Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Efforts to Increase Mothers' Knowledge About Postpartum Blues Rahmawati, Rahmawati; Mujahid, Edy Husnul; Kusnan, Adius; Saida, Saida; Sukurni, Sukurni; Indriastuti, Diah
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v4i1.504

Abstract

Postpartum blues, also known as baby blues, is a common emotional condition experienced by mothers after childbirth. If not properly addressed, it can significantly affect the mother's mental health and overall family well-being. Limited awareness of postpartum blues, particularly in Nambo Village, Kendari City, has driven the implementation of this community service initiative. The objective was to improve pregnant women’s understanding of the symptoms, causes, as well as strategies to manage and prevent postpartum blues.The activity was conducted on Saturday, November 2, 2024, at the Nambo Village Hall, involving a team of lecturers from the Faculty of Medicine, Halu Oleo University. The methods used included interactive counseling, group discussions, simulations, and the distribution of educational materials. A total of 25 pregnant women participated in the program. Evaluation was carried out using pre-test and post-test assessments to measure the increase in participants' knowledge.Results indicated an 85% improvement in participants' understanding after the counseling session. This initiative successfully raised awareness and enhanced the understanding of pregnant women about postpartum blues, while also encouraging openness in discussing mental health issues. The intervention demonstrated that community-based education can serve as a strategic approach to improving maternal and family health quality. Moving forward, follow-up programs are needed to strengthen and sustain the positive impacts achieved through this activity.
Jajanan Sehat pada Anak di Wilayah Pesisir SDN 04 Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara Rahmawati, Rahmawati; Kusnan, Adius; Rangki, La; Mubarak, Mubarak; Sukurni, Sukurni; Saida, Saida
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024699

Abstract

Pengetahuan orang tua tentang pemilihan jajanan sehat akan berpengaruh terhadap kebiasaan jajan anak. Orang tua harus mengetahui mengenai jajanan apa saja yang bergizi baik untuk anak dan jajanan apa saja yang tidak baik untuk anak. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi terhadap anak di SDN 04 Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan sebagai perwujudan nyata dari Edukasi tentang Pentingnya jajanan sehat pada anak. Metode pelaksanaan PkM adalah memberikan edukasi berupa informasi tentang makanan jajanan sehat dan bagaimana anak dan orangtua untuk mengatur jenis jajanan anak di sekolah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa seluruh peserta penyuluhan telah memperoleh penjelasan tentang Jajanan Sehat dan peserta telah memperoleh informasi dan telah mengetahui tentang Jajanan Sehat
Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue di SDN 76 Abeli, Kota Kendari Mubarak, Mubarak; Alifariki, La Ode; Kusnan, Adius
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022366

Abstract

DHF is a disease caused by the dengue virus which is transmitted through the bite of the Aedes aegypti mosquito and enters the human bloodstream. This service aims to provide education for students about Dengue Hemorrhagic Fever Prevention at SDN 76 Abeli, Kendari City. This service method is health counseling, discussion and leaflet distribution which was carried out on June 13, 2022. This activity is in the form of health education about dengue disease to students at SDN 76 Abeli, Kendari City, involving 50 elementary school students. The result of this service is that students are very enthusiastic during the implementation of health counseling and also ask questions to the speaker. The conclusion of the service is that the health counseling method is effective in stimulating students to take action to prevent the incidence of dengue hemorrhagic fever. Abstrak: DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan masuk ke peredaran darah manusia. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagi siswa tentang Pencegahan Demam Berdarah Dengue di SDN 76 Abeli, Kota Kendari. Metode pengabdian ini adalah penyuluhan kesehatan, diskusi dan pembagian leaflet yang telah dilaksanakan pada tanggal 13 Juni 2022. Kegiatan ini berupa pendidikan kesehatan tentang penyakit DBD pada siswa SDN 76 Abeli, Kota Kendari melibatkan 50 siswa Sekolah Dasar. Hasil pengabdian ini adalah siswa sangat antusias selama pelaksanaan penyuluhan kesehatan dan juga mengajukan pertanyaan kepada pamateri. Kesimpulan pengabdian bahwa metode penyuluhan kesehatan efektif dalam merangsang siswa untuk melakukan tindakan pencegahan kejadian demam berdarah dengue.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingginya Kasus HIV/AIDS pada Kelompok Beresiko Lelaki Seks Lelaki di RSUD Kota Kendari Safrina; Salma, Wa Ode; Kusnan, Adius
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v5i1.269

