p-Index From 2021 - 2026
5.921
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Sinkretisme dalam Serat Centhini Jilid I Karya Sri Susuhanan Pakubuwana V Pramulia, Pana
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.108 KB) | DOI: 10.25139/fn.v2i2.1812

Abstract

Masyarakat Jawa memiliki budaya yang kuat, sehingga berpengaruh terhadap eksistensi agama yang dipeluk masyarakatnya, termasuk Islam. Agama Islam yang diperagakan masyarakat Jawa berbeda dari negara asalnya (Arab), karena pelaksanaan Islam di Jawa dipadukan dengan budaya (Hindhu-Budha) dan tradisi yang sudah ada turun temurun. Sebagian besar masyarakat Jawa pemeluk Islam, hingga saat ini masih melakukan tradisi nyekar, nyadran, selamatan, sedekah bumi, larung sesaji, dan sebagainya. Perayaan tradisi tersebut dilaksanakan berdasarkan perpaduan antara budaya Jawa dengan ajaran Islam. Maksudnya, ritual tradisi menggunakan budaya Jawa, sedangkan doa-doa yang digunakan menggunakan tata cara Islam. Hal itulah yang dinamakan sinkretisme. Sinkretisme merupakan aliran perpaduan dari beberapa paham untuk mencari keserasian dan keseimbangan. Sinkretisme antara budaya Jawa dengan Islam tergambar jelas dalam Serat Centini yang disusun Sri Susuhunan Pakubuwana V. Dalam Serat Centini Jilid I diceritakan terjadinya kontak dari berbagai budaya. Akibatnya, menghasilkan perpaduan antar budaya yang berbeda. Selain itu, Serat Centhini Jilid I juga menceritakan tokoh-tokoh Islam menggunakan metode kultural untuk berupaya mencari keselarasan (harmonisasi) dengan ajaran-ajaran peninggalan dari khazanah Jawa, yaitu animisme, dinamisme, Budha, dan Hindu. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sinkretisme yang terjadi di Jawa dalam Serat Centhini Jilid I.
HUMOR CERITA PANJI DALAM SERAT KANDA DAN CERITA DJAJAKUSUMA Pana Pramulia
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v10i1.23135

Abstract

Humor tidak dapat dipisahkan dari kehidupan, karena perilaku manusia sering menimbulkan kekonyolan yang mengundang senyum dan tawa. Humor bisa sebuah persitiwa, bisa juga sikap hidup. Humor tidak hanya tumbuh dalam kehidupan nyata, tetapi tumbuh dan mengalir juga dalam cerita, imajinasi, dan sastra. Humor juga dapat ditemukan dalam Cerita Panji, terutama dalam Serat Kanda dan Cerita Djajakusuma. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan serangkaian material berupa teks humor dalam cerita Panji. Melalui uraian deskriptif diharapkan tujuan penelitian dan penafsiran data dapat tersampaikan dengan baik. Pendekatan penelitian menggunakan riset naratif, di mana cerita panji diambil dari dokumen Serat Kanda dan kisah Djajajusuma. Hasil dari penelitian ini menyajikan temuan humor dalam dialog, peristiwa dan sikap tokoh. Penyebabnya adalah kontradiksi peristiwa atau keadaan dan paradoks sikap yang diperagakan tokoh, misalnya dalam keadaan tegang (perang) menjadi satu kesatuan dengan peristiwa romantis.
DUA POLA PIKIR MATEMATIKA SEBAGAI TEKNIK MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SISWA KELAS IV Refiana Putricipta Setiono; Triman Juniarso; Pana Pramulia
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 5 (2020)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.429 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v9i5.8043

Abstract

Two mathematical mindsets are two of four mathematical mindsets integrated into the technique of writing observation report text. The four mathematical mindsets are included as one of the latest writing techniques that were invented by Ayu Utami. This research aimed to determine the influence of two mathematical mindsets on the students’ skill of writing observation report text at grade 4 of SDN Dukuh Menanggal 1 Surabaya. This research utilized a quantitative approach with quasi-experimental posttest-only design. The samples in this research were 4A students as the control team and 4B students as the experiment team. The result of t-test demonstrated that the score of t-count was 9.860 while the score of t-table was 2.0262 at the significance level = 5%  and the degree of freedom = 37. This indicated that t- count (10.794) > t-table (2.0262), so that the hypothesis was accepted. The conclusion of the research was two mathematical mindsets technique significantly influenced the students’ skill of writing observation report text at grade 4 of SDN Dukuh Menanggal 1 Surabaya.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS TIK: PPM BAGI GURU SD HANG TUAH X SEDATI Cholifah Tur Rosidah; Ida Sulistyawati; Achmad Achmad Fanani; Pana Pramulia
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.426 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i3.1319

