Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI “BINGKA KENTANG BANJAR” SEBAGAI SALAH SATU KULINER ASLI SUKU BANJAR Tsuraya Nur Syifa; Siti Desintha; Riky Azharyandi Siswanto
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suku Banjar adalah kelompok etnis terbesar yang mendiami provinsiKalimantan Selatan khususnya pada kota Banjarmasin. Suku ini merupakanketurunan Dayak yang sudah lama memeluk agama Islam. Salah satu kue yangterkenal dalam daerah itu adalah kue bingka. kuliner ini cukup diminati olehmasyarakat namun tidak banyak generasi muda dalam maupun luar daerah tahumengenai kue bingka. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang untuk mediainformasi mengenai kue bingka khas suku Banjar meliputi sejarah, variasi,pembuatan, dan penyajiannya secara menarik menggunakan prinsip desainkomunikasi visual. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara,dan studi pustaka. Hasil dari pengumpulan data menunjukkan bahwa kuliner inicukup diminati oleh masyarakat namun tidak banyak generasi muda dalam maupunluar daerah tahu mengenai kue bingka. Untuk menyelesaikan masalah tersebutdirancangnya buku ilustrasi sebagai media informasinya. Hasil perancangan inimembuktikan bahwa buku ilustrasi merupakan media yang tepat untuk memberipengetahuan dan pemahaman mengenai kuliner bingka kentang khas suku Banjarkepada masyarakat muda Indonesia.Kata kunci: Kuliner, Bingka, Ilustrasi
PERANCANGAN ENVIRONMENTAL GRAPHIC DESIGN TAMAN HUTAN KOTA PATRIOT BINA BANGSA BEKASI Aisya Zhafira; Siti Desintha; Riky Azharyandi Siswanto
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Hutan Kota Patriot Bina Bangsa adalah taman yang terletak di pusatKota Bekasi yang berperan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan memiliki nilaisimbol sejarah lokal dengan keberadaan Monumen Perjuangan Rakyat Bekasi.Taman ini memiliki luas sekitar tiga hektar dan hal ini menjadikan taman ini salahsatu ruang terbuka hijau dengan skala yang cukup besar pada Kota Bekasi. Namunberdasarkan observasi, Taman Hutan Kota Patriot Bina Bangsa belum dilengkapidengan sistem komunikasi visual seperti papan penunjuk arah, penanda area, sertapapan informasi yang memadai. Hal ini akan menyebabkan pengunjung kesulitandalam menemukan fasilitas umum, mengetahui zonasi ruang, serta tidak mengetahuiinformasi penting terkait Taman Hutan Kota Patriot Bina Bangsa. Berdasarkanfenomena dan permasalahan tersebut, perancangan Environmental Graphic Designdapat memudahkan pengunjung dalam berkunjung dan mendukung fungsi tamansebagai ruang terbuka hijau yang nyaman. Perancangan ini mengolah data denganstudi pustaka, wawancara, observasi di lapangan, serta menggunakan metodepenelitian kualitatif, metode analisis matriks perbandingan dan SWOT (Strength,Weakness, Opportunity, dan Threat) untuk menganalisis data yang telahdikumpulkan. Dengan perancangan signage dengan elemen visual seperti piktogrammenjadi solusi untuk mempermudah pengunjung dalam menemukan fasilitas yangtersedia. Hal ini membuktikan bahwa perancangan ini mendukung aspekkenyamanan dan pemahaman pengunjung terhadap lingkungan sekitarnya.Kata kunci: Environmental Graphic Design, Taman Hutan Kota, Bekasi.
