Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Diversivikasi Olahan Pangan Lokal Ubi Kayu di Desa Kaongkeongke Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Pasar Wajo Azizu, Azelia Monica; Purnamasari, Wa Ode Dian; Hamar, Bahtiar; Bone, Abdul Hadi; Cahyani, Waode Sitti
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 6 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.676 KB) | DOI: 10.59110/rcsd.54

Abstract

Development of processed cassava commodity products so that it can improve the quality and high selling value when marketed by the community, especially cassava farmers. This effort is one of the strategies in maintaining and realizing food security through cassava diversification. This community service activity is to improve the skills of the community or cassava farmers in managing it into various foods that have high selling values with training. Service activities are carried out in Kaongkeongke Village, Buton Regency. The activity starts with the preparation of the materials and tools used. Next, the process of pounding the cassava becomes smooth to extract the starch which will be used as the basic ingredient for cake dough. After that all the wok is mixed to become a dough and steamed at a temperature of 80 - 100 oC. This training was carried out quite well and many people and cassava farmers attended and were enthusiastic in asking questions, so that the knowledge given in the form of training could be easily accepted by the participants.
Diversifikasi Pengolahan Abon Ikan di Desa Baruta Analalaki Bone, Abdul Hadi; Ismail, Ismail; Sayfullah, Muh.; Sitania, Yusti; Saputri, Ewis
Room of Civil Society Development Vol. 2 No. 3 (2023): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.961 KB) | DOI: 10.59110/rcsd.145

Abstract

Sumber daya perikanan di Desa Baruta Analalaki Kecamatan Sangia Wambulu sangat berpotensi untuk dikembangkan, salah satu diantaranya ikan teri. Namun sejalan dengan tingginya hasil tangkapan ikan teri menyebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat dalam sistim pengelolaan terpadu aneka produk yang berbahan dasar ikan teri sehingga akibatnya berpengaruh pada tingkat penjualan nelayan karena sering terjadi hasil tangkapan lebih. Tujuan dari PkM adalah untuk membantu mitra dalam pengolahan produk ikan teri untuk menghasilkan pendapatan, pengembangan mata pencaharian alternatif dalam meningkatkan keterampilan dalam mengelola ikan teri menjadi aneka makanan yang memiliki nilai jual yang tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di desa baruta analalaki, kecamatan sangia wambulu kabupaten buton tengah. Metode pelaksanaan melalui survei, pendampingan dan dokumentasi. Kegiatan dimulai dari tahap perizinan, persiapan alat dan bahan yang digunakan dalam pengolahan abon ikan teri. Selanjutnya proses penumbukan ikan teri menjadi halus dicampurkan dengan racikan bumbu kemudian digoreng hingga masak selanjutnya dikemas dan pemberian label produk. Berdasarkan hasil pengamatan, kegiatan ini terlaksana dengan baik dihadiri oleh ibu-ibu rumah tangga (IRT) yang telah mendapatkan ilmu pengetahuan dasar tentang penanganan dan pengolahan hasil produk perikanan serta desain label produk yang diberi nama “Abon ikan teri khas Desa Baruta Analalaki”
EDUKASI KEPADA MASYARAKAT TENTANG PENERAPAN ALAT BANTU PENANGKAPAN RUMPON DI TELUK BUTON DESA DONGKALA KABUPATEN BUTON Abdul Hadi Bone; Bahtiar Hamar; Waode Sitti Cahyani; L.M. Junaidin Sirza; Salmatia Salmatia; Kasman Kasman
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 12: Desember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumpon sebagai alat bantu untuk mengumpulkan ikan dengan menggunakan berbagai bentuk dan jenis pemikat atau atraktor dari benda padat yang berfungsi untuk memikat ikan agar dapat berkumpul. Rumpon mulai dipasang oleh nelayan di teluk buton sejak tahun 2005. P Tujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi masyarakat tentang penerapan alat bantu penangkapan rumpon. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat dilaksanakan pada hari senin, 10 Oktober 2023 di Desa Dongkala  Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Kegiatan ini dihadiri oleh 5 orang ketua kelompok nelayan dan masyarakat yang berhubungan langsung dengan segala aktifitas penangkapan dan berbagai jenis alat tangkap di teluk buton. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah Penggunaan alat bantu penangkapan rumpon sangat berbahaya bagi lingkungan laut apabila tidak diatur sedemikian rupa sehingga perlu adanya pemberian edukasi kepada nelayan tentang keberadaan rumpon untuk membantu memberikan informasi. Melalui pendekatan komunikasi dengan nelayan tentunya akan memberikan pengetahuan dan pemahaman dalam mengoperasikan alat bantu penangkapan rumpon.
Analisis Pendapatan Petani Rumput Laut (Eucheuma cottonii) Di Kelurahan Busoa, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan Purnamasari, Wa Ode Dian; Sirza, La Ode Muhammad Junaidin; Bone, Abdul Hadi; Hamar, Bahtiar; Sitania, Yusti
Media Agribisnis Vol. 8 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v8i1.6328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan pembudidaya rumput laut (Eucheuma cottonii) di Desa Busoa, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret dan April 2024. Populasi penelitian terdiri dari total 102 orang yang terlibat dalam budidaya rumput laut. Metode pemilihan sampel dilakukan secara purposive sampling, yaitu dengan memilih 10% dari seluruh populasi. Jumlah sampel dari penelitian ini adalah 10 orang. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif, dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pembudidaya rumput laut Eucheuma cottonii di Desa Busoa, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan melakukan upaya-upaya untuk menekan biaya dalam rangka memaksimalkan keuntungan. Hal ini terlihat dari rata-rata total biaya sebesar Rp. 3.812.616 dan rata-rata penerimaan sebesar Rp. 7.600.000, sehingga menghasilkan rata-rata keuntungan bersih sebesar Rp. 3.787.484.
Kegiatan Bersih Pantai sebagai Upaya Mengurangi Sampah di Kawasan Wisata Pantai Pulau Pendek Desa Boneatiro, Kecamatan Kapuntori, Kabupaten Buton Hamar, Bahtiar; Wa Ode Dian Purnamasari; LM. Junaidin Sirza; Abdul Hadi Bone; Waode Sitti Cahyani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pkm.v8i2.6833

Abstract

Kawasan wisata pantai merupakan salah satu destinasi yang menarik bagi wisatawan. Namun, seringkali menghadapi permasalahan sampah yang dapat mengurangi kualitas lingkungan dan daya tarik wisata. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolektif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat lokal, dan wisatawan, untuk mengatasi permasalahan ini secara berkelanjutan. Pengabdian ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap kecintaan dan kesadaran terhadap lingkungan khususnya ekosistem laut serta membangun kesadaran tentang dampak sampah plastik terhadap lingkungan dan kesehatan manusia di kawasan wisata pantai Pulau Pendek, Desa Boneatiro, Kabupaten Buton. Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan metode teori dan praktek. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat penting menjaga kebersihan pantai yang menjadi objek wisata, sehingga dapat menjadi daya tarik wisatawan. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan pantai dan keberlanjutan lingkungan. Partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan komunitas lokal, menjadi faktor kunci keberhasilan program ini. Berdasarkan hasil pengabdian dapat disimpulkan bahwa kegiatan bersih pantai tidak hanya berkontribusi pada pengelolaan sampah tetapi juga mendorong pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usaha Home Industri Ikan Asap Di Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau Olviana Repi, Jayanti; Purnamasari, Wa Ode Dian; Bone, Abdul Hadi
Media Agribisnis Vol. 8 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v8i2.6539

Abstract

Usaha Home Industri pengolahan ikan asap di Kelurahan Sulaa Betoambari Kota Baubau telah beroperasi sejak tahun 2021, namun tidak diketahui sampai sejauh ini apakah usaha ini layak dikembangkan secara ekonomi dan finansial terutama terkait dengan adanya pendapatan yang tidak stabil akibat kenaikan biaya-biaya operasional dan ketersediaan bahan baku yang berkaitan pasokan ikan yang menjadi komuditas usaha. Tujuan penelitian untuk mengestimasi tingkat keuntungan usaha dan menganalisis kelayakan usaha home industri pengolahan ikan asap. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau mulai dari bulan Agustus hingga September 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa keuntungan yang diperoleh dari usaha home industri pengolahan ikan asap senilai Rp. 18.401.556,-/bulan. Analisis finansial R/C ratio pengolahan ikan asap menunjukkan angka 1,08 yang artinya usaha ini layak dikembangkan.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Nelayan di Desa Dongkala Kabupaten Buton Abdul Hadi Bone
Assoeltan: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 1 No. 4 (2023): Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/assoeltan.v1i4.99

Abstract

The coastal and marine areas in Dongkala village are areas that have the potential to provide various benefits to support community survival. This research aims to determine the factors that influence fishermen’s income. The research was carried out in Dongkala village, Buton regency starting from October to November 2023. The research method used quantitative descriptive methods, multiple linear regression analysis models with the help of SPSS v.17.0 software. The sample used was 50 fishermen respondents who were determined using a purposive sampling technique. The results of research partially show that capital, experience, fish prices and education level have a significant effect on fishermen’s income, while simultaneously the variables of fish price, and education level have a significant effect on fishermen’s income in Dongkala village, Buton regency. The policy that needs to be taken from the results of this research is to optimize the ship operational assistance program for fishermen in order to increase the number of catches, the impact of which will provide regional income levels.
SOSIALISASI PENANGANAN KESEHATAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR PANTAI KALUKU KOTA BAUBAU DI ERA PANDEMI COVID-19 Failu, Ismail; Hamar, Bahtiar; Bone, Abdul Hadi; Azizu, Azelia Monica
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 3 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i3.495

Abstract

Pesisir pantai Kaluku terletak di wilayah Kota Baubau mempunyai sumberdaya laut yang sangat melimpah, salah satu diantaranya adalah rumput laut. Masyarakat pantai Kaluku didominasi oleh mata pencaharian sebagai nelayan yang aktivitasnya membudidayakan rumput laut, namun kendala yang dihadapi adalah adanya pengaruh pada pertumbuhan rumput laut yang disebabkan oleh hama penyakit yang menempel dan kurangnya pengetahuan tentang penggunaan teknologi pengembangan pertumbuhan rumput laut. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada masyarakat terhadap penanganan kesehatan rumput laut secara efektif guna meningkatkan taraf pendapatan Ekonomi Masyarakat Pesisir Pantai Kaluku Kota Baubau melalui produksi rumput laut di era pandemi Covid-19. Kegiatan PkM ini dimulai dengan konsultasi ke Pemerintah Desa dan koordinasi dengan pihak mitra, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi dan pelatihan penanganan kesehatan rumput laut. Hasil dari kegiatan adalah terbentuknya mitra produksi yang memproduksi rumput laut beserta pemasarannya. Selain itu, produk rumput laut akan dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan oleh-oleh khas Kota Baubau, Kampung Lingkungan Kaluku
Diversivikasi Olahan Pangan Lokal Ubi Kayu di Desa Kaongkeongke Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Pasar Wajo Azizu, Azelia Monica; Purnamasari, Wa Ode Dian; Hamar, Bahtiar; Bone, Abdul Hadi; Cahyani, Waode Sitti
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 6 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.54

Abstract

Development of processed cassava commodity products so that it can improve the quality and high selling value when marketed by the community, especially cassava farmers. This effort is one of the strategies in maintaining and realizing food security through cassava diversification. This community service activity is to improve the skills of the community or cassava farmers in managing it into various foods that have high selling values with training. Service activities are carried out in Kaongkeongke Village, Buton Regency. The activity starts with the preparation of the materials and tools used. Next, the process of pounding the cassava becomes smooth to extract the starch which will be used as the basic ingredient for cake dough. After that all the wok is mixed to become a dough and steamed at a temperature of 80 - 100 oC. This training was carried out quite well and many people and cassava farmers attended and were enthusiastic in asking questions, so that the knowledge given in the form of training could be easily accepted by the participants.
Diversifikasi Pengolahan Abon Ikan di Desa Baruta Analalaki Bone, Abdul Hadi; Ismail, Ismail; Sayfullah, Muh.; Sitania, Yusti; Saputri, Ewis
Room of Civil Society Development Vol. 2 No. 3 (2023): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.145

Abstract

Sumber daya perikanan di Desa Baruta Analalaki Kecamatan Sangia Wambulu sangat berpotensi untuk dikembangkan, salah satu diantaranya ikan teri. Namun sejalan dengan tingginya hasil tangkapan ikan teri menyebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat dalam sistim pengelolaan terpadu aneka produk yang berbahan dasar ikan teri sehingga akibatnya berpengaruh pada tingkat penjualan nelayan karena sering terjadi hasil tangkapan lebih. Tujuan dari PkM adalah untuk membantu mitra dalam pengolahan produk ikan teri untuk menghasilkan pendapatan, pengembangan mata pencaharian alternatif dalam meningkatkan keterampilan dalam mengelola ikan teri menjadi aneka makanan yang memiliki nilai jual yang tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di desa baruta analalaki, kecamatan sangia wambulu kabupaten buton tengah. Metode pelaksanaan melalui survei, pendampingan dan dokumentasi. Kegiatan dimulai dari tahap perizinan, persiapan alat dan bahan yang digunakan dalam pengolahan abon ikan teri. Selanjutnya proses penumbukan ikan teri menjadi halus dicampurkan dengan racikan bumbu kemudian digoreng hingga masak selanjutnya dikemas dan pemberian label produk. Berdasarkan hasil pengamatan, kegiatan ini terlaksana dengan baik dihadiri oleh ibu-ibu rumah tangga (IRT) yang telah mendapatkan ilmu pengetahuan dasar tentang penanganan dan pengolahan hasil produk perikanan serta desain label produk yang diberi nama “Abon ikan teri khas Desa Baruta Analalaki”