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini menjadi salah satu kesempatan yang bisa dimanfaatkan keberadaannya dalam bidang pendidikan untuk menunjang proses pembelajaran. LKPD yang digunakan dalam pembelajaran di SD dapat dikemas secara tematik berbantuan TIK dengan memadukan muatan pelajaran pada satu atau lebih mata pelajaran sesuai dengan tema atau subtema pembelajaran. LKPD pembelajaran tematik berbasis TIK dapat meminimalisasi penggunaan kertas dalam pembelajaran, karena petunjuk, langkah kerja, dan komponen LKPD lainnya ditampilkan melalui proyektor. Untuk itu, berpijak pada pentingnya penerapan LKPD pembelajaran berbasis TIK, tim dosen PGSD Adi Buana Surabaya melakukan suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan materi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pembelajaran Tematik Berbasis TIK yang disampaikan kepada Guru SD Hang Tuah X Sedati. Metode pelaksanaan workshop adalah dengan presentasi, pemodelan dan simulasi disertai tugas. Presentasi merupakan sebuah metode penyampaian materi secara sistematis oleh pemateri tanpa menggunakan banyak media. Bahan presentasi adalah tentang penyusunan perangkat pembelajaran teematik berbasis TIK secara umum, dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pembelajaran Tematik Berbasis TIK secara khusus. Berakhirnya pelaksanaan program PPM Program Studi PGSD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya ini dapat menyelesaikan permasalahan guru dalam merancang dan mengembangkan LKPD pembelajaran berbasis TIK di SD, serta mengelaborasi pembelajaran berdasarkan kurikulum merdeka belajar.
Pengaruh Teknik Pola Ci – Luk – Ba Terhadap Keterampilan Menulis Cerita Pendek Pada Siswa Kelas IV SDN Ketabang Surabaya Sintia Dwi Agustin; Triman juniarso; Pana Pramulia
MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/003.202062.128

Abstract

Language skills are a very important skill in everyday life. Language skills are easily expressed through oral and written. The lack of interest of students in terms of writing about his own experiences is happening because of difficulties to express feelings, not able to describe the idea in the form of sentences. Pattern Technique Ci-Luk-Ba! is a technique for writing a story that contains the most basic structure of the narrative. Therein, there is knowledge, tension and enjoyment, while making the story start from the starting point, middle, and end point. The purpose of this research is to know the influence of Ci-Luk-Ba pattern techniques! To short story writing skills. The method used by this research is quantitative using Quasi Experimental Design. Using sampling technique is Non probability Sampling with purposive sampling form. The results of data analysis showed significant differences proved also on the hypothesis test indicating that t_hitung gained 9.85 greater than t_tabel 1.994 at a significant rate of 0.05. It can then be concluded that rejected received. So it can be stated that "pattern technique Ci-Luk-Ba! Influence of short story writing skills in grade IV students at SDN Ketabang Surabaya ".
Team Based Project dan Case Method Sebagai Strategi Pengembangan Keterampilan Mengembangkan Pembelajaran Mahasiswa Cholifah Tur Rosidah; Pana Pramulia
MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Vol 7 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/003.202172.196

Abstract

The research is based on the importance of learning development skills that PGSD students must possess, while the phenomena found indicate that PGSD students are still less skilled in developing learning. Therefore, a learning strategy is needed that allows it to be effective in developing these skills. The study aims to analyze the implementation and effectiveness of the Team Based Project strategy and Case Method to develop the learning development skills of PGSD students. Quantitative research design in the form of Quasi Experimental Design. The research population is all PGSD students who take the Advanced Class Elementary School learning development course. Samples were obtained by cluster random sampling technique. Data collection techniques are carried out by means of documentation. The results of the effectiveness test based on the t-test showed that the skills of developing student learning who studied with the team based project strategy and case method had an average of 81.4. Higher than students who study with direct learning strategies with an average of 73.9.
Implementasi Pembelajaran Di Luar Kelas Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Kelas V Tema 4 Subtema 1 Pembelajaran 4 SDN Ketabang Surabaya Sabrina Zamzamiatul Sofa; Triman Juniarso; Pana Pramulia
Buana Pendidikan Jurnal Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bp.vol16.no30s.a2752

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Untuk memperoleh data dalam pembelajaran keterampilan berpikir kritis di SDN Ketabang Surabaya, peneliti menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Penelitian ini menekankan pada berpikir kritis siswa kelas V melalui penerapan metode pembelajaran di luar kelas. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui pelaksanaan pembelajaran di luar kelas, 2) Mengetahui dampak penerapan metode pembelajaran di luar kelas terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SDN Ketabang Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penerapan metode pembelajaran di luar kelas dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. 2) Dampak penerapan metode pembelajaran di luar kelas terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran di luar kelas dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V dapat diterapkan dalam proses pembelajaran dengan materi yang sesuai.
Budaya Petung Dalam Masyarakat Jawa : Kajian Antropologi PANA PRAMULIA
Jurnal Budaya Nusantara Vol 2 No 2 (2019): NUSANTARA & TEKNOLOGI
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/b.nusantara.vol2.no2.a1965

