Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Enhancing Childbirth Preparedness: The Effects of Prenatal Yoga on Physical nnd Mental Readiness Santoso, Ferry; Hidayanti, Maria Ulfa Nur; Damanik, Brema JK; Novitasari, Prima; Karolina, Maria Estela
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 9 No. 2 (2025): VOLUME 9 - NUMBER 2 - July 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v9i2.44732

Abstract

Childbirth requires both physical and mental readiness, yet many women face it with anxiety and insufficient preparation. Prenatal Yoga is increasingly recognized as a holistic intervention that integrates physical, psychological, and emotional preparation. This study aimed to examine the effect of Prenatal Yoga on the physical and mental readiness of pregnant women in facing childbirth. A cross-sectional quantitative study was conducted in May 2025 involving 54 pregnant women in Blora Regency. Data were collected using structured questionnaires to assess physical readiness (body flexibility and discomfort) and mental readiness (anxiety and relaxation) through the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). The association between Prenatal Yoga and readiness was analyzed using Chi-Square and Fisher’s Exact tests. The study found no significant association between socio-demographic factors or yoga practice and physical readiness. In contrast, mental readiness was significantly associated with place of residence (p = 0.006), maternal education (p = 0.025), and participation in prenatal yoga (p = 0.000). Prenatal Yoga emerged as the strongest predictor of mental readiness for childbirth, highlighting its potential as a safe, accessible, and effective strategy to reduce anxiety, enhance self-efficacy, and improve emotional resilience. Promoting Prenatal Yoga within maternal health programs may empower women to face childbirth with greater confidence and mental preparedness.
PELATIHAN PENCATATAN DAN PELAPORAN KEUANGANBERBASIS SAK EMKM PADA KLINIK PRATAMA GIGI ORCHID: - Santoso, Ferry; Wulandari, Endang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 2 No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v2i01.467

Abstract

Tujuan kegiatan Abdimas pada Klinik Pratama Gigi Orchid adalah membantu  mitra untuk bisa melakukan pencatatan dan pelaporan keuangan usahanya sesuai dengan SAK EMKM, Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil Menengah, melalui kegiatan pelatihan, dan pendampingan. Permasalahan yang dihadapi oleh Klinik Pratama Gigi Orchid saat ini adalah masih belum dipisahkan pencatatan antara harta pemilik dan harta klinik. Serta pencatatan yang dilakukan masih sederhana, hanya  berupa pencatatan uang masuk dan keluar saja. Metode yang dilakukan berupa sosialisasi, pelatihan dan pendampingan materi Penyajian Laporan Keuangan yang berbasis SAK EMKM. Hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat ini menujukkan hasil positif, terbukti dengan meningkatnya skor tes sebelum dan sesudah pelatihan, mengenai pengetahuan mitra terhadap materi penyajian laporan keuangan menggunakan SAK EMKM. Klinik Gigi Orchid juga berhasil menyajikan laporan keuangan yang berbasis SAK EMKM. Target yang hendak dicapai dari kegiatan ini adalah klinik berhasil melakukan pencatatan dan pelaporan berbasis SAK EMKM.  Luaran dari kegiatan ini berupa publikasi artikel pada Jurnal Nasional atau Prosiding ICCD 2023     ABSTRACT   The objective of Community Service Activities at the Orchid Dental Pratama Clinic is to help partners to record and report their business finances in accordance with SAK EMKM, Financial Accounting Standards for Micro, Small and Medium Entities, through training and mentoring activities. The problem currently faced by the Orchid Dental Primary Clinic is no separation record between the owner's assets and the clinic's assets. Orchid Dental Clinic only use simple method to record business activit by recording cash inflow and cash outflow. The methods used in this community service antivity are socialization, training and mentoring on preparation of financial statements based on SAK EMKM. Pre and post test were held to measure the effectiveness of this service community service activity. The results showed increasing test scores before and after training. Orchid Dental Clinic has also succeeded in presenting financial reports based on SAK EMKM. The target of  this activity have been achieved as showed by  recording and reporting partner’s financial statement based on SAK EMKM. The output of this activity is in the form of article publication in the National Journal or ICCD 2023 Proceedings
PKM LITERASI KEUANGAN TENTANG PINJAMAN ONLINE KEPADA PERAWAT DAN STAFF KLINIK PRATAMA GIGI ORCHID Wulandari, Endang; Santoso, Ferry
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v3i01.729