PERANCANGAN GRAFIS LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL GRAPHIC DESIGN) DI TEMENGGUNG ABDUL JAMAL UNTUK MENDUKUNG SPORT TOURISM DI KOTA BATAM Rhaya Nawwari Bintang; Riky Azharyandi Siswanto; Siti Desintha
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Temenggung Abdul Jamal terletak di Provinsi Kepulauan Riau merupakan salah satukawasan olahraga yang populer di wilayah Sumatera. Berbagai acara tingkat regional, nasional,bahkan internasional rutin diselenggarakan secara bergantian di Temenggung Abdul Jamal. Olehkarena itu, pengembangan sport tourism di kawasan Temenggung Abdul Jamal dilakukan untukmeningkatkan pengalaman positif bagi wisatawan serta menciptakan dampak ekonomi yangberkelanjutan. Namun, kawasan Temenggung Abdul Jamal masih menghadapi berbagaikekurangan, khususnya dalam hal sistem informasi dan navigasi bagi pengunjung. Kurangnyapapan petunjuk arah dan papan informasi mengenai empat sektor utama tidak sebandingdengan luas kawasan yang mencapai 20 hektar. Selain itu, sistem informasi dan navigasi yangada belum mencerminkan identitas dan citra kawasan, sehingga mengurangi nilai estetikanya.Penelitian ini merupakan studi terapan yang menggunakan metode kualitatif. Teknikpengumpulan data meliputi wawancara, kuesioner, dan observasi, Selanjutnya, data yangdiperoleh dianalisis dengan metode deskriptif, matriks perbandingan, dan SWOT. Solusi visualynag diusulkan berupa penerapan sistem environmental graphic design (EGD) secara fungsional.Melalui solusi ini, diharapkan dapat mempermudah dan memberikan kenyamanan bagipengunjung, sekaligus memperkuat identitas dan citra Kawasan Temenggung Abdul Jamal.Kata kunci: Temenggung Abdul Jamal, sport tourism, signage, wayfinding, identitas visual
PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL DESTINASI WISATA PULAU LABENGKI SULAWESI TENGGARA Muhammad Dani Rahim Virsuk; Riky Azharyandi Siswanto; Siti Desintha
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergeseran industri pariwisata global, terutama dari Asia Tenggara, telah sangatdipengaruhi oleh pandemi COVID-19. Akibatnya, wisatawan dari berbagai wilayah sepertiIndonesia kini lebih memilih untuk mengunjungi destinasi alam yang jauh dari keramaian.Preferensi seperti ini sebagian besar diucapkan oleh para profesional kelas menengah ke atasyang berusia 25-45 tahun dari Jakarta, Surakarta, dan Makassar, yang terbiasa denganperjalanan yang lebih praktis dan disesuaikan. Dalam hal ini, Pulau Labengki di KabupatenKonawe Utara yang terletak di Sulawesi Tenggara memiliki keindahan alam yang melimpahdan suasana yang tenang yang secara optimis dapat menjadi daya tarik wisatawan. Namundemikian, kurangnya strategi sistem identitas menghambat pemasaran yang efektif sehinggacitra Pulau Labengki tidak dapat dibangun secara optimal di mata wisatawan. Penelitian inidifokuskan untuk mendefinisikan tujuan melalui pendekatan kualitatif dalam mempelajariidentitas visual dan branding Pulau Labengki melalui pemasaran pariwisata. Diharapkanmekanisme desain tersebut dapat menumbuhkan persepsi merek yang sesuai, reputasi,peningkatan daya saing, dan hubungan emosional terhadap alam, budaya, dan sejarah yangmelampaui tempat itu sendiri. Oleh karena itu, identitas visual berfungsi sebagai pilar utamadari branding profesional yang strategis yang memungkinkan kerangka kerja yang dinamisuntuk promosi pariwisata yang berkelanjutan di era digital. Kata kunci: identitas visual, destinasi wisata, Pulau Labengki.
PERANCANGAN MEDIA INFORMASI ZINE PADA SENTRA ROTI GANG BABAKAN RAHAYU KOPO Athar Athallah Putra Harahap; Riky Azharyandi Siswanto; Siti Desintha
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sentra Roti Gang Babakan Rahayu Kopo adalah pusat produksi roti rumahanbersejarah di Bandung sejak 1980-an, yang berperan sebagai penggerak ekonomi lokal danpenyedia kerja inklusif. Namun, popularitasnya tergerus oleh tren bakery modern,membuatnya kurang dikenal oleh generasi muda, meskipun sentra ini sejatinya merupakanpelopor artisan bakery otentik. Minimnya media informasi yang mengangkat narasi mendalamtentang keunikan dan nilai historisnya menjadi masalah utama, di tengah minat kelompokmuda dewasa terhadap tempat-tempat legendaris. Oleh karena itu, proyek ini bertujuanmerancang zine sebagai media storytelling visual untuk mengenalkan kembali sentra roti ini secara lebih utuh. Menggunakan metode kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam, penelitian ini mengembangkan zine yang berfungsi ganda: sebagai arsip visual yang mendokumentasikan kearifan lokal industri roti tradisional, dan sebagai media promosi alternatif yang menyajikan cerita-cerita humanis di baliknya. Diharapkan, media zine ini dapat menampilkan potensi lokal secara lebih otentik dan menarik minat generasi muda untuk melestarikan warisan kuliner Bandung. Kata kunci: Sentra Roti Gang Babakan Rahayu Kopo, Zine, Media Informasi
