Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI “BINGKA KENTANG BANJAR” SEBAGAI SALAH SATU KULINER ASLI SUKU BANJAR Tsuraya Nur Syifa; Siti Desintha; Riky Azharyandi Siswanto
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suku Banjar adalah kelompok etnis terbesar yang mendiami provinsiKalimantan Selatan khususnya pada kota Banjarmasin. Suku ini merupakanketurunan Dayak yang sudah lama memeluk agama Islam. Salah satu kue yangterkenal dalam daerah itu adalah kue bingka. kuliner ini cukup diminati olehmasyarakat namun tidak banyak generasi muda dalam maupun luar daerah tahumengenai kue bingka. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang untuk mediainformasi mengenai kue bingka khas suku Banjar meliputi sejarah, variasi,pembuatan, dan penyajiannya secara menarik menggunakan prinsip desainkomunikasi visual. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara,dan studi pustaka. Hasil dari pengumpulan data menunjukkan bahwa kuliner inicukup diminati oleh masyarakat namun tidak banyak generasi muda dalam maupunluar daerah tahu mengenai kue bingka. Untuk menyelesaikan masalah tersebutdirancangnya buku ilustrasi sebagai media informasinya. Hasil perancangan inimembuktikan bahwa buku ilustrasi merupakan media yang tepat untuk memberipengetahuan dan pemahaman mengenai kuliner bingka kentang khas suku Banjarkepada masyarakat muda Indonesia.Kata kunci: Kuliner, Bingka, Ilustrasi
PERANCANGAN ENVIRONMENTAL GRAPHIC DESIGN TAMAN HUTAN KOTA PATRIOT BINA BANGSA BEKASI Aisya Zhafira; Siti Desintha; Riky Azharyandi Siswanto
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Hutan Kota Patriot Bina Bangsa adalah taman yang terletak di pusatKota Bekasi yang berperan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan memiliki nilaisimbol sejarah lokal dengan keberadaan Monumen Perjuangan Rakyat Bekasi.Taman ini memiliki luas sekitar tiga hektar dan hal ini menjadikan taman ini salahsatu ruang terbuka hijau dengan skala yang cukup besar pada Kota Bekasi. Namunberdasarkan observasi, Taman Hutan Kota Patriot Bina Bangsa belum dilengkapidengan sistem komunikasi visual seperti papan penunjuk arah, penanda area, sertapapan informasi yang memadai. Hal ini akan menyebabkan pengunjung kesulitandalam menemukan fasilitas umum, mengetahui zonasi ruang, serta tidak mengetahuiinformasi penting terkait Taman Hutan Kota Patriot Bina Bangsa. Berdasarkanfenomena dan permasalahan tersebut, perancangan Environmental Graphic Designdapat memudahkan pengunjung dalam berkunjung dan mendukung fungsi tamansebagai ruang terbuka hijau yang nyaman. Perancangan ini mengolah data denganstudi pustaka, wawancara, observasi di lapangan, serta menggunakan metodepenelitian kualitatif, metode analisis matriks perbandingan dan SWOT (Strength,Weakness, Opportunity, dan Threat) untuk menganalisis data yang telahdikumpulkan. Dengan perancangan signage dengan elemen visual seperti piktogrammenjadi solusi untuk mempermudah pengunjung dalam menemukan fasilitas yangtersedia. Hal ini membuktikan bahwa perancangan ini mendukung aspekkenyamanan dan pemahaman pengunjung terhadap lingkungan sekitarnya.Kata kunci: Environmental Graphic Design, Taman Hutan Kota, Bekasi.
PERANCANGAN GRAFIS LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL GRAPHIC DESIGN) DI TEMENGGUNG ABDUL JAMAL UNTUK MENDUKUNG SPORT TOURISM DI KOTA BATAM Rhaya Nawwari Bintang; Riky Azharyandi Siswanto; Siti Desintha
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Temenggung Abdul Jamal terletak di Provinsi Kepulauan Riau merupakan salah satukawasan olahraga yang populer di wilayah Sumatera. Berbagai acara tingkat regional, nasional,bahkan internasional rutin diselenggarakan secara bergantian di Temenggung Abdul Jamal. Olehkarena itu, pengembangan sport tourism di kawasan Temenggung Abdul Jamal dilakukan untukmeningkatkan pengalaman positif bagi wisatawan serta menciptakan dampak ekonomi yangberkelanjutan. Namun, kawasan Temenggung Abdul Jamal masih menghadapi berbagaikekurangan, khususnya dalam hal sistem informasi dan navigasi bagi pengunjung. Kurangnyapapan petunjuk arah dan papan informasi mengenai empat sektor utama tidak sebandingdengan luas kawasan yang mencapai 20 hektar. Selain itu, sistem informasi dan navigasi yangada belum mencerminkan identitas dan citra kawasan, sehingga mengurangi nilai estetikanya.Penelitian ini merupakan studi terapan yang menggunakan metode kualitatif. Teknikpengumpulan data meliputi wawancara, kuesioner, dan observasi, Selanjutnya, data yangdiperoleh dianalisis dengan metode deskriptif, matriks perbandingan, dan SWOT. Solusi visualynag diusulkan berupa penerapan sistem environmental graphic design (EGD) secara fungsional.Melalui solusi ini, diharapkan dapat mempermudah dan memberikan kenyamanan bagipengunjung, sekaligus memperkuat identitas dan citra Kawasan Temenggung Abdul Jamal.Kata kunci: Temenggung Abdul Jamal, sport tourism, signage, wayfinding, identitas visual
PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL DESTINASI WISATA PULAU LABENGKI SULAWESI TENGGARA Muhammad Dani Rahim Virsuk; Riky Azharyandi Siswanto; Siti Desintha
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergeseran industri pariwisata global, terutama dari Asia Tenggara, telah sangatdipengaruhi oleh pandemi COVID-19. Akibatnya, wisatawan dari berbagai wilayah sepertiIndonesia kini lebih memilih untuk mengunjungi destinasi alam yang jauh dari keramaian.Preferensi seperti ini sebagian besar diucapkan oleh para profesional kelas menengah ke atasyang berusia 25-45 tahun dari Jakarta, Surakarta, dan Makassar, yang terbiasa denganperjalanan yang lebih praktis dan disesuaikan. Dalam hal ini, Pulau Labengki di KabupatenKonawe Utara yang terletak di Sulawesi Tenggara memiliki keindahan alam yang melimpahdan suasana yang tenang yang secara optimis dapat menjadi daya tarik wisatawan. Namundemikian, kurangnya strategi sistem identitas menghambat pemasaran yang efektif sehinggacitra Pulau Labengki tidak dapat dibangun secara optimal di mata wisatawan. Penelitian inidifokuskan untuk mendefinisikan tujuan melalui pendekatan kualitatif dalam mempelajariidentitas visual dan branding Pulau Labengki melalui pemasaran pariwisata. Diharapkanmekanisme desain tersebut dapat menumbuhkan persepsi merek yang sesuai, reputasi,peningkatan daya saing, dan hubungan emosional terhadap alam, budaya, dan sejarah yangmelampaui tempat itu sendiri. Oleh karena itu, identitas visual berfungsi sebagai pilar utamadari branding profesional yang strategis yang memungkinkan kerangka kerja yang dinamisuntuk promosi pariwisata yang berkelanjutan di era digital. Kata kunci: identitas visual, destinasi wisata, Pulau Labengki.