Abstract

Latar Belakang: Laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL) merupakan populasi kunci yang berisiko tinggi tertular HIV/AIDS. Di Kota Kendari, khususnya di RSUD Kota Kendari, kasus HIV di kalangan LSL tinggi dan berfluktuasi. Faktor-faktor seperti perilaku seksual berisiko, rendahnya pengetahuan tentang HIV/AIDS, terbatasnya akses terhadap layanan kesehatan, status gizi, dan stigma diduga berkontribusi terhadap tingginya prevalensi ini, tetapi belum diteliti secara komprehensif di wilayah tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya kasus HIV/AIDS pada kelompok berisiko LSL di RSUD Kota Kendari. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kasus-kontrol dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 75 kasus (LSL HIV-positif) dan 75 kontrol (LSL HIV-negatif) yang dipilih secara acak sistematis di RSUD Kota Kendari. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil: Analisis multivariat menunjukkan bahwa perilaku seksual berisiko (p=0,000), pengetahuan rendah tentang HIV/AIDS (p=0,001), akses layanan kesehatan yang terbatas (p=0,002), dan stigma (p=0,005) secara signifikan berpengaruh terhadap tingginya kasus HIV pada kelompok LSL. Namun, status gizi (p=0,250) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Di antara faktor-faktor tersebut, perilaku seksual berisiko merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi tingginya kasus HIV. Kesimpulan: Tingginya angka kasus HIV pada pria yang aktif secara seksual (LSL) di RSUD Kota Kendari sangat dipengaruhi oleh perilaku seksual berisiko, rendahnya pengetahuan tentang HIV/AIDS, terbatasnya akses terhadap layanan kesehatan, dan stigma. Intervensi pencegahan dan pengobatan HIV pada LSL perlu berfokus pada edukasi tentang perilaku seksual yang aman, peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi, penyediaan layanan kesehatan yang ramah dan mudah diakses, serta pengurangan stigma dan diskriminasi di masyarakat dan fasilitas kesehatan
ANALISIS HUBUNGAN BEBAN KERJA FISIK, POSISI TUBUH, DAN FAKTOR USIA TERHADAP RISIKO CEDERA MUSKULOSKELETAL PADA PEDAGANG AYAM POTONG DI KABUPATEN MUNA Palenda, Syarifail; Saptaputra, Syawal Kamiluddin; Kusnan, Adius
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.56781

Abstract

Gangguan muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders/MSDs) merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang sering dialami oleh pekerja yang melakukan aktivitas fisik berat dan berulang. Pedagang ayam potong merupakan salah satu kelompok pekerja sektor informal yang berisiko mengalami gangguan muskuloskeletal karena aktivitas kerja yang melibatkan beban fisik tinggi, posisi kerja yang tidak ergonomis, serta faktor usia pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan beban kerja fisik, posisi tubuh, dan faktor usia terhadap risiko cedera muskuloskeletal pada pedagang ayam potong di Kabupaten Muna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 67 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan lembar observasi yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko gangguan muskuloskeletal pada responden. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja fisik dengan risiko cedera muskuloskeletal (p = 0,001), posisi tubuh dengan risiko cedera muskuloskeletal (p = 0,012), serta faktor usia dengan risiko cedera muskuloskeletal (p = 0,012). Temuan ini menunjukkan bahwa pekerja dengan beban kerja fisik tinggi, posisi kerja yang tidak ergonomis, serta usia yang lebih tua memiliki risiko lebih besar mengalami gangguan muskuloskeletal. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan melalui penerapan prinsip ergonomi kerja, pengaturan beban kerja, serta peningkatan kesadaran pekerja terhadap pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja.