Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

SOSIALISASI PENANGANAN KESEHATAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR PANTAI KALUKU KOTA BAUBAU DI ERA PANDEMI COVID-19 Failu, Ismail; Hamar, Bahtiar; Bone, Abdul Hadi; Azizu, Azelia Monica
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 3 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i3.495

Abstract

Pesisir pantai Kaluku terletak di wilayah Kota Baubau mempunyai sumberdaya laut yang sangat melimpah, salah satu diantaranya adalah rumput laut. Masyarakat pantai Kaluku didominasi oleh mata pencaharian sebagai nelayan yang aktivitasnya membudidayakan rumput laut, namun kendala yang dihadapi adalah adanya pengaruh pada pertumbuhan rumput laut yang disebabkan oleh hama penyakit yang menempel dan kurangnya pengetahuan tentang penggunaan teknologi pengembangan pertumbuhan rumput laut. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada masyarakat terhadap penanganan kesehatan rumput laut secara efektif guna meningkatkan taraf pendapatan Ekonomi Masyarakat Pesisir Pantai Kaluku Kota Baubau melalui produksi rumput laut di era pandemi Covid-19. Kegiatan PkM ini dimulai dengan konsultasi ke Pemerintah Desa dan koordinasi dengan pihak mitra, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi dan pelatihan penanganan kesehatan rumput laut. Hasil dari kegiatan adalah terbentuknya mitra produksi yang memproduksi rumput laut beserta pemasarannya. Selain itu, produk rumput laut akan dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan oleh-oleh khas Kota Baubau, Kampung Lingkungan Kaluku
Diversivikasi Olahan Pangan Lokal Ubi Kayu di Desa Kaongkeongke Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Pasar Wajo Azizu, Azelia Monica; Purnamasari, Wa Ode Dian; Hamar, Bahtiar; Bone, Abdul Hadi; Cahyani, Waode Sitti
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 6 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.54

Abstract

Development of processed cassava commodity products so that it can improve the quality and high selling value when marketed by the community, especially cassava farmers. This effort is one of the strategies in maintaining and realizing food security through cassava diversification. This community service activity is to improve the skills of the community or cassava farmers in managing it into various foods that have high selling values with training. Service activities are carried out in Kaongkeongke Village, Buton Regency. The activity starts with the preparation of the materials and tools used. Next, the process of pounding the cassava becomes smooth to extract the starch which will be used as the basic ingredient for cake dough. After that all the wok is mixed to become a dough and steamed at a temperature of 80 - 100 oC. This training was carried out quite well and many people and cassava farmers attended and were enthusiastic in asking questions, so that the knowledge given in the form of training could be easily accepted by the participants.
Diversifikasi Pengolahan Abon Ikan di Desa Baruta Analalaki Bone, Abdul Hadi; Ismail, Ismail; Sayfullah, Muh.; Sitania, Yusti; Saputri, Ewis
Room of Civil Society Development Vol. 2 No. 3 (2023): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.145

Abstract

Sumber daya perikanan di Desa Baruta Analalaki Kecamatan Sangia Wambulu sangat berpotensi untuk dikembangkan, salah satu diantaranya ikan teri. Namun sejalan dengan tingginya hasil tangkapan ikan teri menyebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat dalam sistim pengelolaan terpadu aneka produk yang berbahan dasar ikan teri sehingga akibatnya berpengaruh pada tingkat penjualan nelayan karena sering terjadi hasil tangkapan lebih. Tujuan dari PkM adalah untuk membantu mitra dalam pengolahan produk ikan teri untuk menghasilkan pendapatan, pengembangan mata pencaharian alternatif dalam meningkatkan keterampilan dalam mengelola ikan teri menjadi aneka makanan yang memiliki nilai jual yang tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di desa baruta analalaki, kecamatan sangia wambulu kabupaten buton tengah. Metode pelaksanaan melalui survei, pendampingan dan dokumentasi. Kegiatan dimulai dari tahap perizinan, persiapan alat dan bahan yang digunakan dalam pengolahan abon ikan teri. Selanjutnya proses penumbukan ikan teri menjadi halus dicampurkan dengan racikan bumbu kemudian digoreng hingga masak selanjutnya dikemas dan pemberian label produk. Berdasarkan hasil pengamatan, kegiatan ini terlaksana dengan baik dihadiri oleh ibu-ibu rumah tangga (IRT) yang telah mendapatkan ilmu pengetahuan dasar tentang penanganan dan pengolahan hasil produk perikanan serta desain label produk yang diberi nama “Abon ikan teri khas Desa Baruta Analalaki”
ANALYSIS OF CULTIVATION WATER QUALITY FROM PHYSICAL TERMS OF WATERS IN SANGIA WAMBULU DISTRICT, CENTRAL BUTTON DISTRICT Failu, Ismail; Hamar, Bahtiar; Bone, Abdul Hadi; Sitania, Yusti
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 1 No 2 (2021): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v1i2.226

