kebutuhan mereka di masa depan.Kata kunci— Barang bekas, media, media pembelajaran
Program Parenting Menghadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0 (Bagi Orang Tua Santri TPQ Nurul Ahsani dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Keluarga) Maaliah, Eda; Prihatinta, Triana; Winarno, Basuki; Susanto, Fredy
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jd.v5i1.770

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan dengan memberikan bekal pengetahuan tentang parenting menghadapi tantangan RI 4.0. Program parenting ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi orang tua santri TPQ Nurul Ahsani Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, yaitu pengetahuan parenting terkait dengan komunikasi, teknologi, kedisiplinan dan manajemen waktu, serta pola asuh anak dalam berbagai faktor dalam menghadapi tantangan revolusi industri 4.0. Hal ini semua demi terwujudnya kualitas pendidikan keluarga yang diharapkan meningkat. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan atau pendampingan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan simulasi. Hasil dari kegiatan ini bisa dilihat dari hasil sebelum dan sesudah pre test dan post test materi juga dari hasil simulasi materi parenting yang diberikan serta antusias para orangtua santri dalam mengikuti kegiatan. Ke depannya, perlu diadakan penyuluhan dan pendampingan serta monitoring lebih lanjut dari tim PkM agar bisa lebih konkrit hasilnya pada pola asuh para orangtua santri TPQ dalam menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.
Pelatihan Optimalisasi Penggunaan Sosial Media Sebagai Sarana Penyampaian Informasi Kepada Warga Desa Permatasari, Ita; Rahayu, Titik; Azis, Muhyidin; Sutantohadi, Alief; Maaliah, Eda; Faizin, Halim
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v6i1.279

Abstract

Informasi merupakan bagian dalam terlaksananya kegiatan bersosial yang erat kaitannya dengan komunikasi. Penyampaian informasi yang efektif dan efisien melalui media tertentu akan menunjang terjadinya komunikasi yang baik. Hal ini berkaitan pula dengan penyampaian informasi yang berasal dari pemerintah desa kepada warga desa. Penggunaan media yang tepat dapat menunjang terjadinya komunikasi dua arah yang baik. Berkaitan dengan hal ini, tim PKM akan melaksanakan kegiatan yang yaitu pelatihan optimalisasi penggunaan media sosial dengan tujuan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Desa Tanjungsari, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. Peserta kegiatan ini adalah perangkat desa Tanjungsari.Tujuan utama pkm ini adalah memberikan informasi mengenai media sosial yang bisa digunakan untuk menyampaikan informasi kepada warga desa. Selain itu, kegiatan ini bertujuan agara pemerintah desa mampu mengelola media sosial yang bisa digunakan untuk menyampaikan informasi kepada warga secara efektif dan efisian.
The Experimentation of HOTS Vs ALM in the Intermediate Listening Class of EFL Learners Farid Maftuh, Moh.; Rahayu, Titik; Maaliah, Eda
International Journal of Language Pedagogy Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Language Pedagogy Study Program, Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijolp.v3i1.17

Abstract

Listening is a receptive skill which plays important role for most of English Depatment Students in Politeknik Negeri Madiun. Moreover it is a skill which must be tested in the the first semester and in the end of their study. All students in the third year must take English Proficiency test (EPT) as a prerequisite for graduation administration. Meanwhile most of students based on the previous study still have problems with listening skills, so it needs effective teaching methods to enhance students’ listening skills. This article aimed to investigate the difference in the result of teaching listening using HOTS and ALM (1), the difference between high and low creativity students after implementing HOTS and ALM (2), the influence of interaction between teaching learning methods on the results of students’ listening skills (3). The research method used was quasi experimental research. Data collecting method by using two instrument, listening test and questionnaire. Technique of analysing data used multifactor of variance (ANOVA) 2x2 and Tukey Test. Before conducting ANOVA test, pre-requisite test namely normality and homogenity test were done. Finally, the findings showed that the integrating High Order Thinking Skills into teaching listening was more effective than those who have low creativity. The second finding revealed that the students with high creativity have better listening skills than those who have low creativity. The last finding showed that there was an interaction between teaching methods and students’ creativity in teacing listening.
Bridging Language Gaps in Rollingstock Engineering: An English for Specific Purposes (ESP) Perspective in Vocational Education Wulandari, Rizka Maulina; Maaliah, Eda; Faizin, Halim Ahmad; Aziz, Muhyiddin; Palupi, Dian
Austronesian: Journal of Language Science & Literature Vol. 4 No. 3 (2025): Austronesian: Journal of Language Science & Literature
Publisher : CV Wahana Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59011/austronesian.4.3.2025.254-274

Abstract

As vocational education becomes increasingly connected to global industry demands, using English effectively is important for students preparing for professional careers. This study analyzes how English for Specific Purposes (ESP) learning can better support Rollingstock Engineering students to develop their communication skills and language knowledge. Using a descriptive qualitative approach, data were gathered through a structured questionnaire administered to 114 second-semester students at the State Polytechnic of Madiun. The questionnaire focused on students’ learning preferences, classroom experiences, perceptions of English learning, and expectations regarding English use in their future careers. The findings reveal that while students recognize English as essential for their professional development, current instruction remains too general and lacks authentic, industry-based content. Most students demonstrated strong career-oriented motivation and viewed English as an important tool for employability, technical communication, and workplace interaction. In addition, the data indicate that students prefer collaborative and experiential learning activities. Students also emphasized the importance of learning technical vocabulary, understanding engineering documents, and practicing communication relevant to maintenance, safety procedures, and industrial operations. These findings highlight the urgent need for a specialized ESP syllabus specifically designed for Rollingstock Engineering students. Developing teaching materials and textbooks that are combined with learning activities based on real workplace situations and authentic communication, is essential to reduce the gap between classroom instruction and the actual demands of the industry. The study suggests that aligning English instruction with real professional practices can better prepare vocational students to communicate effectively, confidently, and professionally in the global rollingstock engineering industry.