Abstract

Tujuan kegiatan Abdimas pada Klinik Pratama Gigi Orchid adalah pemberikan literasi keuangan kepada mitra tentang cara memilah penawaran pinjaman online di Handphone, memberikan literasi keuangan mengenai Pinjaman Online, memberikan literasi keuangan mengenai aplikasi Pinjaman Online yang belum dan sudah terdaftar di OJK. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra  saat ini adalah 1) salah satu staff menjadi korban pinjol ilegal 2) Belum memiliki pengetahuan mengenai tawaran aplikasi pinjaman online 3) Belum memiliki pengetahuan mengenai Aplikasi  pinjaman Online yang terdaftar resmi di OJK maupun yang belum terdaftar resmi. Solusi yang pengusul tawarkan adalah kegiatan  pemberian literasi keuangan berupa informasi dan poster  tentang cara memilah penawaran pinjaman online di Handphone, tentang jenis jenis  Pinjaman Online, tentang aplikasi Pinjaman Online yang belum dan sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan)  kepada, perawat dan staff administrasi Klinik Pratama Gigi Orchid. Evaluasi target dan luaran yang hendak dicapai adalah, mitra mampu memilah tawaran pinjaman online melalui handphone dan evaluasi dari kegiatan ini  kami analisis dari monitoring yang  kami lakukan pasca pelatihan literasi keuangan ini. Hasil pelatihan ini, menyimpulkan bahwa tawaran Pinjol melalui iklan di handphone memiliki resiko penipuan cukup besar sehingga diperlukan kehati-hatian dalam mengakses.
Implementation Of Minimum Health Service Standards For Maternal And Child Health (Mch) And Family Planning In Bengkayang District, Indonesia Karolina, Maria Estela; Santoso, Ferry; Sebong, Perigrinus Hermin
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2025): JAMBI MEDICAL JOURNAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmj.v13i2.43241

Abstract

Background: Primary Healthcare Centers, or Puskesmas, are vital in delivering the Minimum Health Service Standard (MHSS) for maternal and child health. This study aims to analyze the performance outcomes of maternal and child health services based on MHSS and to identify the health worker and socio-demographic factors that influence MHSS achievement in Bengkayang District. Method: This study utilized two approaches: cross-sectional exploration and situational analysis based on reviews at the health management level and health service units in the district. It was conducted from August to October 2020 at three Primary Healthcare Centers in Bengkayang District, utilizing purposive sampling and involving 20 key informants. Results: The MHSS’s achievements in maternal and child health services and family planning programs varied. The K4 coverage at Puskesmas Ledo fell short of its target. Additionally, the percentage of childbirths assisted by health workers in the health facilities at Puskesmas Bengkayang, Ledo, and Jagoi Babang did not meet the national MHSS target. Coverage for the initial antenatal care visit and essential immunization targets at Puskesmas Ledo and Jagoi Babang also did not reach the national benchmarks. Furthermore, family planning service coverage at Puskesmas Jagoi Babang did not meet the established target, and the family planning data at Puskesmas Ledo was incomplete. Conclusion: The performance of MHSS in the Bengkayang District requires improvement. Additional efforts should encourage community engagement and partnerships to guarantee that trained health workers assist with all birth deliveries in health service facilities. The Puskesmas should also revise its recording and reporting processes related to family planning service indicators. Key Words: Minimum Health Service Standard, Maternal Health, Child Health, Family Planning.