Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Action on health screening and education to disseminate and improve the health status of the elderly Widiyanti, Septi; Fibrila, Firda; Herlina, Herlina; Ridwan, M; Lestari, Gangsar Indah; Puspitaningrum, Elisa Murti
Indonesian Journal of Community Services Cel Vol. 3 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Community Services Cel
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70110/ijcsc.v3i1.57

Abstract

Indonesia has an alarming trend where from year to year the prevalence of degenerative diseases continues to increase, especially in the elderly. This condition is further exacerbated by the number of elderly people in Indonesia reaching 10.48% in proportion to 1 elderly person supported by the productive age population. In addition, there are still many elderly people who are vulnerable due to a lack of preparation both financially and non-financially. The implementation of this health screening action aims to stimulate the growth of disease prevention behavior in old age through education and disease screening activities. The methods used are counseling and health checks. As a result of this activity, 24 elderly people voluntarily participated in health screening. The health condition of the elderly in neighborhood V of Margodadi Village, South Metro District was identified. As many as 95.8% of the elderly are in an unhealthy condition. At least they have 1 problematic health indicator including BMI status, blood pressure, temporary blood glucose value, and uric acid. With details: hypertension 75% (18 elderly), high uric acid levels, 41.6% (10 elderly), and there is 1 elderly who has a malnutrition status based on BMI. It is important to provide assistance, especially for the elderly who are malnourished, to pay attention to food consumption that meets balanced nutritional standards. If possible, provide additional food such as mung bean porridge or other types and do physical activity to increase the metabolism of the elderly body which can support to improve the quality of life.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI PUSKESMAS TANJUNG PINANG KOTA JAMBI Puspitaningrum, Elisa Murti
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 1 No. 1 (2017): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v1i1.53

Abstract

AbstrakKekurangan energi kronik (KEK) merupakan salah satu masalah status gizi pada ibu hamil. Jumlah ibu hamil yang menderita KEK di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun 2007 sampai 2013, yaitu sebesar 15,7%. Data di Puskesmas Tanjung Pinang pada tahun 2015 terdapat 6,60% ibu hamil yang menderita KEK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan status gizi pada ibu hamil di Puskesmas Tanjung Pinang Kota Jambi tahun 2016. Penelitian ini bersifat deskriptif korelasi dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang memeriksakan kehamilan di Puskesmas Tanjung Pinang tahun 2016. Sampel berjumlah 62 responden dengan teknik Quota sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer dan analisis data menggunakan Chi Square dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki status gizi baik yaitu 51 ibu hamil (82,3%) dan minoritas responden yang memiliki status gizi kurang yaitu 11 ibu hamil. Pengetahuan tentang gizi pada ibu hamil, 31 responden (50%) memiliki pengetahuan baik. Berdasarkan uji Chi Square, ada hubungan pengetahuan dengan status gizi ibu hamil di Puskesmas Tanjung Pinang Kota Jambi. (p = 0,00). Kata kunci : status gizi, pengetahuan, kekurangan energi kronik, gizi ibu hamil  AbstractChronic energy deficiency is one of the problem of nutrition status in pregnant women. The number of pregnant women who suffered from chronic energy deficiency in Indonesia had increased from 2007 until 2013, that amounted to 15,7%. Data of Tanjung Pinang Health Center 2015 showed that there are 6,60% of pregnant women suffering from chronic energy deficiency. The purpose of this study was to determine the correlation between knowledge and nutrition statusof pregnant woman in Tanjung Pinang Primary Health Center by 2016. This reseach used descriptive correlation study with cross sectional design. The population of study was pregnant women who visited Tanjung Pinang Health Center during 2016. There were 62 respondents employed as the sample with Quota Sampling technique. This study used primary data in data collection and Chi Square Test in data analysis with the result α = 0.05. The results of study indicated that 51 respondents (82,3%) having good nutrition status while the other 11 respondents were in contrast. In accordance with knowledge level, 31 respondents (50%) having good knowledge. Based on Chi Square test there was a correlation between knowledge and pregnant women’s nutrition status in Tanjung Pinang Health Center of Jambi City (p = 0,00).  Keywords: nutrition status, knowledge, chronic energy deficiency, nutrition of pregnant women
Karakteristik Ibu Bersalin dengan Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSIA Annisa Kota Jambi Tahun 2022 Elisa Murti Puspitaningrum; Putri, Kristy Mellya Putri; Putri Dewi Anggraini
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan bayi risiko tinggi karena mempunyai kesakitan dan kematian lebih besar yang dikaitkan dengan kelahiran dan penyesuaian setelah lahir. Penyebab BBLR yaitu kurang gizi saat hamil, riwayat melahirkan prematur, usia kehamilan yang belum cukup bulan. Berdasarkan survey awal diperoleh bahwa 5 ibu yang melahirkan BBLR diperoleh 2 orang yang memiliki anak <3, 1 orang memiliki jarak kehamilan <2th, 2 orang lahir dengan umur kehamilan <37 minggu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik ibu bersalin dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di RSIA Annisa Kota Jambi bula. Jenis penelitian bersifat retrospektif. Jumlah sampel 31 responden, dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar ceklis dan dianalisis secara univariat. Sebagian besar usia responden resiko tinggi, yaitu 19 (54.3%), paritas responden resiko rendah, yaitu 24 (68.6%), jarak kehamilan responden resiko rendah, yaitu 21 (60%), usia kehamilan responden resiko tinggi, yaitu 25 (71,4%) dan sebagian besar mengalami BBLR, yaitu 30 (85,7%). Diharapkan RSIA Annisa untuk lebih meningkatkan kegiatan promosi sejak awal kehamilan untuk mencegah ternjadinya BBLR dan mengajarkan perawatan bayi BBLR di rumah.
Edukasi Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil Melalui Penyuluhan Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan di Puskesmas Simbarwaringin Martini, Martini; Puspitaningrum, Elisa Murti
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i2.1544

