Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN KESEJAHTERAAN PETERNAK DI DESA TEGALREJO KABUPATEN BLITAR Rahmad, Hadi; khalida, Zulfa; Putranti, Eti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v12i1.6689

Abstract

Most breeders used fresh green feed for theirs sheep or goat. They had not added concentrate feed because they did not know the exact dosage for processing concentrate and the feed machine's capabilities were limited. The Team has made a mixing machine and bought a grinding machine to be given for the breeders' association in Desa Tegalrejo. The Team has also trained breeders to make concentrate. The results of evaluation show that 100% of breeders strongly agree that PPM activities gave the effect of increasing competitiveness
Penerapan Aplikasi Kasir Sederhana Berbasis Visual Basic V6 pada UMKM Tembakau Mili Mukti Kota Kediri: Implementation of a Simple Cashier Application Based on Visual Basic V6 at the Mili Mukti Tobacco MSME in Kediri City Putranti, Eti; Rahmad, Hadi; Aalin, Elmi Rakhma; Khalida, Zulfa; Athoillah, Ahmad Saifi
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terintegrasi Vol. 10 No. 1 (2025): December
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jindeks.v10i1.7669

Abstract

UMKM Tembakau Mili Mukti merupakan salah satu UMKM yang bergerak di bidang perdagangan jual beli tembakau linting yang belum melakukan pencatatan transaksi secara terkomputerisasi sehingga menyebabkan ketertinggalan teknologi dalam mengelola usaha yang dijalankan. UMKM Tembakau Mili Mukti tidak menyadari manfaat dari penggunaan teknologi, yaitu meningkatkan efisiensi operasional kegiatan usaha. Aplikasi kasir sederhana Visual Basic 6 dapat membantu memperlancar kegiatan operasional terutama transaksi penjualan. Adapun tujuan pendampingan penerapan aplikasi kasir sederhana untuk memberikan kemudahan pada mitra untuk menginput data transaksi penjualan dan mempermudah dalam menyusun laporan keuangan sederhana, sehingga data penjualan dan nilai laba yang dihasilkan lebih akurat. Pendampingan ini dimulai dari awal, koordinasi tim, koordinasi tim dan mitra, pendampingan aplikasi secara berkelanjutan selama tiga bulan. Mitra mendapatkan manfaat dari pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, kemudahan dalam menggunakan aplikasi menjadikan mitra lebih mudah dalam mengkontrol usaha yang dijalankan. Omzet penjualan dapat terlihat lebih akurat dan laba yang dihasilkan sesuai dengan harapan mitra, terlihat dari kenaikan omzet dari bulan bulan Juni ke September sebesar 142,5%. Mitra dapat lebih mudah dalam melakukan penyusunan laporan keuangan sederhana terutama untuk laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas dan laporan posisi keuangan, dengan hasil evaluasi yang menunjukkan sebesar 75% peserta menyatakan mudah dalam menggunakan aplikasi dan 83% peserta menyatakan puas selama mendapatkan pendampingan.
Aplikasi Mesin Pengayak Arang Tempurung Kelapa Guna Meningkatkan Produktivitas Di UD. Arang Tempurung Blitar Arif, Saiful; Rahmad, Hadi; Susanto, Riswan Eko Wahyu; Hamidah, Fitria Nur; Widyastuti, Ratna
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v6i1.16742

Abstract

UD Arang Tempurung is a trading business engaged in the production of coconut shell charcoal and coconut shell charcoal powder. The sieving system is driven by a combustion motor which results in an unstable rotation. This affects the sieve yield and requires skilled personnel for treatment. The filter material is made of a material that is less corrosion resistant. The next problem is that workers have not used personal protective equipment (PPE) while working so they are vulnerable to respiratory diseases due to a polluted work environment. To overcome these problems, the PkM team designed problem solving with the following stages: (1) Problem mapping, (2) Problem solving, (3) Tool development, (4) Tool socialization (5) Partner Productivity Monitoring Evaluation (6) Safety and Health Socialization Work (K3). The use of a sifter with an electric motor is proven to reduce operating costs by up to 90%. In addition to operational costs that can be reduced, operating time per 1.3 tons of production also experiences an efficiency of up to 20%. The knowledge of partners regarding the operation of tools and the application of K3 at work has also increased. This is indicated by the application of the use of PPE including masks when working. Partners have also paid attention to the placement and use of work tools better by considering K3 factors.
ANALISA THERMOELECTRIC TEC UNTUK MENINGKATKAN MASSA OKSIGEN O2 PADA PROSES PEMBAKARAN MOTOR BAKAR Khalida, Zulfa; Rahmad, Hadi; Dewi, Yulia Puspa; Dewi, Kartika Chandra; Putranti, Eti
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i2.23548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Thermoelectric Cooler (TEC) sebagai sistem pendingin udara masuk terhadap performa mesin sepeda motor 110 cc. Sistem TEC dipasang pada saluran intake manifold dan diuji menggunakan dynamometer test untuk membandingkan karakteristik mesin pada kondisi dengan dan tanpa pendinginan udara masuk. Parameter yang dianalisis meliputi daya, torsi, dan Air Fuel Ratio (AFR). Hasil pengujian menunjukkan bahwa pendinginan udara masuk menyebabkan penurunan nilai AFR sebesar sekitar 4,8%, yang mengindikasikan peningkatan densitas udara dan massa oksigen yang masuk ke ruang bakar. Perubahan tersebut berkontribusi pada peningkatan performa mesin, dengan daya maksimum mencapai 6,58 HP pada putaran 5600 rpm, atau meningkat sekitar 1,8 HP dibandingkan kondisi tanpa penggunaan TEC. Namun demikian, efektivitas pendinginan masih dibatasi oleh tingginya kecepatan aliran udara masuk, sehingga diperlukan pengembangan desain sistem pendingin yang lebih optimal pada penelitian selanjutnya.