Perancangan Website Interaktif Pawon Cengkir bagi UMKM Indramayu Dictiaz, Azie Iqrotsu; Desintha, Siti; Siswanto, Riky Azharyandi
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara agraris memiliki kekayaan hasil pertanian, salahsatunya mangga Cengkir dari Kabupaten Indramayu. Varietas Cengkir atau ManggaDermayu yang memiliki karakteristik unik baik dari segi rasa maupun tekstur.Meskipun memiliki potensi besar secara kualitas dan kuantitas, mangga Cengkirbelum banyak dikenal luas di luar daerah Indramayu. Kurangnya media promosimenjadi salah satu penyebab rendahnya daya jual dan pengenalan mangga ini secaranasional dan internasional, yang berdampak pada kesejahteraan petani dan pelakuUMKM lokal. Penelitian ini bertujuan merancang media digital berupa websiteinteraktif untuk memperkenalkan mangga Cengkir dan olahannya kepadamasyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah Desain Komunikasi Visual denganmenekankan aspek informatif, menarik, dan interaktif. Sasaran utamanya adalahpelaku UMKM usia 21–25 tahun di Indramayu yang membutuhkan media promosiinovatif. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, wawancara, dan studiliteratur. Hasilnya, website ini berfungsi sebagai media promosi dan pelestarianpotensi lokal bernilai budaya, serta menjadi jembatan komunikasi antara pelakuusaha dan konsumen dengan memanfaatkan visualisasi data dan teknologi digital.Kata kunci: Mangga Cengkir, UMKM, Website Interaktif
PERANCANGAN WEBSITE INFORMASI BUAH ALPUKAT SEBAGAI UPAYA UNTUK MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG KORONER Husein, Akhsan; Desintha, Siti; Siswanto, Riky Azharyandi
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit kardiovaskular atau salah satu penyakitnya dikenal sebagai penyakit jantungkoroner masih menjadi penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia. Di Indonesia, angkakematian akibat penyakit kardiovaskular mencapai 651.481 jiwa setiap tahun, yang terdiri dari331.349 kematian akibat stroke, 245.343 kematian karena penyakit jantung koroner, 50.620kematian akibat penyakit jantung hipertensi. Salah satu pencegahan penyakit jantung koroneradalah mengkonsumsi buah alpukat. Perancangan situs web mengenal lebih jauh mengenaipenyakit jantung koroner dan buah alpukatnya itu sendiri sebagai sarana informasi untukkhalayak. Perancangan ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptifdan cenderung menggunakan analisis, data diperoleh dari observasi, wawancara, studipustaka, dan kuesioner serta analisis datanya menggunakan analisis SWOT serta analisismatriks. Hasil dari perancangan situs web informasi ini diharapkan dapat menekan kasusterjadinya penyakit jantung koroner di Indonesia khususnya di Kota dan Kabupaten Bandung,selain itu khalayak dapat mengetahui bahwa salah satu upaya yang dapat mencegah penyakitjantung koroner yaitu dengan mengkonsumsi buah alpukat.Kata kunci: Situs web, Informasi, Buah alpukat, Jantung koroner.
STRATEGI KONTEN DIGITAL UNTUK TK YWKA BANDUNG UNTUK MENINGKATKAN AWARENESS LEMBAGA DI ERA INDUSTRI KREATIF Nina Nursetia Ningrum; Siti Desintha; Raden Daru Ramadinoto; Auliya Nurissilmi Kaafah; Khansa Nayara Salsabila; Annisa Mayra Detrias
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6847

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada Pelatihan Strategi Konten Digital untuk TK YWKA Bandung dalam rangka meningkatkan awareness lembaga di era industri kreatif. Transformasi digital saat ini menuntut lembaga pendidikan, termasuk taman kanak-kanak, untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi komunikasi dan strategi pemasaran berbasis konten. Rendahnya pemanfaatan media digital pada TK YWKA Bandung menjadi latar belakang utama dilaksanakannya program ini, karena berpotensi mengurangi daya tarik dan jangkauan informasi kepada masyarakat luas. Metode pelatihan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan analisis kebutuhan, pemberian materi teori dan praktik mengenai strategi konten digital (perencanaan, produksi, dan distribusi), serta pendampingan dalam pembuatan konten kreatif yang sesuai dengan identitas lembaga. Media yang digunakan meliputi platform sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business sebagai saluran utama komunikasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru maupun pengelola TK YWKA Bandung dalam menyusun kalender konten, memproduksi materi visual sederhana, dan mengelola akun media sosial secara efektif. Selain itu, pelatihan ini juga berdampak pada peningkatan citra lembaga dan memperluas jaringan komunikasi dengan orang tua maupun masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat eksistensi lembaga pendidikan anak usia dini di tengah kompetisi era industri kreatif, sekaligus memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan digital yang berkelanjutan bagi para pendidik.