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendemonstrasikan kelayakan budidaya ikan dan rumput laut di perairan sekitar Kecamatan Sangia Wambulu, ditinjau dari aspek fisika perairan. Penelitian dilaksanakan mulai bulan April sampai dengan Mei 2021 bertempat di Perairan Kecamatan Sangia Wambulu Kabupaten Buton Tengah. Alat yang digunakan pada penelitian adalah : Seichidisk, Termometer, Refraktometer, Perahu, Senter, Layangan arus, Tali raffia, Stopwatch dan Waterpass. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah air sampel yang diambil dari Spot yang sudah ditentukan lokasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis. Metode deskriptif analitis dapat diartikan sebagai prosedur penelitian yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa ataupun kejadian, menggambarkan variabel demi variabel serta mengumpulkan informasi berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana adanya, kemudian di analisis (Hasan, 2002). Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Purposive Sampling. Purposive Sampling adalah pengambilan sampel berdasarkan keperluan penelitian, artinya setiap unit atau individu yang diambil dari populasi dipilih dengan sengaja berdasar pertimbangan tertentu (Purwanto dan Dyah, 2007). Berdasarkan hasil pengamatan dan pembahasan yang telah dilakukan maka pentingnya menarik beberapa kesimpulan yaitu : Parameter fisik yaitu suhu perairan berkisar 26 hingga 28º C, salinitas 29 - 31 ppt, kecerahan 5 hingga 7,3 m, dan kecepatan arus 7,01 - 11,38 cm/detik. Secara umum keberadaan kualitas air fisik; suhu dan kecerahan masih berada pada kondisi yang relatif baik. Pada dasarnya perairan Kecamatan Sangia Wambulu yakni sekitar Desa Baruta Analalaki, Baruta Doda dan Tolandona masih dapat di gunakan usaha budidaya.
Study of Phytoplankton Abundance in Waters of Baruta Analalaki Village, Sangia Wambulu District, Central Buton District Bone, Abdul Hadi; Failu, Ismail; Sirza, L. M. Junaidin
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 3 No 1 (2023): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v3i1.2104

Abstract

Fitoplankton adalah salah satu mikroorganisme autotrof yang perperan penting dalam mengubah bahan anorganik menjadi bahan organik yang hidup melayang di permukaan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi fitoplankton di Perairan Desa Baruta Analalaki, Kecamatan Sangia Wambulu Kabupaten Buton Tengah. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Oktober sampai dengan November 2022. Alat yang digunakan yaitu Seichidisk, Termometer, Refraktometer, dan Planktonnet. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah sampel air yang diambil dari lokasi dan sudah ditentukan pada saat pagi, siang, dan sore hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive random sampling, yaitu Metode yang digunakan untuk memudahkan peneliti dalam menentukan lokasi sampling sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh peneliti (Hadi, 2004). Hasil penelitian Menunjukkan bahwa ditemukan tiga kelas fitoplankton yaitu dari kelas Bacillariophyceae, Chlorophyceae, dan Dinophyceae. Dari ketiga kelas tersebut yang paling banyak ditemukan dari kelas Bacillariophyceae. Tingkat kelimpahan fitoplankton tergolong cukup subur yakni terjadi pada siang hari pada jam 12.00-14.00 ditemukan 968-1120 jenis, sedangkan pada pagi dan sore hari justru kelimpahan fitoplankton tergolong sedang. Indeks keanekaragaman rata-rata masuk kategori sedang, namun pada jam 14.00 ditemukan indeks keanekaragaman tinggi yaitu 3,05. Selanjutnya indeks keseragaman menunjukkan kategori rendah. Hal ini disebabkan karena adanya persaingan ruang dan makanan antar jenis fitoplankton. Dominansi pun tergolong rendah artinya tidak ada spesies yang mendominasi. Uji korelasi Pearson antara kelimpahan fitoplankton dan parameter kualitas air memiliki kaitan yang sangat kuat dengan nilai r = 0,715 (kecerahan), dan r = 0,526 (suhu). Analisis regresi memiliki persamaan Y = 1761+183X1+126X2. Hasil tersebut menunjukkan koefisien perbandingan kecerahan dan suhu bernilai positif yang artinya jika terjadi peningkatan sebesar 1 cm maka tingkat kelimpahan fitoplankton akan naik sebesar 183 atau 126 dengan asumsi parameter lainnya konstan. Berdasarkan hasil tersebut, nilai kecerahan dan suhu yang tinggi menunjukkan kelimpahan fitoplankton juga tinggi di Perairan Desa Baruta Analalaki.
Workshop Strategi Peningkatan Reputasi Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Manajemen Akun SINTA Bagi Dosen Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Perairan Universitas Muhammadiyah Buton Findra, Muhammad Nur; Cahyani, Waode Sitti; Sirza, LM Junaidin; Subur, Riyadi; Ajo, Antasalam; Hamar, Bahtiar; Failu, Ismail; Bone, Abdul Hadi; Wardana, Wardana
Jurnal Pengabdian Khairun Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jepk.v3i1.8114

Abstract

Dalam mendukung terlaksananya tridarma perguruan tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi setiap tahunnya membuka kesempatan bagi para dosen untuk mengusulkan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Beberapa tahun terakhir, pengusulan proposal ini telah menetapkan skor SINTA (Score Overall) sebagai salah satu persyaratan wajib bagi ketua pengusul dan terjadi peningkatan persyaratan skor SINTA minimal di setiap tahunnya. Fenomena peningkatan persyaratan skor SINTA ini mengakibatkan banyaknya dosen menjadi tidak eligible untuk mengajukan usulan, termasuk dosen di Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Perairan (PSDP) Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton). Melihat permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan kegiatan pengabdian berupa workshop untuk mengelola akun SINTA sebagai strategi dalam meningkatkan reputasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya bagi dosen Program Studi PSDP UM Buton. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2024 yang bertempat di Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Buton, Baubau, Sulawesi Tenggara. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari beberapa tahapan pelaksanaan, yaitu penyampaian materi oleh narasumber, pendampingan dan diskusi, serta evaluasi dan penutupan. Kegiatan ini telah berhasil dilaksanakan dan mencapai target luaran yang diharapkan. Pelaksanan kegiatan ini telah memberikan hasil yang signifikan pada peningkatan skor SINTA dosen Program Studi PSDP UM Buton. Setelah mengikuti workshop ini juga beberapa dosen telah memenuhi persyaratan untuk mengusul proposal pengabdian kepada masyarakat (skema PKM) dengan skor sinta overall di atas 50, dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan pengabdian kepada masyarakat.