Abstract

Javanese society is identical with mysticism. Everything that Javanese people do cannot be separated from the physical and metaphysical worlds. The physical and metaphysical worlds are interrelated, as these would form harmony of life between living beings and God. The harmony built by the Javanese community is not only for the people, but also for the whole living things in the world. That is what the Javanese community call the bebrayan agung. One of the patterns carried out by Javanese people to lead a bebrayan agung is by practicing the culture of petung. This culture is not only a calculation of life behavior, but also as a dialectic between humans and fate and the universe. Many people perceive that petung culture is only a prophecy, but in fact, it teaches wisdom ​​as a way of life. This is due to that the culture of Petung or Petungan in Javanese society is closely related to birthdays, pasaran, and neptu. All of these have to do with birth, sustenance, matchmaking, illness, and death. In short, everything is strung together based on the standard calculations contained in the primbon and the Javanese calendar. In this regard, Petung culture is a mathematical civilization technology that uses calculations of numbers in the Javanese calendar.This study, therefore, is focused on exploring the culture of petung in Javanese society framed within the anthropological analysis.
Masyarakat Disabilitas Dalam Peradaban Jawa Pana Pramulia
SPECIAL: Special and Inclusive Education Journal Vol 2 No 1 (2021): Special and Inclusive Education Journal (SPECIAL)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/special.vol2.no1.a3557

Abstract

Setiap manusia mempunyai hak yang sama, baik di dalam menjalani kehidupan maupun kesempatan. Dalam kehidupan bermasyarakat tidak menutup kemungkinan terdapat orang-orang berkebutuhan khusus (disabilitas). Mereka mempunyai hak yang sama dengan anggota masyarakat lainnya, bahkan butuh perhatian dan perlindungan yang lebih. Orang-orang yang berkecimpung, baik sebagai pemerhati maupun peneliti orang-orang disabilitas seringkali menyatakan bahwa keberadaan orang-orang disabilitas harus diperhatikan. Alasannya tidak lain tentang kemanusiaan, di mana mereka berhak memiliki kehidupan yang sama seperti manusia lainnya. Apabila semua lapisan masyarakat dan juga pemerintah memperhatikan dan melaksanakan kepedulian terhadap anak disabilitas, maka hal tersebut mencerminkan Pancasila sila kedua yang berbunyi “Kemanusiaan yang adil dan beradab”. Padahal dalam peradaban Jawa orang-orang disabilitas penting kedudukannya. Bahkan, orang-orang disabilitas dibutuhkan masyarakat normal untuk pembelajaran hidup. Dalam banyak cerita Jawa, tokoh-tokoh sentral membutuhkan keberadaan orang-orang tersebut untuk menjalani hidup yang lebih mapan. Salah satu contoh, dalam pergelaran wayang kulit terdapat tokoh Panakawan (Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong) yang menjadi abdi (pamomong) tokoh-tokoh sentral. Panakawan tidak hanya sebagai abdi, tetapi secara hakikat mereka merupakan penasihat spiritual. Berdasarkan hal tersebut, kiranya cerita-cerita orang-orang disabilitas dalam peradaban Jawa dapat dijadikan pijakan untuk lebih memperhatikan keberadaan orang-orang disabilitas dalam masyarakat saat ini.
FIVE THINKING MECHANISMS AS TECHNIQUES FOR DEVELOPING AN OUTLINE Pana Pramulia
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 4, No 6 (2020)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v4i6.8167

Abstract

A short story is a type of prose that does not have a lot of conflict and many characters in it, but it has a complex unanimity. However, writing a short story is not easy because it requires imaginative power and qualified creativity to express ideas and processing language. The imaginative process and creativity do not just exist but need to be trained intensively and continuously. There are several strategies for writing short stories, especially for beginner writers. The first strategy is compiling the outline of the essay, and the second one is using the technique of developing idea. One of the techniques to compile the outline of the essay is using “cilukba” pattern technique. Meanwhile, 5 thinking mechanisms is a technique used for developing an essay outline. This technique includes developing, omitting, increasing, decreasing, and sideways. This pattern was applied by PGSD students at Universitas PGRI Adi Buana registered in 2016 to write short stories. The methods included that (1) lecturers decided themes, (2) students were assigned to compile an outline based on “cilukba” patterns, (3) students were assigned to study the 5 thinking mechanism techniques, and (4) students were asked to arrange the outline based on the 5 thinking mechanism techniques. Based on this finding, PGSD students of Universitas PGRI Adi Buana Surabaya were able to write short stories and compiled the short stories into an ISBN collection book of short stories.