Peningkatan Literasi Digital, Evaluasi Informasi, dan Komunikasi Visual Melalui Workshop Berbasis Komunitas pada Tapak Maca Kota Bandung, Jawa Barat Yelly Andriani Barlian; Siti Desintha; Ira Wirasari; Sri Nurbani; Sri Soedewi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3092

Abstract

Peningkatan akses terhadap teknologi digital belum selalu diikuti kemampuan masyarakat dalam memahami, mengevaluasi, serta memverifikasi informasi secara kritis. Berdasarkan observasi awal terhadap aktivitas Komunitas Tapak Maca Kota Bandung, Jawa Barat, peserta telah aktif menggunakan media sosial sebagai sumber informasi dan sarana komunikasi komunitas, tetapi masih menghadapi tantangan dalam memeriksa kebenaran informasi, membedakan fakta dan opini, serta memahami konteks pesan visual sebelum informasi dibagikan kembali. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan literasi digital, khususnya pada komunitas berbasis pendidikan informal yang aktif membangun budaya belajar masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk workshop literasi digital pada Komunitas Tapak Maca dengan tujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami informasi digital secara kritis, mengevaluasi pesan visual, serta mendorong kreativitas peserta dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana edukatif. Metode yang digunakan berupa workshop partisipatif dengan evaluasi pre-test dan post-test terhadap sepuluh indikator perilaku literasi digital. Kegiatan workshop meliputi diskusi tantangan informasi digital, simulasi evaluasi konten, pengenalan komunikasi visual, serta latihan menggunakan kerangka M.A.C.A. yaitu Mengamati, Ajukan Pertanyaan, Cek Konteks, dan Aksi Kreatif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor peserta dari 4,09 menjadi 4,44 atau meningkat sebesar 8,46%. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator kemampuan membedakan fakta dan opini sebesar 23,34% serta kecenderungan untuk tidak menyebarkan informasi tanpa verifikasi sebesar 22,73%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis literasi digital dan komunikasi visual mampu meningkatkan kemampuan peserta dalam menggunakan media digital secara lebih kritis dan bertanggung jawab. Manfaat kegiatan bagi komunitas terlihat melalui meningkatnya kesadaran peserta untuk memeriksa sumber informasi, membaca konteks visual secara lebih cermat, serta meningkatnya minat memanfaatkan media digital sebagai ruang produksi konten edukatif berbasis komunitas.
Membaca retorika visual dari keviralan unggahan Eugene sebagai narasi kampanye kesehatan mental di Instagram Siti Desintha; Sunarmi Sunarmi; Pande Made Sukerta; Eko Supriyanto
Jurnal Desain Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v13i4.3250

Abstract

Artikel ini membahas retorika visual dalam penyampaian kampanye kesehatan mental dari unggahan “Eugene” melalui akun @world_record_egg. Penelitian ini menganalisis bagaimana retorika visual pada enam unggahan foto beserta caption menyampaikan pesan mengenai tekanan sosial dan isu kesehatan mental. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif yang disampaikan secara naratif melalui observasi visual terhadap enam unggahan foto dan caption, serta studi pustaka dengan teori segitiga retorika sebagai kerangka analisis. Data visual berupa tangkapan layar enam unggahan, jumlah likes dan jumlah komentar dikumpulkan pada 06 Januari 2023 sebagai batas waktu pengambilan data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan kekuatan utama karya fotografi ini terletak pada gagasan yang diperkuat melalui komposisi, warna, tekstur dan angle fotografi sehingga mampu merepresentasikan simbol tekanan sosial sekaligus membangun kesadaran mengenai kesehatan mental. Temuan penelitian menunjukkan bahwa retorika visual pada unggahan “Eugene”, yang didukung oleh caption dan dipublikasikan melalui Instagram, dapat menjadi strategi komunikasi visual dalam menyampaikan pesan simbolik mengenai kesehatan mental. Penelitian ini berkontribusi pada kajian fotografi dan budaya visual digital dengan menunjukkan bahwa kesederhanaan visual yang didukung simbolisme yang kuat berpotensi membangun kesadaran sosial melalui media digital.