Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada pembelajaran IPAS Tentang Bagian dan Fungsi Tubuh Tumbuhan Dengan Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi di UPTD SDN 38 Biringkaloro Maros Herul, Herul; Pada, Amir; Muhlisa, Nurul
Global Journal Basic Education Vol 3 No 1 (2024): Februari
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35458/gjp.v3i1.1318

Abstract

Penelitian mengenai Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas IV pada mata pelajaran IPAS dengan Materi Bagian dan Fungsi Tubuh Tumbuhan Menggunakan Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi. Yang dilatar belakangi oleh rendahnya persentase keberhasilan siswa mencapai nilai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran ( KKTP )dan kurangnya keaktifan siswa dalam peroses pembelajaran. Untuk itu peneliti bertujuan meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa dalam perbaikan pembelajaran yang akan dilaksanakan. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus dimulai dari tanggal 10 Juli sampai 24 Juli 2023, dengan subjek penelitian siswa kelas V UPT SDN 38 Biringkaloro Kabupaten Maros yang berjumlah 26 siswa,yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan.. Data yang dikumpulkan melalui metode observasi atau pengamatan langsungi. Dari penelitan yang dilakukan sebanyak 2 siklus, hasil belajar selalu meningkat, di siklus I meningkat sebanyak 20 %, siklus II 35 % dan Pada siklus II keberhasilan belajar mencapai 100%, peningkatan hasil belajar karena peneliti mengganti model pembelajaran yang tepat, model pembelajaran yang digunakan yaitu pendekatan pembelajaran berdiferensiasi . Dari hasil penelitian, peneliti berkesimpulan bahwa dengan menggunakan Pendekatan pembelajaran Berdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV UPT SDN 38 Biringkaloro dengan materi Bagian dan Fungsi Tubuh Tumbuhan
Pengaruh Project Bassed Learning Model Terhadap Kemampuan Pengetahuan (Permainan Bola Basket) Siswa Sekolah Menengah Pertama Saputra, Irawan Eka; Herul, Herul; Suherman, Asep; Rahayu, Ega Trisna
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 21 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10077181

Abstract

Project-Based Learning (PBL) merupakan model pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan melalui pengalaman praktis dalam konteks proyek. Dalam konteks pembelajaran olahraga bola basket, model pembelajaran berbasis proyek ini dapat diterapkan untuk mengajar teknik-teknik dasar seperti passing (chest pass, bounce pass, dan overhead pass) serta shooting. Pada model pembelajaran ini, siswa akan terlibat dalam proyek nyata yang menuntut mereka untuk menerapkan teknik-teknik passing dan shooting dalam situasi permainan sebenarnya. Mereka akan bekerja dalam tim untuk merancang strategi permainan, mengidentifikasi kebutuhan individu, dan melaksanakan latihan yang relevan dengan tujuan proyek. Melalui proyek ini, siswa akan mengembangkan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip dan teknik-teknik passing serta shooting dalam bola basket. Mereka akan belajar tentang posisi dan gerakan yang tepat, koordinasi mata dan tangan, kekuatan dan akurasi, serta faktor-faktor lain yang berpengaruh dalam melaksanakan teknik-teknik tersebut.
KERAJINAN TANGAN BERBAHAN DASAR KORAN SEBAGAI ALAT PENINGKATAN EKONOMI Humaira, Megan Asri; Muhdiyati, Iyon; Anggraeni, Anggi Sekar; Putri D, Bunga; Herul, Herul; Paujiah, Lutfia; Fauziah, Nurul; Rahmawati, Rahmawati; Siti Muti’ah, Siti; Fauziah, Siva
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2019): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.059 KB) | DOI: 10.30997/qh.v5i1.1642

Abstract

Ekonomi kreatif merupakan suatu konsep untuk melakukan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan berbasis kreativitas. Dalam menyelenggarakan perbaikan perekonomian di Kampung Goleah dibutuhkan suatu inovasi baru yang membuat kampung tersebut memiliki mata pencaharian selain bertani dan berkebun. Salah satu upaya dalam peningkatan perekonomian di Kampung Goleah ialah dengan melakukan pelatihan pembuatan kerajinan tangan berbahan dasar koran di Kampung Goleah Desa Sukagalih. Dengan tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah tersebut, khususnya melakukan pendampingan kepada ibu-ibu untuk membuat sebuah karya dari Koran bekas. Hasilnya, karya yang terbuat dari Koran bekas tersebut dapat dijual dan meningkatkan perekonomian mereka.
Model Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini pada Peserta Didik Sekolah Dasar: Sebuah Kajian Literatur (2015–2025) Herul, Herul; Widiarti, Nuni; Widiyatmoko, Arif
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.82699

Abstract

Fenomena pernikahan dini masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia, terutama pada wilayah 3T (Terpencil,Terluar,dan Tertinggal) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan karakter dalam mencegah pernikahan dini pada peserta didik usia sekolah dasar selama periode 2015–2025. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan model PRISMA terhadap 31 artikel.terdiri dari  16 Jurnal nasional dan 15 Jurnal internasional yang membahas hubungan antara pendidikan karakter, pendidikan dasar, serta pencegahan pernikahan dini. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa pendidikan karakter berperan penting dalam membentuk nilai moral, tanggung jawab, dan kesadaran diri peserta didik terhadap pentingnya menunda pernikahan. Integrasi nilai-nilai lokal, literasi budaya, dan dukungan keluarga menjadi faktor utama keberhasilan model pendidikan karakter. Kajian ini juga menemukan bahwa media inovatif seperti e-comic dan sekolah pranikah efektif meningkatkan kesadaran remaja dan orang tua. Oleh karena itu, pendidikan karakter yang terintegrasi dengan kearifan lokal, keluarga, dan kebijakan sekolah menjadi strategi preventif yang potensial dalam menekan angka pernikahan dini di Indonesia.