Abstract

Anemia pada ibu hamil tetap menjadi masalah kesehatan yang signifikan dan dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janin. Anemia, terutama akibat kekurangan zat besi, dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan janin, berat badan lahir rendah, dan peningkatan risiko kematian perinatal. Oleh karena itu, upaya pencegahan diperlukan melalui pendidikan dan peningkatan kesadaran di kalangan ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan anemia guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendidikan kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan sesi tanya jawab, didukung oleh media brosur dan poster. Target kegiatan ini adalah 15 ibu hamil di wilayah Puskesmas Simbarwaringin. Hasil menunjukkan bahwa peserta antusias mengikuti kegiatan dan terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai definisi, penyebab, dampak, dan pencegahan anemia. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 57,5 pada pre-test menjadi 83,5 pada post-test, dengan rata-rata kenaikan sebesar 26 poin.
The Relationship Between Breastfeeding History And Age At Menopause With Breast Cancer Incidence In The Oncology Surgery Room Of Jenderal Ahmad Yani Hospital Metro City Annisa Dwi Rachmawati; Sadiman Sadiman; Elisa Murti Puspitaningrum
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 12, No 5 (2026): Volume 12 Nomor 5 Mei 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v12i5.25828

Abstract

Kanker payudara merupakan kanker yang menempati peringkat pertama sebagai jenis kanker yang paling sering terjadi pada perempuan di seluruh dunia. Kanker payudara menjadi urutan 2 teratas dengan presentasi kasus 11,6% atau 2.296.480 wanita yang didiagnosis menderita kanker payudara, (WHO, 2022). Penyebab kanker payudara sampai saat ini belum diketahui secara pasti namun, ada faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan kanker payudara. Dampak kanker payudara meliputi aspek fisik, psikologis, sosial, ekonomi, dan spiritual, termasuk risiko penyebaran ke organ lain serta menjadi penyebab kematian. Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara riwayat menyusui dan usia menopause dengan kejadian kanker payudara pada wanita di Ruang Bedah Onkologi RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro. Penelitian ini merupakan penelitian case control. Populasi kasus adalah semua pasien wanita yang terdiagnosa kanker payudara yang ada di ruang bedah onkologi, populasi kontrol semua pasien wanita yang tidak terdiagnosis kanker payudara di ruang bedah onkologi, dengan sampel penelitian berjumlah 68 responden yang terdiri dari 34 sampel kasus dan 34 sampel kontrol. Analisis menggunakan uji chi-square dengan menentukan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian didapatkan proporsi wanita dengan riwayat menyusui berisiko 35,5%, dan proporsi wanita dengan usia menopause berisiko 33,8%. Ada hubungan antara riwayat menyusui dengan kanker payudara nilai p-value = 0,005. Ada hubungan antara usia menopause dengan kanker payudara nilai p-value = 0,040. Kata Kunci: Kanker payudara; riwayat menyusui; usia menopause ABSTRACT Breast cancer is the most commonly diagnosed cancer among women worldwide. It ranks as the second most prevalent cancer overall, accounting for 11.6% of all cases, with approximately 2,296,480 women diagnosed in 2022 (WHO, 2022). Although the exact cause of breast cancer remains unclear, several risk factors have been identified that increase the likelihood of its occurrence. The impact of breast cancer extends across physical, psychological, social, economic, and spiritual domains, including the risk of metastasis to other organs and its contribution to mortality. The general objective of this study was to examine the relationship between breastfeeding history and age at menopause with breast cancer incidence in the oncology surgery room of Jenderal Ahmad Yani Hospital Metro City. This study employed a case-control design. The case population consisted of all female patients diagnosed with breast cancer in the oncology surgical ward, while the control population included female patients without a breast cancer diagnosis in the same ward. A total of 68 respondents were included, comprising 34 cases and 34 controls. Data were analyzed using the chi-square test with a 95% confidence level.The results showed that 35.5% of women had a high-risk breastfeeding history, and 33.8% had a high-risk age at menopause. A significant association was found between breastfeeding history and breast cancer incidence (p-value = 0.005). In addition, age at menopause was also significantly associated with breast cancer incidence (p-value = 0.040). The findings of this study indicate that there is a significant relationship between breastfeeding history and age at menopause with the incidence of breast cancer. It is recommended that hospitals provide education regarding breast cancer risk factors in order to enhance awareness and contribute to reducing the incidence of breast cancer. Keywords: Breast cancer; breastfeeding history; age at menopause
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PERKEMBANGAN BALITA DI KELOMPOK BERMAIN AN-NASYWA KOTA JAMBI Elisa Murti Puspitaningrum
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah cairan kehidupan terbaik yang sangat dibutuhkan oleh bayi. ASI mengandung berbagai zat yang penting untuk tumbuh kembang bayi sesuai dengan kebutuhannya. Pemberian ASI sejak dini dapat berpengaruh pada perkembangan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian asi eksklusif dengan perkembangan balita di Kelompok Bermain An-Nasywa Kota Jambi. Penelitian ini bersifat Deskriptif Analitik dengan study Cohort yang dilakukan di Kelompok Bermain An-Nasywa Kota Jambi. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita usia 3-5 tahun yang berjumlah 30 responden dan dianalisis menggunakan Analisis Chi Square. Hasil penelitian diperoleh bahwa sebagian besar responden memberikan ASI Eksklusif, yaitu sebanyak 23 responden (76,7%). Sebagian besar balita memiliki perkembangan yang sesuai, yaitu sebanyak 27 responden (90%). Ada hubungan bermakna antara pemberian ASI Eksklusif dengan perkembangan balita usia 3-5 tahun dengan p-value (0,002). Diharapkan kepada pihak sekolah melakukan pemantauan secara rutin tentang perkembangan balita.
SIKAP REMAJA DALAM MENGATASI DISMENOREA DI AKADEMI KEBIDANAN JAKARTA MITRA SEJAHTERA KOTA JAMBI TAHUN 2021 Elisa Murti Puspitaningrum
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenorea merupakan suatu gejala rasa sakit atau rasa tidak enak di perut bagian bawah pada masa menstruasi sampai dapat mengganggu aktifitas sehari-hari yang paling sering ditemui pada wanita muda dan reproduktif. Penelitian bertujuan untuk mengetahui sikap remaja dalam mengatasi disminore di Akademi Kebidanan Jakarta Mitra Sejahtera Kota Jambi Tahun 2021. Penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Akademi Kebidanan Jakarta Mitra sejahtera. Jumlah sampel 35 responden. Teknik pengambilan sampel secara total sampling, pengumpulan data di lakukan dengan cara penyebaran kuesioner dan pengolahan data secara univariat. Berdasarakan penelitan tentang sikap remaja dalam mengatasi dismenorea di Akademi Kebidanan Jakarta Mitra Sejahtera Kota Jambi Tahun 2021 diperoleh hasil bahwa responden yang memiliki sikap positif sebanyak 19 responden (54.28%) dan yang memiliki sikap negative sebanyak 16 responden (45.72%). Sikap responden yang positif disebabkan karena pengetahuan responden yang baik dan sumber informasi yang diperoleh, yaitu dari media cetak dan tenaga kesehatan. Disarankan kepada remaja putri untuk lebih aktif dalam mencari informasi tentang kesehatan melalui tenaga kesehatan atau melalui jurnal kesehatan untuk mendapatkan informasi kesehatan yang lebih terbaru.
FAKTOR USIA IBU HAMIL TERHADAP KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) DI RUMAH SAKIT IBU ANAK ANNISA KOTA JAMBI Elisa Murti Puspitaningrum
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 2 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketuban pecah dini (KPD) merupakan salah satu masalah penyulit dankegawatdaruratan pada maternal yang menyebabkan meningkatnya morbiditas danmortalitas ibu dan bayi. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya KPD,salah satunya adalah usia ibu. Insidens KPD di Indonesia sebanyak 12%. Berdasarkan datayang diperoleh dari RSIA Annisa angka kejadian KPD pada tahun 2019 sebanyak 524kasus, tahun 2020 sebanyak 704 kasus, pada tahun 2021 sebanyak 704 kasus. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui faktor usia ibu hamil terhadap kejadian KPD di Rumah SakitIbu dan Anak Annisa Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitikdengan rancangan case control. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 84 ibu bersalin, 42kasus dan 42 kontrol dengan teknik quota sampling. Pengumpulan data menggunakan datasekunder yang diperoleh dari rekam medis RSIA Annisa. Analisis data menggunakananalisis Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa responden yangmengalami KPD sebagian besar memiliki usia beresiko, yaitu sebanyak 34 responden(73,9%). Responden yang tidak mengalami KPD sebagian besar memiliki usia tidakberesiko, yaitu sebanyak 30 responden (78,9%). Ada hubungan antara faktor usia ibu hamildengan kejadian ketuban pecah dini dengan p-value sebesar 0,000. Diharapkan kepadapihak RSIA Annisa Jambi meningkatkan konseling tentang usia ideal untuk hamil danmelahirkan untuk menghindari kejadian KPD